Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Jurnal Akuntansi Multiparadigma or Journal of Multiparadigm Accounting (JAMAL) has been published since April 2010 by Universitas Brawijaya, and since 2014 has been collaborating with Masyarakat Akuntansi Multiparadigma Indonesia. JAMAL publishes scientific articles and highly appreciates creative and challenging thought to trigger the birth of accounting innovation as well as practices. JAMAL is quarterly issued on April-July, August-November, and December-March. JAMAL also uses LOCKSS system to ensure a secure and permanent archive for the journal. Today, JAMAL is indexed in ASEAN Citation Index (ACI), Directory of Open Access Journal (DOAJ), Google Scholar, and Sinta. Since 2015, JAMAL is member of CrossRef, therefore each article will own a DOI (Digital Object Identifier) number. To increase publicity JAMAL can also be found in Mendeley and Academia.Edu. JAMAL is also associated with AlJEBI (Aliansi Pengelola Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia) to continuously improve its quality.
Articles
771 Documents
PELUANG DAN TANTANGAN WHISTLEBLOWING DALAM MEMERANGI KORUPSI
Dian Mahardikasari;
Bernadia Linggar Yekti Nugraheni
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 3 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2022 - April 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.3.35
Abstrak – Peluang dan Tantangan Whistleblowing dalam Memerangi KorupsiTujuan Utama - Penelitian ini bertujuan menggali peluang dan tantangan whistleblowing dalam memerangi korupsi.Metode - Penelitian ini menggunakan metode studi kasus exploratory. Adapun wawancara dilakukan kepada 12 orang informan yang bekerja di inspektorat. Temuan Utama - Logika institusional atas aduan korupsi, penyalahgunaan aset, dan accounting fraud telah tertanam sebelum mekanisme whistleblowing terbentuk. Penyampaian dan tindak lanjut aduan pada saat itu belum dilakukan berdasarkan standar tertentu. Reformasi birokrasi telah mengubah paradigma penyelenggaraan pemerintahan.Implikasi Teori dan Kebijakan – Peluang dan tantangan whistleblowing dapat dijadikan pertimbangan memerangi korupsi. Whistleblowing diharapkan mampu mencegah kerugian negara yang lebih besar, meningkatkan kualitas laporan keuangan, dan mengakselerasi tercapainya sasaran reformasi birokrasi.Kebaruan Penelitian – Penelitian menggunakan institusional logics dari perspektif individual, lingkungan, dan organisasi untuk menggali peluang dan tantangan whistleblowing. Abstract – The Opportunities and Challenges of Whistleblowing in Fighting CorruptionMain Purpose - This study explores whistleblowing opportunities and challenges in fighting corruption.Method - This study used an exploratory case study method. The interviews were conducted with 12 informants who worked at the inspectorate.Main Findings - The institutional logic for complaints of corruption, misuse of assets, and accounting fraud had been ingrained before the whistleblowing mechanism was formed. Submission and follow-up of complaints at that time were not based on specific standards. Bureaucratic reform has changed the paradigm of governance.Theory and Practical Implications – Whistleblowing opportunities and challenges can be considered in fighting corruption. Whistleblowing is expected to prevent more significant state losses, improve the quality of financial reports, and accelerate the achievement of bureaucratic reform targets.Novelty – This study uses institutional logic from individual, environmental, and organizational perspectives to explore opportunities and challenges of whistleblowing.
CAN PUBLIC AND MANAGERIAL OWNERSHIP MODERATE THE ACCOUNTING CONSERVATISM?
