cover
Contact Name
Made Gautama Jayadiningrat
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalipaindonesia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia
ISSN : 2615742X     EISSN : 26157438     DOI : -
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Science Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Science Education.
Articles 400 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF MURDER TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR IPA SISWA SMP ., NI KETUT DARMIKA; ., Prof. Dr. Ketut Suma, MS; ., Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd
Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) perbedaan motivasi belajar dan prestasi belajar IPA (fisika) antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif MURDER dan model pembelajaran konvensional (MPK), (2) perbedaan motivasi belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif MURDER dan model pembelajaran konvensional, serta (3) perbedaan prestasi belajar IPA (fisika) antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif MURDER dan model pembelajaran konvensional. Penelitian eksperimen semu ini menggunakan rancangan Posttest Only Non-Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kuta pada tahun pelajaran 2013/2014. Sampel dipilih dengan teknik simple random sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa motivasi belajar reliabilitas sebesar 0,737 dan prestasi belajar IPA (fisika) dengan reliabilitas sebesar 0,726. Data motivasi belajar dikumpulkan dengan kuesioner motivasi belajar dan tes prestasi belajar IPA (fisika) dikumpulkan dengan tes prestasi belajar IPA (fisika). Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan uji MANOVA yang dilanjutkan dengan uji Least Significant Difference. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat perbedaan motivasi belajar dan prestasi belajar IPA (fisika) antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif MURDER dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional (F=38,070; p
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (MPTGT) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI DAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA ., MADE EKA ADNYANA; ., Prof. Dr. Ni Putu Ristiati, M.Pd.; ., Dr.I Gusti Agung Nyoman Setiawan,M.Si
Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan hasil belajar dan kecerdasan emosional antara siswa yang mengikuti MPTGT dengan MPL, (2) perbedaan hasil belajar antara siswa yang mengikuti MPTGT dengan MPL, dan (3) perbedaan kecerdasan emosional antara siswa yang mengikuti MPTGT dengan MPL. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan desain penelitian posttest only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA2 , XI IPA3 dan XI IPA4 SMA Negeri 1 Kuta Selatan tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 137 orang siswa, dengan sampel penelitian kelas XI IPA2 dan XI IPA3 berjumlah 91 orang siswa. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan uji MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar dan Kecerdasan Emosional antara kelompok siswa yang belajar dengan MPTGT dan MPL (F=16,022; p
STUDI KOMPARATIF MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BEBAS DAN GENERATIF TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA DAN KREATIVITAS SISWA ., I WAYAN DARMA; ., Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd; ., Prof. Dr. Ketut Suma, MS
Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini pada hakekatnya bertujuan sebagai berikut. (1) Menganalisis apakah ada perbedaan pemahaman konsep dan kreativitas antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran Inkuiri bebas , model pembelajaran Generatif , dan model pembelajaran langsung. (2) Menganalisis ada tidaknya perbedaan pemahaman konsep antara siswa yang belajar melalui modell pembelajaran Inkuiri bebas, model pembelajaran Generatif, dan model pembelajaran langsung.(3) Menganalisis ada tidaknya perbedaan secara signifikan kreativitas antara siswa yang belajar melalui modell pembelajaran Inkuiri bebas, model pembelajaran Generatif, dan model pembelajaran langsung.Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian kuasi eksperimen pada siswa kelas XI IPA di SMA Negeri 1 Denpasar tahun pelajaran 2013/2014. Rancangan penelitian ini mengikuti rancangan eksperimen pretest postest control group design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA-6, XI IPA-7 dan kelas XI IPA-9 SMA Negeri 1 Denpasar tahun pelajaran 2013/2014. Pengambilan kelas penelitian berdasarkan teknik random sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan MANOVA satu jalur. Hasil penelitian diperoleh sebagai berikut: (1) Terdapat perbedaan pemahaman konsep dan kreativitas atara siswa yang diberikan model pembelajaran Inkuiri bebas, generatif dan model pembelajaran langsung (F = 26,245; p
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR HIPOTETIK-DEDUKTIF DENGAN SETTING 7E TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DITINJAU DARI SIKAP ILMIAH SISWA SMP ., NI NYOMAN AYU SUCIATI; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si; ., Dr.I Gusti Agung Nyoman Setiawan,M.Si
Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model siklus belajar hipotetik deduktif dengan setting 7E terhadap hasil belajar IPA ditinjau dari sikap ilmiah siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII.B sampai VIII.I SMP Negeri 1 Kuta Utara yang berjumlah 426 siswa. Sampel penelitian ini adalah 84 siswa yang diambil dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar IPA dan kuesioner sikap ilmiah. Analisis data menggunakan analisis statistik ANAVA dua jalur dan dilanjutkan dengan uji Scheffe. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran model siklus belajar hipotetik deduktif dengan setting 7E dan model pembelajaran langsung (FAhit =12,981 > Ftabel =4,10; p < 0,05). (2) Terdapat pengaruh interaksi antara penerapan model pembelajaran dengan sikap ilmiah terhadap hasil belajar IPA (FABhit=73,712 > FABtabel=4,10; p < 0,05). (3) Hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran model siklus belajar hipotetik deduktif dengan setting 7E lebih baik daripada model pembelajaran langsung pada kelompok sikap ilmiah tinggi (thit=9,321 > ttabel=2,086; p < 0,05). (4) Hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung lebih baik daripada model siklus belajar hipotetik deduktif dengan setting 7E pada kelompok sikap ilmiah rendah (thit=3,493 > ttabel=2,086; p < 0,05).Kata Kunci : model siklus belajar H-D 7E, hasil belajar IPA, sikap ilmiah The aim of this research is to analyze the effect of 7E hypothetical deductive learning cycle model upon the science learning outcomes viewed from students scientific attitude. The design of the study was quasi-experimental research design with post-test only control group design. The population was the students of VIII.B until VIII.I SMP Negeri 1 Kuta Utara that consist of 426 students. The sample was 84 students that taken by simple random sampling technique. The instruments used test of understanding of science concepts and the scientific attitude questionnaire. Data analysis used two-ways ANOVA analysis and followed up by Scheffe test. The result of the research shows the followings: (1) There are differences between students science learning outcomes by using the 7E hypothetical deductive learning cycle and the direct instructional model (FA-counted =12,981 > Ftable =4,10; p < 0,05). (2) There is interaction effect between learning model with scientific attitude due to the science learning outcomes (FAB-counted =73,712 > FAB-table=4,10; p < 0,05). (3) The students science learning outcomes by using the 7E hypothetical deductive learning cycle is better than the direct instructional model in a group of high scientific attitude (tcounted=9,321 > ttable=2,086; p < 0,05). (4) The students science learning outcomes by using the direct instructional model is better than 7E hypothetical deductive learning cycle in a group of low scientific attitude (tcounted=3,493 > ttable=2,086; p < 0,05).keyword : 7E H-D learning cycle model, the science learning outcomes, scientific attitude
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PERUBAHAN KONSEPTUAL TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF ., I WAYAN EKA PUTRA; ., Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd; ., Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd
Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis (1) perbedaan pemahaman konsep antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran perubahan konseptual dan model pembelajaran konvensional, (2) interaksi antara model pembelajaran dan gaya kognitif siswa terhadap pemahaman konsep, (3) perbedaan pemahaman konsep antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran perubahan konseptual dan model pembelajaran konvensional untuk siswa yang memiliki gaya kognitif field independent, dan (4) perbedaan pemahaman konsep antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran perubahan konseptual dan model pembelajaran konvensional untuk siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent. Penelitian ini tergolong eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X semester 1 di SMA Negeri 1 Kubutambahan. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling. Data gaya kognitif dikumpulkan dengan GEFT test dan data pemahaman konsep dikumpulkan dengan tes pemahaman konsep. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik deskriptif dan ANAVA dua jalur dengan hasil sebagai berikut. Pertama, terdapat perbedaan pemahaman konsep antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran perubahan konseptual dan model pembelajaran konvensional (F=52,958; p
PENGARUH PEMBERIAN UMPAN BALIK DALAM PENILAIAN DAN GAYA KOGNITIF TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA ., I NYOMAN SUTAWAN; ., Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd; ., Prof. Dr. Ketut Suma, MS
Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian umpan balik dalam penilaian dan gaya kognitif terhadap hasil belajar fisika. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan menggunakan rancangan The Posttest-Only Control Group Design dengan melibatkan sampel sebanyak 124 responden. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik quasy experiment design. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes. Tes yang digunakan dalam menjaring data ada dua yaitu tes kognitif dan tes prestasi belajar fisika. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Pengujian hipotesis menggunakan analisis anova dua jalur. Hasil analisis data menunjukkan hasil perhitungan uji ANAVA untuk pengujian hipotesis pertama di peroleh Fhitung = 66,812, Sig. 0,000, dan F tabel untuk taraf signifikansi 5% = 3,90. Hipotesis keempat dari perhitungan uji ANAVA untuk pengujian hipotesis keempat di peroleh Fhitung = 18,995 Sig. 0,000, dan F tabel untuk taraf signifikansi 5% = 3,90. Hasil dari perhitungan uji ANAVA untuk pengujian hipotesis ketiga diperoleh F hitung = 5,311, Sig. 0,028, dan F tabel untuk taraf signifikansi 5% = 3,90. Hasil dari perhitungan uji ANAVA untuk pengujian hipotesis keempat di peroleh Fhitung = 215,993, Sig. 0,00, dan F tabel untuk taraf signifikansi 5% = 3,90. Hipotesis keempat dari perhitungan uji ANAVA untuk pengujian hipotesis keempat di peroleh Fhitung = 18,995 Sig. 0,000, dan F tabel untuk taraf signifikansi 5% = 3,90. Kata Kunci : Umpan Balik Dalam Penilaian, Gaya Kognitif, Hasil Belajar Fisika This study aims to find out the effect of feedback giving and cognitive style toward physics learning achievement. This study was quasy experiment with The Posttest-Only Control Group Design by entangle number of sample were 124 respondents. The sample in this study was taken by using simple random sampling. Instruments in this study to collect data was test. Test have been applied that were cognitive and physics test. Data have been obtained analysed by using descriptive statistic and infferential. Hypotesis test by using two way anova. The result shows calculation of ANAVA test for first hypotesis obtained Fcalculate= 66,812 Sig. 0,000, and F table for significancy level 5% = 3,90. Second Hypotesis from ANAVA test for fourth hypotesis obtained Fcalculate = 18,995 Sig. 0,000, and F table for significancy level 5% = 3,90. The result of ANAVA test for third hypotesis obtained F calculate = 5,311, Sig. 0,028, and F table for significancy level 5% = 3,90. The result of ANAVA for fourth hypotesis obtained Fcalculate = 215,993, Sig. 0,00, and F table for significancy level 5% = 3,90. keyword : Feedback in Assesment, Cognitive Style, Physics Learning Result
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA MELALUI PENGENDALIAN BAKAT NUMERIK SISWA SMP ., PUTU SRI UTAMI DEWI; ., Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd; ., Prof. Dr. Ketut Suma, MS
Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini pada hakekatnya bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan apakah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara kelompok siswa yang belajar melalui model problem based learning dengan kelompok siswa yang belajar melalui model pembelajaran langsung, (2) menganalisis perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara kelompok siswa yang belajar melalui model problem based learning dengan siswa yang belajar melalui model pembelajaran langsung setelah dilakukan pengendalian terhadap skor bakat numerik, dan (3) menganalisis kontribusi bakat numerik terhadap kemampuan pemecahan masalah. Guna mencapai tujuan tersebut, dilakukan penelitian kuasi eksperimen pada siswa kelas IX di SMP Negeri 3 Denpasar tahun pelajaran 2013/2014. Berdasarkan uji kesetaraan kelas, maka diperoleh 29 pasang kelas yang setara sehingga digunakan rancangan ekperimen posttest only control group design. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan ANACOVA satu jalur. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan hasil sebagai berikut. (1) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara kelompok siswa yang belajar melalui model problem based learning dengan kelompok siswa yang belajar melalui model pembelajaran langsung (F = 224,799; p
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP SELF-EFFICACY DAN EMOTIONAL INTELLIGENCE SISWA SMA ., COKORDA GEDE ANOM WIRATMAJA; ., Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd; ., Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd
Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efek Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap self efficacy dan emotional intelligence siswa. Subyek penelitian ini adalah 146 siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Denpasar tahun pelajaran 2013/2014 yang terbagi dalam empat kelompok kelas yang diambil secara acak. Disain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Non-equivalent pretest-posttest control group design. Dua dari empat kelas kemudian dipilih secara acak sebagai kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran berbasis masalah, dan dua kelas lainnya sebagai kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran langsung. Self Efficacy dan emotional intelligence siswa diukur dengan kuesioner Physics Self-Efficacy Scale (PSES) dan kuesioner emotional intelligence yang diberikan saat pre-test dan post-test. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif dan analisis varian multivariat satu jalur (MANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan antar model pembelajaran terhadap self efficacy dan emotional intelligence ( F=38,243;p
