cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pembelajaran
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2013)" : 23 Documents clear
PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN VIDEO UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MENULIS NARASI SISWA KELAS VII5 SMP NEGERI 3 BANJAR TAHUN 2012/2013 Winaya, I. G.; Santyasa, I. W.; Rasana, I. D. P. Raka
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.299 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v3i1.730

Abstract

Abstrak   Penelitian tindakan kelas ini bertujuan: meningkatkan prestasi belajar menulis narasi siswa, dan mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran kontekstual berbantuan media video. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII5 SMP Negeri 3 Banjar tahun pelajaran 2012/2013 semester II yang berjumlah 30 orang. Objek penelitian ini adalah prestasi belajar menulis narasi dan tanggapan siswa. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kontekstual berbantuan media video dapat meningkatkan prestasi belajar menulis narasi. Peningkatan prestasi belajar siswa tersebut dapat dilihat dari perolehan skor menulis narasi dari awal siklus, siklus I dan siklus II. Skor yang diperoleh siswa adalah (1) skor rata-rata awal siklus 65,46 dengan standar devisiasi 6,59, pada siklus I 72,2 dengan standar devisiasi 3,99, dan pada siklus II 83,2 dengan standar devisiasi 3,99. Ketuntasan klasikal pada awal siklus 60,71%, pada siklus I 96,6% dan pada siklus II 100%. Skor rata-rata tanggapan siswa terhadap penerapan pembelajaran kontekstual berbantuan media video adalah 79 berada pada kategori positif. Berdasarkan skor yang diperoleh pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran kontekstual dengan berbantuan media video dapat meningkatkan prestasi belajar menulis narasi.   Kata kunci: pembelajaran kontekstual, media video, menulis narasi     Abstarct   The purpose of this action research was to improve students achievement in writing narartion, and describe the students responses to the application of contextual learning model assisted with video media. The subject of this study is VII5 grade students of SMP Negeri 3 Banjar in academic year 2012/2013 semester II of about 30 people. The object of this study is to learn to write narrative performance and student response. This action research consists of two cycles are cycles I and cycle II. The results showed that the application of contextual learning assisted video media can improve learning achievement writing narration. Increase in student achievement can be seen from the acquisition of writing narration scores from the beginning of the cycle, the first cycle and second cycle. Scores obtained to students are (1) the average score in early cycle 65,46 with standard deviation 6.59,  on the first cycle 72.2 with  standard deviation 3.99, and the second cycle 83.2 with  standard deviation 3.99 . Classical completeness at the beginning cycle 60.71%, the first cycle 96.6% and in the second cycles 100%. Average score of student responses to the application of contextual learning with video media 79 in the positive category. Based on the scores obtained in this study it can be concluded that the application of contextual learning with video-assisted media can improve learning achievement writing narration.     Keywords: contextual learning model, video, writing narrative  
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATA PELAJARAN PRODUKSI GAMBAR 2D UNTUK BIDANG KEAHLIAN MULTIMEDIA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Premana, I Made Yudi; Suharsono, Naswan; Tegeh, I Made
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1960.476 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v3i1.792

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa multimedia pembelajaran berbasis masalah melalui proses pengembangan yang diikuti dengan serangkaian uji coba dan melakukan analisis hasil uji efektivitas produk pengembangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan, dengan desain pengembangan model  pengembangan ADDIE. Langkah-langkah pengembangan produk meliputi tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian yang digunakan meliputi ahli isi mata pelajaran, ahli media pembelajaran, ahli desain pembelajaran, siswa, serta guru mata pelajaran. Instrumen kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data berupa tanggapan dari para ahli, siswa, dan guru, sedangkan instrumen tes digunakan untuk mengetahui efektivitas produk pengembangan. