Articles
13 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4 No 2 (2020)"
:
13 Documents
clear
Halaman Judul dan Sampul Vol 4 No 2 Juli 2020
Afri Yudamson
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
A EFFORTS TO REDUCE THE RISK OF METABOLIC PRE SYNDROME IN ADOLESCENTS THROUGH UNDERSTANDING OF NUTRITION FACTS AND SIMPLE SCREENING TRAINING
gita dwi prasasty
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jss.v4i2.183
Pola penyakit di dunia modern ini telah mengalami perubahan. Adanya peningkatan higienitas individu dan lingkungan, standar kehidupan lebih baik, serta perkembangan antibiotik telah menggeser peringkat penyakit infeksi menjadi penyakit degeneratif seperti penyakit kardiovaskuler dan kanker, terutama pada daerah perkotaan. Penyakit kardiovaskuler, yang sekarang ini telah banyak ditemukan pada usia remaja, berhubungan dengan sindrom metabolik serta obesitas dan hipertensi sebagai komponennya. Pemahaman fakta nutrisi sangat membantu dalam menentukan asupan yang dibutuhkan sehubungan dengan mengurangi risiko terkena sindrom metabolik dan penyakit serius yang mengikutinya. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi siswa dalam memahami pentingnya fakta nutrisi dalam menurunkan faktor risiko sindrom metabolik serta pelatihan skrining sederhana. Kegiatan terbagi menjadi dua bagian, yaitu penyuluhan dan pemeriksaan, serta pelatihan. Penyuluhan dan pemeriksaan dilakukan oleh dokter melalui pemaparan materi dan diskusi mengenai pentingnya fakta nutrisi dan sindrom metabolik. Pelatihan dilakukan secara berpasangan dan dalam kelompok-kelompok kecil dengan panduan pendamping, yang selanjutnya dipraktikkan masing-masing peserta. Dengan adanya penyuluhan, pengetahuan siswa mengenai pra sindrom metabolik dan fakta nutrisi meningkat menjadi 90% Sebesar 6,5% siswa mengalami pra sindrom metabolik. Seluruh siswa (100%) telah mampu melaksanakan skrining sederhana pengukuran lingkar perut, tekanan darah, IMT dan perhitungan kebutuhan kalori yang bermanfaat bagi siswa dan orang sekelilingnya. Kata kunci: prasindrom metabolik, nutrisi, antropometri
PEMBERDAYAAN WANITA TANI DALAM USAHA PRODUKSI ABUCA (ABON DAN BUBUK CABAI) DI KECAMATAN ADILUWIH KABUPATEN PRINGSEWU
Dwi Dian Novita;
Winda Rahmawati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jss.v4i2.169
Teknologi pengolahan abon dan bubuk cabai (Abuca) tergolong cukup mudah sehingga dapat diterapkan oleh para istri petani yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) “Maju” di Desa Waringinsari Timur, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu. Pemberdayaan KWT dalam usaha produksi Abuca menjadi salah satu solusi bagi permasalahan harga jual cabai yang sangat rendah pada saat panen raya. Rangkaian kegiatan PKM ini terdiri dari: (1) sosialisasi dan koordinasi, (2) penyuluhan pascapanen dan peluang usaha pengolahan cabai, (3) penentuan merk dan desain label kemasan (4) praktik produksi Abuca dan pemasaran produk, serta (5) evaluasi kegiatan. Transfer pengetahuan dan alih teknologi kepada mitra dilakukan dengan metode pelatihan dan praktik. Setelah dibina selama 4 bulan (Juli—Oktober 2019), para anggota KWT Maju kini telah memiliki pengetahuan dan keterempilan untuk memproduksi Abuca dan telah memiliki produk dengan merk “Hot Asoy”. Terdapat 3 varian abon cabai yang diproduksi yaitu rasa teri, rebon, dan original (rasa bawang). Abon cabai dikemas per 50 gram dalam botol dan standing pouch plastik dengan harga jual Rp.18.000,- dan Rp.15.000,-. Sedangkan bubuk cabai dikemas per 100 gram dalam standing pouch plastik dengan harga jual Rp.10.000,-.
