cover
Contact Name
Rahmi Mulyasari
Contact Email
rahmi.mulyasari@eng.unila.ac.id
Phone
085266795393
Journal Mail Official
jss.lppm@kpa.unila.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung Gedung Rektorat Lt. 5 Universitas Lampung Jl. Prof . Soemantri Brodjonegoro No. 1 Bandar Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 25501089     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jss
Jurnal Sakai Sambayan menyajikan tulisan tentang pelaksanaan dan hasil Pengabdian Kepada Masyarakat sivitas akademik Perguruan Tinggi di Indonesia dalam sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat menuju peningkatan kualitas sumber daya manusia. Untuk semua proses dari submisi sampai dengan publikasi online di Jurnal Sakai Sambayan tidak dikenakan biaya apapun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 656 Documents
Cover Polos Vol 3 No 3 2019 Yudamson, Afri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kata Pengantar Vol 3 No 3 2019 Afri Yudamson
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Respon Peserta terhadap Penyelenggaraan Pelatihan Teknologi Komoditas Perkebunan di Taman Sains Pertanian Natar Novrianty, Ely
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v3i3.166

Abstract

Teknologi menjadi suatu kebutuhan untuk menghadapi tantangan pembangunan pertanian kini dan di masa mendatang Teknologi tepat guna spesifik lokasi yang merupakan hasil-hasil penelitian dan pengkajian Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Lampung belum sepenuhnya diadopsi oleh pengguna pelaku utama dan pelaku usaha sektor pertanian. Oleh sebab itu diperlukan penyelenggaraan pelatihan teknologi dengan melibatkan penyuluh, peneliti dengan stake holder dalam rangka peningkatan kuantitas, kualitas, dan efektivitas interaksi antara penyuluh/ peneliti BPTP dengan stake holder, sehingga akan mempercepat tersebarluasnya teknologi hasil penelitian dan pengkajian ke pengguna teknologi. Tujuan pengkajian ini adalah untuk mengetahui respon peserta terhadap penyelenggaraan pelatihan teknologi, respon peserta terhadap penguasaan materi dan cara penyajian nara sumber, dan respon peserta terhadap interaksi narasumber dengan peserta dan penggunaan alat bantu. Pelaksanaan pelatihan teknologi pada tanggal 20 September 2016 di Taman Sains Pertanian Natar, dengan responden sebanyak 80 peserta yang mayoritas penyuluh. Data primer diperoleh melalui wawancara tersturktur melalui kuisioner. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan penilaian respon menggunakan skala likert. Respon peserta terhadap pengelenggaraan pelatihan teknologi mempunyai respon baik sebesar 65,71%, respon peserta terhadap penguasaan materi narasumber tergolong dalam kategori baik dengan rata-rata pencapaian skor sebesar 82,68%, respon peserta terhadap cara penyajian nara sumber tergolong juga dalam kategori baik dengan rata-rata pencapaian skor sebesar 73,73%, respon peserta terhadap interaksi narasumber dengan peserta tergolong kategori baik dengan rata-rata pencapaian skor sebesar 58,99%, dan respon peserta terhadap penggunaan alat bantu mempunyai respon tergolong kategori baik dengan rata-rata pencapaian 63,68%. Kata Kunci: respon, peserta, pelatihan teknologi, narasumber
PEMANFAATAN PEMBERIAN GEL COLLOID BUAH POHON AREN (Arenga pinnata Merr) YANG DIKONSUMSI SEBAGAI TERAPI OSTEOARTHRITIS GENU TERHADAP MANULA DI UPTD PSLU TRESNA WERDHA Rodhiansyah Djayasinga
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v3i3.161

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Mayarakat ini adalah sebagai penerapan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilakukan pada UPTD PSLU Tresna werdha Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan berdasarkan pengumpulan data melalui skala nyeri bahwa terdapat banyak keluhan osteoarthritis genu pada manula dengan derajat kesakitan pada level sedang. Solusi yang diberikan oleh Tim Pengabmas Poltekkes Tanjungkarang adalah memberikan buah aren sebanyak 100 g/orang/hari selama 2 (dua) bulan dan peralatan blender untuk mebuat buah aren menjadi bentuk gel colloid sebagai terapi osteoarthritis genu. Penyampaian informasi dan cara pengolahan buah aren melibatkan para manula dengan tujuan agar keluhan osteoarthritis genu menjadi berkurang pada skala nyeri dan timbul kesadaran atau kemauan dari para manula untuk mengkonsumsi buah aren dalam mengobati osteoarthritis genu. Hasil yang didapat adalah terjadi perubahan sebesar 100% yakni keluhan osteoarthritis genu pada skala nyeri pada awalnya 10 orang manula dengan tingkat nyeri sedang, setelah mengkonsumsi buah aren 100 gr/hari/orang selama 2 (dua) bulan, keluhan nyeri setingkat sedang menjadi pada tingkat ringan. Kata kunci: Buah Pohon Aren (ArengapinnataMerr), Manula, Osteoarthritis genu
PENYULUHAN KEAMANAN PANGAN JAJANAN ANAK SEKOLAH DI SD MIFTAHUL JANNAH BANDAR LAMPUNG Sri Hidayati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v3i3.167

