cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 20867603     EISSN : 20895879     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Akuntansi Multiparadigma or Journal of Multiparadigm Accounting (JAMAL) has been published since April 2010 by Universitas Brawijaya, and since 2014 has been collaborating with Masyarakat Akuntansi Multiparadigma Indonesia. JAMAL publishes scientific articles and highly appreciates creative and challenging thought to trigger the birth of accounting innovation as well as practices. JAMAL is quarterly issued on April-July, August-November, and December-March. JAMAL also uses LOCKSS system to ensure a secure and permanent archive for the journal. Today, JAMAL is indexed in ASEAN Citation Index (ACI), Directory of Open Access Journal (DOAJ), Google Scholar, and Sinta. Since 2015, JAMAL is member of CrossRef, therefore each article will own a DOI (Digital Object Identifier) number. To increase publicity JAMAL can also be found in Mendeley and Academia.Edu. JAMAL is also associated with AlJEBI (Aliansi Pengelola Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia) to continuously improve its quality.
Arjuna Subject : -
Articles 771 Documents
MASA DEPAN PERAN AUDIT INTERNAL DI INDONESIA Dini Kamilia Salma
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2022 - Desember 2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.2.21

Abstract

Abstrak – Masa Depan Peran Audit Internal di IndonesiaTujuan Utama – Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penelitian terkait audit internal di Indonesia dan memberikan masukan terkait topik penelitian selanjutnya.Metode – Penelitian ini menggunakan metode literature review. Peneliti mengkaji penelitian terkait audit internal di Indonesia pada jurnal terindeks Sinta dan Scopus.Temuan Utama - Hasil penelitin menunjukkan bahwa audit internal berperan dalam internal control dan good corporate governance. Audit internal berdampak pada penurunan asimetri informasi, peningkatan manajemen risiko perusahaan, penurun earning management, dan pencegahan accounting fraud. Oleh karena itu, efektifitas audit internal dapat meningkatkan kualitas pelaporan keuangan.Implikasi Teori dan Kebijakan – Riset terkait audit internal yang lebih beragam akan dapat memberikan tambahan pengetahuan terkait faktor yang mempengaruhi efektifitas audit internal di Indonesia. Penelitian audit internal selanjutnya dapat mempertimbangkan model penelitian maupun variable lain yang dapat memperluas hasil penelitian yang ada.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini memberikan masukan terkait tren area penelitian audit internal yang potensial di masa depan. Abstract – The Future Role of Internal Audit in IndonesiaMain Purpose – This study aims to examine research related to internal auditing in Indonesia and provide input regarding future research topics.Method – This study uses a literature review method. The researchers examine research related to internal auditing in Indonesia in Sinta and Scopus-indexed journals.Main Findings - The research results show that internal audit plays a role in internal control and good corporate governance. Internal audit impacts reducing information asymmetry, increasing corporate risk management, decreasing earning management and preventing accounting fraud. Therefore, the effectiveness of internal audits can improve the quality of financial reporting.Theory and Practical Implications – Research related to an internal audit that is more diverse will provide additional knowledge regarding the factors that affect the effectiveness of internal audits in Indonesia. Further internal audit research can consider research models and other variables that can expand existing research results.Novelty – This research provides input regarding internal audit trends in potential future research areas.
KEMERDEKAAN [ALA “SANG SRIKANDI”] DARI BELENGGU PENERIMAAN MINYAK DAN GAS Puji Wibowo; Resi Ariyasa Qadri; Joko Aprianto
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2022 - Desember 2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.2.16