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengembangan multimedia pembelajaran berbasis masalah dengan menggunakan model ADDIE telah dilaksanakan dengan baik yang terlihat dari hasil uji coba para ahli, siswa dan guru yang menunjukkan tanggapan yang baik terhadap produk pengembangan. Berdasarkan hasil validasi ahli isi, ahli media, dan ahli desain pembelajaran terhadap multimedia pembelajaran berbasis masalah diperoleh besaran persentase masing-masing 90,34%, 83,75%, dan 89,41%. Hasil validasi uji coba perorangan, kelompok kecil, lapangan, dan guru mata pelajaran diperoleh besaran persentase masing-masing 93,37%, 86,44%, 82,82%, dan 91,58%. Besaran persentase dari seluruh hasil validasi tersebut berada pada kualifikasi baik dan sangat baik. Hasil uji efektivitas produk pengembangan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada hasil belajar siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan multimedia pembelajaran berbasis masalah. Nilai rata-rata hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang signifikan antara sebelum dengan sesudah menggunakan multimedia pembelajaran.   Kata kunci: pembelajaran multimedia, pembelajaran berbasis masalah, media produksi, hasil belajar siswa   Abstract This research  was aimed to produce a multimedia problem-based learning through improvement process which was followed by series of test and analysis of result effectiveness of improved product. The method used is the research and development method, with the chosen design development is using ADDIE development model. Product development steps include analysis, design, development, implementation, and evaluation. Subjects used include expert subject matter content, instructional media specialists, instructional design experts, students, and teachers of subjects. Questionnaire instrument is used to collect data in the form of feedback from the experts, students, and teachers, while the test instrument is used to examine the effectiveness of product development. The data of the research was analysed by using the qualitative description, quantitative description, and t-test analysis. The results showed that the process of multimedia development with problem-based learning ADDIE model has been implemented with both seen from the test results to experts, students and teachers who showed a good response to product development. Based on the validation of content expert, media expert, and learning design expert, researcher found their percentages are: 90,34%, 83,75%, and 89,41%. The results gained from validation of individual, small group, field, and teacher trials showed percentages of: 93,37%, 86,44%, 82,82%, and 91,58%. The number of all percentages gained from all result of validation were classified as good and very good qualification. The test results demonstrate the effectiveness of the product development, and there are significant differences in student learning outcomes between before and after using the multimedia problem-based learning. The average value of student learning outcomes improved significantly between pre-to post-use multimedia instructional.   Keywords: multimedia instruction, problem-based learning, media production, and student learning outcomes  
PENGARUH MODEL DAN MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR KEMAMPUAN DASAR SENAM LANTAI PADA MAHASISWA JURUSAN PENJASKESREK FOK UNDIKSHA* ., KADEK YOGI PARTA LESMANA; ., Prof. Dr. I Wayan Santyasa,M.Si; ., Dr. I Wayan Sukra Warpala,S.Pd,M.Sc
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.594 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v3i1.893

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) menjelaskan perbedaan hasil belajar kemampuan dasar senam lantai yang signifikan antara model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) dengan model pembelajaran Student Teams-Achievement Devision (STAD). (2) menjelaskan perbedaan hasil belajar kemampuan dasar senam lantai antara mahasiswa yang belajar dengan media VCD dan media gambar. (3) menjelaskan pengaruh interaktif antara model dan media pembelajaran terhadap hasil belajar. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan pretest-posttest non-equivalent control group design. Populasi penelitian berjumlah 6 kelas yang terdiri dari 156 mahasiswa. Sampel diambil 4 kelas dengan cara simple random sampling. Data dikumpulkan dengan tes hasil belajar dan dianalisis dengan ANACOVA faktorial 2×2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) terdapat perbedaan hasil belajar kemampuan dasar senam lantai yang signifikan antara model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) dengan model pembelajaran Student Teams-Achievement Devision (STAD) (F = 64.805; p
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DAN MOTIVASIBERPRESTASI TERHADAP PRESTASI BELAJAR KETERAMPILAN MENULIS SISWA KELAS VII SMPN 1 BANGLI TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ., NI NENGAH WIDIANI; ., Prof. Dr. I Wayan Santyasa,M.Si; ., Dr. I Dewa Putu Raka Rasana,M.Ed
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.947 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v3i1.900

