cover
Contact Name
Rahmi Mulyasari
Contact Email
rahmi.mulyasari@eng.unila.ac.id
Phone
085266795393
Journal Mail Official
jss.lppm@kpa.unila.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung Gedung Rektorat Lt. 5 Universitas Lampung Jl. Prof . Soemantri Brodjonegoro No. 1 Bandar Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 25501089     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jss
Jurnal Sakai Sambayan menyajikan tulisan tentang pelaksanaan dan hasil Pengabdian Kepada Masyarakat sivitas akademik Perguruan Tinggi di Indonesia dalam sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat menuju peningkatan kualitas sumber daya manusia. Untuk semua proses dari submisi sampai dengan publikasi online di Jurnal Sakai Sambayan tidak dikenakan biaya apapun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 656 Documents
PRODUKSI IKAN HIAS DAN SAYUR ORGANIK MELALUI TEKNOLOGI AQUAPONIK DI POKDAKAN BETTA 13 DESA TOTOKATON KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Maulid Wahid Yusup
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v5i2.298

Abstract

Akuaponik merupakan sistem budidaya yang memadukan sub sistem akuakultur dengan sub sistem hidroponik sehingga menjadi suatu sistem produksi pangan terpadu (ikan hias dan tanaman). Produk ikan hias dan sayur melalui teknologi akuaponik lebih sehat, karena menggunakan bahan organik pada pelaksanaannya. Program ini dilakukan di kampung totokaton Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah. Bekerja sama dengan mitra kelompok pembudidaya ikan Betta 13. Adapun target luaran dari program kemitraan masyarakat ini adalah (1) meningkatkan keterampilan kelompok mitra, dengan menggunakan teknologi akuaponik yang memadukan teknik budidaya ikan hias dengan teknik hidroponik, (2) meningkatkan produktivitas hasil budidaya ikan hias (tidak terserang penyakit), dengan pengelolaan air yang baik dan ramah lingkungan, sehingga dapat tercipta produk ikan hias sebagai komoditas unggulan di desa totokaton, (3) membangun kemitraan dan kerjasama yang efektif antara Perguruan Tinggi dengan kelompok-kelompok masyarakat di Desa totokaton, akan (4) mengembangkan pola pemberdayaan kolaboratif melalui pendampingan dalam transfer keterampilan, modal dan akses pemasaran yang lebih luas. Metode yang digunakan dalam pemberdayaan didasarkan pada kelayakan usaha, ketersediaan produk, nilai ekonomi produk, ketersediaan SDM pengelola, teknologi, aspek financial dan dampak sosialnya. Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat mengenai akuaponik, sistem ini mampu memberikan solusi pada permasalah keterbatasan air bersih yang dihadapi oleh pembudidaya ikan hias. Selain mendapatkan hasil panen ikan hias, pembudidaya pun dapat panen sayur organik. Sehingga akan dapat menambah profit para pembudidaya. Dengan demikian aplikasi tekologi akuaponik akan mampu meningkatkan kesejahteraan kelompok-kelompok masyarakat di daerah totokaton Kata kunci: Akuaponik, kelompok pembudidaya ikan, ikan hias, sayuran organic
Pelatihan Pembuatan Handsainitizer Berbasis Alkohol dan Daun Sirih pada Kelompok PKK Desa Fajar Baru Jati Agung Lampung Selatan Kiswnadono, Agung Abadi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 4 No 3 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v4i3.269

