cover
Contact Name
Erwin Hikmatiar
Contact Email
jurnal.salam@uinjkt.ac.id
Phone
+6281282648901
Journal Mail Official
jurnal.salam@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir. H. Juanda No. 90 Ciputa Tangsel
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i
ISSN : 23561459     EISSN : 26549050     DOI : 10.15408
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i (ISSN 2356-1459) is a national journal published by the Faculty Sharia and Law Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta, INDONESIA. The focus is to provide readers with a better understanding of Indonesia social and sharia culture and present developments through the publication of articles, research reports, and book reviews. SCOPE of SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i specializes in Indonesian social and sharia culture, and is intended to communicate original researches and current issues on the subject. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines. SCOPE of SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i specializes in Indonesian social and sharia culture, and is intended to communicate original researches and current issues on the subject. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2014)" : 14 Documents clear
PENTINGNYA KEBERADAAN LPS BAGI NASABAH PENYIMPAN Zulkarnain Sitompul
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v1i2.1536

Abstract

Abstract: The Importance of Deposit Insurance Corporation for Customers. The safety of customers in saving their money is an important thing to be guaranteed by every financial agency. This is a part of proves of trust principal given to the banks. Its aim is that the trust from customers is important as the more the customers trust the banks the more services used by them. This principal also builds trust between customers and the banks. For this reason, there are many banks act as financial advisers for their customers. This relationship, then, creates fiduciary duty for the banks when dealing with their customers. Keywords: trust, financial advisers, fiduciary duty Abstrak: Pentingnya Keberadaan LPS Bagi Nasabah Penyimpan. Keamanan nasabah dalam penyimpanan uangnya merupakan hal yang paling penting dijamin oleh setiap lembaga keuangan. Keamanan bagi nasabah adalah realisasi dari prinsip kepercayaan (trust) yang diberikan nasabah kepada pihak perbankan. Tujuannya adalah semakin nasabah menaruh kepercayaan kepada bank, maka akan semakin banyak kuantitasnya nasabah yang menggunakan jasa perbankan. Pentingnya kepercayaan masyarakat terhadap bank telah menciptakan hubungan kepercayaan antara bank dengan nasabahnya. seringkali menyebabkan bank berperan sebagai penasehat keuangan (financial adviser) bagi nasabahnya menciptakan hubungan kepercayaan dan kerahasiaan (confidentiality) anatara bank dengan nasabah. Hubungan kepercayaan tersebut pada  gilirannya menghasilkan fiduciary duty bagi bank ketika berurusan dengan nasabahnya. Kata kunci: kepercayaan penasehat keuangan, fiduciary dutyDOI:10.15408/sjsbs.v1i2.1536
INSTRUCTIONAL DESIGN IN TEACHING ENGLISH FOR LAW (A Project Based Learning Instruction in English II for Law Science Department) Ummi Kultsum; Qosim Arsadani
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v1i2.1544

Abstract

Abstrak: Desan Intruksional Dalam Pengajaran Bahasa Inggris Hukum. Fakultas Syariah dan Hukum telah mulai mempersiapkan siswa mampu dalam menghadapi karir mereka sebagai ilmuwan hukum tidak hanya di nasional tetapi juga internasional. Kurikulum terpadu telah menjadi pilihan sebagai sistem pendidikan. Salah satu bentuk kurikulum terpadu adalah untuk mengkorelasikan antara atau di antara mata pelajaran. Untuk memenuhi hal ini, fakultas mencoba untuk mengembangkan Program ESP sebagai program pikiran dalam proses pembelajaran. Desain pembelajaran merupakan salah satu pendekatan yang dapat menjadi metode pilihan untuk dosen bahasa Inggris dalam memberikan subjek. English II diajarkan di kedua semester. Kata kunci: ESP Program, desain instruksional, Pengajaran Bahasa Inggris Hukum, Pembelajaran Berbasis Proyek (PBL). Abstract: Intructional Design In Teaching English For Law. Sharia and Law faculty has started to prepare its students able in facing their career as a law scientist not only in national but also international. Integrated curriculum has become a define choice as educational system aims for rigor and relevance. One of the forms of integrated curriculum is to correlate between or among subjects. To fulfill this, the faculty tries to develop ESP program as the mind program in learning process. Instructional design is one of the approaches that can be an option method for English lecturer in delivering the subject. English II is taught in the second of semester. This subject is being correlated under the notion of Project Based Learning (PBL).The design involves students totally to search, analyze, and conclude what they learn. This will make students doing what they learn, and then they will understand what they make. Keywords: ESP Program, Instructional design, Teaching English for Law, Project Based Learning (PBL)DOI:10.15408/sjsbs.v1i2.1544
POTENSI PENDAPATAN ASLI DAERAH DALAM RANGKA PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH Khairul Umam, Irfan
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v1i2.1549

