cover
Contact Name
ivan
Contact Email
ivan.agung@uin-suska.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.psikologi@uin-suska.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Psikologi
ISSN : 19783655     EISSN : 24078786     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Psikologi diterbitkan oleh Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Jurnal ini mengakomodir artikel/karya ilmiah meliputi : Psikologi Umum, Psikologi Sosial, Psikologi Perkembangan, Psikologi Klinis, Psikologi Pendidikan, Psikologi Agama, Psikologi Industri & Organisasi dan Indegenous Psychology Naskah yang dimuat dapat berupa hasil penelitian, dalam bidang psikologi.
Arjuna Subject : -
Articles 242 Documents
Kepemimpinan Profetik, Budaya Organisasi, dan Komitmen Organisasi Karyawan Universitas Abdurrab Tri Rahayuningsih
JURNAL PSIKOLOGI Vol 12, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v12i2.3238

Abstract

Peran Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan Bagi Perkembangan Kecerdasan Moral Anak Dinda Septiani; Itto Nesyia Nasution
JURNAL PSIKOLOGI Vol 13, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v13i2.4045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan seberapa besar pengaruh peran keterlibatan ayah dalam pengasuhan terhadap perkembangan kecerdasan moral anak. Hasil penelitian ini nantinya bisa membuat para orangtua, terutama ayah dapat menyadari pentingnya sosok ayah dalam pengasuhan anak sehingga dapat memperbaiki dan mengembangkan peran ayah sejak anak usia dini agar dapat mencegah perilaku-perilaku negatif atau menyimpang yang akhir-akhir ini mulai marak terjadi pada generasi muda serta ayah tidak lagi hanya sebagai sosok pencari nafkah dalam keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan skala kepada anak yang berada pada masa kanak-kanak akhir yang terdiri dari skala peran keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan skala perkembangan kecerdasan moral. Alat ukur dianalisa secara statistik untuk melihat hubungan korelasinya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara perkembangan kecerdasan moral anak dengan peran keterlibatan ayah dalam pengasuhan yang didasarkan pada nilai p = 0,000 (p < 0,05). Selain itu, sumbangan pengaruh keterlibatan ayah terhadap perkembangan kecerdasan moral anak sebesar 36 %. Hasil ini diharapkan bahwa sosok ayah sebaiknya dapat berperan langsung dalam pengasuhan anak-anak.  
Konseling Kelompok Berbasis Teknik Self-Management Tazkiyatun Nafsi : Suatu Intervensi Psikologi Dalam Peningkatan Self-Direction In Learning Siswa Liliza Agustin; Sutardjo A.W; Makmuroh Sri Rahayu
JURNAL PSIKOLOGI Vol 13, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v13i1.2399

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya self-direction in learning pada siswa. Tujuan yang ingin dicapai adalah meningkatkan self-direction in learning siswa. Studi yang digunakan berupa penelitian dan pengembangan metode. Hal ini karena intervensi yang menggunakan konseling kelompok teknik self-management dengan memadukan tazkiyatun nafsi masih belum ada maka peneliti baru akan mencoba membuat rancangan modul. Untuk itu langkah yang akan dilakukan adalah: (1) Membuat rancangan modul (2) Uji coba rancangan modul untuk melihat efektifitas (3) Evaluasi rancangan modul. Hasil penelitian yang didapat adalah (1) Memperoleh modul konseling kelompok berbasis teknik self-management tazkiyatun nafsi untuk meningkatkan self-direction in learning siswa. (2) Dari hasil uji coba Modul menunjukkan bahwa konseling kelompok berbasis teknik self-management tazkiyatun nafsi efektif untuk meningkatkan self-direction in learning siswa. Adanya peningkatan skor sebelum dan sesudah diberikan konseling kelompok berbasis teknik self-management tazkiyatun nafsi pada ke 5 subjek uji coba. Adanya peningkatan semua aspek self-direction in learning, yaitu insiatif sendiri, self planned, kebutuhan belajar, self conducted, dan evaluasi. (3) Evaluasi modul yang diperoleh dari feedback subjek uji coba menunjukkan penilaian positif terhadap pemberian metode, materi dan material.Kata kunci: self-direction in learning, konseling kelompok berbasis teknik self-management tazkiyatun nafsi,
Hubungan Mindfullness Dengan Kualitas Hidup Pada Lanjut Usia Rini Atika Sari; Alma Yulianti
JURNAL PSIKOLOGI Vol 13, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v13i1.2771