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh pembelajaran kooperatif tipe STAD dan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar keterampilan menulis siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bangli. Rancangan eksperimen yang digunakan adalah the posttest-only control group design. Penelitian ini dilakukan di kelas kelas VII SMP Negeri 1 Bangli tahun ajaran 2012/2013 yang terdiri dari 208 siswa. Dalam penelitian ini, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Anava Dua Jalur. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan prestasi belajar keterampilan menulis antara siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional dimana kelompok STAD memperoleh prestasi lebih tinggi, (2) Terdapat perbedaaan prestasi belajar keterampilan menulis antara siswa yang memiliki motivasi tinggi dengan siswa yang memiliki prestasi rendah dimana siswa yang memiliki motivasi tinggi menunjukkan prestasi lebih tinggi, dan (3) Terdapat pengaruh interaktif antara model pembelajaran dengan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar keterampilan menulis siswa. Berdasarkan temuan-temuan di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran tipe STAD terhadap prestasi belajar keterampilan menulis siswa dari motivasi berprestasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bangli.Kata Kunci : model pembelajaran tipe STAD, motivasi berprestasi, dan prestasi belajar keterampilan menulis The aim of this study was to know the effect of STAD type learning model to the writing skill learning achievement viewed by student’s achievement motivation in class VII SMP 1 Bangli in academic year 2012/2013. that consist of 208 students. The sample using simple random sampling and analyzed by two ways Anova. The results are: (1) there was difference of writing skill learning achievement between student following STAD type learning model with student following conventional learning, (2) there was difference of writing skill learning achievement between student possessing high achievement motivation with student possessing low achievement motivation, and (3) there was interactive effect between student possessing high achievement motivation and student possessing low achievement motivation to the writing skill learning achievement. Based on the finding above can be concluded that there is effect of STAD to the writing skill learning achievement viewed by student achievement motivation at SMP 1 Bangli keyword : STAD type Learning Model, Achievement motivation, and Writing Skill.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DAN ASSESSMENT ALTERNATIF ONLINE MATA PELAJARAN IPA TINGKAT SMP KELAS DELAPAN DENGAN MODEL DICK AND CAREY
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.044 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v3i1.717

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar dan assessment alternatif online tingkat sekolah menengah pertama. Identifikasi permasalahan yang diteliti adalah sebagai berikut: 1) kebutuhan media pembelajaran semakin meningkat baik kuantitas maupun kualitas, 2) kebutuhan tes online untuk mengatasi kendala yang rumit dalam proses evaluasi baik proses pembelajaran konvensional sampai pembelajaran modern. Secara operasional tujuan tersebut dirinci sebagai berikut: 1) Menjelaskan proses rancangan bahan ajar online dan assessment alternatif online mata pelajaran IPA tingkat SMP, 2) mendeskripsikan tanggapan ahli isi, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, ahli komputer, 3) mendeskripsikan tanggapan uji perorangan, kelompok kecil, tanggapan guru mata pelajaran, dan uji lapangan, 4) menganalisis efektifitas media yang dikembangkan. Subyek coba pada tahap ini dilakukan oleh seorang ahli isi mata pelajaran, seorang ahli desain pembelajaran, seorang ahli media pembelajaran dan seorang ahli media online, guru pengampu mata pelajaran dan para siswa kelas delapan di SMP N 2 Singaraja. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, pretest dan posttest. Data dianalisis dengan deskriftif kualitatif, deskriftif kuantitatif  dan analisis statistik uji-t. Hasil review dari ahli isi menyatakan bahwa isi produk sudah sesuai. Hasil tanggapan ahli desain adalah baik. Hasil tanggapan ahli media pembelajaran adalah sangat baik. Hasil penilaian ahli media online adalah baik. Hasil tanggapan uji perorangan adalah sangat baik. Hasil uji kelompok kecil adalah baik. Hasil penilaian pendidik adalah sangat baik. Hail penilaian uji lapangan adalah sangat baik. Hasil uji dengan prangkat lunak SPSS 17 pada taraf signifikasi 5%, nilai rata-rata pretest 31,67 dan posttest 78,67. Hasil uji-t menunjukkan angka signifikasi 0,001, angka signifikasi tersebut lebih kecil dari signifikasi yang ditetapkan 0,05,  sehingga H0 ditolak, dengan kata lain terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa antara sebelum dan sesudah penggunaan bahan ajar online.   