cover
Contact Name
Made Gautama Jayadiningrat
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalipaindonesia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia
ISSN : 2615742X     EISSN : 26157438     DOI : -
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Science Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Science Education.
Articles 400 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INVESTIGASI KELOMPOK (GROUP INVESTIGATION) TERHADAP KETERAMPILAN PROSES DAN HASIL BELAJAR SAINS SISWA SMP Wiratana, I Ketut; Sadia, Wayan; Suma, Ketut
Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan keterampilan proses  serta hasil belajar  siswa yang melaksanakan pembelajaran kooperatif tipe GI dengan siswa yang melaksanakan pembelajaran secara konvensional. Penelitian ini termasuk eksperimen  semu. Desain penelitian ini adalah  preetest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII  di SMP Negeri 1 Negara dengan sampel sebanyak 60 orang. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan tes keterampilan proses dengan reliabilitas 0,748, tes hasil belajar dengan reliabilitas 0,736 . Data dianalisis dengan menggunakan uji MANOVA dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian ini menyimpulkan: (1) terdapat perbedaan keterampilan proses dan hasil belajar sains antara siswa yang melaksanakan model pembelajaran kooperatif tipe GI dengan siswa yang melaksanakan pembelajaran secara konvensional(F=12,85; P< 0,05), (2) terdapat perbedaan keterampilan proses antara siswa yang belajar dengan  model pembelajaran kooperatif tipe GI dengan siswa yang belajar secara konvensional(F=18,152; P< 0,05), (3) terdapat perbedaan hasil  belajar sains  siswa yang melaksanakan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe GI dengan siswa yang melaksanakan pembelajaran secara konvensional(F=9,039; P<0,05).   Kata kunci :   Model  Pembelajaran, Keterampilan Proses , Hasil Belajar     ABSTRACT This study aimed at determining the difference of process skill and learning outcomes of students who carried out learning with cooperative learning model GI, with students who carried out learning with conventional model. This included quasi-experimental study. The design of this study was Pre-test and post-test design. The population in this study was the eighth grade students of SMP Negeri 1 Negara, the sample of this study was 60 students. Data in this study were collected using the skills test of reliability coefficient equals 0,748, achievement test of reliability coefficient equals 0,736. The data were analyzed using the MANOVA test with significance level 0,05. * Penulis koresponden Email: wayan.sadia@pasca.undiksha.ac.id The results of this study concluded : (1) there were differences in process skills and science learning outcomes between students who undertook cooperative learning model GI with students who undertook learning with the conventional model(F= 12,85; P < 0,05), (2) there was a difference between the process skills of students who learned with cooperative learning model GI type with students who studied conventionally(F=18,152; P < 0,05), (3) there was a difference in science learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP KIMIA DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS Sastrika, Ida Ayu Kade; Sadia, Wayan; Muderawan, I Wayan
Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis (1) perbedaan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis proyek (MPBP) dengan model pembelajaran konvensional (MPK) (2) perbedaan pemahaman konsep antara siswa yang mengikuti MPBP dengan MPK (3) perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang mengikuti MPBP dengan MPK. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain posttest only control group design. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling pada kelas XI IPA SMA Negeri 2 Negara tahun pelajaran 2012/2013.. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis multivariat (Manova). Berdasarkan hasil analisis data maka dapat disimpulkan (1) terdapat perbedaan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa antara siswa yang mengikuti MPBP dan siswa yang mengikuti MPK (Fhitung = 13,921> Ftabel = 3,91). (2) terdapat perbedaan pemahaman konsep antara siswa yang mengikuti MPBP dan siswa yang mengikuti MPK (Fhitung = 9,263 > Ftabel = 3,91). (3) terdapat perbedaan keterampilan bepikir kritis antara siswa yang mengikuti MPBP dan siswa yang mengikuti MPK (Fhitung = 20,714 > Ftabel = 3,91)   Kata kunci: pembelajaran berbasis proyek, konsep kimia, kemampuan berpikir kritis   Abstract This study was aimed to describe and analyze (1) understanding concepts and critical thinking skills difference between student that learned project-based model and conventional model, (2) understanding concept difference between student that learned project-based learning model and conventional model, (3) critical thinking skills difference between student that learned project-based model and conventional model.. This study included in quasi experiment with posttest only control group design. Sample was collected through simple random sampling in 11th grade student in SMA Negeri 2 Negara of academic year 2012/2013. The data were analyzed with multivariate analysis. The conclusion can be stated based on analysis result is (1) there was   difference between understanding  concepts and critical thinking skills as impct of project-based  model and conventional model (Fcal = 13,921 > Ftable = 3,91). (2) there was   difference between understanding  concepts as impct of project-based  model and conventional model (Fcal = 9,263 > Ftable = 3,91). (3) there was   difference between critical thinking skills as impct of project-based  model and conventional model (Fcal = 20,714 > Ftable = 3,91).   Keywords: project-based learning, chemistry concept, critical thinking skill
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP SELF-EFFICACY SISWA Anita, N. M. Y.; Karyasa, I W.; Tika, I Nyoman
Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran group investigation (GI) terhadap self-efficacy siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan pretest-posttest non-equivalent control group design. Populasi adalah siswa kelas XI IPA di SMA N 1 Negara dengan sampel 128 siswa yang terdiri dari 2 kelas kelompok kontrol dan 2 kelas kelompok eksperimen.  Data yang diperoleh berupa g-skor ternormalisasi selanjutnya dianalisis dengan statistik ANAVA satu jalur. Berdasarkan hasil dari 8 indikator self-efficacy diperoleh hasil skor untuk kelas GI meningkat secara tajam kecuali indikator 2 mengalami peningkatan yang sangat kecil. Berdasarkan hasil analisis uji statistik ANAVA satu jalur diperoleh hasil Fhitung yaitu 70,505 jauh lebih besar dari pada Ftabel yaitu 3,89 sehingga H0 ditolah dan H1 diterima. Dapat disimpulkan  bahwa terdapat perbedaan self-efficacy yang signifikan antara siswa kelas GI dan siswa pada kelas kontrol.     Kata kunci: Grup Investigation dan Self-Efficacy       Abstract   This study aimed to determine the effect of the learning model group investigation (GI) of the self-efficacy of students. This research was quasi eksperiment with pretest-posttest non-equivalent control group design. Population were Science 11th grade students at SMA N 1 Negara and the samples were 128 students, they were two classes for the control group and two classes for experiment group. The data was obtained in the form normalized g-score that analyzed by using one-way ANOVA statistical analysis. Based on the analysis of each self-efficacy indicator, it was found that the third, the fourth, the sixth, and the seventh indicator scores of GI group increased dramatically. However, the second indicator of GI group and control goup had a very small increase. Based on the results of the one-way ANOVA statistical analysis, F value was = 70.505 which was much greater than the F table = 3.89. Consequently, H0 was rejected and H1 could be accepted. It can be concluded that there were significant differences in self-efficacy between GI group students and control group students.     Keywords : Grup Investigation and Self-Efficacy
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL SISWA Artini, N. P. J.; Muderawan, Wayan; karyasa, I Wayan
Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap kecerdasan emosional siswa dalam pembelajaran sains. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non equivalent pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII di SMP Negeri 6 Negara dengan jumlah sampel 124 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui kecerdasan emosional adalah tes pilihan ganda free content. Data yang diperoleh berupa g-skor ternormalisasi. Analisis dilakukan dengan menggunakan ANAVA satu jalur. Berdasarkan hasil analisis, terjadi peningkatan nilai rerata dari setiap aspek kecerdasan emosional pada kelas eksperimen maupun kelas kontrol. Peningkatan nilai rata-rata kelas eksperimen cukup signifikan dibandingkan dengan kelas kontrol. Berdasarkan analisis data, diperoleh F hitung adalah 1491,278. Angka F hitung lebih besar dari Ftabel (3,89) pada taraf signifikansi 0,05 sehingga dapat disimpulkan  bahwa, terdapat perbedaan kecerdasan emosional antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran berbasis proyek dan model pembelajaran konvensional.   