Abstract

Desa Fajar Baru merupakan salah satu daerah pemukiman di Kecamatan Jati Agung dengan jumlahtujuh dusun. Secara umum masyarakat Fajar Baru memperoleh penghasilan dari hasil bekerja, baiksebagai tani, buruh dan pegawai swasta serta wiraswasta industri kecil. Kedekatan dengan pasartradisional, minimarket, kuliner malam, lembaga pendidikan dan Kota Bandar Lampungmemberikan peluang kepada masyarakat untuk meningkatkan wirusaha. Tetapi disisi lain, desatersebut juga rentan terhadap penyebaran wabah virus Covid 19. Oleh karena itu, Salah satukegiatan yang dapat membekali masyarakat dalam rangka memutus matarantai penyebaran Covid19 adalah pelatihan pembuatan handsanitizer. Walaupun produk ini mudah didapat, tetapi bagimasyarakat akan merasa sulit untuk mendapatkan produk tersebut dengan harga yang lebih murah.Pembuatan handsanitizer merupakan salah satu produk yang berpotensi dijadikan sebagai suatukegiatan yang dapat melindungi masyarakat dari pandemi covid 19, yaitu dengan cara menerapkanpola hidup bersih dan sehat. Bahan baku handsanitizer adalah bahan yang mudah didapat bahkandengan modal yang murah. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalahpembuatan handsanitizer berbasis alkohol dan daun sirih. yang pada akhirnya dapat mengantisipasidan memutus matarantai penyebaran covid 19. Hasil pengabdian didapatkan bahwa peningkatanpengetahun peserta berkaitan dengan pembuatan handsanitizer sebesar 49,5% (36,0% menjadi85,5%).
PELATIHAN PENGGUNAAN PROBIOTIK DAN IMUNOSTIMULAN UNTUK PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN PENYAKIT IKAN LELE PADA KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN ULAM ADI JAYA KABUPATEN MESUJI Hilma Putri Fidyandini
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v5i2.265

Abstract

Usaha budidaya ikan menunjukkan perkembangan yang pesat dari tahun ketahun. Hal ini dikarenakan semakin bertambahnya kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi ikan. Salah satu usaha budidaya yang banyak dilakukan masayarakat indunesia adalah budidaya ikan konsumsi air tawar. Teknologi budidaya ikan konsumsi air tawar yang saat ini banyak digunakan di Indonesia adalah sistem budi daya intensif dengan padat tebar yang tinggi. Sama seperti usaha budidaya perikanan lainnya, masalah utama dalam budidaya ikan air tawar adalah serangan penyakit. Untuk menghindari keadaan ini, perlu dilakukan upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit secara tepat. Pencegahan penyakit ikan dapat dilakukan dengan cara peningkatan daya tahan tubuh ikan dengan pemberian imunostimulan alami. Imunostimulan alami yang mudah didapat di lingkungan sekitar antara lain kunyit, bawang putih, meniran, dan masih banyak lagi. Pencegahan penyakit juga dapat dilakukan dengan cara mengontrol kualitas air, baik dari suhu, kandungan oksigen terlarut, derajat keasaman, dan mengontrol jumlah bakteri pathogen dalam perairan. Kontrol jumlah bakteri dalam perairan biasanya dilakukan dengan pemberian probiotik. Sedangkan untuk pengobatan penyakit ikan dapat dilakukan dengan cara karantina ikan atau memisahkan ikan yang sakit dengan yang sehat dan juga pemberian obat-obatan alami. Aplikasi pemberian probiotik dan imunostimulan pada media budidaya dan pakan ikan lele mampu mencegah dan mengobati penyakit pada ikan lele sehingga mampu meningkatkan produksi ikan lele. Kendala yang dihadapi dalam budidaya ikan lele di Pokdakan Ulam Adi Jaya adalah kurangnya sarana dan prasarana budidaya terutama aerator.
PENERAPAN TEKNOLOGI PUPUK ORGANIK PLUS UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PETERNAK SAPI POTONG DI DESA SIDOSARI NATAR Dermiyati Dermiyati; Kusuma Adhianto; Slamet Budi Yuwono; Mahrina Sari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 4 No 3 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v4i3.227

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberdayakan masyarakat tani dan peternak di Desa Sidosari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan melalui penerapan teknologi pembuatan pupuk organik plus yang berkualitas dan memiliki kandungan hara tinggi dengan cara meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat mengenai penerapan teknologi pembuatan pupuk dengan menambahkan mikroba pengikat nitrogen (N-fixer), pelarut fosfat (P-solubilizer), dan mikroba pengurai (decomposer) untuk meningkatkan kandungan hara dan kualitas pupuk organik yang dihasilkan. Metode yang digunakan adalah sosialisasi/penyuluhan, demonstrasi pembuatan pupuk organik plus dan percontohan pengujian pupuk di lapang melalui demplot. Khalayak sasaran kegiatan ini adalah anggota kelompok peternak dan kelompok wanita tani di Desa Sidosari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Materi yang disampaikan merupakan teknologi tepat guna pembuatan pupuk organik plus. Setiap anggota kelompok ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan dan penerapan kegiatan ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mendapat perhatian yang serius dari masyarakat khalayak dan dapat dikatakan sangat berhasil dengan meningkatnya pengetahuan petani sebesar 87,9%. Keberhasilan dari pelatihan pembuatan pupuk organik plus yang diperkaya dengan mikroba untuk meningkatkan kandungan hara pupuk yang dihasilkan ditunjukkan dengan selesainya proses pembuatan pupuk dan dihasilkannya pupuk organik sesuai dengan yang diharapkan. Pengujian melalui demplot juga menunjukkan perbedaan antara perlakuan pupuk yang diberikan pada tanaman sayuran.
SOSIALISASI LINGKUNGAN BERSIH SEHAT UNTUK PERUMAHAN DESA BUMIHARJO KECAMATAN BATANGHARI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Eri Prawati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v5i1.224

