Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Jurnal Akuntansi Multiparadigma or Journal of Multiparadigm Accounting (JAMAL) has been published since April 2010 by Universitas Brawijaya, and since 2014 has been collaborating with Masyarakat Akuntansi Multiparadigma Indonesia. JAMAL publishes scientific articles and highly appreciates creative and challenging thought to trigger the birth of accounting innovation as well as practices. JAMAL is quarterly issued on April-July, August-November, and December-March. JAMAL also uses LOCKSS system to ensure a secure and permanent archive for the journal. Today, JAMAL is indexed in ASEAN Citation Index (ACI), Directory of Open Access Journal (DOAJ), Google Scholar, and Sinta. Since 2015, JAMAL is member of CrossRef, therefore each article will own a DOI (Digital Object Identifier) number. To increase publicity JAMAL can also be found in Mendeley and Academia.Edu. JAMAL is also associated with AlJEBI (Aliansi Pengelola Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia) to continuously improve its quality.
Articles
771 Documents
DISRUPSI TEKNOLOGI DALAM KANTOR JASA AKUNTAN: SEBUAH PERINGATAN
Evelyn Christina Kurniawan;
Bonnie Soeherman;
Susan Sutedjo
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2023 - Agustus 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2023.14.1.04
Abstrak – Disrupsi Teknologi dalam Kantor Jasa Akuntan: Sebuah PeringatanTujuan Utama – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kantor jasa akuntan dalam membantu klien dalam implementasi sistem.Metode – Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Informan yang dipilih beragam mulai dari akuntan asosiasi hingga akuntan teknis.Temuan Utama – Hasil penelitian ini menujukkan bahwa akuntan melalui tiga fase yaitu fase tradisional, fase IT digital, dan fase IT hyper-digital. Pada masa transisi kantor jasa akuntan berperan sebagai pendamping klien. Keberhasilan adopsi teknologi masih bisa dipengaruhi oleh lima faktor yaitu kompetensi pengusaha, kekuatan finansial, investasi teknologi, investasi sumber daya manusia, dan regulasi pemerintah.Implikasi Teori dan Kebijakan – Disrupsi teknologi akan menggeser peran akuntan di masa depan. Kantor jasa akuntan di masa mendatang masih akan menghadapi banyak tantangan sebelum masuk ke era digitalisasi.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini melibatkan pihak-pihak level teknik sampai dengan konseptual yang memberikan sudut pandang secara mendalam dari kantor jasa akuntan menuju ke era disrupsi. Abstract – Technology Disruption in Accounting Service Firms: A WarningMain Purpose – This study aims to analyze the role of accounting services firms in assisting clients in system implementation.Method – This research uses the case study method. The informants ranged from associate accountants to technical accountants.Main Findings – The results of this study show that accountants go through three phases, namely the traditional, digital IT, and hyper-digital IT phases. During the transitional period, the accounting services office acts as a companion to the client. The success of technology adoption can still be influenced by five factors: entrepreneur competence, financial strength, technology investment, human resource investment, and government regulations.Theory and Policy Implications – Technology disruption will shift the role of accountants in the future. Accounting service offices in the future will still face many challenges before entering the digitalization era.Novelty – This research involves technical to conceptual level parties which provide an in-depth perspective from the accounting services firm towards the era of disruption.
HOW DO TAX AVOIDANCE AND PROFITABILITY INFLUENCE A FIRM'S INTRINSIC VALUE?