Abstract

Makanan jajanan merupakan produk makanan yang dijajakan di pinggir jalan yang secara umum disukai oleh anak sekolah. Untuk meningkatkan pengetahuan mengenai keamanan pangan jajanan tersebut perlu dilakukan usaha untuk memberi pendidikan kepada anak sekolah mengenai keamanan makanan jajanan, bagaimana mengetahui apakah makanan tersebut berbahaya atau tidak dan cara mengenali jenis makanan berbahaya serta memberi pendidikan kepada guru dan penjual sekitar sekolah mengenai bahaya makanan jajanan yang tidak aman bagi kesehatan anak sekolah. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan yang cukup signifikan yaitu lebih dari 80% responden yang semula belum mengetahui mengenai keamanan makanan jajanan menjadi meningkat pengetahuan dan ketrampilannya yang semula hanya 30% responden yang dapat menjawab kuesioner dan pertanyaan yang diajukan. Kata kunci: keamanan pangan, makanan jajanan, pendidikan
PENGEMBANGAN WEBSITE DESA PEKON KILUAN NEGERI MENUJU KAWASAN WISATA BERBASIS TIK Helmy Fitriawan; Umi Murdika; Afri Yudamson
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v3i3.162

Abstract

Pekon Kiluan Negeri merupakan salah satu target wisata di daerah Lampung yang banyak menarik minat wisatawan. Letaknya yang jauh dari pusat kota dan akses jalan yang kurang memadai menjadi faktor penghambat penyebaran informasi dan promosi. Di lain pihak, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) semakin pesat. Pengguna internet di Indonesia sebesar 132,7 juta jiwa dari total populasi penduduk Indonesia 256,2 juta jiwa yang menunjukkan tingginya minat masyarakat Indonesia dalam mengakses informasi melalui internet. Hal ini menjadi peluang untuk mempromosikan potensi desa dan wisata Pekon Kiluan Negeri melalui internet. Dengan demikian, perlu dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pemberian pelatihan dan bimbingan kepada masyarakat Pekon Kiluan Negeri dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk pengembangan website desa. Website desa yang dikembangkan berisi informasi sistem pemerintahan, latar belakang, dan lokasi dari berbagai pilihan wisata. Kegiatan ini dapat mempermudah sarana promosi desa dan juga dapat meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dalam hal pemanfaatan TIK. Kata kunci: target wisata, TIK, website desa, promosi desa wisata
PENINGKATAN PENGELOLAAN MANAJEMEN KELOMPOK SIMPAN PINJAM DESA GAMBIRAN KECAMATAN PAMOTAN KABUPATEN REMBANG siti - alliyah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v5i3.294

Abstract

Salah satu desa di Kabupaten Rembang yang masuk kategori merah/ desa dengan kategori miskin, salah satu diantaranya Desa Gambiran Kecamatan Pamotan. Rendahnya tingkat pendidikan menyebabkan kualitas sumber daya manusia relatif rendah. Program pengembangan Desa Gambiran untuk peningkatan PAD diupayakan dari berbagai aspek program. Salah satunya adalah pengelolaan simpan pinjam yang dikelola oleh ibu-ibu PKK, dengan anggota kelompok sejumlah 10 orang. Kelompok usaha simpan pinjam secara kelembagaan belum memiliki nama, akan tetapi struktur pengurus sudah terbentuk, dengan ketua Ibu Qoryati. Permasalahan yang dihadapi oleh kelompok usaha ini dintaranya adalah rendahnya kemampuan pengelolaan manajemen usaha, Hal ini dikarenakan sebagian besar pengurus berpendidikan lulusan SLTP dan hanya 1 (satu) pengurus yang bergelar sarjana. Kegiatan pelatihan dan pendampingan keuangan dan laporan keuangan telah menjadi solusi dalam menyelesaikan permsalahan tersebut. Setelah dilaksanakan kegiatan pelatihan dan pendampingan, kelompok simpan pinjam saat ini telah melakukan proses administrasi keuangan dan laporan keuangan.
KONTRA-FUNDAMENTALISME AGAMA MELALUI PENGUATAN KARAKTER KEBANGSAAN BAGI PARA PELAJAR DI KOTA BANDAR LAMPUNG Mukhlis, Maulana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v5i3.312

