cover
Contact Name
Sugeng Santoso
Contact Email
sugeng.santoso@mercubuana.ac.id
Phone
+628127537020
Journal Mail Official
sitekin@uin-suska.ac.id
Editorial Address
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UIN SULTAN SYARIF KASIM RIAU Kampus Raja Ali Haji Gedung Fakultas Sains & Teknologi UIN Suska Riau Jl.H.R.Soebrantas No.155 KM 18 Simpang Baru Panam, Pekanbaru 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri
Sesuai dengan standard ISO 45001 bahwa karyawan harus berpartisipasi dalam melakukan pencegahan kecelakaan. Untuk itu perusahaan telah menetapkan Program Hazob (Hazard Observation) untuk mengidentifikasi bahaya dan melakukan tindakan koreksinya. Penerapan Program Hazob masih dengan metode konvensional, mengisi lembar form, sehingga tidak efektif, efisien dan tidak berintegrasi dengan sistem lain. Transformasi digitalisasi diperlukan dengan merubah bisnis proses pelaporan dari konvensional ke aplikasi website atau mobile Apps. Hasil dari penelitian ini terjadi peningkatan kinerja operasional keselamatan kerja dengan program Hazob (i) pengisian form secara manual bertransformasi ke system digitalisasi aplikasi website dan mobile Apps; (ii) leading indikator pelaporan hazob meningkat menjadi 1.364 dari seluruh lokasi. Ini bermakna, bahwa perusahaan telah mengidentifikasi bahaya sejumlah tersebut dalam kuran waktu 3 bulan, dan melakukan tindakan koreksi sebelum terjadi kecelakakan. Data persentasi kontribusi menunjukan bahwa semua pihak bagian di perusahaan berkontribusi untuk melakukan pelaporan hazob. Hal ini menunjukan komitmen semua tingkatan untuk melakukan pecegahan kecelakaan. Angka terbesar pada tingkatan karywan ( 63 %) berkontribusi ; (iii) dampak implementasi berupa tingkat penurunan angka kecelakaan dengan Lagging Indikator sebagai berikut : LTIR = 0 (Nol), TRIR, yang sebelumnya 0.87 di bulan juni, turun menjadi 0 (nol) dari bulan Juli sampai September 2020, dan IFT, turun terus setiap bulan dan di bulan September di angka 12.33.
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2014): Desember 2014" : 18 Documents clear
MODEL PROPAGASI UNTUK KANAL RADIO BERGERAK PADA FREKUENSI 900 MHz DI KOTA PEKANBARU Teddy Purnamirza; Yuhrijul Yuhrijul; Depriwana Rahmi
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 12, No 1 (2014): Desember 2014
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v12i1.778

Abstract

Dalam suatu sistem telekomunikasi, model propagasi radio sangat dibutuhkan untuk melakukan suatu perancangan, pembangunan dan pengembangan sistem komunikasi bergerak. Model propagasi yang umum digunakan diantaranya adalah model Okumura-Hatta, model Cost 231 dan model Lee. Namun, model-model tersebut tidak dapat digunakan untuk menentukan model propagasi yang akurat pada suatu daerah tertentu, karena model-model tersebut bersifat umum. Penelitian ini bertujuan mendapatkan model propagasi untuk kanal radio bergerak pada frekuensi 900 MHz di kota Pekanbaru. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran daya terima menggunakan Tems Investigation pada kawasan yang telah di tetapkan. Selanjutnya dilakukan pengukuran jarak antara MS dan BTS untuk mendapatkan data loss dan jarak yang bersesuaian. Model propagasi didapatkan berdasarkan data loss dan jarak yang bersesuaian menggunakan Software Matlab. Pada penelitian ini didapatkan Model Linier: L= 30 x D + 126, Model Kuadratik: L= 35,7 x D2 +3,53x D + 129, dan Model Kubik: L= -285 x D3 + 360 x D2 – 98,1 x D + 137. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan model propagasi yang paling mendekati hasil pengukuran adalah model propagasi Hatta Dense Urban.
PENERAPAN WATERFALL DALAM ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DOKUMEN SURAT MENYURAT PADA BANK BJB KANTOR CABANG BSD TANGERANG Meinarini Catur Utami; Yoga Tri Hutomo
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 12, No 1 (2014): Desember 2014
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v12i1.783