Kata kunci: pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran konvensional, dan kecerdasan emosional   Abstract This study aimed to investigate the effect of project-based learning model for emotional intelligence of students in science learning. This research was a quasi-experimental design with pretest-posttest non-equivalent control group design. The research population was a student of class VII in SMP Negeri 6 Negara with a sample of 124 students were divided into experimental and control groups. The instrument used to determine the emotional intelligence is a multiple choice test free content. The data obtained in the form g-score normalized. Analyses were performed using ANOVA one-way. Based on the analysis, an increase in the average value of each aspect of emotional intelligence in the experimental class and the control class. Increase in the average value of the experimental class is quite significant compared to the control class. Based on the analysis of the data, obtained F calculated is 1491.278. Figures F calculated is greater than F table (3.89) at the 0.05 significance level so that it can be concluded that, there is a difference between the emotional intelligence of students learning with project-based learning model and conventional learning models.   Keywords: project-based learning, conventional learning, and emotional intelligence
ANALISIS STANDAR LABORATORIUM KIMIA DAN EFEKTIVITASNYA TERHADAP CAPAIAN KOMPETENSI ADAPTIF DI SMK NEGERI 2 NEGARA ., Luh Sami Asih; Muderawan, Wayan; karyasa, I Wayan
Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis daya dukung fasilitas laboratorium, intensitas penggunaan laboratorium, use factor alat dan bahan serta efektivitas penjabaran standar laboratorium kimia terhadap capaian kompetensi adaptif di SMK Negeri 2 Negara.Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto.Daya dukung fasilitas laboratorium yang sesuai standar meliputi jenis ruang dan fasilitas umum 53% (kategori kurang),jumlah alat 45% (kategori kurang),dan jumlah bahan kimia 48% (kategori kurang).Intensitas penggunaan laboratorium pada tahun ajaran 2012/2013 pada kelas X adalah 33,3% (kategori sangat rendah), kelas XI adalah 100% (kategori sangat tinggi), dan kelas XII adalah 59,3% (kategori cukup). Use factor alat adalah 58% (kategori cukup) dan bahan 75,3% (kategori tinggi). Pengelolaan laboratorium kurang optimal.Hasil penjabaran standar laboratorium kimia di SMK Negeri 2 Negara efektif dalam mencapai kompetensi adaptif kimia. Jika alat dan bahan yang dibutuhkan dalam praktikum tersedia dan atau tergantikan, rerata nilai siswa sebesar 80,3 (melampaui KKM). Kata Kunci: Standar laboratorium, efektivitas, dan kompetensi adaptif   Abstract This research was aimed to analyze facilitycarrying capacity, intensity of using laboratory, use factor equipment and chemical, laboratory management, and effectiveness chemistry laboratory standard to adaptive competence achievement.in SMK Negeri 2 Negara. This research was ex-post facto. Laboratory carrying capacitythat appropriate laboratory standard include rooms and common facility is 53% (less category),equipmentsis 45% (less category), andchemical is48% (less category).Intencity using laboratoryin 2012/2013 study yearinclass X is 33.3% (less category), class XIis 100% (very high category), and class XIIis59.3% (enough category). Equipment use factor is 58% (enough category) andchemical is 75.3% (high category). Laboratory management less optimal.The result ofsubsections of laboratory standard in SMK Negeri 2 Negara is effective to adaptive competence achievement. If equipment and chemical needed are available and or substituted, the average of student test comprehension score is 80.3 (higher than KKM).   Keywords: laboratory standard, effectiveness, andadaptive competence
PENGARUH MODEL SIKLUS BELAJAR SETTING 5E TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN SIKAP ILMIAH SISWA ., I KETUT SUASTIKA; ., Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd; ., Prof. Dr. Ketut Suma, MS
Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) perbedaan sikap ilmiah dan pemahaman konsep siswa yang belajar dengan model pembelajaran siklus belajar setting 5E dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional, (2) perbedaan sikap ilmiah antara siswa yang belajar dengan pembelajaran model siklus belajar setting 5E dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional, (3) perbedaan pemahaman konsep fisika antara siswa yang belajar dengan pembelajaran model siklus belajar setting 5E dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMAN 1 Banjarangkan pada tahun pelajaran 2012/2013 yang terdiri dari 3 kelas dengan jumlah populasi sebanyak 96 siswa. Jumlah sampel dalam penelitian ini terdiri dari 2 kelas, siswa kelas XI IPA1 sebagai kelompok eksperimen, serta kelas XI IPA2 sebagai kelompok kontrol. Instumen pengumpul data berupa tes pemahaman konsep fisika dan kuisioner sikap ilmiah. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif, dan uji MANOVA pada taraf signifikan 5%, yang dilanjutkan dengan uji Least Significant Difference (LSD) untuk menguji komparasi pasangan nilai rata-rata tiap kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan sikap ilmiah dan pemahaman konsep fisika siswa yang belajar dengan model pembelajaran model siklus belajar setting 5E dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional (F = 53,726; p
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) TERHADAP SIKAP ILMIAH DAN KETRAMPILAN BERPIKIR KRITIS ., I KADE URIP ASTIKA; ., Prof. Dr. Ketut Suma, MS; ., Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd
Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran berbasis masalah (MPBM) terhadap sikap ilmiah dan ketrampilan berpikir kritis siswa. Rancangan penelitian ini mengikuti rancangan eksperimen the nonequivalent posttest only control group design. Populasi subyek penelitian ini adalah siswa SMAN 2 Negara dengan sampel penelitian berjumlah 140 orang yang diambil secara acak. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis Manova. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hal sebagai berikut. Pertama, terdapat perbedaansikap ilmiah dan keterampilan berpikir kritis siswa antara siswa yang mengikuti belajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran ekspossitorisional ( (Fhitung =12,778 ). Kedua, terdapat perbedaan pemahaman konsep antara siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang belajar dengan ekspositori dengan (Fhitung =23,129 ). Ketiga, terdapat perbedaan keterampilan bepikir kritis antara siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis masalah dengan ekspositori (Fhitung =9,630 ). Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa MPBM dapat mempengaruhi sikap ilmiah siswa dan keterampilan berpikir kritis siswa. Kata Kunci : pembelajaran berbasis masalah, sikap ilmiah, berpikir kritis This study aimed to determine the effect of the application of problem-based learning model (MPBM) the scientific attitude and critical thinking skills of students. The design of this study followed the experimental design nonequivalent posttest only control group design. The population of the study subjects were students of SMAN 2 state with 140 sample was drawn at random. Data were analyzed using Manova analysis. Based on the analysis of data obtained as follows. First, there is scholarly perbedaansikap and critical thinking skills among students who take the students learn to use problem-based learning model to learning with expository Mogel and students who take ekspossitorisional learning model ((F value =13,33). Secondly, there is a difference between the students understanding of the following concepts based pembelakan problems with students who learned with expository and students who take learning ekspsitori (F value =68,798). Thirdly, there is a critical difference between bepikir skills of students who take a problem-based learning with expository and students who take MPekspsitorj (F value =135,451). Therefore it can be concluded that MPBM can affect students scientific attitudes and critical thinking skills of students. keyword : project-based learning, scientific attitudes , critical thinking
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (MPBP) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH IPA SISWA SMP DILIHAT DARI MOTIVASI BERPRESTASI ., PUTU ARIMBAWA S.; ., Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd; ., Dr. I Nyoman Tika,M.Si
Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis 1) pengaruh model pembelajaran berbasis proyek (MPBP) terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa yang dilihat dari motivasi berprestasi dan 2) pengaruh interaksi antara MPBP dengan motivasi berprestasi terhadap kemampuan pemecahan masalah. Penelitian ini merupkan penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP N 3 Sidemen, yaitu dua kelas eksperimen dan dua kelas kontrol. Sampel diambil 60 siswa, yaitu 30 dari kelas kontrol dan 30 dari kelas eksperimen berdasarkan motivasi berprestasi tinggi dan rendah. Instrument yang digunakan berupa test kemampuan pemecahan masalah dan kuesioner motivasi berprestasi. Analisis data menggunakan analisis statistik ANAVA dua jalur. Berdasarkan hasil analisis dengan ANAVA dua jalur diperoleh FA =166,788; (p0,05), maka tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran berbasis proyek dengan motivasi berprestasi terhadap kemampuan pemecahan masalah.Kata Kunci : Model pembelajaran berbasis proyek dan Kemampuan pemecahan masalah This study aimed to analyze 1) the effect of the project based learning (PBL) toward the problem solving skill was looked by motivation and 2) the interaction effect between PBL and motivation toward the problem solving skill. This study was a quasi experiment with post test only controls group design. Population was a whole 8th grade student of SMP N 3 Sidemen; those are two classes as control group and two classes as experiment group. Sample was taken 60 students; those are 30 students from control group and 30 students from experiment group according to the motivation. The instruments used test of problem solving skill and questioner about motivation. Data analysis used two-ways ANOVA analysis. The results of the two-ways ANOVA analysis, FA =166.788; (p0.05), it can be concluded that there were not interaction effect between PBL and motivation toward the problem solving skill.keyword : Project Based Learning and problem solving skill
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) TERHADAP PENGUASAAN MATERI DAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DI MTS. NEGERI PATAS ., DWI AGUSTINI; ., Prof. Drs. I Wayan Subagia,M.App.Sc,Ph.D; ., Drs. I Nyoman Suardana,M.Si
Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis (1) perbedaan penguasaan materi dan keterampilan pemecahan masalah antara siswa yang mengikuti model pembelajaran sains teknologi masyarakat dan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung, (2) perbedaan penguasaan materi antara siswa yang mengikuti model pembelajaran sains teknologi masyarakat dan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung, dan (3) perbedaan keterampilan pemecahan masalah antara siswa yang mengikuti model pembelajaran sains teknologi masyarakat dan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung.Penelitian ini merupakankuasi eksperimen dengan rancangan Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTs. Negeri Patas tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 146 siswa.Sampel penelitian berjumlah 116 siswayang diambil dengan teknik random kelas. Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah penguasaan materi dan keterampilan pemecahan masalah. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis MANOVA satu jalur dengan taraf signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan penguasaan materi dan keterampilan pemecahan masalah antara siswa yang mengikuti model pembelajaran sains teknologi masyarakat dan model pembelajaran langsung (F=26,940; p
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ANALYZE, DESIGN, DEVELOP, IMPLEMENT, EVALUATE (ADDIE) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA ., KOMANG TRISNA DEWI; ., Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd; ., Dr. Ni Made Pujani,M.Si
Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan: (1) keterampilan berpikir kritis dan pemahaman konsep antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran ADDIE dan konvensional (MPK), (2) keterampilan berpikir kritis antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran ADDIE dan MPK, dan (3) pemahaman konsep antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran ADDIE dan MPK. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen post-test only control group design. Data dikumpulkan melalui tes pilihan ganda dan pilihan ganda diperluas. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan MANOVA satu jalur. Hasil penelitian terdapat: (1) perbedaan keterampilan berpikir kritis dan pemahaman konsep antara siswa yang belajar dengan model ADDIE dan MPK (F=30,294; p

Page 8 of 40 | Total Record : 400