I Gde Ary Wirajaya;
Ni Putu Reni Arisanthi
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 3 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2022 - April 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.3.44
Abstrak – Apakah Kepemilikan Publik dan Manajerial Mampu Memoderasi Konservatisme Akuntansi?Tujuan Utama – Penelitian ini berupaya untuk menguji kepemilikan publik dan manajerial sebagai variabel pemoderasi dari sejumlah faktor yang mempengaruhi konservatisme akuntansi.Metode – Penelitian ini menggunakan metode moderated regression analysis. Sampel penelitian ini adalah 75 buah perusahaan di sektor properti yang telah telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2019 – 2021.Temuan Utama - Leverage dan intensitas modal mampu mempengaruhi konservatisme akuntansi. Walaupun demikian, variabel pemoderasi tidak mampu dalam memoderasi leverage dan intensitas modal dalam mempengaruhi penerapan konservatisme akuntansi. Hal ini disebabkan perusahaan lebih memilih menerapkan konservatisme akuntansi untuk mendapatkan kebijakan relaksasi pinjaman dan mengurangi biaya politik.Implikasi Teori dan Kebijakan – Konservatisme akuntansi penting untuk mengurangi terjadinya kecurangan pada laporan keuangan. Walaupun demikian, pengawasan perusahaan harus diperketat untuk menjaga ketepatan penerapan konservatisme akuntansi.Kebaruan Penelitian – Penggunaan variabel kepemilikan publik dan manajerial sebagai variabel moderasi masih jarang ditemukan.Abstract – Can Public and Managerial Ownership Moderate Accounting Conservatism?Main Purpose – This study examines public and managerial ownership as moderating variables influencing accounting conservatism.Method – This study uses the moderated regression analysis method. The sample for this research is 75 property sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2019-2021.Main Findings - Leverage and capital intensity can influence accounting conservatism. However, the moderating variable cannot moderate leverage and capital intensity in controlling the application of accounting conservatism. This phenomenon happens because companies prefer to apply accounting conservatism to obtain loan relaxation policies and reduce political costs.Theory and Practical Implications – Accounting conservatism is vital to reduce fraud in financial statements. Even so, company supervision must be tightened to maintain the accuracy of the application of accounting conservatism.Novelty – The use of public and managerial ownership as moderating variables was rarely found.
IS MAQASHID SHARIAH IMPORTANT FOR ISLAMIC BANKS?
Lilly Anggrayni;
Ridwan Tabe;
Nurul Azizah Azzochrah
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 3 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2022 - April 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.3.31
Abstrak – Apakah Maqashid Syariah penting untuk Bank Syariah?Tujuan Utama – Penelitian ini bertujuan untuk mengukur peran kinerja maqashid syariah dalam meningkatkan nilai perusahaan pada bank syariah.Metode – Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Sampel penelitian adalah laporan keuangan 11 bank syariah selama periode 2016-2020.Temuan Utama – Bank Syariah biasanya menggunakan pengkuran konvensional dalam mengukur kinerja dan nilai perusahannya. Padahal, pengukuran ini tidak sesuai dengan karakteristik dari Bank Syariah. Oleh karena itu, penggunaan IMSPSM dan SEVA sebagai alat pengukuran kinerja dan nilai perusahaan bagi bank syariah dinilai lebih lengkap dan menyeluruh.Implikasi Teori dan Kebijakan – Penelitian ini memiliki implikasi yang besar pada bidang kajian akuntansi syariah. IMSPM dan SEVA direkomendasikan untuk mengukur nilai serta kinerja perbankan syariah.Kebaruan Penelitian – Originalitias dari penelitian ini terdapat pada variabel nilai perusahaan yang diukur dengan menggunakan formula baru yang dikembangkan dari indikator EVA. Abstract – Is Maqashid Shariah important for Islamic Banks?Main Purpose - This study aims to measure the role of maqashid sharia performance in increasing firm value in Islamic banks.Method – This study uses multiple regression analysis. The research sample is the financial statements of 11 Islamic banks during the 2016-2020 period.Main Findings - Islamic banks usually use conventional measurements in measuring the performance and value of the company. In fact, this measurement is not in accordance with the characteristics of Islamic banks. Therefore, the use of IMSPSM and SEVA as a tool for measuring performance and corporate value for Islamic banks is considered more complete and comprehensive.Theory and Practical Implications - This research has significant implications in Islamic accounting studies. IMSPM and SEVA are recommended to measure the value and performance of Islamic banking.Novelty – The originality of this research is found in the firm value variable, which is measured using a new formula developed from the EVA indicator.