Abstract

Bank BJB merupakan salah satu lembaga perbankan pembangunan daerah di Indonesia yang cukup berkembang pesat dan sudah memiliki beberapa kantor cabang di berbagai daerah, salah satunya berada di BSD Tangerang. Pada sebuah perusahaan kegiatan komunikasi atau pertukaran informasi tidak bisa dilepaskan dari aktivitas surat-menyurat. Bank BJB kantor cabang BSD belum memiliki sistem pengelolaan dokumen surat yang terkomputerisasi. Seluruh kegiatan pencatatan data surat yang ada masih dilakukan secara manual yaitu dengan melakukan pencatatan pada buku. Hal ini kurang baik karena apabila buku tersebut hilang atau rusak maka data surat yang ada akan ikut hilang. Proses yang masih manual ini juga menyebabkan proses aliran surat masuk maupun surat keluar membutuhkan waktu yang lama sehingga apabila ada surat yang berjumlah banyak akan menyebabkan sulitnya mencari data surat yang sedang dibutuhkan. Dalam membantu dan memudahkan proses pengelolaan surat yang ada dibutuhkan sebuah sistem terkomputerisasi yang dapat digunakan oleh bagian operasional dalam mendukung pekerjaan tersebut. Dari permasalahan di atas, penulis membuat analisis dan perancangan sistem informasi manajemen dokumen suratmenyurat yang dapat berguna dalam membantu proses pengelolaan surat yang ada. Perancangan sistem ini dibuat dengan menggunakan metode pengembangan sistem Waterfall Strategy Sequentialkarena mudah penerapannya serta bisa menghasilkan sistem yang bagus karena memerlukan perencanaan yang matang serta langkah demi langkah yang harus dikerjakan dengan detil, dan juga menggunakan notasi Unified Modelling Language (UML).
PERANCANGAN ULANG ALAT PEMERAS MADU (Studi Kasus: Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar Riau) Neng Sri Novi Fitri Yani; Hernowo Hernowo
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 12, No 1 (2014): Desember 2014
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v12i1.769

Abstract

Kenyamanan petani lebah dalam proses pemerasan merupakan salah satu faktor penting yang harus diperhatikan untuk menanggulangi keluhan rasa sakit yang dialami petani lebah, terutama pada  bagian leher, kaki,  punggung  dan  kedua  tangan  mereka.  Dimana masyarakat  tapung  kabupaten  kampar  riau  belum mengunakan  alat  pemeras  madu  yang  di  pasarkan  yaitu  ekstraktor  lebah.  Alat ekstraktor  merupakan  alat bantu pemerasan madu yang berbentuk silinder dengan bingkai penampung sarang yang beputar dengan gaya sentrifugal. Peneliti mencoba untuk merancang ulang alat pemeras madu berdasarkan data antropometri yang sesuai kebutuhan petani lebah serta memberikan kuesioner Standardised Nordic Questionnaires (SNQ). Hasil perancangan ulang alat pemeras madu berdasarkan data  antropometri adalah  seperangkat  alat pemeras madu yang terdiri dari meja, kursi, motor listrik, saringan dan mata pisau bergerigi dan lain - lain. Semua komponen alat  pemeras  madu  dirancang  satu  set,  sehingga  proses  pemerasan  dalam  penggunaannya  lebih  mudah digunakan.  Dilihat dari  segi  ukuran  alat  pemeras  madu  dengan  tinggi  kursi  dari  lantai  88cm,  tinggi  alas duduk dari lantai = 43cm ,tinggi sandaran kursi=56 cm, lebar alas kursi= 50 cm,  Lebar sandaran kursi= 50 cm, panjang alas kursi= 45cm, jarak alat pemeras madu=71 cm, lebar alat bantu penekan=13cm, Jarak kursi dengan tiang alat rancangan= 27cm dan tinggi meja alat pemeras madu= 70 cm.
PERBANDINGAN INTERNET SERVICE PROVIDER DI WILAYAH DRAMAGA BOGOR BERDASARKAN TRAFIC PACKET INTERNET GROPER Mustakim Mustakim
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 12, No 1 (2014): Desember 2014
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v12i1.774