Luluk Muhimatul Ifada;
Nunung Ghoniyah;
Nurcahyono Nurcahyono
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2023 - Agustus 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2023.14.1.08
Abstrak - Bagaimana Penghindaran Pajak dan Profitabilitas Mempengaruhi Nilai Intrinsik Perusahaan?Tujuan Utama – Penelitian bertujuan menelaah bagaimana penghindaran pajak dan profitabilitas mempengaruhi nilai intrinsik perusahaan.Metode – Penelitian ini menggunakan metode regresi linear berganda. Sampel penelitian ini adalah perusahaan manufaktur selama periode 2016-2020.Temuan Utama – Profitabilitas perusahaan yang menunjukkan peningkatan laba umumnya dipandang prinsipal mampu memperluas ekspansi investasi sehingga meningkatkan nilai instrinsik. Selain itu, dividen bukan menjadi pilihan utama dalam berinvestasi karena investor lebih memilih bertransaksi untuk jangka pendek. Bagi perusahaan yang mengalami masalah, penurunan tarif pajak menjadi lebih penting. Implikasi Teori dan Kebijakan – Penelitian ini menunjukkan relevansi teori agensi dalam penentuan nilai intrinsik perusahaan. Pada aspek praktik, nilai intrinsik perusahaan harus dikelola manajemen karena merupakan faktor yang diperhatikan investor sehingga perusahaan perlu mengelola sumber daya, aset, atau modal yang dimiliki untuk menghasilkan keuntungan. Kebaruan Penelitian - Penelitian ini menambahkan penghindaran pajak untuk mencari penjelasan upaya melakukan perencanaan pajak dan dampaknya. Abstract - How Do Tax Avoidance and Profitability Influence a Firm's Intrinsic Value?Main Purpose – The research examines how tax avoidance and profitability affect the firm's intrinsic value.Method – This study uses multiple linear regression methods. The sample is manufacturing companies during the 2016-2020 period.Main Findings - The profitability of companies that show an increase in profits is generally viewed by principals as being able to expand investment expansion, thereby increasing intrinsic value. In addition, dividends are not the primary choice in investing because investors prefer short-term transactions. For companies experiencing problems, lowering the tax rate is even more critical. Theory and Practical Implications – This research demonstrates the relevance of agency theory in determining a company's intrinsic value. On the practical aspect, the firms' intrinsic value must be managed by management because it is a factor that investors pay attention to, so companies need to manage their resources, assets, or capital to generate profits.Novelty - This research adds tax avoidance to seek explanations for tax planning efforts and their impact.
LAPORAN KEBERLANJUTAN DAN NILAI PERUSAHAAN PERBANKAN DI INDONESIA
Ayu Aulia Oktaviani;
Vinola Herawaty;
Yohana Yohana;
Nur Isnaini
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2023 - Agustus 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2023.14.1.13
Abstrak – Pentingnya Laporan Keberlanjutan bagi Perbankan di Indonesia Tujuan Utama – Penelitian ini berupaya untuk membuktikan pengaruh pengungkapan laporan keberlanjutan terhadap nilai perusahaan menggunakan dua variabel kontrol, yaitu return on asset dan loan to deposit ratio.Metode – Penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda. Sampel penelitian ini adalah laporan keberlanjutan dan laporan keuangan perusahaan sektor perbankan yang listing di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2018-2022.Temuan Utama – Penelitian ini membuktikan pengungkapan laporan keberlanjutan memicu nilai perusahaan. Selain itu, nilai perusahaan juga ditemukan berpengaruh negatif terhadap loan to deposit ratio. Walaupun demikian, nilai perusahaan terbukti tidak dipengaruhi oleh return on asset.Implikasi Teori dan Kebijakan - Penelitian ini menunjukkan bahwa teori pemangku kepentingan, legitimasi, dan sinyal dapat menghasilkan rancangan strategi tujuan pembangunan berkelanjutan bagi perusahaan perbankan. Oleh karena itu, Investor dapat melihat pengungkapan laporan keberlanjutan perusahaan untuk memprediksi nilai perusahaan.Kebaruan Penelitian - Kebaruan penelitian ini adalah penggunaan variabel kontrol return on asset dan loan to deposit ratio pada pengujian variabel.Abstract – The Importance of Sustainability Reports for Banking in IndonesiaMain Purpose – This study seeks to prove the effect of sustainability report disclosure on firm value using two control variables: return on assets and loan-to-deposit ratio.Method – This study uses multiple linear regression as the method. The samples are sustainability and financial reports of banking sector companies listed on the IDX during 2018-2022.Main Findings – This study proves that sustainability reports disclosure triggers corporate value. In addition, firm value harms the loan-to-deposit ratio. Even so, it is proven that firm value is not affected by return on assets.Theory and Practical Implications - This study shows that stakeholder, legitimacy, and signalling theories can produce strategic designs for sustainable development objectives for banking companies. Therefore, investors can look at the company's sustainability report disclosures to predict the company's value.Novelty - The novelty of this research is the use of control variables return on assets and loan-to-deposit ratio in variable testing.