Abstract

Abstrak – Kemerdekaan [Ala “Sang Srikandi”] dari Belenggu Penerimaan Minyak dan Gas Tujuan Utama – Penelitian ini bertujuan untuk menyingkap belenggu akuntansi yang mengekang sektor penerimaan minyak dan gas serta menakrifkan strategi pembebasannya.Metode – Penelitian ini menggunakan pemikiran kritis Sang Srikandi (Cut Nyak Dien) sebagai metodologi. Hasil wawancara terhadap delapan informan ditelaah menggunakan empat tahap analisis berbasis pemikiran Sang Srikandi.Temuan Utama – Penelitian ini menunjukkan bahwa tiga belenggu akuntansi menyeruak membatasi ruang gerak pemerintah dalam mengelola penerimaan minyak dan gas. Tiga langkah pembebasan berhasil dirumuskan demi kemerdekaan sektor ini dari belenggu yang menjerat. Kementerian keuangan berperan sebagai agen perubahan untuk menjalankan strategi pembebasan.Implikasi Teori dan Kebijakan – Pemerintah (melalui kementerian keuangan) hendaknya melakukan pembahasan bersama untuk menindaklanjuti belengu akuntansi. Selain itu, refleksi atas pemikiran Sang Srikandi dapat menjadi aksioma pengembangan paradigma nusantara di bidang akuntansi.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini telah membumikan pemikiran Sang Srikandi untuk meluruskan kekusutan di sektor penerimaan minyak dan gas sehingga menjadi warna baru dalam riset akuntansi. Abstract – The Independence ("Sang Srikandi" Perspective) from Oil and Gas Revenue' ShacklesMain Purpose – This research aims to uncover the accounting shackles that constrain the oil and gas revenue sector and define their release strategies.Method – This research uses the critical thinking of the “Sang Srikandi” (Cut Nyak Dien) as a method. The results of interviews with eight informants were analyzed using four stages based on this thought.Main Findings – This research shows that three accounting shackles are limiting the government's space in managing oil and gas revenues. Three liberation steps were successfully formulated. The Ministry of Finance acts as an agent of change to carry out these steps.Theory and Practical Implications – The government (through The Ministry of Finance) should conduct joint discussions to follow up on the shackles of accounting. In addition, reflection on the “Sang Srikandi”s thought can be used to the development of the “Nusantara paradigm” in accounting.Novelty – This research has grounded "Sang Srikandi" 's critical thinking to straighten out the tangles in accounting sector.
OPTIMALKAH PROSES AUDIT FORENSIK DAN INVESTIGASI SELAMA COVID-19? Muh Syahru Ramadhan; Mulyati Mulyati
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2022 - Desember 2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.2.20

Abstract

Abstrak – Optimalkah Proses Audit Forensik dan Investigasi selama Covid-19?Tujuan Utama – Penelitian ini berupaya mengidentifikasi strategi audit agar pemerintah provinsi dapat lebih optimal untuk menghasilkan pendeteksian korupsi yang lebih berkualitas pada masa Covid-19.Metode – Penelitian ini menggunakan metode regresi linear berganda. Responden penelitian berasal dari instansi pemerintah provinsi dan daerah.Temuan Utama – Penelitian ini menemukan bahwa seluruh karakteristik dalam audit forensik yaitu independensi, objektivitas, dan skeptisisme profesional auditor forensik dapat mempengaruhi pendeteksian korupsi. Selanjutnya, kemampuan dan pengalaman auditor investigasi juga terbukti mampu mengoptimalkan pendeteksian korupsi. Theory of planned behavior dan teori atribusi relevan dalam temuan ini.Implikasi Teori dan Kebijakan – Lembaga pemerintah terkait audit harus mengoptimalkan pendeteksian korupsi pada masa Covid-19. Berbagai upaya dapat dilakukan, seperti meningkatkan auditor forensik dan memaksimalkan kemampuan dan pengalaman auditor demi mendukung implementasi kinerja auditor yang optimal.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini memberikan rekomendasi agar proses audit untuk pendeteksian korupsi dapat dioptimalkan dengan menerapkan audit forensik dan audit investigasi. Abstract – Is the Forensic Audit and Investigation Process Optimal during Covid-19?Main Purpose – This study seeks to identify audit strategies so that the provincial government can be more optimal in producing higher quality corruption detection during the Covid-19 pandemic.Method – This study uses the multiple linear regression method. Research respondents came from provincial and local government agencies.Main Findings – This study found that all characteristics in forensic auditing, namely independence, objectivity, and professional skepticism of forensic auditors, can affect corruption detection. Furthermore, the ability and experience of investigative auditors are also proven to optimize corruption detection. The theory of planned behavior and attribution are relevant to this finding.Theory and Practical Implications – Government agencies related to auditing must optimize corruption detection during the Covid-19 period. Various efforts can be made, such as improving forensic auditors and maximizing the capabilities and experience of auditors to support the implementation of optimal auditor performance.Novelty – This study provides recommendations to optimize the audit process for corruption detection by applying forensic and investigative audit.
PRAKTIK PENCEGAHAN ACCOUNTING FRAUD PADA PENGELOLAAN UNIT USAHA MILIK DESA Eka Wirajuang Daurrohmah; Ulul Hidayah; Hendrian Hendrian
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2022 - Desember 2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.2.28