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA SMP ., NI KADEK DWI KARINA; ., Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd; ., Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd
Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis: (1) perbedaan kemampuan pemecahan masalah dan kecerdasan emosional antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis proyek dengan konvensional, (2) perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis proyek dengan konvensional, dan (3) kemampuan kecerdasan emosional antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis proyek dengan konvensional. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan rancangan desain penelitian pretest posttest control group design. Pengambilan kelas penelitian menggunakan teknik simple random sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan MANOVA satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran terhadap variabel-variabel kemampuan pemecahan masalah dan kecerdasan emosional (F=41,134; p
DETERMINASI NILAI BAHASA INDONESIA, MATEMATIKA, DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA SMP NEGERI DI KOTA DENPASAR ., NI KETUT DHARMAWATI GERIA PUTRI; ., Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd; ., Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd
Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendiskripsikan pengaruh langsung dan tidak langsung nilai bahasa Indonesia, nilai matematika, dan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar IPA siswa SMP Negeri di Kota Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto. Besarnya sampel adalah 410 siswa, melalui Multistage Cluster Random Sampling. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis regresi sederhana dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Terdapat pengaruh langsung nilai bahasa Indoneia terhadap prestasi belajar IPA sebesar 0,261 melalui persamaan regresi Y ̂= 18,240 + 0,530X1 dengan nilai Freg = 117,962; (p< 0,05). (2) Terdapat pengaruh langsung nilai matematika terhadap prestasi belajar IPA sebesar 0,664 melalui persamaan regresi Y ̂ = 15,221 + 0,634X2 dengan nilai Freg=1500,902; (p.< 0,05). (3) Terdapat pengaruh langsung motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar IPA sebesar 0.633 melalu persamaan regresi Y ̂ = 38,070 + 0,518X3 dengan nilai Freg= 217,952; (p < 0,05). (4) Terdapat pengaruh tidak langsung nilai bahasa Indonesia melalui motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar IPA sebesar 0,240 melalui persamaan struktur Y= 0,261X_1+ 0,129X_3+ 0,806ε ; (ρ > 0,05). (5) Terdapat pengaruh tidak langsung nilai matematika melalui motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar IPA sebesar 0,123 melalui persamaan struktur Y=0,664 X_2+0,129X_3+0,443ε ; (ρ > 0,05). Kata Kunci : Nilai Bahasa Indonesia, Nilai Matematika, Motivasi Berprestasi, dan Prestasi Belajar IPA The aims of this research are to analysis and to describe the direct influence and the indirect influence of Indonesian score, mathematics score, achieving motivation toward science achievement toward science achievement of Junior High School Students At Denpasar. This thesis is an ex-post fakto research. The population of the research is all students of the government junior high school at Denpasar City. The sample size of the research is 410 students carried out with the method of multistage cluster random sampling. All data were analyzed using simple regression analysis and path analysis. The results of the research show that (1) There is a direct influence of Indonesian score toward science achievement of 0,261 by Y ̂= 18,240 + 0,530X1 with Freg = 117.962; (p < 0.05). (2) there is a direct influence of mathematics score toward science achievement of 0,664 by Y ̂ = 15,221 + 0,634X2 with Freg = 217.952 (p < 0.05 ). (3) there is a direct influence of achieving motivation toward science achievement of 0,129 by Y ̂ = 38,070 + 0,518X3 with Freg = 217.952 (p < 0.05 ). 4) There is an indirect influence of Indonesian score through the achieving motivation toward science achievement of 0,240 by Y ̂= 35,338 + 0,084X1 + 0,468X3 F = 109.921 ( p < 0.05 ). (5) There is an indirect influence of mathematics score through the achieving motivation toward science achievement of 0,123 by Y ̂= 6,943 + 0,573X2 + 0,340X3 with Freg = 837.368 ( p < 0.05 ). keyword : Indonesian Scores, Mathematics’ score, Achieving Motivation, and Science achievement

Page 9 of 40 | Total Record : 400