APAKAH LEVERAGE DAN SUMBER DAYA MANUSIA MENAIKKAN FEE AUDIT DI INDONESIA?
Ni Nyoman Alit Triani
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2023 - Agustus 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2023.14.1.05
Abstrak – Apakah Leverage dan Sumber Daya Manusia Menaikkan Fee Audit di Indonesia?Tujuan Utama – Penelitian ini berupaya untuk mengidentifikasi leverage dan sumber daya manusia sebagai indikator dalam penentuan fee audit.Metode – Penelitian ini menggunakan regresi linier berganda. Sampel penelitian adalah perusahaan dari tujuh sektor industri.Temuan Utama – Penelitian ini membuktikan bahwa fee audit di pengaruhi oleh leverage, sumber daya manusia yang dimiliki, dan umur perusahaan. Semakin tinggi risiko dan kompleksitas transaksi akan meningkatkan biaya agensi. Perusahaan yang memiliki sumber daya manusia yang semakin banyak dan periode umur yang semakin lama memiliki keunggulan kompetitif yang baik.Implikasi Teori dan Kebijakan – Penelitian ini membuktikan bahwa teori agensi relevan dalam penentuan fee audit. Selain itu, penelitian ini memberikan bahwa perusahaan mengungkapkan fee audit sebagai sinyal bagi pengguna informasi.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini memberikan kebaruan berupa kompleksitas transaksi dan upaya dilakukan auditor di negara berkembang dengan karakteristik semi-strong. Abstract – Do Leverage and Human Resources Increase Audit Fees in Indonesia?Main Purpose - This study seeks to identify leverage and human resources as indicators in determining audit fees.Method – This study uses multiple linear regression. The research sample is a company from seven industrial sectors.Main Findings – This study proves that audit fees are influenced by leverage, human resources owned, and the company's age. The higher the risk and complexity of the transaction, the higher the agency fee. Companies with more and more human resources and extended life periods have an excellent competitive advantage.Theory and Practical Implications – This study proves that agency theory is relevant in determining audit fees. In addition, this study provides that companies disclose audit fees as a signal for information users.Novelty – This research provides novelty in the form of transaction complexity and auditors' efforts in developing countries with semi-strong characteristics.
APAKAH MARKET RESPONSE BERKONTRIBUSI TERHADAP INTELLECTUAL CAPITAL, ASSET QAULITY DAN FIRM PERFORMANCE ?
Priscilia Adriana Lengo
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2023 - Agustus 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2023.14.1.09
Abstrak – Apakah Respon Pasar Penting bagi Peningkatan Kinerja Perusahaan?Tujuan Utama – Penelitian ini berupaya untuk memperoleh bukti apakah respon pasar mampu memperkuat atau memperlemah pengaruh modal intelektual dan kualitas aset terhadap kinerja perusahaan.Metode – Penelitian ini menggunakan metode regresi linear berganda. Perusahaan perbankan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia selama 2018-2021 menjadi sampel penelitian.Temuan Utama - Penelitian ini menemukan bahwa modal intelektual dan kualitas aset meningkatkan kinerja perusahaan. Selain itu respon pasar berperan sebagai variabel moderasi antara modal intelektual terhadap kinerja perusahaan. Walaupun demikian, respon pesar tidak mampu memoderasi interaksi antara kualitas aset dan respon pasar terhadap kinerja perusahaan.Implikasi Teori dan Kebijakan - Perusahaan perlu meningkatkan strategi bisnis untuk memanfaatkan sumber daya dan kualitas aset untuk kinerja perusahaan. Temuan ini menunjukkan relevansi teori berbasis sumber daya dalam akuntansi berbasis pasar modal.Kebaruan Penelitian - Penelitian ini menambahkan variabel respon pasar sebagai variabel moderasi. Abstract – Is Market Response Important for Increasing Company Performance?Main Purpose – This study seeks to obtain evidence of whether the market response can strengthen or weaken the influence of intellectual capital and asset quality on company performance.Method – This study uses multiple linear regression methods. Banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2018-2021 are the research samples.Main Findings - This study found that intellectual capital and asset quality improve firm performance. In addition, market response acts as a moderating variable between intellectual capital and company performance. The market response cannot moderate the interaction between asset quality and market response to company performance.Theory and Practical Implications - Companies must improve business strategies to utilize resources and asset quality for company performance. These findings show the relevance of resource-based theory in capital market-based accounting.Novelty - This research adds the market response variable as a moderating variable.