Abstract

Abstrak – Praktik Pencegahan Accounting Fraud pada Pengelolaan Unit Usaha Milik DesaTujuan Utama – Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi praktik pencegahan accounting fraud di unit usaha milik desa.Metode – Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Adapun beberapa pengurus unit usaha milik desa menjadi informan utama.Temuan Utama - Fokus pengelolaan unit usaha milik desa saat ini adalah peningkatan laba sehingga pencegahan accounting fraud belum menjadi fokus utama. Walaupun demikian, pencegahan accounting fraud telah dilakukan secara tidak tertulis. Pencegahan yang dilakukan meliputi budaya kerja, penghilangan peluang, dan assessment laporan keuangan.Implikasi Teori dan Kebijakan - Budaya kerja, penghilangan peluang dan assessment laporan keuangan dapat menjadi pencegah terjadinya accounting fraud, terlebih jika hal ini dikuatkan dalam aturan tertulis. Pengelola unit usaha milik desa perlu membuat standar operasional prosedur dalam aktivitasnya.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini mengeksplorasi pelaksanaan pencegahan accounting fraud pada unit usaha milik desa. Abstract – The Accounting Fraud Prevention Practices in Village Business Unit ManagementMain Purpose – This study aims to explore the practice of preventing accounting fraud in village-owned business units.Method - The method used is descriptive qualitative. Meanwhile, several village-owned business unit managers became the primary informants.Main Findings - The current focus of managing village-owned business units is to increase profits so that prevention of accounting fraud has not become the main focus. However, the prevention of accounting fraud has been carried out unwritten. Prevention includes work culture, missed opportunities, and assessment of financial statements.Theory and Practical Implications -Work culture, eliminating opportunities, and assessing financial statements can prevent accounting fraud, especially if this is confirmed in written rules. The administrator of village-owned business units need to make standard operating procedures in their activities.Novelty – This study explores the implementation of accounting fraud prevention in village-owned business units.
THE ROLE OF ACCOUNTING INFORMATION SYSTEMS IN IMPROVING SME’S SUCCESSFUL Chrisna Suhendi; Luluk Muhimatul Ifada; Sri Layla Wahyu Istanti
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2022 - Desember 2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.2.19

Abstract

Abstrak – Peran Sistem Informasi Akuntansi dalam Mendorong Kesuksesan UKMTujuan Utama - Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi pengaruh pemanfaatan informasi akuntansi, modal usaha dan ketidakpastian lingkungan pada keberhasilan Usaha Kecil Menengah (UKM) kedepannya.Metode - Penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda. Sejumlah pelaku UKM di Jawa Tengah menjadi sampel.Temuan Utama - Penggunaan SIA di UKM mengambil bagian penting dalam perencanaan, pengendalian, pengorganisasian kegiatan dan pengambilan keputusan bisnis. Hal ini akan berdampak pada kesuksesan bisnis yang lebih mudah untuk dicapai. Selain itu, pengelolaan modal usaha memiliki dapat menjamin kelangsungan dan pertumbuhan UKM dengan menyediakan likuiditas yang memadai.Implikasi Teori dan Kebijakan – Para pelaku usaha UKM harus mengelola keuangannya seperti pembukuan agar lebih cepat dan efisien. Sementara itu, pemerintah diharapkan mendorong dan memberikan kemudahan kepada para pelaku UKM dalam mencapai keberhasilan usaha.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini lebih memfokuskan pada UKM yang pada saat ini sedang terdampak Covid-19 dengan harapan mampu melihat peluang untuk tetap sukses dalam kondisi yang tidak menentu. Abstract – The Role of Accounting Information Systems in Improving SMEs’ SuccessfulMain Purpose - This study was conducted to identify the effect of using accounting information, venture capital and environmental uncertainty on the success of Small and Medium Enterprises (SMEs).Method - This research uses a multiple linear regression method. Several SME players in Central Java are the samples.Main Findings - The use of AIS in SMEs plays an important part in planning, controlling, organizing activities and making business decisions. This system will impact business success, which is easier to achieve. In addition, business capital management can ensure the continuity and growth of SMEs by providing adequate liquidity.Theory and Practical Implications – SME business actors must manage their finances, such as bookkeeping, to be faster and more efficient. Meanwhile, the government is expected to encourage and provide convenience to SMEs in achieving business success.Novelty – This research focuses more on SMEs currently being affected by Covid-19 pandemy in the hope of seeing opportunities to remain successful in uncertain conditions.
PENTINGKAH PERPUTARAN ASET BAGI NILAI PERUSAHAAN? Camelia Chandra; Yusuf Ronny Edward; Wilsa Road Betterment Sitepu; Enda Noviyanti Simorangkir
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2022 - Desember 2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.2.27

