cover
Contact Name
Aditya Dedy Purwito
Contact Email
purwito@ub.ac.id
Phone
+6281233789990
Journal Mail Official
wacana@ub.ac.id
Editorial Address
https://wacana.ub.ac.id/index.php/wacana/about/editorialTeam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Wacana, Jurnal Sosial dan Humaniora
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 14110199     EISSN : 23381884     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.wacana
This journal has a focus on inter and multidisciplinary studies of social sciences and humanities. The scope is the socio-cultural phenomenon, the history, and transformation of society, changes, and stagnation of socio-political institutions, actor orientation, and behavior, the performance of political regimes and socio-economic structures. The scope is not limited by state, nation, temporal duration, certain ideas, and narrow beliefs. This journal is open to various approaches, theories, methodologies, research methods carried out by scientists, academics, researchers and practitioners in the fields and disciplines: economics, social, political science, government studies, international relations, sociology, anthropology, demography, history, religious and cultural studies, philosophy of science, communication science, and development studies.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 16 No. 1 (2013)" : 6 Documents clear
Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Pendapatan Dan Pengeluaran Nelayan Payang Jurung Di Selat Madura Mimit Primyastanto; Anthon Efani; Soemarno Soemarno; Sahri Muhammad
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 16 No. 1 (2013)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.673 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik ekonomi rumah tangga nelayan payang jurung dan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan melaut dan pengeluaran rumah tangga untuk peningkatan kesejahteraan nelayan Selat Madura ,khususnya di Lekok. Metode yang digunakan adalah analisa deksrpitif kualitatif dan deksriptif kuantitatif menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian adalah faktor yang berpengaruh nyata terhadap pendapatan melaut adalah nilai aset kapal , daya mesin kapal , dan pengalaman melaut. Sedangkan faktor yang berpengaruh nyata terhadap pengeluaran rumah tangga nelayan adalah pendapatan melaut, pendapatan non melaut, jumlah keluarga, pendidikan. Ada dua faktor yang digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yaitu menambah jumlah aset kapal dan daya mesin kapal agar nelayan mampu ekspansi tempat penangkapan dari perairan selat Madura. Faktor eksternal yaitu pengembangan alternatif mata pencaharian (AMP) nelayan payang jurung di Selat Madura. Kata kunci : Selat Madura, karakteristik, ekonomi rumahtangga, pendapatan, pengeluaran kesejahteraan, nelayan payang jurung
Pendidikan Berperspektif Lingkungan Menuju Pembangunan Berkelanjutan Yuli Prayitno; Muhammad Sasmito Djati; Soemarno Soemarno; Zaenal Fanani
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 16 No. 1 (2013)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.853 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kepedulian lingkungan dengan model pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kuantitatif. Subyek penelitian adalah 88 orang siswa. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kepedulian lingkungan dan tes pemahaman paradigma pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ada korelasi positif signifikan antara sikap peduli lingkungan, perilaku peduli lingkungan dengan pengetahuan paradigma pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Hal ini mengindikasikan bahwa kepedulian lingkungan memiliki kesamaan dengan paradigma pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Dengan demikian pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan dapat dilaksanakan melalui pendidikan yang berperspektif lingkungan. Saran yang diajukan kepada para Kepala sekolah adalah penerapan pendidikan peduli lingkungan sebagai best practices di SMK Negeri. Kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di kabupaten disarankan untuk mengkaji lebih mendalam tentang fokus pencapaian tujuan pengelolaan dan perlindungan terhadap kelestarian lingkungan hidup melalui pendidikan. Kata kunci: Kepedulian lingkungan, pembangunan berkelanjutan.
Srategi The Boston Consulting Group Untuk Memastikan Kesinambungan Produk PT Gudang Garam Tbk Kediri Poniran Poniran
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 16 No. 1 (2013)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.015 KB)