OPTIMALISASI RUMAH BELAJAR DI PEKON SUKAMARGA KECAMATAN SUOH KABUPATEN LAMPUNG BARAT
Erlina Rufaidah;
Nurdin Nurdin
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jss.v4i2.210
Rendahnya tingkat pembelajaran anak disebabkan karena minimnya informasi pembelajaran serta waktu belajar yang terbatas hanya di jam sekolah dan paradigma masyarakat tentang pentingnya dunia pendidikan bagi masa depan anak masih tergolong rendah. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberi semangat bagi anak-anak untuk lebih giat belajar lagi serta menambah pemahaman serta memberikan wawasan tambahan pelajaran sekolah bagi peserta didik. Pengabdian masyarakat ini menerapkan model pelatihan dengan Multilevel Training. Dengan model pelatihan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Rumah Belajar sebagai salah satu Pusat Sumber Belajar bagi anak-anak. Secara keseluruhan dengan adanya Rumah Belajar dan aplikasi Manajemen Pelatihan dapat menjadi wahana pengembangan dan peningkatan kompetensi peserta didik. Hasil yang diharapkan dari pengabdian masyarakat ini ialah Rumah belajar diciptakan untuk bisa memberi semangat bagi masyarakat dan anak-anak untuk lebih giat belajar lagi. Anak-anak juga akan merasa nyaman dalam belajar karena mereka dapat belajar dengan model PAIKEM. Konsep pembelajaran tidak hanya difokuskan pada pencapaian materi belajar namun aplikasi setiap materi pelajaran dalam dunia nyata sehingga pada jangka panjang akan menimbulkan budaya belajar yang relevan. Kata Kunci: Optimalisasi, pekon sukamarga, rumah belajar
PEMETAAN DRONE DAN OPTIMALISASI POTENSI GEOWISATA DANAU TIRTA GANGGA, DESA SWASTIKA BUANA KEC. SEPUTIH BANYAK, LAMPUNG TENGAH
I Gede Boy Darmawan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jss.v4i2.184
Danau Tirta Gangga merupakan sebuah danau buatan yang terletak di Kabupaten Lampung Tengah, Kecamatan Seputih Banyak, tepatnya berada di Desa Swastika Buana. Danau ini memiliki luas sekitar 150 hektar dan digunakan oleh masyarakat untuk pengairan lahan pertanian sekitar 3000 ha di sekitar kawasan. Danau Tirta Gangga memiliki daya tarik tersendiri terhadap wisatawan lokal untuk menikmati keindahan alam dan pemandangannya. Namun beberapa kegiatan masyarakat menyebabkan aspek keindahan alam menjadi berkurang dan menimbulkan permasalahan pada suplai air baku untuk pertanian. Sehingga diperlukan suatu tindakan yang dapat mempertahankan fungsi awal dari danau ini bahkan menambahkan nilai keekonomisan bagi masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan memetakan potensi geowisata baru yang dapat dikembangkan dan dikelola oleh masyarakat,mengedukasi masyarakat dalam peningkatan kualitas dan keunggulan/ kearifan lokal yang berimbas pada peningkatan nilai ekonomi kawasan Danau Tirta Gangga dengan pemanfaatan teknologi informasi untuk media promosi (dengan Drone) profil kawasan wisata Danau Tirta Gangga. Manfaat dari pengabdian ini adalah terpetakannya potensi geowisata baru yang dapat dikembangkan dan dikelola oleh masyarakat serta terbentuknya media promosi video profil kawasan wisata Danau Tirta Gangga yang dapat disebarkan melalui media internet sehingga wisatawan dapat dengan mudah mengenal dan tertarik untuk berkunjung ke Danau Tirta Gangga.
Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Cookies Tiwul dan Kerupuk Tiwul Di KWT Kenanga ds Sukajawa, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah
Fibra Nurainy
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jss.v4i2.178
Kelompok Wanita Tani (KWT) Kenanga yang berada di Kecamatan Bumi Ratu Nuban merupakan KWT yang melalukan usaha diversifikasi produk singkong. Produk KWT Kenanga saat ini adalah Tiwul kering yang dikemas dan selanjutnya dijual di pasaran. Pada produksi tiwul terdapat tiwul yang berbentuk butiran halus yang tidak memenuhi kriteria untuk dijual disebut sebagai tiwul afkir ( off grade). Untuk meningkatkan nilai jual dan nilai ekonomi tiwul afkir perlu dilakukan diversifikasi produk . Pada kesempatan ini dilakukan penyuluhan dan pelatihan pembuatan cookies tiwul dan kerupuk tiwul. Beberapa permasalahan yang ditemukan adalah a).produk diversifikasi produk tiwul masih terbatas jenisnya, b) mitra belum menguasai teknologi pengolahan cookies tiwul dan kerupuk tiwul, c). mitra belum menguasai pengetahuan tentang kemasan dan pelabelan produk makanan . Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah tersebut adalah 1). melakukan penyuluhan dan pelatihan tentang teknologi diversifikasi produk tiwul 2). membantu memperbaiki sistem kemasan, pelabelan dan pemasaran, 3). Pemberian fasilitas peralatan untuk mendukung usaha diversifikasi produk berbasis tiwul. Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah terciptanya KWT yang tangguh dan tanggap dengan perkembangan teknologi dan tuntutan konsumen akan jenis dan kualitas produk yang dihasilkan, teraplikasikannya teknologi diversifikasi tiwul sehingga tercapai nilai tambah produk yang diinginkan, terwujudnya jejaring pasar yang luas dan sistem pemasaran dan promosi yang lebih baik serta terbukanya peluang kerja baru serta terciptanya sinergi antara perguruan tinggi dengan dunia usaha. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa mitra sangat antusias dengan kegiatan pengabdian ini ditunjukkan dengan semangat peserta dalam mengikuti kegiatan penyuluhan, praktek dan mengaplikasikan praktek . Kegiatan penyuluhan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pengolahan tiwul dan diversifikasi produk tiwul dari nilai rata-rata 50 menjadi 80. Hasil penyuluhan dan pelatihan selanjutnya dipraktekkan dan dikembangkan secara mandiri oleh mitra sehingga untuk cookies tiwul sudah mendapat tempat pemasaran di salah satu swalayan di Lampung Tengah.
P PENYULUHAN PEMANFAATAN AIR HUJAN KELURAHAN JAGABAYA III KECAMATAN WAY HALIM KOTA BANDAR LAMPUNG
Yuda Romdania
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jss.v4i2.143
Kelurahan Jagabaya III merupakan salah satu kelurahan yang padat penduduknya. Dengan kondisi penampang saluran yang belum sesuai maka diperlukan usaha preventif untuk menghindari luapan air dari drainase yang dapat menimbulkan genangan/banjir. Tujuan dari kefgiatan ini adalah pemanfaatan air hujan demi menghindari kerusakan lingkungan baik dari meluapnya drainase,banjir, dan sebagainya, serta memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan air hujan dan bagaimana cara menerapkannya dalam kehidupan sehari- hari dalam bentuk kegiatan penyuluhan. Lokasi Penyuluhan Pemanfaatan Air Hujan berlokasi di Balai Kelurahan Jagabaya III, Kecamatan Way Halim. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pengambilan data primer, pengolahan data dengan menggunkaan data curah hujan, dan penyuluhan. Kegiatan penyuluhan tersebut diikuti oleh Pemerintah Setempat dalam hal ini Pegawai serta Lurah Jagabaya III, dan masyarakat sekitar. Pengolahan data dengan memperhitungkan curah hujan harian rerata, koefisien tampungan hujan melalui atap dan menganalisa keksesuaian tampungan dengan curah hujan yang ada. Solusi pemanfaatan air hujan yang sesuai untuk Kelurahan Jagabaya III adalah sistem jaringan air hujan yang ditampung dalam tangki air melalui proses filtrasi kemudian diteruskan ke sumur resapan dan kelebihan air yang tidak terserap akan disalurkan ke dalam saluran pembuangan.
PENCATATAN TRANSAKSI KEUANGAN BERBASIS TEKNOLOGI BAGI GURU DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Retnoningrum Hidayah;
Sukirman Sukirman;
Linda Agustina;
Dhini Suryandari;
Djoko Sanjoto
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jss.v4i2.185
Revolusi industri telah merambah ke seluruh lini kehidupa termasuk pada bidang pendidikan. Oleh karena itu guru dituntut untuk mampu menggunakan teknologi dalam praktik kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah. Namun pada kenyataan, masih terdapat kasu-kasus di lingkungan sekolah terkait pengelolaan keuangan yang tidak tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para guru dalam hal penggunaan teknologi untuk pengelolaan keuangan di lingkungan sekolah. Adapun sasaran pada pengabdian masyarakat ini adalah guru-guru di SMP Muhammadiyah 3 Kota Semarang. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan dan pendampingan tentang pencatatan transaksi keuangan dan pengggunaan aplikasi didalam pencatatan transaksi keuangan. Hasil kegiatan program pengabdian ini menunjukkan bahwa para guru i memahami penitngnya pengelolaan keungan berbasis teknologi di era revolusi industry 4.0. Lebih lanjut, adanya peningkatan kemampuan guru dalam pencatatan transaksi keuangan. Untuk selanjutnya, perlu adanya peningkatan kemampuan guru secara berkelanjutan agar mampu menghadapi perubahan zaman.