Abstract

Abstrak – Pentingkah Perputaran Aset bagi Nilai Perusahaan?Tujuan Utama – Penelitian ini bertujuan ntuk menguji peran perputaran aset terhadap nilai perusahaan.Metode – Penelitian ini menggunakan metode uji t. Adapun sampel penelitian adalah basic materials yang terindeks di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2017-2020.Temuan Utama – Penelitian ini membuktikan perputaran aset penting bagi nilai perusahaan. Variabel ini mampu menjadi memediasi sejumlah variabel yang terdapat dalam laporan keuangan. Temuan ini mampu menjadi bukti bahwa perputaran aset harus menjadi fokus perusahaan agar rasio keuangan yang lain tetap terjaga.Implikasi Teori dan Kebijakan – Penelitian ini membuktikan bahwa setiap pihak wajib untuk berhati – hati dalam memperhatikan siklus keuangan perusahaan. Selain itu, perusahaan harus mempertahankan eksistensinya dalam memaksimalkan perputaran aset.Kebaruan Penelitian – Penambahan perputaran aset sebagai variabel mediasi merupakan upaya baru dalam pandangan serta penilaian terhadap nilai perusahaan. Abstract – Is Asset Turnover Important for Company Value?Main Purpose – This research examines asset turnover's role in firm value.Method – This research uses the t-test method. The research sample is basic materials indexed on the Indonesia Stock Exchange during 2017-2020.Main Findings – This study proves asset turnover is vital for firm value. This finding can be evidence that asset turnover should be the focus of the company so that other financial ratios are maintained. This variable can mediate several variables contained in the financial statements.Theory and Practical Implications – This research proves that every party must be careful in paying attention to the company's financial cycle. In addition, the company must maintain its existence by maximizing asset turnover.Novelty - The addition of asset turnover as a mediating variable is a new effort in the view and assessment of firm value.
ARE ACCOUNTABILITY AND TRANSPARENCY IMPORTANT IN MOSQUE FINANCIAL REPORTING? Masiyah Kholmi
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2022 - Desember 2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.2.23

Abstract

Abstrak – Pentingkah Akuntabilitas dan Transparansi dalam Pelaporan Keuangan Masjid?Tujuan Utama – Penelitian ini berupaya untuk mengkaji akuntabilitas dan transparansi pelaporan keuangan masjid.Metode – Penelitian  ini menggunakan metode in-depth interview. Adapun informan utama adalah pengurus dan jamaah masjid.Temuan Utama – Akuntabilitas disajikan dengan kesederhanaan dari susunan pengelola, pola pertanggungjawaban dan bentuk laporan keuangan. Transparansi masjid dilakukan dengan adanya sinergisitas masjid, masyarakat, dengan organisasi Islam. Kesederhanaan pelaporan keuangan masjid menjadi kunci dalam akuntabilitas dan transparansi masjid.Implikasi Teori dan Kebijakan – Kajian ini dapat membuka peluang adanya teori akuntabilitas keuangan masjid. Hasil kajian ini juga dapat menjadi masukan bagi pemerintah mengenai sistem transparansi dan akuntabilitas masjid.Kebaruan Penelitian – Temuan bahwa kesederhanaan laporan keuangan justru dapat menjadi penyelaras masjid dengan masyarakat dan organisasi Islam adalah suatu kebaruan dalam penelitian ini. Abstract – Are Accountability and Transparency Important in Mosque Financial Reporting?Main Purpose – This study seeks to examine the accountability and transparency of mosque financial reporting.Method – This research uses an in-depth interview method. The primary informants are the administrators and the congregation of the mosque.Main Findings – Accountability is presented with the simplicity of the management structure, accountability pattern and form of financial statements. The clarity of mosque financial reporting is the key to mosque accountability and transparency. Mosque transparency is carried out by synergizing the mosque, the community, and Islamic organizations.Theory and Practical Implications – This study can open up opportunities for an approach to mosque financial accountability. The results of this study can also be input for the Government regarding the mosque's transparency and accountability system.Novelty– The finding that the simplicity of financial statements can harmonize the mosque with Islamic communities and organizations is a novelty in this study.
PROPOSING SPIRITUALITY AS THE ‘SOUL’ OF CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY ACCOUNTING Ajeng Kawitaning Negari; Eko Ganis Sukoharsono; Ali Djamhuri
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2022 - Desember 2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.2.17