Abstract

Keterbatasan kecepatan akses internet di Indonesia menjadi hambatan bagi pengguna internet untuk keperluan dan pekerjaan seseorang. Delapan Provider penyedia layanan Internet di Indonesia akan diukur berdasarkan Trafic Packet Internet Groper sebagai ukuran kecepatan didaerah Dramaga Bogor. Berdasarkan hasil analisis antara Round Trip Times dengan Packet Loss tidak selalu berjalan searah atau tidak benar bahwa jika Round Trip Times semakin besar maka Packet Loss juga semakin besar begitu juga sebaliknya. IPB dan Speedy mempunyai nilai persentase minimum baik Round Trip Times, Packet Loss maupun total keduanya, hal ini dapat dikatakan bahwa untuk daerah Dramanaga Bogor, ISP IPB dan Speedy adalah yang terbaik. Sedangkan Indosat memiliki Traceroute (Tracert) terbesar dengan nilai rata-rata 17 trace untuk tiga site sehingga dapat dikatakan ranking terendah diatara yang lainnya.
EVALUASI TINGKAT KEMATANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL MATURITY LEVEL COBIT 4.1 (STUDI KASUS PT. BRI CABANG BANGKINANG) Megawati Megawati; Fauzi Amrullah
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 12, No 1 (2014): Desember 2014
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v12i1.779

Abstract

Implementasi teknologi informasi untuk mendukung Proses Bisnis dalam mencapai tujuannya sudah merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting. Evaluasi terhadap peran teknologi informasi dengan menggunakan model Maturity level CobIT 4.1 sangat berguna untuk pengembang teknologi informasi maupun para pengelola. Evaluasi terhadap proses teknologi informasi perlu dilakukan agar proses bisnis yang ada pada PT. BRI Cabang Bangkinang tersebuat dapat melakukan perbaikan-perbaikan. Evaluasi yang dilakukan berdasarkan COBIT 4.1 khusus mengelola kualitas sistem informasi (PO8). Untuk mengevaluasi proses tersebut digunakan model maturity level.Maturity level akan mengukurtingkat kematangan TI saat ini dan harapan di masa yang akan datang. Pada penelitian ini, diperoleh kesimpulan bahwa peran teknologi informasi pada PT BRI Cabang Bangkinangberdasarkan model kematangan standar COBIT 4.1 khususnya pengelolaan kualitas system informasi (PO8)berada pada level3 (defined process). Kondisi di mana organisasi telah memiliki prosedur baku formal dan tertulis untuk mengelola kualitas TI dan telah disosialisasikan ke segenap jajaran manajemen dan karyawan untuk dipatuhi dan dijalankan dalam aktifitas sehari-hari. Hanya saja masih belumoptimal terhadap prosedur-prosedur pada PT BRI Cabang Bangkinang. Diperlukan standar operasional yang jelas untuk setiap system informasi yang digunakan, sehingga mampu mendukung pencapaian kinerja yang lebih baik bagi perusahaan.
PENERAPAN HIERARCHICAL CLUSTERING PADA PENGUKURAN KOHESI KELAS Inggih Permana; Zarnelly Zarnelly
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 12, No 1 (2014): Desember 2014
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v12i1.784