NET FARM INCOME CONSTRUCTION FOR SUGAR FARMERS' WELFARE
Aji Dedi Mulawarman;
Febrina Nur Ramadhani;
Muhammad Ichsan;
Pallavi Pathak
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2023 - Agustus 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2023.14.1.11
Abstrak – Konstruksi Net Farm Income untuk Kesejahteraan Petani GulaTujuan Utama - Penelitian ini mencoba untuk menyusun formula Net Farm Income (NFI) yang berpihak pada petani.Metode - Penelitian ini menggunakan metode Islamic Anthropological Assumptions (IAA). Informan penelitian ini adalah beberapa pihak yang terlibat dalam pengembangan pertanian tebu.Temuan Utama – Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun hegemoni pemegang kekuasaan sangat kuat, terdapat nilai persatuan, budaya dan religiusitas di kalangan petani. Di sisi lain, petani tetap berada pada posisi yang terpinggirkan meskipun menyumbang penyerapan terbesar tenaga kerja dan pasokan tebu. Selain itu, penelitian ini menangkap nilai budaya lokal yang diwujudkan dalam ijtihad (kesungguhan) dan syukur.Implikasi Teori dan Kebijakan - Kajian ini berinisiatif untuk mentransformasikan dan mendemonstrasikan dimensi lokalitas dan religiusitas ke dalam konsep baru NFI. Bagi pengambil kebijakan, konsep NFI baru ini dapat menjadi dasar pemikiran dan pertimbangan baru untuk restrukturisasi regulasi yang menyangkut kesejahteraan petani tebu.Kebaruan Penelitian - Konstruksi baru NFI mengubah makna kesejahteraan dalam akuntansi pertanian syariah. Abstract – Net Farm Income Construction for Sugar Farmers' WelfareMain Purpose - This study attempts to develop a Net Farm Income (NFI) formula that is pro-sugar farmers.Method - This study uses the Islamic Anthropological Assumptions (IAA) method. The informants are several parties involved in developing sugarcane farming.Main Findings – This study shows that although the hegemony of the power holders is very strong, there are values of unity, culture and religiosity among the farmers. On the other hand, they are marginalised even though they are the biggest contributor to employment and sugarcane suppliers. In addition, this research captures local cultural values embodied in “ijtihad” (seriousness) and gratitude.Theory and Practical Implications - This study takes the initiative to transform and demonstrate the NFI concept with locality and religiosity dimensions. For policymakers, this concept can become a basis for new thoughts and considerations for restructuring regulations concerning the welfare of sugar farmers.Novelty - The new construction of NFI changes the meaning of welfare in Islamic farm accounting.
BAGAIMANA PANDANGAN FILSAFAT ETIKA TENTANG KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN?