Abstract

Abstrak Lanjut usia merupakan fase terakhir dalam kehidupan manusia yang ditandai dengan terjadinya penurunan pada aspek fisik, sosial, dan psikologis. Terjadinya penurunan dapat berpengaruh pada kualitas hidup. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas hidup adalah midfulness. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mindfulness dengan kualitas hidup lanjut usia di Kelurahan Tuah Karya, Pekanbaru. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lanjut usia di kelurahan Tuah Karya, Pekanbaru. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 65 orang lanjut usia penentuan subjek penelitian dilakukan dengan menggunakan Teknik cluster sampling, yaitu mengundi 176 RT yang berada di Kelurahan Tuah Karya Pekanbaru. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan skala midfulness dan skala kualitas hidup dari WHOQOL-BREF. Hasil analisis data meggunakan korelasi product moment menunjukkan nilai korelasi (r) sebesar 0,527, p=0.000 (p<0,01) artinya ada hubungan positif antara mindfulness dan kualitas hidup pada lanjut usia di Kelurahan Tuah Karya, Pekanbaru.Tingginya mindfulness menyebabkan menigkatanya ke-empat dimensi kualitas hidup pada lanjut usia, yaitu; kesehatan fisik, kesejahteraan psikologis, hubungan sosial dan lingkungan.Kata kunci: Mindfulness, Kualitas Hidup, Lanjut Usia AbstractA Late Adulthood is the final stage in human life that is characterized by a decrease in the physical, social, and psychological aspect, all of them can be affect the quality of life. One of the factors that affect the quality of life is mindfulness. This study aims to determine the relationship of mindfulness with the quality of life in Kelurahan Tuah Karya, Pekanbaru. Subjects in this study amounted to 65 elderly determination of the subject of research carried out using cluster sampling technique by raffle 176  Rukun Tetangga (RT). Measurements were made using mindfulness scale and WHOQOL-BREF quality of life scale. The results of data analysis using product moment correlation shows the correlation (r) of 0.527,   p = 0.000 (p <0.01), means that there is a positive relationship between mindfulness and quality of life in  elderly in the Kelurahan Tuah Karya, Pekanbaru. The high mindfulness causing menigkatanya all four dimensions of quality of life for the elderly, namely; physical health, psychological well-being, social relationships and environment.Keywords: Mindfulness, uality of Life and Late Adulthood.
Hubungan Efikasi Diri Pengambilan Keputusan Karier dan Pengambilan Keputusan Karier pada Siswa SMA Adhi Darmasaputro; William Gunawan
JURNAL PSIKOLOGI Vol 14, No 1 (2018): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v14i1.5004

Abstract

Abstract This study aimed to determine the correlation of career decision-making self-efficacy and career decision making. The hypothesis of this study that there is a correlation between self-efficacy and career decision making. Subjects in this study are 405 high school students in Jakarta. This study used quantitative research methods and data collection using CDSE-SF (Career Decision Self Efficacy- Short Form) and CDS (Career Decision Scale) which has been translated into Indonesian. The result of the reliability test for CDSE-SF scale was 0.840 and 0.866 for CDS scale. The result validity test of CDSE-SF from 0.310 to 0.551; while CDS of 0.334 to 0.641. The process of data analysis using SPSS 17 applications, Pearson product moment correlation. These results contrast with the hypothesis, there was no correlation between career decision making self-efficacy and career decision making (r = 0.094, p> 0.05). It can be concluded that the proposed hypothesis is rejected. This study has contributed in the field of educational psychology research additions adolescent career.Keywords: career decision-making self-efficacy, career decision making
Pengaruh Resiliensi dan Empati terhadap Gejala Depresi pada Remaja Endah Mujahidah; Ratih Arruum Listiyandini
JURNAL PSIKOLOGI Vol 14, No 1 (2018): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v14i1.5035

