cover
Contact Name
ivan
Contact Email
ivan.agung@uin-suska.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.psikologi@uin-suska.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Psikologi
ISSN : 19783655     EISSN : 24078786     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Psikologi diterbitkan oleh Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Jurnal ini mengakomodir artikel/karya ilmiah meliputi : Psikologi Umum, Psikologi Sosial, Psikologi Perkembangan, Psikologi Klinis, Psikologi Pendidikan, Psikologi Agama, Psikologi Industri & Organisasi dan Indegenous Psychology Naskah yang dimuat dapat berupa hasil penelitian, dalam bidang psikologi.
Arjuna Subject : -
Articles 242 Documents
Prediktor Kualitas Pernikahan: Penyesuaian Pernikahan dan Nilai Personal Arrizqiya Auliaur Rahmah; Agus Abdul Rahman; Elis Anisah Fitriah
JURNAL PSIKOLOGI Vol 13, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v13i2.4134

Abstract

Pernikahan yang membahagiakan dan berkualitas merupakan dambaan setiap orang, termasuk mahasiswa yang sudah menikah. Penelitian ini menguji faktor penyesuaian pernikahan dan nilai-nilai personal sebagai faktor  yang dapat memprediksi kualitas pernikahan. Subjek penelitian ini terdiri dari 45 mahasiswa suatu perguruan tinggi di Kota bandung yang sudah menikah yang dipilih dengan menggunakan metode snowball sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan Perceived Relationship Quality untuk mengukur kualitas pernikahan, Revised Dyadic Adjustment Scale untuk mengukur penyesuaian pernikahan, dan Potrait Value Questionnare untuk mengukur nilai personal, dan   kemudian dianalisis dengan menggunakan uji regresi berganda. Analisis data menunjukkan  bahwa penyesuaian diri dapat memprediksi kualitas pernikahan, sedangkan nilai-nilai personal tidak. Hasil analisis data juga menunjukkan bahwa dimensi penyesuaian pernikahan yang paling berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas pernikahan adalah kepuasan dyadic satisfaction.
Academic Hardiness dan Prokrastinasi pada Mahasiswa Muharrama Trifiriani; Ivan Muhammad Agung
JURNAL PSIKOLOGI Vol 13, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v13i2.3626

Abstract

Prokrastinasi merupakan salah satu masalah yang dihadapi mahasiswa dalam menyelesaikan tugasnya.. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara academic  hardiness dengan prokrastinasi pada mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan dengan skala academic hardiness dan skala prokrastinasi. Subjek penelitian berjumlah 301 mahasiswa/i. Analisa data dilakukan menggunakan product moment correlation oleh pearson. Hasil penelitian ini, menunjukkan koefisien korelasi (r) sebesar -0,177 dengan probabilitas (p) 0,001 (p≤0,01). Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada hubungan negatif antara academic hardiness dengan prokrastinasi pada mahasiswa/i. Artinya, semakin tinggi academic hardiness maka semakin rendah prokrastinasi. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan sumbangan efektif academic hardiness terhadap prokrastinasi sebesar 3,1%.
Hubungan Intensitas Menggunakan Facebook dengan Kecenderungan Nomophobia pada Remaja Ria Wahyuni; harmaini harmaini
JURNAL PSIKOLOGI Vol 13, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v13i1.2717

Abstract

Pada masa sekarang ini, perkembangan sosial media terutama facebook sangat pesat. Hal ini memicu remaja untuk menggunakan facebook semakin meningkat yang akan menyebabkan kecenderungan menjadi nomophobia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara ilmiah mengenai ada tidaknya hubungan antara intensitas penggunaan facebook terhadap kecenderungan menjadi nomophobia pada remaja. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 02 Bengkalis dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah adalah purposive sampling sebanyak 171 siswa. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan skala yang diperoleh melalui aspek-aspek intensitas penggunaan facebook yang dikemukakan oleh Ellison dkk (2007), dan karakteristik nomophobia yang diuraikan oleh Bragazzi & Del Puente (2014). Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah analisis parametrik yaitu product moment dengan bantuan program SPSS versi 17.0 for windows. Hasil analisis data menunjukan korelasi intensitas penggunaan facebook dengannomophobia dengan korelasi sebesar R=0,272 dengan taraf signifikansi 0,000 (p < 0,05), maka dapat ditarik kesimpulan bahwa ada hubungan antara intensitas penggunaan facebook dengan kecenderungan menjadi nomophobia pada remaja. Hal ini berarti tinggi rendahnya intensitas penggunaan facebook berhubungan dengan kecenderungan menjadi nomophobia. Selanjutnya nilai sumbangsih variabel intensitas penggunaan facebook terhadap variabel kecenderungan menjadi nomophobia adalah 7,4%, sisanya  92,6% di pengaruhi oleh variabel lain. Kata  kunci:  Intensitas  Penggunaan  Facebook,  Menjadi  Nomophobia,  Remaja.
Pengaruh Regulasi Perilaku Islami dan Kesadaran Moral terhadap Kemunafikan Agus Abdul Rahman
JURNAL PSIKOLOGI Vol 13, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v13i1.3092