Abstract

Salah satu tantangan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah semakin menurunnya kesadaran kebangsaan dan semakin menguatnya komodifikasi agama yang bukan hanya dalam konteks urusan ibadah namun juga merambah pada urusan politik kenegaraan. Implikasi dari kedua isu tersebut adalah semakin tergerusnya ideologi Pancasila pada diri warga negara salah satunya pada kalangan pelajar. Tujuan akhir dari pengabdian ini adalah terbentuknya komunitas “Pelajar Kontra Fundamentalisme” di Kota Bandar Lampung yang tumbuh dari pengetahuan dan kesadaran para pelajar SMA yang diperoleh melalui pendampingan yang tepat dan berkelanjutan. Metode yang dipakai dalam pencapaian tujuan PKM adalah sosialisasi, pendampingan, serta pembinaan sehingga para pelajar memiliki pengetahuan komprehensif tentang kontra fundamentalisme agama dan wawasan kebangsaan sehingga mampu bersikap moderat dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.Obyek dari PKM ini adalah para pelajar SMA di Kota Bandar Lampung sebagai entitas kelompok masyarakat produktif yang berpotensi menjadi penangkal bagi munculnya gerakan fundamentalisme, radikalisme, kekerasan atas nama agama. Hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan secara kuantitatif terbukti telah meningkatkan aspek pemahaman (knowledge) para pelajar sebesar 62,8% dan 98% pada aspek komitmen untuk berperilaku moderat dan bersikap untuk mempertahankan idiologi Pancasila dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
PELATIHAN PEMBUATAN POMPA TANPA MOTOR (HYDRAULIC RAM PUMP) UNTUK IRIGASI PERTANIAN MASYARAKAT PEKON TIGA JAYA KECAMATAN SEKINCAU LAMPUNG BARAT jorfri boike sinaga; M. Dyan Susila
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v5i3.295

Abstract

Pada makalah ini diberikan kegiatan pelatihan pembuatan pompa tanpa motor (hydraulic ram pump) kepada masyarakat petani Pekon Tiga Jaya, Kecamatan Sekincau. Materi pelatihan yang diberikan secara teori dan praktek yaitu tentang prinsip kerja pompa tanpa motor, pemilihan bahan dan pembuatan pompa tanpa motor (hydram pump), pemasangan dan pengoperasian pompa di lapangan, dan perawatan pompa ini. Berdasarkan kegiatan pelatihan yang dilakukan, dapat dlihat bahwa antusias masyarakat mengikuti kegiatan ini sangat baik untuk memperoleh pemahaman pembuatan pompa tanpa motor (hydraulic ram pump). Hal ini terbukti dengan sikap masyarakat yang serius dan banyak mengajukan pertanyaan saat pelaksanaan pemberian materi teori dan praktek tentang pembuatan pompa tanpa motor (hydram pump). Hasil kegiatan ini juga meningkatkan keinginan masyarakat untuk mengaplikasikan penggunaan pompa ini dalam membantu irigasi pertanian mereka dengan menggunakan dana desa, dengan tetap meminta bantuan bimbingan dari tim pelaksana dari Fakultas Teknik Universitas Lampung.
INISIASI KELOMPOK SISWA SADAR HUKUM PADA SISWA SMA YP UNILA BANDAR LAMPUNG Rudi Wijaya; Eko Raharjo; Rika Septiana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v5i3.315

Abstract

Kesadaran hukum merupakan komponen penting untuk mewujudkan negara hukum namun sering dikesampingkan. Kesadarn hukum kerap dianggap akan tuntas melalui pendidikan hukum di perguruan tinggi. Padahal, upaya menumbuhkembangkan kesadaran hukum membutuhkan waktu dan proses yang memerlukan waktu lintas generasi. Artinya, pendidikan untuk sadar hukum seyogyanya dilakukan sejak lingkup pendidikan dasar dan menengah. Tim penulis telah menginisiasi “Kelompok Siswa Sadar Hukum” khusus pada guna memberi pemahaman mendasar mengenai kesadaran untuk taat hukum di SMA YP Unila. Melalui inisiasi tersebut diperoleh beberapa kesimpulan, yakni: instrumen pendidikan hukum yang diajarkan di sekolah masih sebatas pengetahuan hukum dan kurang berfokus pada upaya menumbuhkembangkan kesadaran hukum, kedua, pesatnya kemajuan teknologi dan informasi menjadi pisau bermata dua: mempermudah namun sekaligus memudarkan batasan-batasan hukum terutama bagi siswa yang belum mempelajari hukum itu sendiri, dan ketiga, inisiasi kelompok dengan orientasi menumbuhkembangkan kesadaran hukum di lingkungan siswa sangat diperlukan, sehingga dapat diadopsi pada sekolah-sekolah lain.