Abstract

Remaja merupakan masa kritis bagi perkembangan seseorang karena dihadapkan pada berbagai tugas perkembangan yang merupakan transisi dalam proses menuju dewasa. Kegagalan remaja dalam mencapai tugas perkembangan membuat remaja rentan mengalami gangguan psikologis seperti depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran resiliensi dan empati terhadap gejala depresi pada remaja. Penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan adaptasi skala Center for Epidemiologic Studies Depression Scale Revised-10 (CESDR-10) untuk mengukur depresi, adaptasi skala resiliensi Connor & Davidson, dan Basic Empathy Scale (BES) dari Jollife & Farrington. Sampel yang digunakan berjumlah 230 orang remaja berusia 12-20 tahun berdomisili di Jakarta yang diambil dengan teknik sampling convenience sampling. Hasil analisis statistik menggunakan uji regresi sederhana menunjukkan bahwa resiliensi memiliki kontribusi bermakna dalam menjelaskan tinggi rendahnya gejala depresi dengan sumbangan efektif sebesar 1,8%, dimana semakin tinggi resiliensi akan diikuti dengan gejala depresi yang lebih rendah. Empati juga dapat menjelaskan kemunculan gejala depresi secara bermakna dengan kontribusi efektif sebesar 2%, yaitu semakin tinggi empati, khususnya empati afektif, maka diikuti dengan meningkatnya gejala depresi pada remaja. Saat dilakukan uji regresi berganda dimana resiliensi dan empati menjadi variabel prediktor secara bersama, maka ditemukan bahwa empati dan resiliensi secara bersama dapat menjelaskan kemunculan gejala depresi secara bermakna dengan total sumbangan efektif sebesar 5,5%. Dalam hal ini, tingginya empati diikuti oleh meningkatnya gejala depresi, namun sebaliknya, resiliensi yang semakin tinggi akan diikuti dengan gejala depresi yang lebih rendah. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa resiliensi dan empati dapat menjadi prediktor yang signifikan dalam menjelaskan kemunculan gejala depresi pada remaja.
Studi Fenomenologi Penyesuaian Perkawainan Pada Perempuan Yang Menikah Melalui Proses Ta’aruf Tri Yani; Mirra Noor Mila
JURNAL PSIKOLOGI Vol 7, No 1 (2011): Juni 2011
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v7i1.5449

Abstract

Ta’aruf merupakan cara yang diyakini paling baik untuk menemukan dan mengenal calon pasangan sebelum memutuskan menikah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyesuaian perkawainan yang dilakukan oleh perempuan yang menikah melalui proses taaruf. Subjek dalam penelitian ini adalah perempuan yang telah menikah dengan proses ta’aruf yang berjumlah lima informa inti dan berdomisili di Pekanbaru. Penelitian ini menggunakanmetode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam. Dari hasil penelitian, penyesuaian perkawinan yang dilakukan oleh perempuan yang menikah melalui proses ta’aruf berjalan dengan baik. Proses penyesuaian perkawainan yang dilakukan oleh perempuan yang menikah melalui proses taaruf melalui empat hal, yakni peneysuaian dengan pasangan, penyesuaian peran, peneysuian keuangan, dan penyesuaian keluarga pasangan. Keberhasilan penyesuaian terhadap empat hal ini tersebut menciptakan kebahagiaan dalam perkawinan.
Analisis Properti Psikometri Subtes Merkaufgaben (ME) dengan Rasch Model Aprili Wahyu Hakiki; Ahyani Radhiani Fitri; Ivan Muhammad Agung
JURNAL PSIKOLOGI Vol 14, No 1 (2018): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v14i1.4900