Abstract

Abstract: Local Revenue Potential in the Context of Regional Autonomy in Indramayu. Abstract: Demands to increase revenue (PAD) greater, together with the increasing number of delegation of authority from the central government to local governments. Financial transfers made by the central government to local governments through equalization funds are relatively adequate for the implementation of regional autonomy, nevertheless required local governments to explore more creative fullest potential local funding sources, as this greatly helps to increase accountability and flexibility in the use of Budgets. The results showed that the acceptance of the PAD consists of local taxes, levies, wealth management outcomes separated areas as well as other PAD legitimate and execution of the collection is done by the work unit or related agencies. Keywords: PAD, Autonomy, Indramayu district  Abstrak: Potensi Pendapatan Asli Daerah Dalam Rangka Pelaksanaan Otonomi Daerah di Kabupaten Indramayu. Tuntutan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) semakin besar, berbarengan dengan semakin banyaknya pelimpahan kewenangan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. Transfer keuangan yang dilakukan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah melalui dana perimbangan jumlahnya relatif memadai dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah, walaupun begitu pemerintah daerah diharuskan lebih kreatif untuk menggali secara maksimal sumber pembiayaan daerah yang potensial, karena hal ini sangat membantu meningkatkan akuntabilitas dan keleluasaan dalam penggunaan APBD.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan PAD terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan serta lain-lain PAD yang sah dan pelaksanaan pemungutannya dilakukan oleh unit kerja atau dinas-dinas terkait. Kata Kunci: PAD, Otonomi Daerah, Kabupaten IndramayuDOI:10.15408/sjsbs.v1i2.1549
ASURANSI SYARIAH DAN GAGASAN AMANDEMEN UNDANG-UNDANG NOMOR 02 TAHUN 1992 TENTANG PERASURANSIAN Hidayatulloh Hidayatulloh
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v1i2.1540

Abstract

Abstract: Shariah Insurance and Amendment Construct of Constitution No. 02 Year 1992 about Insurance. Shariah insurance has been developed about 18 years and since then it does exist in Indonesia. It is different from shariah banking which already has legal law (Constitution No. 21 Year 2008 about Shariah Banking), on the other hand, Shariah insurance has not had any legal law yet. In fact, shariah principals must be applied, however Constitution No.2 Year 1992 about insurance shows its inability to accommodate all shariah principals for shariah insurance industry in Indonesia. The constitution on shariah insurance both in legislate special constitution or amendment the current constitution is a big hope to guarantee legal law for stakeholders and trust to society to use the product and the services form shariah insurance. Keywords: shariah insurance, constitution, and insurance Abstrak: Asuransi Syariah dan Gagasan Amandemen Undang-Undang Nomor 02 Tahun 1992 Tentang Perasuransian. Sudah 18 tahun asuransi syariah berkembang dan eksis di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Berbeda dengan perbankan syariah yang telah memiliki kepastian hukum dengan adanya Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah, asuransi syariah belum diatur secara khusus dalam aturan perundang-undangan. Padahal sejatinya, prinsip-prinsip syariah harus diaplikasikan, dan Undang-Undang Nomor 02 Tahun 1992 tentang Perasuransian belum mampu mengakomodir seluruh prisnip-prinsip syariah bagi industri asuransi syariah di Indonesia. Hadirnya peraturan perundang-undangan tentang asuransi syariah, baik dengan membuat undang-undang khusus atau pun amandemen undang-undang perasuransian yang ada, adalah harapan besar guna menjamin kepastian hukum bagi stakeholders dan sekaligus memberikan keyakinan kepada masyarakat dalam menggunakan produk dan jasa asuransi syariah. Kata kunci: Asuransi Syariah, Undang-undang, PerasuransianDOI:10.15408/sjsbs.v1i2.1540