Abstract

Kemunafikan merupakan masalah serius dalam pendidikan moral. Berbagai penelitian sudah dilakukan untuk memahami karakter kemunafikan tersebut, dan faktor-faktor apa yang mempengaruhinya. Pemahaman itu penting agar dapat dilakukan upaya antisipatif untuk mengatasinya. Penelitian yang sudah dilakukan lebih fokus pada bagaimana aspek-aspek kognitif dan afektif berpengaruh terhadap kemunafikan, sedangkan aspek perilaku kurang mendapatkan perhatian. Penelitian ini menguji pengaruh Regulasi Perilaku Islami terhadap Kesadaran Moral dan Kemunafikan. Menarik untuk dibahas karena Islam secara detil mengatur bagaimana  pemeluknya harus berperilaku. Pengaturan perilaku secara detil tersebut diduga akan meningkatkan kesadaran terhadap nilai-nilai moral, dan kesadaran moral sendiri secara empiric sudah terbukti dapat menurunkan kemunafikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Regulasi Perilaku Islami secara signifikan berhubungan positif dengan  Kesadaran Moral  (r = .152, p = .021), dan berhubungan negative dengan kemunafikan (r = -.205, p = .002). Regulasi Perilaku Islami dan Kesadaran Moral secara bersama-sama juga berpengaruh secara signifikan terhadap kemunafikan, F (2, 225) = 7.237, p = .001, dengan nilai R2 sebesar .052. Hasil penelitian lainnya menunjukkan bahwa kesadaran terhadap domain moral kesucian dapat menurunkan kemunafikan ( β = -1.182, p = .008), sedangkan kesadaran terhadap domain moral lainnya tidak berpengaruh.
Memotivasi Siswa Menghafal Surat Pendek Al-Qur’an Melalui “Mystery Motivator” Eka Fitriyani; Indah Puji Ratnani
JURNAL PSIKOLOGI Vol 12, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v12i1.3005

Abstract

Religiusitas Dengan Gaya Hidup Hedonisme: Sebuah Gambaran Pada Mahasiswa Universitas Syiah Kuala Ardilla Saputri; Risana Rachmatan
JURNAL PSIKOLOGI Vol 12, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v12i2.3230

Abstract

Perbedaan Ekspresi Emosi pada orang Batak, Jawa, Melayu dan Minangkabau Rina Suciati; Ivan Muhammad Agung
JURNAL PSIKOLOGI Vol 12, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v12i2.3236

Abstract

Pengaruh Pendidikan Dan Pelatihan, Remunerasi Dan Budaya Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja Dalam Meningkatkan Kinerja Pada Dit Reskrimsus Polda Riau Artha Riana; Susi Hendriani; Yulia Efni
JURNAL PSIKOLOGI Vol 13, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v13i2.4242