Abstract

Lingkungan bisnis saat ini meningkat secara kompetitif, setiap perusahaan dituntut untuk memiliki kekuatan untuk bersaing di perdagangan global. PT Gudang Garam sebagai pasar dalam industri tembakau, untuk mempertahankan kondisi ini harus pandai dalam menentukan kebijakan manajemen . Alternatifnya adalah dengan menggunakan Strategi Analisis The Boston Consulting Group, sebuah analisis untuk mengukur pertumbuhan dan  pasar untuk produk SBU. Dengan analisis ini akan diketahui strategi apa yang harus dilakukan untuk mencapai keunggulan biaya serta bagaimana menentukan investasi yang tepat. Hal ini dapat dilihat dari analisis posisi kekuatan dan daya tarik perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini fokus untuk mempelajari (a) Produksi (b) penjualan (c) daya tarik industri (d) posisi kompetitif (e) atribut produk perusahaan (f)pajak/cukai. Penelitian ini dilakukan di perusahaan rokok PT Gudang Garam Tbk . Kediri alamat dengan : Jl . Semampir II / I Semampir Kediri - Indonesia Tel : 0354-682091-7 , fax: 0354-681555. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Gudang Garam adalah pimpinan pasar di posisi pangsa pasar tinggi BCG, GE - Mc. Kinsey, menang / kuat pada SKM dan SKT, SKL pada Mean Business, posisi PLC yang menurun untuk SKM, SKT dan SKL sekarang ini. Dengan kondisi seperti ini, penulis memberikan saran untuk perlunya perusahaan melakukan kegiatan yang spesifik, meliputi: (1) memastikan kesetimbangan portofolio melalui peluncuran produk baru yang menarik dan diharapkan mempunyai prospek bagus dalam jangka panjang, mengingat pada umumnya mengalami pengurangan produksi, dan peningkatan pajak, (2) berdasar portofolio produk PT Gudang Garam Tbk sebagian besar mempunyai posisi yang kuat, hal ini menunjukkan keberhasilan iklan produk dalam pandangan konsumen. Meskipun demikian PT Gudang Garam Tbk harus melakukan riset pasar untuk menentukan perubahan yang terjadi di pasar, (3) memaksimalkan pangsa pasar secara keseluruhan produk dengan mencari pelanggan dan daerah pemasaran baru. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi masuknya produk/industri baru, (4) perlu untuk dilakukan perluasan pemasaran keluar (eksport) dalam mensikapi penurunan konsumen dan peningkatan cukai. Dengan cara ini diharapkan perusahaan dapat memperahankan dan melindungi tingkat penjualan, pangsa pasar, kesetimbangan keuntungan. Selain itu manajemen jangka panjang juga perlu dikembangkan, sehingga perusahaan tetap stabil dalam industri rokok nasional. Kata kunci: BCG, GE-Mc. Kinsey, keberkelanjutan, produk, PLC, SKT, SKM, SKL
Competitiveness of Indonesian Shrimp Compare with Thailand Shrimp in Export Market Lina Asmara Wati; Wen-I Chang; Mochammad Muslich Mustadjab
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 16 No. 1 (2013)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.504 KB)

Abstract

With the water area accounts for 81 percent of the total area, fishery is a major business in Indonesia. As one of the world's largest shrimp exporting countries, Indonesia also relies on the revenues of shrimp exports in the international markets. This research compared the competitiveness of shrimp export from Indonesia and Thailand to Japan and US. The indicator adopted in this research was the RCA index. In this research collected secondary data from 1989 to 2010 for analysis. Results showed RCA values of Indonesia were higher than 1, which indicates advantaged competitiveness of Indonesia shrimp exports in the liberalized markets. Nevertheless, compared with Thailand, Indonesia remained relatively disadvantaged. To reinforce the Indonesian shrimp export, necessary infrastructure, such as networks shipment or delivery, packaging and transportation, must be improved. Further researches to determine the factors affecting competitiveness of export shrimp in liberalized market, make and analyze for the policy strategy formulation of Indonesia shrimp export in liberalized market are also advised.Keywords: Competitiveness; Indonesian Shrimp Export; RCA.
Dinamika Pembuatan Kebijakan Desentralisasi Di Timor-Leste Lucio Borromeo de Araujo; Sarwono Sarwono; Siti Rochmah
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 16 No. 1 (2013)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.776 KB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap tentang dinamika pembuatan kebijakan desentralisasi di Timor-Leste yang meliputi beberpa aspek, yakni: pertama, isu desentralisasi yang berkembang di Timor-Leste; kedua,  aktor-aktor yang berkepentingan dalam menanggapi isu desentralisasi; ketiga, dinamika isu desentralisasi menjadi agenda kebijakan; dan keempat, proses pembahasan agenda kebijakan desentralisasi menjadi Undang-Undang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, desentralisasi telah menjadi sebuah tuntutan masyarakat yang perlu segera direspon oleh pemerintah; kedua, orientasi aktor lembaga kebijakan telah memanfaatkan isu desentralisasi sebagai komoditas politik untuk memperjuangkan dan atau mempertahankan kekuasaan tertentu dalam tubuh pemerintahan; ketiga, sosialisasi, realisasi program pembangunan lokal, serta konsultasi dimanfaatkan sebagai cara-cara untuk menyusun agenda kebijakan, baik agenda sistemik dan agenda institusional; dan keempat, adanya intervensi dari kepentingan aktor resmi lain, sebagai akibat dari distribusi kekuasaan, menyebabkan penundaan pembahasan agenda kebijakan desentralisasi di parlemen nasional. Kata kunci: Isu desentralisasi, Kepentingan Aktor, dan Agenda Kebijakan.
Implementasi Kebijakan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2011 Di Desa Jembul Dan Desa Sumengko Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto Try Raharjo; Sjamsiar Sjamsuddin; Imam Hardjanto
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 16 No. 1 (2013)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.938 KB)