Abstract

Merkaufgaben (ME) merupakan subtes Intelligenz Struktur Test (IST) yang mengukur kemampuan mengingat seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik psikometri subtes ME IST 70 yang kemudian dilanjutkan dengan merevisi aitem yang memiliki karakteristik psikometri yang buruk. Penelitian ini dibagi ke dalam dua tahapan: Pertama, mengestimasi properti psikometris subtes Merkaufgaben (ME) dengan menggunakan Model Rasch (N=293),hasilnya menunjukkan bahwa terdapat 1 aitem misfit (aitem nomor 167) dan 2 aitem yang terjangkit DIF (aitem nomor 160 dan 166). Kedua, melakukan uji coba subtes ME yang telah direvisi (N=124), hasilnya menunjukkan bahwa aitem yang direvisi memenuhi kriteria aitem fit dan tidak terjangkit DIF (p= 0.0670-1.000, p>0.05) dengan koefisien reliabilitas responden (@=0.76), aitem (@=0.97), serta instrumen (@=0.77) yang termasuk pada kategori bagus.Kata kunci: Intelligenz Struktur Test (IST), Merkaufgaben (ME), model rasch
Pengaruh Kepemimpinan Etis dan Iklim Etis terhadap Komitmen Afektif Anwar Munajah; Debora E. Purba
JURNAL PSIKOLOGI Vol 14, No 1 (2018): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v14i1.4456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat efek mediasi iklim etis pada pengaruh kepemimpinan etis dan komitmen afektif pada sebuah lembaga pemerintahan di Indonesia. Data diperoleh dari karyawan tetap dan pegawai negeri sipil yang dikaryakan (N = 100), dan dianalisis menggunakan teknik regresi dari macro PROCESS Hayes pada SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan persepsi karyawan pada kepemimpinan etis berpengaruh positif dan signifikan pada komitmen afektif karyawan (total effect=0.8387, SE=0.0544, 95% CI[0.7307, 0.9468)). Selanjutnya iklim etis berperan sebagai mediator pada hubungan antara kepemimpinan etis dan komitmen afektif (indirect effect=0.1696, SE=0.0406, 95% CI[0.1031, 0.2626)). Hal ini menunjukkan bahwa kepemimpinan etis berpengaruh secara tidak langsung pada komitmen afektif lewat iklim etis.Kata Kunci: kepemimpinan etis, iklim etis, komitmen afektif.
Eksplorasi Properti Psikometrik Kuesioner Takwa kepada Allah Ta'ala Irwan Nuryana Kurniawan
JURNAL PSIKOLOGI Vol 14, No 1 (2018): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v14i1.4975

Abstract

Although Takwa kepada Allah Subahanahu wa Ta’ala became one of the main indicators for the success of national education goals, so far the learning evaluation at all educational level in Indonesia only provides information on academic achievement alone. The present study is expected to provide a valid and reliable learning evaluation instrument related to non-academic important indicators of national education objectives. The current study is a further study aimed at exploring psychometric properties Takwa toward Allah Subahanahu wa Ta’ala Questionnaire (KTA; Fikri & Kurniawan, 2013). The study involved 220 Islamic boarding school students, comprised 57.3% male students and 42.7% female students, and their age ranges 15 years old to 27 years old (M=17.7, SD=1.90). For the purposes of validating the KTA, Surrender to God Scale (SGS; Wong-McDonald & Gorsuch, 2000), Flourishing Scale (FS; Diener, Wirtz, Tov, Kim-Prieto, Choi, Oishi, & Biswas-Diener, 2009), Negative Affect Subscale of SPANE (NA Subscale of SPANE; Diener, Wirtz, Tov, Kim-Prieto, Choi, Oishi, & Biswas-Diener, 2009), and Reynolds Short-Form of Marlowe-Crowne Social Desirability Scale (RSF-MCSDS; Reynolds & Gerbasi, 1982) were administered to them. The results of the study demonstrated the KTA has satisfying early psychometric evidence as a learning evaluation instrument. The findings, implications, and limits of the study are briefly discussed.

Page 11 of 25 | Total Record : 242