cover
Contact Name
Rahmi Mulyasari
Contact Email
rahmi.mulyasari@eng.unila.ac.id
Phone
085266795393
Journal Mail Official
jss.lppm@kpa.unila.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung Gedung Rektorat Lt. 5 Universitas Lampung Jl. Prof . Soemantri Brodjonegoro No. 1 Bandar Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 25501089     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jss
Jurnal Sakai Sambayan menyajikan tulisan tentang pelaksanaan dan hasil Pengabdian Kepada Masyarakat sivitas akademik Perguruan Tinggi di Indonesia dalam sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat menuju peningkatan kualitas sumber daya manusia. Untuk semua proses dari submisi sampai dengan publikasi online di Jurnal Sakai Sambayan tidak dikenakan biaya apapun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 656 Documents
Kata Pengantar Volume 2 Nomor 2 Juli 2018 Afri Yudamson
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

APLIKASI METODE PEWARNAAN SECARA ALAMI PADA HOME INDUSTRY BATIK KHAS LAMPUNG DI KEMILING, BANDAR LAMPUNG Herti Utami
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v4i1.152

Abstract

Batik Indonesia telah ditentukan sebagai salah satu warisan dunia (world heritage) oleh UNESCO. Momen penetapan batik sebagai warisan budaya dunia dari Indonesia ini, dimanfaatkan secara maksimal oleh para perajin batik di seluruh penjuru Nusantara, tidak terkecuali perajin batik di Bandar Lampung. Daerah Lampung yang semula tidak mempunyai motif batik tulis, dengan adanya momen tersebut mulai mencari-cari motif batik yang kiranya mewakili daerah Lampung. Di Bandar Lampung, khususnya di daerah Pinang Jaya, kecamatan Kemiling beberapa kelompok perajin batik tulis sudah terbentuk dalam rangka mengembangkan dan melestarikan kekhasan batik Lampung tersebut. Hasil produksi batik di Pinang Jaya, Kemiling ini masih belum terlalu besar, tiap kelompok perajin dapat menghasilkan sekitar 6 lembar kain batik tulis dalam satu bulan. Hal ini sangat tergantung pada tingkat kerumitan desain. Saat ini hasil produksi kelompok pengrajin batik ini masih kurang maksimal. Permasalahan yang dihadapi oleh perajin antara lain adalah : proses pembuatan batik yang dilakukan menggunakan bahan pewarna batik dari bahan kimia, membuat perajin batik kurang nyaman karena berbahaya bagi kesehatan dan limbahnya dapat merusak lingkungan. Selain itu masalah terbatasnya modal usaha untuk pengembangan produksi. Tim pengabdian PKM akan memberikan solusi untuk mengatasi permasalahan ini. Selain bantuan alat, pelatihan dan pendampingan terkait peningkatan kuantitas dan kualitas produk kain batik khususnya pada proses pewarnaan batik perlu dilakukan dan ini adalah satu solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan perajin. Industri batik yang sedang berkembang sekarang ini adalah batik yang menggunakan pewarna alam. Kata kunci: Batik tulis; batik Lampung; perajin batik, pewarna alami Abstract Indonesian Batik has specified as the world heritage by UNESCO. The determination of batik moment as the world cultural heritage from Indonesia, used it wisely by the batik makersacross Nusantara,no exception the batik makers in Lampung. The region of Lampung that originally did not have a written batik motive, with this moment to start looking for the motives that represent the region of Lampung.In Bandar Lampung, especially in the region of Pinang Jaya, Kecamatan, Kemiling, some groups of the written batik makers have been formed in order to develop and preserve the peculiarities of the batik Lampung.The result of batik production in Pinang Jaya has still not been too much, each groups can produce about 6 pieces of written batik in a month. This is dependent on design complexity. Now, the production of the batik makers groups is still less that maximum. The problems that facing of batik makers among them was the process of making batik was done using of chemical dyes, make the batik makers not comfortable but this is dangerous for the health and the waste can damage the environment. In addition, the problem was limited business capital to the development of the production of batik. The tem of PKM will provide the solution to solve the problems.Besides the team provided the equipments, training and mentoring related to increasing of the quantity and quality batik products, especially to the process of coloring batik need to be done and this is the solution offered to solve the problems of batik makers. Now, the developing batik industry is using the natural dyes to coloring the written batik. Keywords: Written batik, Lampung batik, batik makers, natural dyes
Daftar Isi Volume 1 Nomor 2 Juli 2017 Afri Yudamson
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Sakai Sambayan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN TOMAT SEBAGAI ALTERNATIF “CAMILAN SEHAT DAN LEZAT” GUNA MENINGKATKAN NILAI GIZI DAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA GIRI CONDRO LANGKAPURA BANDAR LAMPUNG Lia Lismeri; Novita Herdiana; Yuli Darni
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v3i2.150