Henry Yusron Maulida;
Tri Jatmiko Wahyu Prabowo
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2023 - Agustus 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2023.14.1.03
Abstrak – Bagaimana Pandangan Filfasat Etika tentang Kecurangan Laporan Keuangan?Tujuan Utama – Penelitian ini bertujuan untuk menggali akar dan etika manusia dalam melakukan kecurangan laporan keuangan.Metode - Penelitian ini menggunakan metode penyelidikan narasi. Filsafat etika digunakan sebagai pisau analisis untuk mengungkap akar kecurangan laporan keuangan.Temuan Utama – Penelitian ini menghasilkan usulan konsep etiologi akar kecurangan laporan keuangan. Pelaku kecurangan laporan keuangan tidak memiliki keutamaan jiwa. Konsep filsafat etika Ibnu Miskawaih memberikan pandangan tentang proses terbentuknya tabiat seseorang untuk melakukan kecurangan laporan keuangan. Model penyebab kecurangan laporan keuangan yang ini dapat melengkapi kekurangan dari association differential theory dan fraud triangle.Implikasi teori dan Kebijakan – Inovasi dari beragam paradigma akan memberikan kontribusi terhadap penelitian kecurangan laporan keuangan di masa depan. Penelitian ini memberikan pandangan baru untuk pencegahan kecurangan laporan keuangan. Kebaruan Penelitian - Penelitian ini mengeksplorasi akar penyebab dan menawarkan model baru yang lebih luas dari teori fraud triangle. Abstract – What is the Philosophical Ethical View of Fraudulent Financial Statements?Main Purpose – This study explores human roots and ethics in committing fraudulent financial statements.Method - This study uses a narrative inquiry method. Ethical philosophy is used as an analytical knife to reveal the roots of fraudulent financial statements.Main Findings – This study resulted in a proposed concept of the root etiology of financial statements fraud. The perpetrators of financial statement fraud do not have the importance of the soul. The concept of Ibn Miskawaih's ethical philosophy provides a view of forming a person's character to commit fraudulent financial statements. This model of the causes of fraudulent financial statements can complement the association differential dan fraud triangle theory.Theory and Practical Implications – Innovations from multiple paradigms will contribute to fraudulent financial statements research in the future. This research provides a new perspective on the prevention of financial statement fraud.Novelty - This study explores the root causes and offers a new broader model of the fraud triangle theory.
APAKAH AUDIT INTERNAL BERPERAN DALAM PENCEGAHAN KORUPSI?
Rosidi Rosidi;
Zaki Baridwan;
Intan Lifinda Ayuning Putri
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2023 - Agustus 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2023.14.1.10
Abstrak – Apakah Audit Internal Berperan dalam Pencegahan Korupsi?Tujuan Utama – Penelitian ini memiliki tujuan menguji peran audit internal dalam memoderasi pengaruh tekanan, rasionalisasi, peluang dan kapabilitas terhadap korupsi.Metode – Penelitian ini menggunakan metode regresi berbasis partial least square. Adapun sampel penelitian adalah sejumlah aparatur sipil negara yang terlibat dalam pengelolaan keuangan daerah.Temuan Utama – Audit internal tidak mampu memoderasi hubungan variabel independent dan variabel dependen. Semakin tinggi tekanan, peluang dan rasionalisasi meningkatkan terjadinya korupsi. Fungsi audit internal belum berfungsi secara efektif dalam pencegahan terjadinya korupsi karena kontrol internal yang masih lemah dan komitmen yang kurang dari pimpinan dalam memperkuat fungsi satuan pengawasan internal.Implikasi Teori dan Kebijakan – Penelitian ini menunjukkan relevansi teori fraud diamond. Selain itu, penelitian ini memberikan saran bahwa pencegahan korupsi dapat dilakukan dengan mengurangi peluang, tekanan dan rasionalisasi, serta peningkatan peran auditor internal.Kebaruan Penelitian – Kebaruan penelitian ini adalah menunjukkan bahwa audit internal masih belum berperan dalam pencegahan korupsi. Abstract – Does Internal Audit Play a Role in Corruption Prevention?Main Purpose – This study aims to examine the role of internal audit in moderating the effect of pressure, rationalization, opportunities, and capabilities on corruption.Method – This study uses a partial least squares regression method. The research sample is several state civil servants involved in regional financial management.Main Findings – The internal audit cannot moderate the relationship between independent and dependent variables. The higher the pressure, opportunity, and rationalization increase the occurrence of corruption. The internal audit function has not effectively prevented corruption because internal controls are still weak, and the leadership lacks commitment to strengthening the role of the internal oversight unit.Theory and Practical Implications – This research demonstrates the relevance of the fraud diamond theory. In addition, this study suggests that corruption prevention can be done by reducing opportunities, pressure, and rationalization and increasing the role of internal auditors.Novelty – The novelty of this research is to show that internal audit still has no role in preventing corruption.
APAKAH PENGHINDARAN PAJAK PENTING BAGI NARSISME DIREKTUR UTAMA?