Abstract

Abstrak – Mengajukan Model Spiritualitas sebagai 'Jiwa' Akuntansi Tanggung Jawab Sosial PerusahaanTujuan Utama - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi akuntansi Corporate Social Responsibility (CSR) dan mengembangkan model akuntansi CSR berbasis nilai spiritual yang dimodifikasi dari CSR Hierarchical Pyramid.Metode – Penelitian ini adalah penelitian studi kasus yang datanya dikumpulkan melalui proses dokumentasi dan wawancara. Beberapa pihak dari sebuah perusahaan tambang menjadi informan pada penelitian ini.Temuan Utama - Perusahaan telah memenuhi tanggung jawab hukum, ekonomi, sosial, filantropi dan lingkungan. Tanggung jawab ini didasarkan pada nilai-nilai spiritual. Penelitian ini juga memberikan model baru yaitu akuntansi CSR berbasis spiritual.Implikasi Teori dan Kebijakan - Penelitian ini menyiratkan bahwa nilai-nilai spiritual menjadi landasan pelaksanaan akuntansi CSR. Selain itu, model akuntansi CSR berbasis nilai-nilai spiritual dapat diterapkan untuk mendapatkan praktik CSR yang lebih baik.Kebaruan Penelitian - Penelitian ini memberikan model akuntansi CSR berbasis spiritual melalui pendalaman implementasinya. Abstract – Proposing Spirituality as the 'Soul' of Corporate Social Responsibility Accounting Main Purpose - This study aims to determine the implementation of Corporate Social Responsibility (CSR) accounting and develop a spiritual value-based CSR accounting model modified from the CSR Hierarchical Pyramid.Method – This research is a case study research whose data is collected through the documentation and interview process. Several parties from a mining company became informants in this research.Main Findings - The company has fulfilled its legal, economic, social, philanthropic and environmental responsibilities. This responsibility is based on spiritual values. This study also provides a new model, namely spiritually based CSR accounting.Theory and Practical Implications - This study implies that spiritual values are the basis for the implementation of CSR accounting. In addition, a CSR accounting model based on spiritual values can be applied to get better CSR practices.Novelty - This study provides a spiritually based CSR accounting model through deepening its implementation.
PROPORSI DANA TABARRU’ DALAM PERSPEKTIF ISLAMIC SPLIT FUND THEORY Novi Puspitasari
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2022 - Desember 2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.2.24