PEMBUATAN RUNNING TEXT BERBASIS ARDUINO DENGAN KONEKASI BLUETOOTH UNTUK MENINGKATKAN IPTEKS KARANG TARUNA DESA PADANG CERMIN
Titin Yulianti;
Afri Yudamson;
FX Arinto Setyawan;
Hery Dian Septama;
M Komarudin
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jss.v4i2.225
Karang taruna merupakan wadah pembinaan dan pengembangan potensi sumber daya manusia bagi generasi muda di suatu desa/kelurahan. Demikian halnya dengan karang taruna desa Padang Cermin kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran. Belum adanya pusat pelatihan bidang elektronika dan teknologi di Desa tersebut menjadi persoalan bagi pemuda untuk meningkatkan softskill. Padahal, softskill merupakan hal yang dibutuhkan baik dalam dunia kerja maupun usaha mandiri. Oleh karena itu, untuk meningkatkan softskill pemuda desa Padang Cermin, melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diberikan pelatihan secara langsung proses pembuatan Running text berbasis arduino yang terkoneksi dengan smartphone melalui media bluetooth. Keunggulan Running text yang dibuat yaitu pengaturan tampilan teks dapat dilakukan melalui smartphone yang terkoneksi bluetooth. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan keterampilan peserta yaitu pemuda Karang Taruna desa Padang Cermin dalam rangka peningkatan sumber daya manusia di bidang IPTEKS. Dengan kegiatan ini juga dapat meningkatkan kreatifitas peserta dalam memanfaatkan teknologi untuk menciptakan alat yang inovatif. Hal ini tentunya menambah softskill sehingga dapat berkompetisi di dunia kerja, serta membuka peluang untuk membuat usaha pemesanan pembuatan running text dari pihak luar. Dengan demikian, peningkatan IPTEKS ini bermanfaat untuk peningkatan ekonomi masyarakat khususnya pemuda Karang Taruna. Antusiasme peserta dalam kegiatan ini tercermin dari hasil kuisioner. Para peserta berharap untuk diadakan kegiatan lanjutan terkait penerapan teknologi. Kata kunci: karang taruna, Padang Cermin, teknologi, running text, Arduino, bluetooth
Pengolahan Rumput Laut (Euchema sp) Menjadi Produk Pengharum Ruangan Aromaterapi di Desa Legundi Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan
Yuli Ambarwati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jss.v4i2.154
Desa Legundi merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan. Sebagian penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan. Sebagian dari nelayan tersebut mendapat penghasilan dari budidaya rumput laut. Rumput laut yang dibudidayakan adalah jenis Euchema sp baik varitas spilosom maupun katonii. Harga rumput laut yang fluktuatif membuat para nelayan sering kurang bergairah dalam membudidayakan rumput laut. Salah satu sebabnya karena selama ini para nelayan menjual produk mereka sebatas sebagai rumput laut saja. Mereka belum melakukan diversifikasi produk untuk meningkatkan nilai tambah dari rumput laut itu sendiri. Untuk itu tim Pengabdian Masyarakat dari Jurusan Kimia, dimana personilnya merupakan gabungan dari jurusan Matematika dan Teknik Elektro telah melaksanakan kegiatan pengabdian dengan tema “Pengolahan Rumput Laut (Euchema sp. Menjadi Produk Pengharum Ruangan Aromaterapi”. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah sosialisasi dan pelatihan pembuatan pengharum ruangan aromaterapi yang berbahan dasar rumput laut. Dengan pelatihan ini diharapkan para nelayan dapat membuat produk aromaterapi dari bahan dasar rumput laut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rerata pengetahuan masyarakat sebanyak 60% dari semua komponen TIK yang diukur. Namun demikian, besarnya peningkatan persentase pengetahuan belum sebanding dengan kenyataan di lapangan yang menunjukkan masih sedikitnya masyarakat yang berpartisipasi dalam pengolahan rumput laut menjadi produk aromaterapi secara mandiri. Karena itu ke depannya masih diperlukan usaha yang terus menerus untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap diversifikasi pengolahan rumput laut menjadi produk aromaterapi secara mandiri.