Abstract

Lingkungan bersih merupakan tanggung jawab kita semua. Lingkungan bersih dan sehat akan membuat penghuninya nyaman dan kesehatan tubuh terjaga baik. Kesehatan tubuh manusia tergantung pada keberagaman kegiatan hidup manusia dalam memenuhi hidupnya. Banyak manfaat yang dirasakan dengan menjaga lingkungan bersih yaitu menjauhkan sumber-sumber penyakit yang berkembang di sekitar kita. Sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat Desa Bumiharjo Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung berperilaku dan mempunyai kesadaran untuk hidup lebih sehat. Masih banyak masyarakat membuang air di WC cemplung. Warga Dusun Bumi Agung Desa Bumiharjo Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani dan peternak, wawasan dan pengetahuan mereka tentang lingkungan bersih dan lingkungan sehat sangat minim. Oleh sebab itu harus dilakukan upaya peningkatan pemahaman dengan melakukan sosialisasi. Untuk itu kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk : 1) menyadarkan masyarakat tentang manfaat lingkungan bersih sehat dan pengaruhnya bagi kesehatan, 2) meningkatkan pengetahuan warga tentang cara menciptakan lingkungan bersih sehat akan dampak buruk lingkungan yang kotor, 3) mencegah tindakan yang dapat mencemari lingkungan serta menjaga kebersihan lingkungan. Untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi dalam kegiatan ini, maka dipilih beberapa metode pemecahan diantaranya adalah Metode Ceramah dan Metode Demonstrasi. Metode ceramah menjelaskan dan mensosialisasikan tentang lingkungan bersih sehat. Metode Demonstrasi untuk mempraktekkan cara menciptakan lingkungan bersih sehat, pencegahan pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian berhasil dengan baik, hal ini dilihat dari kemampuan peserta dalam penguasaan materi yang diberikan serta kemampuan dalam pencegahan pencemaran lingkungan.
PELATIHAN PEMROGRAMAN WEB SEBAGAI KEAHLIAN PROFESSIONAL DAN MANDIRI BAGI SANTRI Hery Dian Septama, Muhamad Komarudin, Titin Yulianti, Mahendra Pratama; Afri Yudamson
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v5i1.287

Abstract

Pondok pesantren telah menjadi bagian tidak terpisahkan dalam masyarakat untuk mendidik generasi penerus bangsa tidak hanya dalam bidang iman dan taqwa (imtaq) tapi juga dalam bidang ilmupengetahuan dan teknologi (iptek). Sejalan dengan perkembangan zaman, santri juga dituntut menguasai iptek dengan baik sehingga pondok pesantren juga telah mengembangkan pola pendidikannya yang kemudian banyak dikenal sebagai pondok pesantren modern. Salah satunya ialah Pondok Pesantren Al Fatah yang terletak di terletak Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung Indonesia. Namun, acapkali permasalahan timbul dikarenakan tenaga pengajar yang ada di pondok pesantren kurang memberikan materi dengan maksimal sehingga penguasaan materi santri masih rendah. Proses sinergisumberdaya pendidik di Unila untuk dapat memberikan pelatihan dan pendampingan keahlian pemrograman web lebih lanjut kepada para santri guna menghasilkan santri yang mempunyai kemampuan iptek yang baik. Secara keseluruhan kegiatan berjalan dengan baik yang ditunjukkan dengan komitmen pimpinan pondok yang sangat mendukung kegiatan ini. Santri yang mengikuti kegiatan ini menunjukkan hasil pelatihan yang sangat baik yang ditunjukkan dengan nilai tugas secara rata-rata sebesar 91. Hasil pengisian boring evaluasi pelatihan jug menunjukkan hasil yang baik. Hasil penyampaian cukup jelas(P1) sebesar 4,63, saya memahami materi yang disampaikan lebih dari 80% (P2) yaitu sebesar 4,47, materi yang disampaikan bermanfaat (P3) sebesar 4,63, saya akan menerapkan materi yang saya peroleh dari pelatihan ini (P4) sebesar 4,26, dan pelatihan yang diberikan relevan dengan kondisi saat ini (P5) sebesar 4,42.
TERAPI KELOMPOK PENINGKATAN KEMAMPUN INTERAKSI SOSIAL PADA WARGA BINAAN LEMBAGA PERMASYARAKATAN DI BANDAR LAMPUNG Idawati Manurung, Yuliati Amperaningsih, Dedek Saiful Kohir
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 4 No 3 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v4i3.202