Kata kunci:  bahan ajar online, tes online, e-learning sains.   Abstract This study aimed at developing online media and alternative online assessment for Junior High School. Identification of issues to be examined are: 1) the need of learning media is increasing both the quantity and quality 2) the need of online test to solving complicated in the process of evaluating both conventional learning process or modern learning. Operationally, the purposes can be described as follows; 1) explain the design for online media and alternative online assessment for Junior High School. 2) describing content expert’s opinion, describing instructional design expert’s opinion, describing instructional media expert’s opinion, and computer expert’s opinion, 3) describing student’s opinion and small group students opinion, teacher’s opinion, and formative tets,  4) analyzing the effectiveness of developed online media and alternative online assessment. The subjects of this study were the content expert, the instructional design expert, the instructional media expert, and the online media expert, the subject teachers and the eighth grade students of SMP N 2 Singaraja. Data were analyzed qualitative descriptively, quantitative descriptively, and analyzed statistics T test. The Results of a review from content expert asserted that the product’s content has been appropriate. The response from instructional design expert is good. The response from instructional media expert is very good. The response from online media expert is good. The response from individual test is very good. The response from small group test is good. The response from the subject teacher is very good. Field test result is very good. The result of analyzed using SPSS 17 in 5% level of significance. It was shown that, the mean of pretest was 31.67 and the mean of posttest was 78.67. The result of t-test showed the significance value was 0.001, which mean it was below the level of significance  0.05, Therefore H0 refused, equally there are a significance difference between students learning before and after online based media given.   Keywords: online media, online test, e-learning science.
PENERAPAN COMPUTER ASSISTED LANGUAGE LEARNING BERBANTUAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BERBICARA D.N, Widiawati,; ., Sukadi; I W. S., Warpala,
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.478 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v3i1.718

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar berbicara siswa pada pelajaran bahasa Inggris serta mengetahui tanggapan siswa terhadap penerapan metode CALL berbantuan video. Penelitian ini diadakan karena berdasarkan observasi awal ditemukan bahwa hasil belajar siswa dalam berbicara sangat rendah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah siswa kelas Xtkj SMK TI BALI GLOBAL Singaraja tahun 2013-2014 dengan keseluruhan subyek berjumlah 14 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan wawancara (speaking test), tugas-tugas dan lembar observasi. Data dianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode CALL berbantuan video dapat meningkatkan hasil belajar berbicara siswa pada pelajaran bahasa Inggris. Data yang dikumpulkan selama pelaksanaan pre test pada siklus I menunjukkan nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 48,56 dan hasil belajar pada post test yang dilakukan pada akhir siklus I menunjukkan nilai rata-rata siswa sebesar 73,21 dengan ketuntasan klasikal sebesar 50%. Pelaksanaan pre test pada siklus II menunjukan nilai rata-rata siswa sebesar 71,07 dan hasil post tes yang dilaksanakan pada akhir siklus II menunjukan nilai rata-rata siswa sebesar 86,07 dengan ketuntasan klasikal 100% dan tanggapan siswa terhadap penerapan CALL berbantuan video berada pada kategori positif.   Kata kunci: metode CALL, media video,  prestasi belajar   Abstract This study aimed at improving the students? speaking achievement and describing the responses of  students? learning in english by the application of the method CALL with video. This study was conducted based on the preliminary observation that found out the students? speaking achievement was categorized as low. The method used in this study was classroom action research. The study was consisted of two cycles I. Each of cycle was consisted of 4 steps, namely: planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this study were the students at Xtkj SMK TI BALI GLOBAL Singaraja in academic year 2013/2014 with the total subjects consisted of 14 students. The data were gathered by using worksheet, homework and interview. The data analyzed descriptively. The result showed that  implementation  the method of CALL with video could improve students? speaking achievement. The data which were gathered during the implementation of pre test in cycle showed the students? mean score 48,56 and The post test which was conducted in the end of cycle I showed the students? mean score was 73,21 with classical completeness 50%. The implementation of pre test in cycle II showed the students? mean score was 71,07 and the post test which was conducted in the end of cycle II showed the students? mean score was 86,07 with the classical completeness 100% and student responses to the application of the method CALL with video On the positive category. Key words: The method of CALL, learning achievement in speaking