Abstract

Pengukuran kohesi pada sebuah kelas merupakan parameter penting dalam pengukuran kualitas sebuah perangkat lunak. Telah banyak penelitian dilakukan untuk hal ini, salah satunya menggunakan hierarchical clustering. Teknik pengukuran kohesi menggunakan hierarchical clustering yang ditawarkan oleh penelitian sebelumnya tidak mempertimbangkan hubungan tidak langsung antara method dan instance variabel. Studi ini bertujuan untuk memperbaiki hal tersebut dengan cara memodifikasi matriks EP sehingga matriks tersebut mempertimbangkan hubungan tidak langsung antara method dan instance variabel. Hasil percobaan menunjukkan bahwa dengan menggunakan teknik ini tidak hanya dapat meningkatkan kemampuan pengukuran kohesi, tetapi juga dapat membagi method-method dan instance variabel-variabel dalam beberapa cluster menurut fungsi dan penggunaan umumnya
RANCANG BANGUN SISTEM DASHBOARD PENGAWASAN KINERJA DENGAN MODEL BALANCED SCORECARD (STUDI KASUS: BMT BERINGHARJO YOGYAKARTA) Milasari Milasari; Bayu Waspodo; Qurrotul Aini
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 12, No 1 (2014): Desember 2014
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v12i1.770

Abstract

Baitul  Maal  Wat  Tamwil  (BMT)  Beringharjo  adalah  badan  usaha yang  berbentuk  Koperasi  Jasa Keuangan  Syariah  yang  didirikan  secara informal.  Saat  ini  BMT  Beringharjo  melayani  lebih  dari  32.000 mitra  yang  tersebar  di  11  kantor  cabang  baik  di  Yogjakarta,  Bandung, Jakarta,  Semarang  maupun  Jawa Timur.  Jumlah nasabah  yang cukup besar dan kegiatan  yang  semakin sibuk  menjadi alasan bagi eksekutif untuk memantau secara visualisasi keadaan perusahaan mereka. Dashboard system  adalah  suatu kumpulan ukuran yang  memberikan gambaran  perusahaan  pada  top  manager  dengan cepat dan komprehensif.  Sistem ini  mempunyai  ide  dasar  dan  manfaat  yang bisa  diperoleh  dengan  analogi  kegunaan  dashboard  bagi pengemudi, yaitu  dashboard  dengan layar yang didesain dengan baik yang menampilkan informasi kondisi perusahaan.  Sedangkan  tolok  ukur kinerja  BMT  Beringharjo  menggunakan  konsep  balanced  scorecard melalui empat perspektif, yaitu:  keuangan, pembelajaran & pertumbuhan, nasabah, dan proses bisnis internal yang menggunakan analisis Critical Success Factor (CSF) dan Key Performance Indicator (KPI). Dashboard system  ini  dianalisis  dan  dirancang  dengan  metode prototype  dengan  bantuan  tools  Unified  Modeling Language  (UML) dengan menggunakan tujuh diagram, yaitu  use case diagram,  activity diagram,  sequence diagram,  class  diagram,  statechart  diagram,  component  diagram,  dan  deployment  diagram.  Pengkodean sistem menggunakan bahasa pemrograman PHP dan menggunakan database Mysql.
RANCANG BANGUN ANTENA MICROSTRIP 900 MHz UNTUK SISTEM GSM Ananta Wahyu P; Ari Endang Jayati; Sri Heranurweni
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 12, No 1 (2014): Desember 2014
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v12i1.775

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pembuatan antena mikrostrip dengan frekuensi kerja 900 MHz untuk jaringan GSM (Global System For Mobile Communication). Antena mikrostrip berbentuk persegi panjang dengan substrat epoxy fiberglass yang memiliki konstanta dielektrik 4.8. Parameter yang harus diperhatikan dalam merancang adalah pola radiasi antena, gain, VSWR (Voltage Standing Wave Ratio), bandwidth, dan impedansi masukan. Dalam penelitian ini dirancang antena microstrip pada frekuensi 900 MHz. Dengan parameter gain 7,83 dB, VSWR 1,29, bandwidth 10 MHz dan impedansi input 62,57 + j7,01Ω. Simulasi menggunakan perangkat lunak MMANAGAL V.1.20.20.

Page 2 of 2 | Total Record : 18