Abstract

Abstrak – Proporsi Dana Tabarru’ dalam Perspektif Islamic Split Fund TheoryTujuan Utama – Penelitian ini berupaya menganalisis efek klaim, retakaful, beban komisi, hasil investasi, dan cadangan dana tabarru’ terhadap proporsi dana tabarru’ pada perusahaan asuransi keluarga.Metode – Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Sampel penelitian adalah 91 laporan keuangan periode 2014-2020. Temuan Utama – Penelitian ini menemukan bahwa variabel klaim dan beban komisi sebagai pemicu dalam menentukan proporsi dana tabarru’. Perusahaan takaful Keluarga perlu memperhatikan jumlah klaim dan beban komisi dalam menentukan proporsi dana tabarru’. Hal ini penting untuk menjaga likuiditas dana tabarru’. Implikasi Teori dan Kebijakan - Islamic split fund theory dan fund theory dapat dijadikan landasan dalam pengembangan akuntansi syariah. Penelitian ini merekomendasikan perusahaan untuk mempertimbangkan jumlah klaim dan beban komisi dalam penentuan proporsi dana tabarru’.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini menggunakan cadangan dana tabarru’ sebagai variabel baru dalam model riset akuntansi syariah. Abstract – The Proportion of "Tabarru'" Funds in Islamic Split Fund Theory PerspectiveMain Purpose – This study attempted to analyze the effects of claims, "rekaful," commission expenses, investment returns, and reserves of "tabarru'" funds on the proportion of tabarru' funds.Method – This study used multiple linear regression analysis. The research samples were 91 financial statements from family insurance companies during 2014-2020.Main Findings – This study found that claims and commission expense variables are the triggers in determining the proportion of "tabarru'" funds. Family "takaful" companies needed to pay attention to the number of claims and commission fees in determining the proportion of "tabarru'" funds. This recommendation was important to maintain the liquidity of "tabarru'" funds.Theory and Practical Implications - Islamic split fund theory could be used to develop sharia accounting. Then, this study recommended the companies consider the number of claims and commission expenses in determining the proportion of "tabarru'" funds.Novelty - This study used "tabarru'” fund reserves as a new variable in the Islamic accounting research model.
MENGUAK PRAKTIK PENGHINDARAN PAJAK PADA PERUSAHAAN NONKEUANGAN Laili Isnataini Nurhidayah; Isna Putri Rahmawati
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2022 - Desember 2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.2.29

Abstract

Abstrak – Menguak Praktik Penghindaran Pajak pada Perusahaan NonkeuanganTujuan Utama – Riset ini bertujuan untuk menguji variabel yang memicu praktik penghindaran pajak pada perusahaan nonkeuangan.Metode – Riset ini menggunakan regresi berganda sebagai metode analisis. Sampel pada penelitian ini adalah perusahaan nonkeuangan di BEI dengan periode 2018 sampai 2020.Temuan Utama – Transaksi pihak berelasi, thin capitalization, dan kepemilikan asing merupakan determinan terjadinya penghindaran pajak. Transaksi pihak berelasi dan thin capitalization secara empiris terbukti meningkatkan penghindaran pajak. Sebaliknya, kepemilikan asing mampu menekan penghindaran pajak.Implikasi Teori dan Kebijakan – Hasil riset ini dapat membantu pemerintah dan otoritas perpajakan untuk melakukan pengawasan terhadap praktik penghindaran pajak. Selain itu, mereka perlu mencermati transaksi perusahaan dengan pihak luar negeri.Kebaruan Penelitian – Riset ini menambahkan variabel kepemilikan asing sebagai determinan praktik penghindaran pajak. Abstract – Revealing Tax Avoidance Practices in Non-financial CompaniesMain Purpose – This research examines the variables that trigger tax avoidance practices in non-financial companies.Method – This research uses multiple regression as an analytical method. The sample in this study were non-financial companies on the IDX with a period from 2018 to 2020.Main Findings – Related party transactions, thin capitalization, and foreign ownership are the determinants of tax avoidance. Related party transactions and thin capitalization are empirically proven to increase tax avoidance. On the other hand, foreign ownership can reduce tax avoidance.Theory and Practical Implications – These results can help the government and tax authorities monitor tax avoidance practices. In addition, they need to pay close attention to the company's transactions with foreign parties.Novelty – This study adds the variable of foreign ownership as a determinant of tax avoidance practices.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2025): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2025 - Desember 2025) Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2025 - Agustus 2025) Vol 15, No 3 (2024): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2024 - April 2025) Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2024 - Desember 2024) Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2024 - Agustus 2024) Vol 14, No 3 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2023 - April 2024) Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2023 - Desember 2023) Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2023 - Agustus 2023) Vol 13, No 3 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2022 - April 2023) Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2022 - Desember 2022) Vol 13, No 1 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2022 - Agustus 2022) Vol 12, No 3 (2021): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2021 - April 2022) Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2021 - Desember 2021) Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2021 - Agustus 2021) Vol 11, No 3 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2020 - April 2021) Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2020 - Desember 2020) Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2020 - Agustus 2020) Vol 10, No 3 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 3 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 3 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 3 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 3 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 3 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 3 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 3 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 3 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 3 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 3 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 3 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 3 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma More Issue