cover
Contact Name
Ekonobis
Contact Email
ekonobis@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
irwansuryadi@unram.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
EKONOBIS (JURNAL EKONOMI DAN BISNIS)
Published by Universitas Mataram
ISSN : 14127601     EISSN : 26548712     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Ekonobis adalah media untuk mempublikasikan kegaiatan penelitian dalam ilmu ekonomi, diantaranya perencanaan dan pembangunan daerah, ekonomi sumber daya manusia dan ketenagakerjaan, ekonomi islam, ekonomi moneter dan perbankan, keuangan daerah, dan bisnis pariwisata.
Arjuna Subject : -
Articles 180 Documents
E-WOM (Electronic Word Of Mouth): Dimensi dan Pengaruhnya Terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan ke Gili Matra di Kabupaten Lombok Utara (KLU) Supryadi, Didy Ika; Sutanto, Himawan
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4 No 2 (2018): Ekonobis - Journal of Economics and Business, September 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v4i2.28

Abstract

Penelitian ini berjudul “E-Wom (Electronic Word Of Mouth): Dimensi dan Pengaruhnya Terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan ke Gili Matra di Kabupaten Lombok Utara (KLU)”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah dimensi Electronic Word of Mouth (EWOM) yang terdiri dari Concern for Others, Expressing Positive Feeling, Economic Incentives, Helping the Company, Platform Assistance mempengaruhi Keputusan Berkunjung Wisatawan pada Gili Matra di media sosial Facebook, Instagram dan media online lainnya. Tujuan penelitian ini adalahmengetahui pengaruh dimensi Electronic Word of Mouth (EWOM) yang terdiri dari Concern for Others, Expressing Positive Feeling, Economic Incentives, Helping the Company, Platform Assistance pada Keputusan Berkunjung Wisatawan pada Gili Matra di media sosial Facebook, Instagram dan media online lainnya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu data yang berasal dari responden dan data sekunder yaitu data yang berasal dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lombok Utara. Variabel penelitian yang digunakan adalah 1. Variabel Electronic Word Of Mouth (X). Dalam penelitian ini variabel bebas yang ditetapkan adalah Electronic Word Of Mouth (e-WOM) yang terdiri dari lima dimensi yaitu: Concern for others, Expressing positive feelings, Economic Insentive, Helping the Company, Platform assistance.2. Variabel Keputusan Berkunjung Wisatawan (Y). Dalam penelitian ini variabel terikat yang ditetapkan adalah keputusan berkunjung wisatawan yang meliputi informasi dan rekomendasi yang diterima wisatawan melalui akun media sosial Facebook, Instagram dan media online lainnya yang terkait dengan 3 Gili Matra. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Dimensi E-WOM memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan ke Gili Matra, Kabupaten Lombok Utara (KLU)
Pengentasan Kemiskinan melalui Pembinaan UKM Bidang Perikanan Di Kawasan Pesisir Desa Sekotong Tengah Kabupaten Lombok Barat Masrun, Masrun; Yuniarti, Titi; Suprianto, Suprianto
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4 No 1 (2018): Ekonobis - Journal of Economics and Business, Maret 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v4i1.19

Abstract

The Special Purpose of this study is expected to form a Program for the Development of local potential based SMEs to improve the skills of entrepreneurs by being motivated to try, be creative and innovate in carrying out their business activities. With increased skills will be able to improve the quality and quantity of the results of his business so that it will bring increased income and their welfare in order to alleviate poverty. The research was conducted by field survey method in the coastal area of ??Sekotong Tengah Village, West Lombok Regency. This activity is to identify opportunities and business feasibility of micro small entrepreneurs. Furthermore, the formation of SME Development Program can be formed in order to solve the problems it faces. From this activity, it is expected that UKM entrepreneurs can improve the quality and quantity of their business results so that it will encourage increased income. Increase the income of target entrepreneurs through increased production, quality of production and selling prices on the market. From the results of the study showed that of the four businesses analyzed, economically beneficial and also superior / developed temporarily in the coastal area of ??Sekotong Tengah Village, namely shrimp paste, goat, fish trade and crab business. The SME coaching program can be realized, showing: a). the role of the government in capital assistance other than banking institutions and skills assistance, b). SME entrepreneurs need to form groups / institutions as a medium for SMEs, c). the existence of a business partner to assist in the marketing and processing of production
Analisis Proporsi Anggaran Belanja Pembangunan Dan Anggaran Belanja Rutin Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2012-2016 Fatimah, Siti
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4 No 2 (2018): Ekonobis - Journal of Economics and Business, September 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v4i2.23