Abstract

Suatu usaha yang paling tepat untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pola hidup sehat salah satunya dengan mengkonsumsi jenis makanan sehat bagi tubuh yaitu dengan cara mensosialisasikan dan memberikan solusi yang tepat. Kegiatan pengabdian ini khususnya dilaksanakan bagi masyarakat melalui ibu-ibu PKK dan remaja putrid di Desa Giri Condro Langkapura Bandar Lampung. Desa Giri Condro Langkapura merupakan sebuah desa yang mulai padat penduduknya dan sebagain besar kepala keluarga bekerja sebagai buruh bangunan, buruh pabrik rumahan dan pedagang. Mayoritas ibu-ibunya adalah ibu rumah tangga dengan latar belakang pendidikan rata-rata SD, SMP & SMA sederajat. Hal ini merupakan faktor penting yang mendorong kegiatan ini sangat perlu dilaksanakan. Sosialisai mengenai dampak pentingnya mengkonsumsi makananan sehat bagi masyarakat dan edukasi/pelatihan pembuatan camilan sehat dan lezat berbasis tomat adalah salah satu upaya yang diharapkan dapat menginspirasi dan memotivasi para ibu-ibu agar dapat meningkatkan taraf hidup berupa kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan secara finansial. Metode kegiatan yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat adalah metode ceramah mengenai dampak positif mengkonsumsi produk olahan buah tomat dan pelatihan pembuatan keripik dari buah tomat. Selain itu, untuk mengetahui sampai sejauh mana peserta mampu menerima atau terlibat dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat digunakan metode tanya jawab. Evaluasi dilakukan untuk memperoleh gambaran dalam rangka penafsiran dan analisis untuk memperoleh simpulan dari semua kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang sudah dilaksanakan. Kata Kunci : Tomat, Keripik, Camilan Sehat dan Lezat.
PEMANFAATAN LIMBAH PASAR SEBAGAI PAKAN PADA KELOMPOK TERNAK DAN DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN ENTOK GUNA MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT DESA WANADADI BANJARNEGARA Okti Herliana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v3i1.105

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyrakat Skim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ibi bertujuan untuk melakukan pendampingan bagi kelompok peternak desa Wanadadi Kabupaten Banjarnegara dalam melakukan usaha budidaya ternak mentok dengan memanfaatkan limbah pasar sebagai bahan pakan fermentasi dan memberikan peluang usaha bagi Ibu-ibu PKK dengan melatih mebuat produk makanan berbahan daging entok sehingga diharapkan dapat menambah pendapatan keluarga. Mahalnya harga pakan pakan pabrikan menjadi salah satu kendala dalam kegiatan budidaya entok. Ketersediaan limbah pasar yang melimpah dari pasar desa Wanadadi menjadi salah satu peluang bagi peternak untuk dapat melakukan efisiensi penyediaan pakan ternak. Metodologi yang diambil dalam kegiatan ini adalah Metode PRA (Pratisipasi Rural Appraisal) dimana kelompok sasaran kegiatan terlibat aktif dalam setiap kegiatan. Tahap pelaksanaan kegiatan yaitu: Sosialisasi manfaat limbah pasar sebagai sumber pakan entok, pelatihan pembuatan pakan fermentasi dari limbah pasar, demplot budidaya entok dengan pakan silase limbah pasar, pendampingan kegiatan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan. Jumlah peternak yang terlibat dalam kegiatan ini adalah 10 orang. Tingkat keberhasilan kegiatan dinilai berdasarkan hasil evaluasi kegiatan dalam bentuk pretest dan post test. 70% dari peserta kegiatan dapat memahami materi yang diberikan oleh tim pengabdian, 70% anggota terampil dalam mengolah limbah pasar sebagai pakan entok fermentasi dan 100% anggota kelompok ternak mengaplikasikan pakan fermentasi dalam budidaya entok mereka. Secara umum materi dapat terserap dengan baik, terdapat peningkatan ketrampilan peternak dalam membuat pakan dan ketrampilan ibu-ibu PKK dalam membuat makanan olahan berbahan daging entok. Terdapat efiensi biaya produksi ternak entok sehingga pendapatan peternak meningkat
OPTIMALISASI RUMAH BELAJAR DI PEKON SUKAMARGA KECAMATAN SUOH KABUPATEN LAMPUNG BARAT Erlina Rufaidah; Nurdin Nurdin
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v4i2.210