HOW CAN TRUST AND CULTURE LEAD TO BUDGETARY SLACK?
Patria Prasetio Adi;
Dwi Indah Lestari
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 3 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2022 - April 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.3.41
Abstrak - Bagaimana Rasa Percaya dan Budaya Mengakibatkan Budgetary Slack?Tujuan Utama - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berkontribusi terhadap budgetary slack.Metode - Penelitian ini menggunakan metode studi kasus melalui wawancara mendalam, forum diskusi, dan studi dokumen rahasia. Beberapa pejabat sebuah badan usaha milik negara (BUMN) menjadi informan pada penelitian ini.Temuan Utama - Penelitian ini menemukan bahwa terjadi positif budgetary slack yang sengaja diciptakan oleh direksi. Rasa percaya yang terjalin pada penyusunan dan realisasi anggaran merupakan pengaruh dari peran dominan direksi. Timbulnya rasa percaya disebabkan karena dominasi dari direksi diterima oleh perusahaan sehingga menjadi budaya.Implikasi Teori dan Kebujakan - Penelitian ini memicu upaya menjembatani gap antara teori metode penganggaran dan praktek di perusahaan. Rasa percaya dan budaya menjadi salah satu elemen pada gap tersebut.Kebaruan Penelitian - Penelitian ini mengungkapkan secara mendalam cara perusahaan menerapkan rasa percaya dan budaya sebagai pengendalian informal pada proses penganggaran. Abstract – How Can Trust and Culture Lead to Budgetary Slack?Main Purpose - This research aims to determine the factors contributing to budgetary slack.Method - This research uses the case study method through in-depth interviews, discussion forums, and the study of confidential documents. Several officials of a state-owned enterprise become informants.Main Findings - This research finds the directors deliberately created a positive budgetary slack. The sense of trust in the preparation and realization of the budget is the influence of the dominant role of the board of directors. The emergence of a sense of trust is due to the dominance of the directors being accepted by the company so that it becomes a culture.Theory and Practical Implications - This research sparks efforts to bridge the gap between theoretical budgeting methods and practice in companies. Trust and culture are the elements in this gap.Novelty - This research provides an in-depth look at how companies apply to trust and culture as informal controls to the budgeting process.
INTERNALISASI BUDAYA JAWA DALAM TAHAPAN PENGANGGARAN
Sonhaji Sonhaji;
Darti Djuharni;
Nur Alimin Azis;
Judi Suharsono
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 3 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2022 - April 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.3.30
Abstrak – Internalisasi Budaya Jawa dalam Tahapan PenganggaranTujuan Utama - Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menginternalisasi makna tuturan luhur Jawa pada tahapan penganggaran.Metode – Penelitian ini menggunakan wawancara dan internalisasi budaya Jawa. Informan penelitian adalah pemilik restoran sekaligus pemerhati budaya Jawa.Temuan Utama - Penelitian ini menemukan bentuk internalisasi makna pada tahap penganggaran, yang harus mengarahkan penggunanya ke kamulyan urip. Pencapaian harus memerhatikan kehati-hatian, penghindaran kerusakan, semangat memberi dan menolong. Penganggaran harus menyadarkan bahwa ada dukungan sepenuhnya dari Tuhan dan pencapaian sebaiknya mengikuti Kehendak-Nya.Implikasi Teori dan Kebijakan – Keyakinan mendasar dalam implementasi dalam proses penganggaran adalah kesadaran bahwa apa yang dicapai manusia adalah dengan kuasa Tuhan. Penganggaran sebagai alat atau sistem harus dapat mengarahkan penggunanya untuk hidup beriman.Kebaruan Penelitian - Internalisasi budaya Jawa dalam penganggaran merupakan hal baru dalam penelitian ini. Abstract – The Internalization of Javanese Culture in the Budgeting StageMain Purpose - This study aims to identify and internalize the meaning of the noble Javanese utterance to the budgeting stage.Method – This study uses interviews and internalization of Javanese culture. The research informant is a restaurant owner as well as a observer of Javanese culture.Main Findings - This study found a form of internalization of meaning in the budgeting stage, which must lead its users to "kamulyan urip." The achievements must pay attention to prudence, avoidance of damage, and the spirit of giving. Budgeting must be made aware that there is full support from God.Theory and Practical Implications – The fundamental belief in implementation in the budgeting process is the awareness that what humans achieve is with the power of God. Budgeting as a tool or system should be able to lead its users to live a faithful life.Novelty - The internalization of Javanese culture in development budgeting is a novelty in this study.