Abstract

In the line with the flow of authority which more widely owned by every region in this era of regional autonomy so the rule and function of the regional incometrough the extracting potential of each region become a very important , the perspective regional autonomy which is related with the economic growth could be seen from many aspect such as development expenditure allocation , routine expenditure allocation and other expenditures, the research aim is to find out the effect of development expenditure and routine expenditure toward PDRB growth rate in central Lombok district year of 2012-2016, the proposed hypothesis is suspected that development expenditure and routine expenditure have an effect toward the growth rate in central Lombok district year of 2012-2016 which relatively is not too significant , this is descriptive research , data collecting technique use library study and field research variable done by regional income (PD), locally generated revenue (PAD) apparatus expenditure (BA), public expenditure (BP), regional expenditure (BD) , regional revenue and expenditure budget (APBD) ,product domestic regional bruto (PDRB), while analysis model use development budget proportions toward economic regional growth and routine expenditure ratio on economic regional growth also growth analysis contribution of each expenditure either development expenditure or routine expenditure, research result shows the average growth rate for five years since 2012-2016 that the growth development expenditure contribution toward PDRB growth in central Lombok district is 11,79 % while for routine expenditure for five years since 2012-2016 the contribution growth rate toward PDRB growth rate in central Lombok district is 7,50 % that smaller compared with development expenditure contribution which means is not significant.
Pengaruh Variabel Ekonomi Dan Sosial Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Provinsi Nusa Tenggara Barat Wahidin, Wahidin; Sataruddin, Sataruddin
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4 No 2 (2018): Ekonobis - Journal of Economics and Business, September 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v4i2.26

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh variabel ekonomi dan variabel sosial terhadap penyerapan tenaga kerja. Variabel ekonomi: jumlah uang beredar, belanja pemerintah daerah, tingkat upah kabupaten, investasi. Variabel sosial: pendidikan. Menggunakan data runtut waktu (time series) dan data (cross-section) tahun 2013 – 2015 dari 10 kabupaten dan kota. Analisis data menggunakan metode OLS (Ordinary Least Square) untuk proses panel data. Variabel independen: jumlah uang beredar (X1), belanja pemerintah daerah (X2), tingkat upah minimum kabupaten dan kota (X3), investasi (X4), pendidikan (X5) dan variabel dependen adalah penyerapan tenaga kerja (Y). Hasil penelitian menunjukkan: jumlah uang beredar (X1) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Demikian juga investasi (X4) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Belanja pemerintah daerah kabupaten dan kota (X2), tingkat upah minimum kabupaten dan kota (X3), dan pendidikan (X5) berpengaruh secara signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja.
Analisis Kebutuhan Sarana Dan prasarana di Kecamatan Selong Sebagai Pusat Pertumbuhan Di Kabupaten Lombok Timur Alwi, Muhammad; Ade Paranata; Putu Karismawan
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 5 No 1 (2019): Ekonobis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, Maret 2019
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v5i1.31