Abstract

Abstrak Pembinaan psiko sosial belum dilakukan secara terstruktur dan terprogram aspek ini dibiarkan saja dan bila ada keluhan, hanya ditanggapi dengan nasehat, belum adanya program terapi kelompok yang meningkatkan interaksi sosial individu. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dosen Politeknik Kesehatan Tanjungkarang di bertujuan untuk memulihkan kemampuan interaksi sosial warga binaan dengan terapi kelompok. Terapi kelompok dilakukan sebanyak 6 sesi kepada 40 warga binaan yang terbagi dalam 4 kelompok. Kesimpulan kegiatan ini adalah terapi kelompok pada warga binaan ini sangat baik dilakukan karena menunjukkan adanya peningkatan kemampuan interaksi sosial semakin meluasrnya kemampuan asertif digunakan dalam kehidupan sehari-hari di lapas. Saran kami adalah kegiatan ini tetap dilakukan lapas dengan menggiatkan program rehabilitasi mental baik secara individu maupun kelompok. Kali ini yang diperlukan adalah pelatihan bagi petugas lapas, baik yang bertugas pada pengawasan maupun pembinaan. Warga binaan yang sudah dilatih, dipilih menjadi kader-kader jiwa yang bisa membantu mengatasi masalah psikososial warga binaan di bloknya.
Implementasi Teknologi Alat Peniris Minyak (Spinner) pada Pengembangan Produk Makanan Sehat Berbasis Sayuran di Desa Tulung Salak, Kecamatan Langkapura Bandar Lampung Herti Utami; Yuli Darni; Novri Tanti; Lia Lismeri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 4 No 3 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v4i3.195

Abstract

Sayuran terutama sayuran hijau merupakan hasil pertanian yang cukup melimpah di Propinsi Lampung. Sayuran hijau yang terdiri bermacam jenis yaitu bayam, kangkung, kacang panjang, brokoli, sawi dan lain-lain. Dalam hal hasil pertanian berupa sayuran hijau tersebut, masyarakat selalu mengkonsumsi sayuran hijau tersebut untuk kebutuhan sehari-hari sebagai penambah asupan gizi keluarga. Dalam hal mengkonsumsi sayuran ini, secara umum sudah terpola bahwa ada kesulitan untuk memberikan jenis makanan ini pada anak-anak. Kelompok mitra yang terdiri ibu-ibu PKK dan ibu-ibu rumah tangga di Desa Tulung Salak ini tidak pernah punya ide untuk mengolahnya menjadi produk makanan ringan. Untuk mengatasi hal ini Tim pengabdian memberikan materi pelatihan cara membuat sayur krispi. Produk ini berupa sayur krispi yang prosesnya menggunakan alat peniris minyak (spinner). Dengan pengetahuan ini diharapkan selanjutnya para peserta tersebut dapat mempraktekkan langsung pengetahuan yang mereka peroleh. Masyarakat diharapkan dapat membuat sayur krispi sendiri dan dapat dijual untuk usaha sampingan sehingga pendapatan keluarga dapat meningkat. Kegiatan ini juga dapat menjadi alternatif untuk usaha skala rumah tangga.
PERTANIAN VERTIKULTUR UNTUK MENINGKATKAN MINAT MENANAM PADA ANAK SEKOLAH DASAR KHOIRU UMMAH BANDAR LAMPUNG Sapto Kuncoro; Elhamida Rezkia Amien
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v5i1.260