PENTINGKAH RASIO KEUANGAN BAGI HARGA SAHAM DI MASA PEMULIHAN EKONOMI?
Muhammad Muflik Teguh Yuli Pitoyo
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 3 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2022 - April 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.3.39
Abstrak – Pentingkah Rasio Keuangan bagi Harga Saham di Masa Pemulihan Ekonomi?Tujuan Utama – Penelitian ini bertujuan membuktikan secara empiris determinan harga saham pada masa pemulihan ekonomi dengan menggunakan rasio keuangan.Metode – Regresi linier berganda digunakan sebagai metode. Kriteria sampel adalah laporan keuangan tahun 2021 dari perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Temuan Utama – Pada masa pemulihan ekonomi nasional terjadi gejolak harga saham. Hal ini membuat proksi rasio keuangan (EPS dan ROA) memicu harga saham. Oleh karena itu, rasio keuangan memiliki peran penting dalam pembentukan harga saham.Implikasi Teori dan Praktik - Manajemen wajib memiliki strategi untuk meningkatkan kinerja perusahaan supaya mendapatkan laba yang bagus. Peningkatan nilai laba akan memberikan sinyal kepada investor bahwa perusahaan mereka menarik. Kebaruan Penelitian – Penelitian ini memberikan telaah analisis harga saham berdasar data rasio keuangan perusahaan sejak masa pandemi Covid-19. Abstract – Are Financial Ratios Important for Stock Prices during Economic Recovery?Main Purpose – This study aims to empirically prove the determinants of stock prices during the economic recovery using financial ratios.Method – Multiple linear regression was used as the method. The sample criteria are the 2021 financial statements of public companies on the Indonesia Stock Exchange.Main Findings – During the period of national economic recovery, stock prices fluctuated. This phenomenon makes the financial ratio proxies (EPS and ROA) trigger stock prices. Therefore, financial ratios are important in the formation of stock prices.Theory and Practical Implications - Management must have a strategy to improve company performance to get good profits. An increase in the value of earnings will signal to investors that their company is attractive.Novelty – This study analyzes stock prices based on data on company financial ratios since the Covid-19 pandemic.
THE IMPORTANCE OF CONSERVATISM IN IMPROVING EARNINGS QUALITY IN ASEAN
Dahyang Ika Leni Wijayani;
Hendra Sanjaya Kusno;
Abd Rohman Taufiq
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 3 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2022 - April 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.3.33
Abstrak – Pentingnya Perilaku Konservatisme dalam Meningkatkan Kualitas Laba di ASEANTujuan Utama – Studi ini dilakukan untuk mempelajari efek corporate governance, konservatisme akuntansi, serta budaya nasional terhadap kualitas laba akuntansi.Metode – Studi ini menggunakan analisis regresi linier berganda sebagai metode. Adapu sampel penelitian adalah laporan keuangan bank di lima negara ASEAN selama tahun 2018 sampai 2019.Temuan Utama – Studi ini mengungkapkan bahwa perilaku konservatisme akan memicu manajemen berperilaku opportunistik melalui manajemen laba. Tindakan ini akan menurunkan kualitas laba. Sebaliknya, corporate governance dan budaya nasional bukan faktor penyebab pemicu kualitas laba akuntansi.Implikasi Teori dan Kebijakan – Meningkatnya perilaku konservatif dalam penyusunan laporan keuangan akan menurunkan kualitas laba karena laba yang dilaporkan cenderung understated. Perusahaan diharapkan dapat mempertimbangkan perilaku konservatif dalam penyusunan laporan keuangan.Kebaruan Penelitian – Studi ini memberikan gambaran determinan kualitas laba bank di lingkup regional ASEAN. Abstract – The Importance of Conservatism in Improving Earnings Quality in ASEANMain Purpose – This study was conducted to study the effects of corporate governance, accounting conservatism, and national culture on the quality of accounting earnings.Method – This study used multiple linear regression analysis as the method. The research sample is the financial reports of banks in five ASEAN countries from 2018 to 2019.Main Findings – This study reveals that conservatism behavior will trigger management to behave opportunistically through earnings management. This action will reduce the quality of earnings. On the other hand, corporate governance and national culture are not causative factors that trigger the quality of accounting earnings.Theory and Practical Implications – Increasing conservative behavior in preparing financial statements will reduce the quality of earnings because reported earnings tend to be understated. Companies are expected to consider conservative behavior in preparing financial reports.Novelty – This study provides an overview of the determinants of the quality of bank earnings in the ASEAN region.