Abstract

Salah satu tantangan yang dihadapi dari kebijakan yang tertuju pada desa adalah problem kesiapan dikarenakan pemerintah desa selaku pengelola/pelaksana dari kebijakan Alokasi Dana Desa (ADD) ini akan memiliki andil yang sangat besar dalam menyukseskan atau bahkan menjadi penyebab kegagalan kebijakan yang tertuju ke desa. Sehingga pemerintah desa harus memiliki sumber daya dan pengetahuan yang cukup dalam melaksanakan kebijakan alokasi dana desa yang akan menentukan keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis Implementasi Kebijakan Alokasi Dana Desa di Desa Sumengko dan Desa Jembul Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto. Adapun penelitian yang digunakan menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan model yang dikembangkan oleh Merilee S. Grindle. Model ini berangkat dari ide dasarnya adalah bahwa setelah kebijakan ditransformasikan, dilakukan implementasi kebijakan. Keberhasilannya ditentukan oleh derajat implementability kebijakan tersebut, menyangkut isi dan konteks implementasinya. Isi suatu kebijakan mencakup : Kedudukan pembuat kebijakan; Kepentingan yang terpengaruhi oleh kebijakan; Siapa pelaksana program; Derajat perubahan yang diinginkan; Jenis manfaat yang dihasilkan; dan Sumber daya yang dikerahkan. Isi dari suatu kebijakan tersebut disinkronisasikan dengan kondisi riil yang ada di desa penelitian yang mana peneliti menyimpulkan bahwa Implementasi kebijakan alokasi dana desa dalam kegiatan belanja aparatur dan operasional pemerintahan desa di Desa Jembul dan Desa Sumengko Kecamatan Jatirejo belum dapat mencapai tujuan sesuai dengan yang diharapkan. Faktor usia dan Faktor SDM mempengaruhi kinerja dari Aparatur Pemerintah Desa Sedangkan dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat di Desa Jembul belum sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Hal ini disebabkan karena alokasi dana desa yang terlalu kecil. Kepala Desa memprioritaskan penggunaan alokasi dana desa pada kegiatan pemberdayaan masyarakat yang lebih urgent dan memiliki dampak positif yang tampak pada masyarakat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peningkatan sumber daya aparatur Pemerintah Desa dan peningkatan jumlah besaran Alokasi Dana Desa adalah kunci kesuksesan dari Implementasi Kebijakan Alokasi Dana Desa.Keywords: Pemerintahan Desa, Implementasi, Kebijakan, Alokasi Dana Desa,

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 28 No. 4 (2025): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 28 No. 3 (2025): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 28 No. 2 (2025): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 28 No. 1 (2025) Vol. 28 No. 1 (2025): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 27 No. 4 (2024) Vol. 27 No. 3 (2024) Vol. 27 No. 2 (2024) Vol. 26 No. 4 (2023): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 26 No. 3 (2023): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 26 No. 2 (2023): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 26 No. 1 (2023): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 25 No. 4 (2022) Vol. 25 No. 3 (2022) Vol. 25 No. 2 (2022) Vol. 25 No. 1 (2022) Vol. 24 No. 4 (2021) Vol. 24 No. 3 (2021) Vol. 24 No. 2 (2021) Vol. 24 No. 1 (2021) Vol. 23 No. 4 (2020) Vol. 23 No. 3 (2020) Vol. 23 No. 2 (2020) Vol. 23 No. 1 (2020) Vol. 22 No. 4 (2019) Vol. 22 No. 3 (2019) Vol. 22 No. 2 (2019) Vol. 22 No. 1 (2019) Vol. 21 No. 4 (2018) Vol. 21 No. 3 (2018) Vol. 21 No. 2 (2018) Vol. 21 No. 1 (2018) Vol. 20 No. 4 (2017) Vol. 20 No. 3 (2017) Vol. 20 No. 2 (2017) Vol. 20 No. 1 (2017) Vol. 19 No. 4 (2016) Vol. 19 No. 3 (2016) Vol. 19 No. 2 (2016) Vol. 19 No. 1 (2016) Vol. 18 No. 4 (2015) Vol. 18 No. 3 (2015) Vol. 18 No. 2 (2015) Vol. 18 No. 1 (2015) Vol. 17 No. 4 (2014) Vol. 17 No. 3 (2014) Vol. 17 No. 2 (2014) Vol. 17 No. 1 (2014) Vol. 16 No. 4 (2013) Vol. 16 No. 3 (2013) Vol. 16 No. 2 (2013) Vol 16, No 2 (2013) Vol. 16 No. 1 (2013) Vol. 15 No. 4 (2012) Vol. 15 No. 3 (2012) Vol 15, No 2 (2012) Vol. 15 No. 2 (2012) Vol 15, No 1 (2012) Vol. 15 No. 1 (2012) Vol. 14 No. 4 (2011) Vol. 14 No. 3 (2011) Vol. 14 No. 2 (2011) Vol. 14 No. 1 (2011) Vol. 13 No. 4 (2010) Vol 13, No 4 (2010) Vol. 13 No. 3 (2010) Vol. 13 No. 2 (2010) Vol 13, No 2 (2010) Vol. 13 No. 1 (2010) Vol. 12 No. 4 (2009) Vol. 12 No. 3 (2009) Vol. 12 No. 2 (2009) Vol. 12 No. 1 (2009) More Issue