Abstract

Rendahnya tingkat pembelajaran anak disebabkan karena minimnya informasi pembelajaran serta waktu belajar yang terbatas hanya di jam sekolah dan paradigma masyarakat tentang pentingnya dunia pendidikan bagi masa depan anak masih tergolong rendah. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberi semangat bagi anak-anak untuk lebih giat belajar lagi serta menambah pemahaman serta memberikan wawasan tambahan pelajaran sekolah bagi peserta didik. Pengabdian masyarakat ini menerapkan model pelatihan dengan Multilevel Training. Dengan model pelatihan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Rumah Belajar sebagai salah satu Pusat Sumber Belajar bagi anak-anak. Secara keseluruhan dengan adanya Rumah Belajar dan aplikasi Manajemen Pelatihan dapat menjadi wahana pengembangan dan peningkatan kompetensi peserta didik. Hasil yang diharapkan dari pengabdian masyarakat ini ialah Rumah belajar diciptakan untuk bisa memberi semangat bagi masyarakat dan anak-anak untuk lebih giat belajar lagi. Anak-anak juga akan merasa nyaman dalam belajar karena mereka dapat belajar dengan model PAIKEM. Konsep pembelajaran tidak hanya difokuskan pada pencapaian materi belajar namun aplikasi setiap materi pelajaran dalam dunia nyata sehingga pada jangka panjang akan menimbulkan budaya belajar yang relevan. Kata Kunci: Optimalisasi, pekon sukamarga, rumah belajar
Cover Volume 2 Nomor 1 Maret 2018 Afri Yudamson
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 2 No 1 (2018)0
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daftar Isi Vol 3 No 3 2019 Afri Yudamson
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENYULUHAN DAN PELATIHAN PENGOLAHAN SALE PISANG KELOMPOK USAHA BERSAMA AISYAH DI DESA SUKAJAWA KECAMATAN BUMI RATU NUBAN KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Fibra Nurainy; Erdi Suroso
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Sakai Sambayan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pisang banyak melimpah di daerah Suka Jawa, Kecamatan Bumi Ratu Nuban Lampung Tengah. Produksi yang melimpah memberikan inspirasi bagi sebagian masyarakat khususnya ibu-ibu Aisyiah yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) Aisyiah untuk memanfaatkan pisang menjadi produk olahan berupa Sale pisang. Hal yang menjadi permasalahan pada KUB Aisyah di Bumi Ratu Nuban adalah sale pisang yang dihasilkan masih kurang bagus mutunya, karena memiliki tekstur yang keras, rasa yang kurang enak, dan bentuk yang tidak menarik. Banyak faktor yang berpengaruh dalam pembuatan sale pisang, antara lain adalah pemilihan bahan baku dan proses pengolahannya. Mutu sale pisang yang dihasilkan oleh KUB tersebut belum baik karena kurangnya pengetahuan anggota dalam produksi sale pisang. Untuk itu perlu dilakukan pelatihan kepada para kaum ibu anggota UKM tersebut mengenai proses pengolahan sale pisang yang benar sehingga dapat diperoleh sale pisang goreng yang bermutu. Kegiatan pelatihan ini sangat dinanti kelompok sasaran dan mereka antusias untuk mengikuti kegiatan karena selama ini mereka haus akan pembinaan dan pendampingan yang intensif. Kegiatan penyuluhan yang dilakukan dalam kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan peserta mengenai teknologi pengolahan sale pisang dari nilai rata-rata 40 menjadi 80. Kata kunci: penyuluhan, pelatihan, sale pisang, perbaikan mutu
APLIKASI MESIN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK GRANUL (POG) PADA KELOMPOK TANI PANCA KARYA DESA SINAR SARI KECAMATAN KALIREJO LAMPUNG TENGAH Warji Warji
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v2i2.94

Abstract

Kelompok Tani Panca Karya di Desa Sinar Sari Kecamatan Kalirejo telah lama memanfaatkan pupuk organik untuk memupuk sawah dan ladang mereka, bahkan menurut penuturan salah satu anggota kelompok tani bahwa secara turun-temurun mereka memanfaatkan pupuk kandang (kotoran hewan) dan pupuk kompos (seresah dan sisa-sisa tanaman pertanian) untuk menyuburkan tanah pertanian. Kelompok Tani Panca Karya telah berkomitmen untuk memproduksi dan mengembangkan pupuk organik padatan menjadi Pupuk Organik Granul (POG). Permasalahan utama yang mereka dihadapi adalah cara membuat POG yaitu proses pembuatan butiran, selama ini butiran dibuat dengan menggunakan nampan dengan cara menginteri, dimana kapasitasnya sangat terbatas dan ukurannya tidak seragam. Sementara proses pembuatan butiran dapat menggunakan granulator, salah satunya adalah granulator yang telah dihasilkan oleh Jurusan Teknik Pertanian Universitas Lampung. Kapasitas mesin granulator ini sekitar 100 kg/jam, butiran yang dihasilkan berbentuk bulat dan seragam. Oleh karena itu pada pengabdian ini diaplikasikan mesin pembuat butiran (granulator) tersebut. Pelaksanaan pengabdian pada Kelompok Tani Panca Karya berjalan dengan baik. Mesin granulator POG dapat diaplikasikan pada kelompok tani (mitra) dengan baik dan pengetahuan mitra secara keseluruhan meningkat sekitar 65% yaitu dari 21,67% menjadi 86,67%. Kegiatan pengabdian serupa sangat diharapkan oleh mitra, mereka menginginkan adanya introduksi teknologi yang dihasilkan oleh Perguruan Tinggi, secara khusus mitra menginginkan introduksi peletting benih dan alsintan kedelai.

Page 4 of 66 | Total Record : 656