MOMENTUM INOVASI GREEN ACCOUNTING PADA PERUSAHAAN SEMEN
Tantri Sun
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 3 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2022 - April 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.3.36
Abstrak - Momentum Inovasi Green Accounting pada Perusahaan SemenTujuan Utama - Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji lebih dalam penerapan green accounting pada sebuah perusahaan semen.Metode - Pendekatan studi kasus digunakan sebagai metode serta dikembangkan melalui taksonomi bloom. Adapun informan pada penelitian ini adalah beberapa pihak manajemen perusahaan semen.Temuan Utama – Penelitian ini menemukan bahwa perusahaan telah menerapkan konsep green accounting. Hal ini dibuktikan dengan adanya inovasi pembuatan TPS RDF, penggunaan WHRPG, pembuatan danau buatan, penggunaan mikro alga serta inovasi lainnya. Adapun biaya dalam melakukan hal tersebut juga sudah tercatat pada satu akun di laporan keuangan. Implikasi Teori dan Kebijakan - Inovasi green accounting yang dilakukan oleh Perusahaan diharapkan dapat menjadi langkah besar dalam mencapai sustainability roadmap. Selain itu, langkah perusahaan dapat menjadi role model bagi perusahaan lainnya.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini menawarkan langkah implementasi green accounting yang dilakukan dapat dijadikan sebagai role model bagi perusahaan lain. Abstract - Green Accounting Innovation Momentum in Cement CompanyMain Purpose - This study aimed to analyze and examine the application of green accounting in a cement company more deeply.Method - The case study approach was used as a method and was developed through bloom's taxonomy. The informants in this study were several cement company management parties.Main Findings – This study found that the company has implemented the green accounting concept. This result was evidenced by the innovations in making TPS RDF, using WHRPG, making artificial lakes, using microalgae, and other innovations. The costs of doing so have also been recorded in one account in the financial statements.Theory and Practical Implications - Green accounting innovations carried out by the company were expected to be a big step in achieving the sustainability roadmap. In addition, the company's efforts could become a role model for other companies.Novelty – This research offers steps to implement green accounting that could be used as a role model for other companies.