Abstract

Penurunan minat kaum muda terhadap pertanian merupakan salah satu ancaman bagi perkembangan pertanian. Jika hal ini terus dibiarkan tanpa solusi akan menyebabkan menurunan pembangunan pertanian. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan edukasi tentang pertanian sedini mungkin kepada para siswa Sekolah Dasar yang dikemas semenarik mungkin dengan pertanian vertikultur. Metode yang digunakan untuk mengedukasi para siswa SD adalah dengan pembuatan pertanian vertikultur menggunakan pot-pot yang memanjang ke atas dan dengan menggunakan rak yang disusun bertingkat. Kegiatan ini akan dilaksanakan di SD Khoiru Ummah Tanjung Seneng Bandar Lampung dengan melibatkan guru-guru sekolah, seluruh siswa sekolah, dan beberapa wali murid. Kegiatan penyuluhan meliputi: penjelasan tentang pertanian vertikultur, bagaimana cara membuat pot dan rak vertikultur, bagaimana cara pencampuran media tanam (tanah, kompos, dan arang sekam) yang sesuai, bagaimana prosedur penanaman mulai dari bibit hingga pemindahan ke media tanam yang benar, prosesur perawatan tanaman sayuran secara vertikultur, pemanenan serta penyimpanan hasil panen yang benar. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul pengabdian Pertanian Vertikultur untuk Meningkatkan Minat Menanam pada Anak Sekolah Dasar Khoiru Ummah Bandar Lampung telah dilaksanakan dengan lancar. Pada evaluasi awal diperoleh hasil 100% para siswa tidak memahami praktek pertanian vertikultur dari mulai penyiapan pot hingga ke proses pasca panen dan penanganan hama. Pada evaluasi akhir diperoleh hasil para siswa 77% siswa sangat paham tentang pertanian vertikultur. Dengan demikian proses penyuluhan dan pelatihan pertanian vertikultur berhasil memberikan pemahaman kepada siswa SD Khoiru Ummah terkait konsep atau pengertian serta praktek pertanian vertikultur dengan baik.
PELATIHAN BUDIDAYA CACING SUTERA UNTUK PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DESA FAJAR BARU, LAMPUNG SELATAN Rindu Rika Gamayuni
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v5i2.299

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini ditujukan pada kelompok Tani Fajar III yang berada di Dusun III A, Desa Fajar Baru, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Warga kelompok tani ini mayoritas memiliki pekerjaan sebagai petani penggarap padi di sawah. Usaha budidaya cacing sutera ini memiliki banyak keuntungan antaralain bisa menjadi penghasilan tambahan bagi warga yang sangat menguntungkan karena tingkat kebutuhan cacing sutera yang tinggi sebagai pakan untuk pembenihan ikan. Cacing sutera juga bisa untuk pakan ternak lainnya seperti ayam dan bebek, atau bahan pembuat kosmetik. Usaha sampingan ini sangat tepat bagi petani karena keuntungan yang cukup tinggi dengan modal operasional yang kecil. Namun petani saat ini belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk budidaya cacing sutera. Target yang ingin dicapai adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam budidaya cacing sutera, dapat memperoleh keuntungan maksimal dengan harga jual yang tepat, serta dapat memasarkannya dengan maksimal. Diharapkan dusun ini menjadi pusat budidaya dan penghasil cacing sutera yang bisa memenuhi kebutuhan di Lampung dan daerah lainnya di Indonesia. Solusi dan metode untuk menyelesaikan permasalahan tersebut antaralain dengan memberikan pengetahuan dan pelatihan bagaimana cara budidaya cacing sutera yang tepat dan menguntungkan, cara menentukan harga jual, menghitung modal dan keuntungan, serta bagaimana pemasarannya. Disamping itu juga dilakukan praktek langsung dan pendampingan budidaya cacing sutera mulai dari tahap pembuatan media ternak, pembibitan cacing sutera, dan dievaluasi sampai dengan proses panen cacing sutera sehingga siap dipasarkan. Budidaya cacing sutera ini diharapkan dapat sebagai tambahan penghasilan warga, dan diharapkan banyak warga yang tertarik melakukan usaha ini sehingga dapat meningkatkan perekonomian desa. Kata Kunci: budidaya cacing sutera, pakan bibit ikan, harga jual, pemasaran