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS KREATIF TERINTEGRASI BAGI SISWA KELAS IX SMP SEMESTER ENAM Komang Kawi, I Gusti Ayu; Santyasa, I Wayan; Raka Rasana, I Dewa Putu
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.494 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v3i1.743

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar untuk pembelajaran bahasa Inggris kreatif terintegrasi bagi siswa kelas IX SMP semester enam, dan tujuan operasionalnya adalah: (1) mendesain bahan ajar, (2) mendeskripsikan hasil-hasil uji ahli pembelajaran terhadap isi, media, dan desain bahan ajar, (3) mendeskripsikan hasil uji teman sejawat dan  siswa,  dan (4) mendeskripsikan hasil uji efektivitas penerapan. Subjek uji terdiri dari 2 ahli  pembelajaran, 3 teman sejawat, 9 siswa, dan 30 siswa untuk uji efektivitas penerapan dengan desain pretest dan post test. Data dikumpulkan melalui angket dan tes, kemudian dianalisis menggunakan teknik descriptif kuantitatif dan kualitatif, dengan hasil:  (1) uji terhadap draft I oleh ahli isi 94,81%, media 100% dan desain 91,13%, berkualifikasi hampir sempurna, dilakukan perbaikan ringan, (2) uji terhadap draft II oleh teman sejawat 97,31%  dan siswa 90,16%, berkualifikasi hampir sempurna, dilakukan perbaikan ringan, dan (3) uji t terhadap pretest dan post-test  menunjukkan nilai t hitung lebih besar dari t tabel, hipotesis alternative diterima, yaitu terdapat prbedaan signifikan hasil belajar antara sebelum dan sesudah penerapan bahan ajar yang dikembangkan. Dengan demikian, bahan ajar hasil pengembangan dapat dinyatakan layak untuk diproduksi dan diterapkan.   Kata kunci: bahan ajar, pembelajaran kreatif-terintegrasi, bahasa Inggris     Abstract This research aimed at developing an integrated and creative English learning materials for grade IX students of SMP. The operational purpose are: (1) determining the design of learning material, (2) describing the result of validation by the expert of content, media and  instructional design, (3) describing the result of validation by colleague and students, and (3)  describing the result of the implementation try out. The subjects of evaluation were, 2 instructional experts, 3 colleagues, 9 students, and 30 students for the implementation try out. The data was collected using quetionair and test. The result of evaluation was analyzed through quantitative and qualitative descriptive technique.  The results showd: (1) validation over draft I by the exspert of content 94,81%, media 100% and design 91,13%, the qualification is almost perfect, light revision was done (2) validation over draft II by colleagues 97,31% and by students 90,16%, the qualification is almost perfect, light revision was done, and  (3) the t test over the result of pretest and post test showed, t operation  is bigger than t table.The alternative hypothesis was accepted, there was significant differences of achievement between before and after the implementation of the learning materials being developed. Based on the result of evaluation, it was concluded that the learning materials that was developed has completed the standard of qualification to be produced and implemented.   Keywords : learning materials, creative-integrated instruction, English
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG BERBANTUAN PEMODELAN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR RENANG ., I WAYAN SETAYA; ., Prof. Dr. I Wayan Santyasa,M.Si; ., Drs. I Made Kirna,M.Si
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1063.036 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v3i1.847