REALITAS AUDIT UMUM DAN INVESTIGASI PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA
I Nyoman Darmayasa
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2023 - Agustus 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2023.14.1.07
Abstrak – Realitas Audit Umum dan Investigasi pada Lembaga Perkreditan DesaTujuan Utama – Penelitian ini berupaya untuk memahami kondisi nyata audit umum dan investigasi pada lembaga perkreditan desa.Metode – Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan penelitian ini adalah sejumlah pelaku dan praktisi lembaga perkreditas desa.Temuan Utama – Penelitian ini menemukan adanya keseimbangan vertikal parahyangan pada lembaga perkreditas desa dengan berorientasi nonlaba. Selain itu, terdapat keseimbangan horizontal pawongan yang tercermin kepada kepatuhan terhadap kepatuhan pada standar akuntansi keauangan dan adopsi teknologi support decision system. Pada sisi lainnya, harmonisasi hubungan vertikal dan horizontal mewajibkan adanya audit umum, sedangkan disharmonisasi kedua hubungan tersebut mewajibkan adanya audit investigasi.Implikasi Teori dan Kebijakan – Penelitian ini membuktikan relevansi teori agensi yang disesuaikan dengan karakteristik entitas komunitas. Implikasi pada kebijakan sebagai referensi peninjauan kebijakan dan prosedur pengelolaan entitas komunitas.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini menawarkan kondisi dan kriteria audit umum dan investigasi suatu entitas komunitas dengan nilai lokalitas. Abstract – Reality of General and Investigation Audit in Village Credit InstitutionsMain Purpose – This study seeks to understand the actual condition of general audits and investigations at village credit institutions.Method – This study uses a qualitative descriptive method. The informants of this study are several actors and practitioners of village credit institutions.Main Findings – This study finds a vertical balance of “parahyangan” in village credit institutions with a non-profit orientation. In addition, a horizontal balance of “pawongan” is reflected in compliance with financial accounting standards and the adoption of technology-support decision systems. On the other hand, the harmonization of vertical and horizontal relationships requires a general audit, while the disharmony of the two relationships requires an investigative audit.Theory and Practical Implications – This study proves the relevance of agency theory adjusted to the characteristics of community entities. Implications on policies as a reference for reviewing policies and procedures for managing community entities.Novelty – This study offers conditions, general audit criteria, and investigations of a community entity with a locality value.
MANIFESTASI SURAH AL-KAHFI PADA PRAKTIK AKUNTANSI MANAJEMEN PERKEBUNAN SYARIAH
Lince Bulutoding;
Sitti Salmah Sharon
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2023 - Agustus 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2023.14.1.12
Abstrak – Manifestasi Surah Al-Kahfi pada Praktik Akuntansi Manajemen Perkebunan SyariahTujuan Utama – Penelitian ini berupaya mengeksplorasi pandangan petani terkait akuntansi manajemen perkebunan berbasis Surah Al-Kahfi.Metode – Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan analisis metafora Surah Al-Kahfi ayat 39. Informan penelitian ini adalah konsultan, pemilik dan pengelola perkebunan.Temuan Utama - Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima poin dalam Surah Al-Kahfi ayat 39 dan pandangan pengelola perkebunan dapat digunakan sebagai dasar konsep akuntansi manajemen syariah. Konsep tersebut meliputi nilai ketauhidan, amanah, muhasabah, qanaah, dan keberkahan. Adapun pengelolaan akuntansi perkebunan berbasis syariah bersandar kepada tanggung jawab kepada Tuhan, alam semesta, dan manusia.Implikasi Teori dan Kebijakan – Temuan penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam pengelolaan akuntansi perkebunan berbasis syariah. Selain itu, penelitian ini menyarankan negara-negara berkembang mempromosikan penelitian inovatif tentang pengelolaan perkebunan untuk memenuhi perkembangan ilmiah dan teknologi global.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini menawarkan konsep akuntansi manajemen perkebunan syariah berbasis Surah Al-Kahfi ayat 39. Abstract – The Surah Al-Kahf Manifestation in Sharia Plantation Management Accounting PracticeMain Purpose – This study seeks to explore the views of farmers regarding plantation management accounting based on Surah Al-Kahf.Method – This study uses interviews and symbolic analysis of Surah Al-Kahf verse 39. The informants are consultants, plantation owners, and managers.Main Findings - The study shows that the five points in Surah Al-Kahf verse 39 and the views of plantation managers can be used as the basis for the concept of sharia management accounting. The concept includes the values of monotheism, trust, “muhasabah”, “qanaah”, and blessing. The management of sharia-based plantation accounting relies on responsibility to God, the universe, and humans.Theory and Practical Implications – The findings of this study can become a reference in sharia-based plantation management accounting. In addition, this study suggests developing countries promote innovative research on plantation management to meet global scientific and technological developments.Novelty – This study offers the concept of Islamic plantation management accounting based on Surah Al-Kahf verse 39.