Permata Ayu Widyasari;
Melia Priscila Gunawan
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2023 - Agustus 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2023.14.1.01
Abstrak - Apakah Penghindaran Pajak Penting bagi Narsisme Direktur Utama?Tujuan Utama - Penelitian ini menguji pengaruh narsisme direktur utama terhadap penghindaran pajak.Metode – Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda. Adapun sampel penelitian adalah perusahan terindeks BEI yang tidak terkena pajak final selama tahun 2019 -2021.Temuan Utama - Hasil penelitian menemukan bahwa narsisme direktur utama tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Direktur utama lebih memilih menghindari sanksi perpajakan untuk mempertahankan reputasinya. Selain itu, kebijakan pengampunan pajak dapat merubah motivasi direktur ttama.Implikasi Teori dan Kebijakan – Teori upper echelon tidak lagi relevan dalam menggambarkan fenomena direktur utama yang narsis dalam aspek praktek penghindaran pajak. Pada sisi lainnya, berdasarkan teori efek jera ekonomi, pengampunan pajak dan pertukaran informasi keuangan otomatis antarnegara dapat merubah prioritas direktur utama.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini menganalisis sikap narsisme direktur utama menggunakan teori upper echelon dan teori efek jera ekonomi. Abstract - Is Tax Avoidance Important for Chief Director Narcissism?Main Purpose - This study examined the effect of the chief director's narcissism on tax evasion.Method – This study used multiple linear regression analysis. The research sample was IDX-indexed companies not subject to final tax during 2019-2021.Main Findings - The study found that the chief director's narcissism does not affect tax evasion. The chief director preferred to avoid tax sanctions to maintain his reputation. In addition, the tax amnesty policy could change the motivation of the chief director.Theory and Practical Implications – The upper echelon theory is no longer relevant in describing the phenomenon of the narcissistic chief director in tax avoidance practice. On the other hand, based on the theory of the economic deterrent effect, tax amnesty and the automatic exchange of financial information between countries can change the priority of the chief director.Novelty – This study analyzes the narcissism of the chief director using the upper echelon and economic deterrent effect theory.
PENTINGKAH DIREKSI ASING BAGI LAPORAN KEBERLANJUTAN?
Rizka Fitriasari;
Noorlailie Soewarno
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2023 - Agustus 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jamal.2023.14.1.15
Abstrak – Pentingkah Direksi Asing bagi Laporan Keberlanjutan?Tujuan Utama - Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui keberadaan karakteristik dewan direksi sebagai penentu pengambilan keputusan penggunaan assurance pada laporan keberlanjutan. Metode - Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi logistik Adapun sampel penelitian adalah perusahaan pemenang Sustainability Reporting Awards (SRA) selama tahun 2016-2018.Temuan Utama - Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa hanya keberadaan direksi asing yang mampu menjadi salah satu penentu terhadap keputusan penggunaan assurance pada laporan keberlanjutan. Direksi asing dinilai memeiliki kecenderungan lebih peduli terhadap isu penyelamatan lingkungan. Selain itu, keberadaan mereka mampu mengembangkan informasi dalam akuntabilitas perusahaan.Implikasi Teori dan Kebijakan - Pada aspek teori, penelitian ini menunjukkan keberadaan teori pengungkapan sukarela dalam laporan keberlanjutan. Pada aspek praktik, penelitian ini semakin menegaskan pentingnya keberadaan direksi asing dalam kebijakan akuntansi perusahaan.Kebaruan Penelitian - Penelitian ini berfokus pada karakteristik direksi asing yang dapat mempengaruhi keputusan penggunaan laporan keberlanjutan. Abstract – Are Foreign Directors Important for Sustainability Reports?Main Purpose - This study aims to determine the board of directors' characteristics as a determinant of decision-making on the use of assurance in sustainability reports.Method - This research uses the logistic regression method. The research samples are companies that won the Sustainability Reporting Awards (SRA) during 2016-2018.Main Findings - The results indicate that only the presence of foreign directors can be one of the determinants of the decision to use assurance in a sustainability report. Foreign directors are considered to tend to care more about the issue of saving the environment. In addition, their existence can develop information on corporate accountability.Theory and Practical Implications - On the theoretical aspect, this study shows the existence of voluntary disclosure theory in sustainability reports. On the practical part, this study further emphasizes the importance of foreign directors in company accounting policies.Novelty - This study focuses on foreign directors' characteristics that may influence the decision to use sustainability reports.