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengalisis kondisipada saat ini (2016) danuntuk memproyeksikebutuhanprasarana pendidikan, dan kesehatandi Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur sampai tahun 2022. Data yang digunakan adalahdatasekunder yang bersifat kuantitatif berupa dataprasaranapendidikan dan kesehatan serta data jumlah penduduk KecamatanSelong dari tahun 2010 sampai tahun 2016. Metode analisis yang digunakan untuk memproyeksi jumlah penduduk adalah dengan metode trend dan untuk menganalisiskebutuhan mengembangan penyediaanprasaranafasilitas pendidikandankesehatan berdasarkan atas standar pedoman perencanaan lingkungan permukiman kota dari Departemen Pekerjaan Umum Cipta Karya Tahun 1979 dan Standar Nasional Indonesia. Hasil penelitian menunjukanKondisi prasarana fasilitas pendidikan berdasarkan jumlah penduduk tahun 2016;pada tingkat TK belum mencukupi dan penyebarannya tidak merata, sedangkan tingkat Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Tingkat Sekolah menengah Atas dan sederajat sudah mencukupi.Kondisi Prasaran Sekolah Taman Kanak-kanak pada tahun 2022 perlu penambahan 66 unit Gedung sekolah TK dan Sekolah dasar perlu penambahan 5 unit,Sekolah SMP dan Sederajat dan SMA dan sederajat tidak perlupenambahan.Fasilitas kesehatan pada tahun 2016 belum memadai, seperti puskesmas pembantu, rumah bersalin dan laboratorium, sedang rumah sakit, praktek dokter, apotik/toko obat dan fasilitas lainnya sudah mencukupi bahkan ada fasilitas kesehatan yang melebihi dari apa yang seharusnya seperti rumah sakit, praktek dokter dan apotik. Fasilitas kesehatan yang perlu ditambah agar dapat pelayan kesehatan masyarakat secara optimalpada tahun 2022 adalah puskesmat sebanyak 1 unit, posyandu sebanyak 14 unit, puskesmas pembantu 15 unit, laboratorium 3 unit, rumah bersalin 3 unit dan balai pengobatan 10 unit
Analisis Kecenderungan Penduduk Lanjut Usia Berpartisipasi Dalam Pasar Kerja Di Kota Mataram Gusti Ayu Arini; Ida Ayu Putri Suprapti
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 5 No 1 (2019): Ekonobis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, Maret 2019
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v5i1.32

Abstract

Fenomena bertambahnya jumlah penduduk lansia di kota Mataram dari tahun ketahun dengan usia harapan hidup yang semakin meningkat dan masih banyaknya penduduk lansia yang berpartisipasi dalam pasar kerja yang informal merubah paradigma terhadap penduduk lansia yang dipandang sebagai penduduk yang tak berdaya , sakit-sakitan dan beban dalam pembangunan menjadi penduduk yang dapat menjadi aset pembangunan.Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis pengaruh faktor pendidikan, kesehatan, status perkawinan, jumlah tanggungan, jenis kelamin dan jaminan hari tua (pensiun) penduduk lansia memilih berpartisipasi dalam pasar kerja di kota Mataram. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksplanatif dan jumlah responden 60 orang. Model analisis dalam penelitian ini menggunakan Model Regresi Logistik (MRL). Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi kesehatan lansia dan adanya jaminan hari tua atau pensiunan menjadi pertimbangan yang utama dalam memutuskan berpartisipasi dalam pasar kerja di kota Mataram, disamping variabel lain seperti pendidikan, status perkawinan, jumlah tanggungan, dan jenis kelamin. Secara umum kondisi kesehatan responden lansia di kota Mataram berada dalam kondisi sehat dengan curahan jam kerja yang cukup panjang (lebih dari 35 jam perminggu), jenis pekerjaan responden lebih banyak pada sektor informal dan pendapatan yang diterima oleh responden lansia secara rata-rata melebihi upah minimun kota Mataram .
Analisis Tingkat Pendidikan Anak Tenga Kerja Wanita Yang Bermigrasi Ke Luar Negeri Di Kabupaten Lombok Timur Luluk Fadliyanti; Muaidy Yasin; Himawan Sutanto
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 5 No 1 (2019): Ekonobis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, Maret 2019
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v5i1.33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pendidikan anak tenaga kerja wanita yang bermigrasi ke luar negeri. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data yang digunakan adalah data primer yang dikumpulkan melalui wawancara dengan bantuan kuisioner dan data sekunder dari Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Barat, Badan Pusat Statistik Kabupaten Lombok Timur dan Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Lombok Timur. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode Purposive Sampling yaitu teknik pengambilan sampel yang sengaja. Dan alat analisis yang digunakan adalah analisis Regresi Berganda dengan model Ordinary Least Square-Double Log. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan anak, usia anak dan kebutuhan rumah tangga berpengaruh signifikan terhadap tingkat pendidikan anak. Sedangkan jenis kelamin anak tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pendidikan. Dan anak berasal dari TKW Migran atau Non-Migran tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pendidikan anak.
Analisis Kebijakan Pengelolaan Buruh Migran(Studi Kasus di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat) Jalaludin; Irwan Suriadi
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 5 No 1 (2019): Ekonobis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, Maret 2019
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v5i1.34

