cover
Contact Name
Rahmi Mulyasari
Contact Email
rahmi.mulyasari@eng.unila.ac.id
Phone
085266795393
Journal Mail Official
jss.lppm@kpa.unila.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung Gedung Rektorat Lt. 5 Universitas Lampung Jl. Prof . Soemantri Brodjonegoro No. 1 Bandar Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 25501089     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jss
Jurnal Sakai Sambayan menyajikan tulisan tentang pelaksanaan dan hasil Pengabdian Kepada Masyarakat sivitas akademik Perguruan Tinggi di Indonesia dalam sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat menuju peningkatan kualitas sumber daya manusia. Untuk semua proses dari submisi sampai dengan publikasi online di Jurnal Sakai Sambayan tidak dikenakan biaya apapun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2024)" : 12 Documents clear
PENDAMPINGAN PENEGASAN BATAS DESA NATAR MENGGUNAKAN METODE KARTOMETRIK DAN SURVEI GNSS DALAM RANGKA MENCEGAH KONFLIK PERBATASAN DESA Murdapa, Fauzan; Novianti, Tika Christy; Sumanjaya, Erlan; Sari, Atika
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v8i1.478

Abstract

Dalam pelaksanaan pembangunan desa, harus dimulai dengan perencanaan yang baik, dan didasari data yang benar. Salah satu data yang diperlukan adalah peta batas desa, yang berisi tentang koordinat titik batas desa, posisi obyek sumberdaya desa, infrastruktur jalan, jaringan irigasi, area sawah, perkebunan dan sebagainya. Namun sering terjadi perselisihan di masyarakat yang berujung pada konflik akibat ketidak jelasan batas antar desa, sehingga menghambat kelangsungan pembangunan desa. Saat ini beberapa lokasi di Desa Natar berpotensi terjadi konflik akibat ketidakpastian batas. Tujuan yang ingin dicapai dalam program pengabdian pada masyarakat ini adalah: 1. Membuat Peta Batas Desa sesuai dengan Permendagri No.45 tahun 2016, yang bisa digunakan sebagai dasar Peraturan Bupati tentang Peta Batas Desa Natar, 2. Memasang beberapa pilar batas utama (PBU) sebagai tanda batas antar desa, sehingga ada kepastian titik batas di lapangan. Metode kegiatan pengabdian yang digunakan: 1). Memberikan penjelasan tentang pentingnya Peta Batas Desa dalam perencanaan pembangunan, 2). Melakukan pendampingan dalam penetapan titik batas desa secara kartometrik, 3). Melakukan pendampingan dalam pemasangan dan pengukuran PBU dengan menggunakan metode survei GNSS, 4). Pembuatan Peta Batas Desa Natar. Hasil akhir pengabdian ini: 1). Terbuat satu lembar peta batas desa, desa Natar dengan skala 1 : 8.000, 2). Terpasang lima titik PBU.
KOLABORASI SOSIAL MELALUI INOVASI TEKNOLOGI DIGITAL DALAM MEMBANGUN KEMANDIRIAN EKONOMI PADA DESA WISATA MATTAMPAWALIE KABUPATEN BONE Dyah Indriana K., Gusri Akhyar I., Syarief Dienan Yahya, Yogi Hady Afrizal, Furqan Zakiyabarsi, Sri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v8i1.497

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui kolaborasi sosial dengan inovasi teknologi pada desa Mattampawalie, Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan yang dilaksanakan sejak Oktober hingga Desember 2023. Metode pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini di lakukan dengan cara memberikan pelatihan, pendampingan, serta pemberian alat produksi kepada masyarakat dalam membangun desa wisata yang terdiri dari program: pengelolaan desa wisata dan manajemen event, pelatihan digital marketing, pelatihan manajemen keuangan usaha, serta pendampingan kewirausahaan. Adapun sasaran pada program ini yaitu dua kelompok masyarakat yang terdiri dari kelompok sadar wisata (pokdarwis) Desa Mattampawalie dan kelompok tani (poktan) kopi hutan labongke. Hasil dari kegiatan ini yaitu menambah literasi terkait cara mengelola desa wisata, membuat event untuk mendatangkan wisatawan serta melakukan promosi melalui digital marketing untuk kelompok sadar wisata (pokdarwis) Desa Mattampawalie. Sedangkan untuk kelompok tani (poktan) kopi hutan labongke dibekali dengan pelatihan manajemen keuangan usaha, pendampingan kewirausahaan serta mempromosikan produk melalui digital marketing. Selanjutnya pendampingan diharapkan dapat di fokuskan pada penataan manajemen desa wisata serta peningkatan produksi dan promosi pada produk kopi hutan labongke.

Page 2 of 2 | Total Record : 12