Page 2 of 2 | Total Record : 14


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2025): Summer Edition Vol. 12 No. 2 (2025): Summer Edition Vol 12, No 1 (2025): Spring Edition Vol. 12 No. 1 (2025): Spring Edition Vol 11, No 4 (2024): Winter Edition Vol. 11 No. 4 (2024): Winter Edition Vol. 11 No. 3 (2024): Autum Edition Vol 11, No 3 (2024): Autum Edition Vol 11, No 2 (2024): Summer Edition Vol. 11 No. 2 (2024): Summer Edition Vol 11, No 1 (2024): Spring Edition Vol. 11 No. 1 (2024): Spring Edition Vol. 10 No. 6 (2023) Vol 10, No 6 (2023) Vol 10, No 5 (2023): Article-in-Press Vol 10, No 5 (2023) Vol 10, No 4 (2023) Vol 10, No 3 (2023) Vol. 10 No. 3 (2023) Vol 10, No 3 (2023): Article-in-Press Vol 10, No 2 (2023) Vol 10, No 1 (2023): Article-in-Press Vol 10, No 1 (2023) Vol 9, No 6 (2022) Vol. 9 No. 6 (2022) Vol 9, No 5 (2022) Vol 9, No 4 (2022) Vol 9, No 3 (2022) Vol 9, No 3 (2022): Mei - Juni Vol 9, No 2 (2022): Maret-April Vol 9, No 2 (2022) Vol 9, No 1 (2022) Vol 9, No 1 (2022): Januari-Februari Vol 8, No 6 (2021) Vol 8, No 6 (2021): November-Desember Vol 8, No 5 (2021) Vol 8, No 5 (2021): September - Oktober Vol 8, No 4 (2021): Juli - Agustus Vol 8, No 4 (2021) Vol 8, No 3 (2021) Vol 8, No 3 (2021): Mei-Juni Vol 8, No 2 (2021) Vol 8, No 2 (2021): Maret-April Vol 8, No 1 (2021) Vol 8, No 1 (2021): Januari-Februari Vol 7, No 10 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 8 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 7 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 6 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 5 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 3 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 12 (2020) Vol 7, No 11 (2020) Vol 7, No 9 (2020) Vol. 7 No. 6 (2020) Vol 7, No 6 (2020) Vol 7, No 5 (2020) Vol 7, No 4 (2020) Vol 7, No 2 (2020) Vol 7, No 1 (2020) Vol 6, No 5 (2019) Vol 6, No 4 (2019) Vol 6, No 3 (2019) Vol 6, No 2 (2019) Vol 6, No 1 (2019) Vol 5, No 4 (2018) Vol 5, No 3 (2018) Vol 5, No 2 (2018) Vol 5, No 1 (2018) Vol 4, No 3 (2017) Vol 4, No 2 (2017) Vol 4, No 1 (2017) Vol 3, No 3 (2016) Vol 3, No 2 (2016) Vol 3, No 1 (2016) Vol 2, No 2 (2015) Vol 2, No 1 (2015) Vol 1, No 2 (2014) Vol 1, No 1 (2014) More Issue