Abstract

ABSTRACTSumber daya manusia merupakan aset organisasi yang sangat vital, karena itu peran dan fungsinya tidak bisa digantikan oleh sumber daya lainnya termasuk Institusi Polri. Saat ini kualitas citra Polri dinilai para pengamat mengalamikemerosotan. Kemerosotan citra di mata masyarakat merupakan sebuah persoalanpenting yang hingga saat ini masih terus membelenggu Polri dalam menjalankantugas dan wewenangnya.Beberapa kebijakan dan peraturan telah dikeluarkan oleh pimpinan Polri untuk mendukung peningkatan pelayanan dan kinerja personil Polri belum cukup mampu untuk dapat memenuhi tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan, Remunerasi dan Budaya Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja Dalam Meningkatkan Kinerja pada Dit Reskrimsus Polda Riau.Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian explanatori. Populasi penelitiannya personil Dit Reskrimsus Polda Riau sebanyak 93 orang. Sampel diambil dengan tekniksensus dengan mengeluarkan Direktur Dit Reskrimsus sebagai key informan sehingga sampel yang digunakan sebanyak 92 orang. Pengumpulan data variabel menggunakan kuesioner dengan skala likert.Hasil uji hipotesis menyimpulkan: a.pendidikan dan pelatihan tidak berpengaruhsignifikan terhadap kinerja dengan nilai p value sebesar 0,36; b. remunerasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja dengan nilai p value sebesar 0,09; c. budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja dengan nilai p value sebesar 0,02; d. pendidikan dan pelatihan berpengaruh signifikan terhadap kinerja melalui kepuasan kerja dengan nilai p value sebesar 0,02; e. remunerasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja melalui kepuasan kerja dengan nilai p value sebesar 0,015; f.  budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja melalui kepuasan dengan nilai p value sebesar 0,01.
Kedekatan Remaja Pada Ibu: Pendekatan Indigenous Psychology Tantio Fernando; Diana Elfida
JURNAL PSIKOLOGI Vol 13, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v13i2.3081

Abstract

Ikatan emosional dalam membentuk kedekatan antara remaja dengan ibu diketahui berbeda antara laki-laki dan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kedekatan remaja dan ibu dalam konteks masyarakat di Provinsi Riau ditinjau dari jenis kelamin remaja. Dengan pendekatan Indigenous Psychology, responden (N=686 orang) menjawab pertanyaan “Seberapa dekat yang Anda rasakan dengan ibu Anda dan Tuliskan alasan mengapa Anda merasa dekat dengan ibu Anda”. Pengkodean dan pengkategorian terhadap jawaban responden dilakukan tim peneliti dari Center for Indigenous & Cultural Psychology Fakultas Psikologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Data hasil kategorisasi dianalisis dengan menggunakan tabulasi silang secara umum. Ditemukan perbedaan alasan kedekatan dengan ibu antara laki-laki dan perempuan pada faktor ikatan emosional bahwa perempuan lebih dekat dengan ibu dikarenakan keterbukanya sedangkan laki-laki dikarenakan adanya afeksi positif yang didapatkan dari ibu. Hasil penelitian menunjukan bahwa remaja di Provinsi Riau merasa amat sangat dekat  dengan ibu. Alasan kedekatan dengan ibu adalah karena faktor ikatan emosional, peran ibu, respek, pertalian darah, dukungan dan figur. Hasil penelitian ini berimplikasi pada program pemberdayaan keluarga dengan mempraktekan pengasuhan yang tepat untuk remaja laki-laki dan perempuan untuk membangun kedekatan yang positif antara ibu dan remaja.    Kata kunci: kedekatan, remaja, ibu dan ikatan emosional
Kelekatan (Attachment) pada Ibu dan Ayah Dengan Kompetensi Sosial pada Remaja Rika Aulya Purnama; Sri Wahyuni
JURNAL PSIKOLOGI Vol 13, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v13i1.2762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelekatan (attachment) pada ibu dan ayah dengan kompetensi sosial pada remaja. Kompetensi sosial yang dimaksud adalah kemampuan dan keterampilan yang dimiliki oleh seseorang dalam berinteraksi dengan orang lain untuk mencapai hubungan sosial yang positif. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja di SMPN 21 Pekanbaru yang berusia 12-15 tahun, yang ditentukan melalui teknik cluster random sampling. Skala yang digunakan dalam penelitian ini berupa skala psikologis yaitu skala kelekatan (attachment) menggunakan Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA) yang telah dimodifikasikan oleh Wahyuni dan Asra (2014) dan skala kompetensi sosial menggunakan skala yang dimodifikasikan oleh Rahman (2010) berdasarkan teori Gresham dan Elliott. Berdasarkan analisis korelasi regresi linier berganda menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kelekatan (attachment) pada ibu dan ayah dengan kompetensi sosial pada remaja (F=5,444; R= 0,229; p=0,005). Kelekatan pada ibu dan ayah memiliki kontribusi sebesar 5,3% terhadap kompetensi sosial. Kata kunci : kelekatan (attachment) pada ibu dan ayah, kompetensi sosial

Page 9 of 25 | Total Record : 242