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa, serta mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran langsung berbantuan pemodelan pada pembelajaran renang. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XII Program Keahlian Akuntansi SMK PGRI 1 Singaraja. Obyek penelitian ini adalah motivasi, prestasi belajar, dan tanggapan siswa. Data hasil analisis deskriptif menunjukkan motivasi belajar siswa meningkat dari skor rata-rata 117,31 dengan kategori tinggi pada siklus I menjadi 123,67 dengan kategori sangat tinggi pada siklus II, sehingga mengalami kenaikan sebesar 6,36%; (2) prestasi belajar siswa meningkat dari skor rata-rata 85,28 pada siklus I menjadi 93,61 pada siklus II, sehingga mengalami peningkatan 8,3%; (3) tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran langsung berbantuan pemodelan berada pada kategori sangat tinggi dengan skor rata-rata 123,5. Penerapan model pembelajaran langsung berbantuan pemodelan dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa kelas XII Program Keahlian Akuntansi SMK PGRI 1 Singaraja pada materi pembelajaran renang. Kata Kunci : Pembelajaran Langsung, Pemodelan, Prestasi Belajar The objectives of this classroom action research are to improve students? motivation and achievement, and to describe students? responses upon the implementation of direct instruction learning modell assisted modelling in swimming class. The subject of this research is the twelefth grade of Accounting Department students of SMK PGRI 1 Singaraja. The number of the subjects are 36 students. The objects of this research are motivation, students? achievement, and students? responses upon the implementation of direct instruction learning model assisted modelling. The obtained data were analyzed using descriptive statistic. The results of the analysis show: (1) there was an improvement of students? motivation from 117.31 in average (high category) in cycle I became 123.67 in average in cycle II, therefore the improvement was 6.36%; (2) there was an improvement of students? achievement from 85.28 in average in cycle I became 93.61 in cyle II, therefore the improvement was 8,3%; (3) the students? responses upon the implementation of lirect instruction learning model assisted modelling in the level of very positive category. The implementation of direct instruction learning model assisted modelling can improve the twelefth grade of Accounting Department students? motivation and achievement of SMK PGRI 1 Singaraja.keyword : Direct Instruction, Modelling, Achievement
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR PKn KELAS XI SMA NEGERI 1 BANGLI ., I PUTU LIANATA; ., Dr. I Wayan Sukra Warpala,S.Pd,M.Sc; ., Prof. Dr. Sukadi, M.Pd, M.Ed.
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.4 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v3i1.896

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan aktivitas belajar dan prestasi belajar PKn antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen pretest- posttest control group design. Penelitian ini menggunakan teknik probability sampling serta teknik analisis deskriptif dan analisis multivariat MANOVA. Hasil penelitian diperoleh kecenderungan aktifitas belajar siswa kelompok STAD Kooperatif dapat dikategorikan sedang. Kecenderungan aktifitas belajar siswa kelompok kontrol dapat dikategorikan sedang. Kecenderungan prestasi belajar siswa kelompok STAD kooperatif dapat dikategorikan baik. Kecenderungan prestasi belajar siswa kelompok konvensional dapat dikategorikan cukup baik. Terdapat perbedaan aktivitas dan prestasi belajar secara bersama-sama antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan model pembelajaran konvensional. Terdapat perbedaan aktivitas belajar PKn secara bersama-sama antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan model pembelajaran konvensional. Terdapat perbedaan prestasi belajar PKn antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe STAD, model pembelajaran konvensional, prestasi belajar, Aktivitas Belajar, PKn. The aim of this study was to find out differences in learning activities and learning achievement between the students who were learned with cooperative learning model of STAD type and conventional learning models. This study was used pretest-posttest control group design. Population in random. This study were used probability sampling technique and used descriptive analysis and MANOVA. The result of study showed there was a tendency of the student who was learning activity with the cooperative type STAD can be categorized as moderate. The tendency of learning acitivity of the control group students can be categorized as moderate. Tendency of the student achievement of STAD type cooperative groups can be categorized as good enough. Tendency of the student achievement of conventional groups can be categorized as good enough. There were differences in the activity and achievement learning simultaneously between the students who was studied with STAD type cooperative learning model and conventional learning models. There were differences in learning activity of PKn simultanoeusly between the students who was studied with STAD type cooperative learning model and conventional learning models. There were difference in achievement between the students who were learning of PKn with STAD type cooperative learning with conventional learning models.keyword : Cooperative learning of STAD type, conventional learning model, PKn.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DAN KECERDASAN LINGUISTIK TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS DALAM BAHASA INGGRIS BAGI SISWA KELAS X DI SMK NEGERI 1 ABANG Swasti, N M.; Candiasa, I Made; Warpala, W. S
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.755 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v3i1.742

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kontekstual dan kecerdasan linguistik terhadap keterampilan menulis bahasa Inggris. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X di SMK Negeri 1 Abang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 144 orang yang diambil dengan teknik simple random sampling. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi exsperiment) dengan menggunakan rancangan the non-equivalent pretest posttest control group design. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan tes keterampilan menulis bahasa Inggris dan tes kecerdasan linguistik. Instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum digunakan dalam penelitian. Uji persyaratan yang dilakukan sebelum pengujian hipotesis yaitu uji normalitas sebaran data, uji homogenitas varians, dan uji linearitas dan keberartian arah regresi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis kovarian (ANACOVA) faktorial 2×2. Setelah pengujian hipotesis, dilakukan uji lanjut dengan menggunakan Uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh kovariat pretest terhadap keterampilan menulis bahasa Inggris siswa (nilai F = 173,259 dan sig. = 0,001 < ? = 0,05),  (2) terdapat perbedaan keterampilan menulis bahasa Inggris siswa berdasarkan model pembelajaran yaitu antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kontekstual dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (FA = 14,657 dan nilai sig. = 0,001 < ? = 0,05), (3) terdapat perbedaan keterampilan menulis bahasa Inggris siswa berdasarkan kecerdasan linguistik yaitu antara siswa yang memiliki kecerdasan linguistik tinggi dan siswa yang memiliki kecerdasan linguistik rendah (FB = 339,257 dan nilai sig. = 0,001 < ? = 0,05), dan (4) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan kecerdasan linguistik terhadap keterampilan menulis bahasa Inggris siswa FAB = 144,978 dan nilai sig. = 0,001 < ?= 0,05). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa (1) terdapat perbedaan yang signifikan antar model pembelajaran, (2) terdapat pengaruh interaktif antara model pembelajaran dengan kecerdasan linguistik, (3) terdapat perbedaan keterampilan menulis antar model pembelajaran pada siswa yang memiliki kecerdasan linguistik tinggi, dan (4) terdapat perbedaan keterampilan menulis antar model pembelajaran pada siswa yang memiliki kecerdasan linguistik rendah.   Kata kunci: CTL, kecerdasan linguistik, keterampilan menulis Abstract This research aimed at finding out the effect of contextual learning model and linguistic intelligence toward English writing skill at tenth grade students of SMK Negeri 1 Abang. Population of this research were all of the tenth grade students in SMK Negeri 1 Abang. The sample used here were 144 students which were taken by using simple random sampling technique. This research was a quasi experimental research using the non-equivalent pretest posttest control group design. The data were collected by using English writing test and linguistic intelligence test. The instruments were validated before administered to the research sample. The analysis of covariance was conducted to test the hypotheses. The result of this research shows that (1) there is an interactive effect between pretest and English writing skill (F value = 173,259  and sig. = 0,001 < ? = 0,05),  (2) there is a significance difference between English writing skill based on learning model (CTL and traditional model, FA = 14,657  and sig. = 0,001 < ? = 0,05 ), (3) there is an interactive effect between learning model and linguistic intelligence toward English writing skill FAB = 144,978  and  sig. = 0,001 < ?= 0,05), and (4) there is a significance difference on writing skill between higher linguistic intelligence and lower linguistic intelligence (FB = 339,257  and sig. = 0,001 < ? = 0,05). Based on the above findings, it can be concluded that (1) there is a significance difference between learning models, (2) there is an interactive effect between learning model and linguistic intelligence, (3) there is a significance different on writing skill between learning models for the students who have higher linguistic intelligence, and (4) there is a significance different on writing skill between learning models for the students who have lower linguistic intelligence.   Keywords: CTL, linguistic intelligence, writing Skill

Page 2 of 3 | Total Record : 23