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah pekerja migran terbesar kedua di ASEAN setelah Filipina. Setiap tahun tidak kurang dari 400.000 orang meninggalkan Indonesia untuk menjadi buruh migran. Di sisi lain meskipun buruh migran memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan ekonomi lokal maupun nasional, perhatian terhadap perlindungan buruh migrant, masih belum memadai. Akibatnya kerentanan dan resiko dalam setiap siklus migrasi semakin tinggi karena lemahnya peran pemerintah. Kajian ini mencoba untuk mengungkap sekaligus menganalisis kebijakan pemerintah daerah dalam menangani persoalan-persoalan yang terkait dengan buruh migrant serta mengidentifikasi dampak ekonomi dari pengiriman buruh migran terhadap perekonomian daerah baik dalam skala mikro maupun makro. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan Observasi, Indepth Interview dan Desk review sebagai tehnik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan daerah terkait penanganan buruh migrant baik sebelum, masa penempatan maupun setelah kembali ke daerah asal masih lemah. Rendahnya kapasitas fiskal daerah menjadi kendala utama bagi pemerintah daerah dalam mengalokasikan anggaran untuk melakukan pembinaan dan perlindungan buruh migran secara memadai serta program pemberdayaan setelah kembali ke daerah asal
Analisis Tingkat Akurasi Penetapan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP)Tanah Terhadap Nilai Pasar Di Kota Mataram Tahun 2017 Sujadi
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 5 No 1 (2019): Ekonobis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, Maret 2019
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v5i1.35

Abstract

Tanah adalah salah satu harta berwujud yang memiliki nilai yang sangat cepat terpengaruh harganya olehperkembangan pembangunan, pemilik tanah atau wajib pajak harus membayar pajak bumi dan bangunan berdasarkan nilai jual objek pajak(NJOP). Penelitian ini dilakukan di Kota Mataram yang meliputi enam kecamatan dan 50 keluraham. Sampel yang digunakan sebanyak 100 SPPT dan data pasar dengan jumlah yang sama yang diperoleh dari pemilik tanah , masing masing sebanyak 20 lokasi per kelurahan.NJOPbiasanyadigunakansebagaidasarpengenaan pajak ketika adatransaksi penjualan tanahbaik bagi penjual(PPh) maupun bagi pembeli BPHTB),sedangkan harga pasar yang begitu pesat perkembangannya kadang berbeda dengan nilai NJOP. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif dengan teknik convenience sampling. Hasil yang diperoleh adalah Assesssment ratio di enam kecamatan di Kota Mataram rata rata 22,7%. Selanjutnya hasildari mean dibagi dengan median adalah 1,108 dan mean dibagi dengan weighted mean adalah 1,17>. Sedangkan COD dan COV diperoleh hasil masing-masing 52,34%dan 43,70%. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa Assessment ratio di Kota Mataram belum sesuai dengan assessment ratio yang ditetapkan serta bearada diluar interval standar IAAO
Analisis Pengalihan Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Kawasan Terbangun Di Kecamatan Sekarbela Kota Mataram Emi Salmah; Titi Yuniarti; Tuti Handayani
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 5 No 1 (2019): Ekonobis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, Maret 2019
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v5i1.36

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk, 1) Menganalisis faktor – faktor apa yang menyebabkan terjadinya perubahan pemanfaatan lahan yang berada di Kecamatan Sekarbeka Kota Mataram, 2). Mengetahui seberapa besar pengaruh perubahan pemanfaatan lahan yang terjadi terhadap perekonomian masyarakat di Kecamatan Sekarbela Kota Mataram. Jenis penelitian yang digunakan adalah diskriptif. Kesimpulan yang dapat diambil adalah 1). faktor-faktor yang mempengaruhi konversi lahan pertanian menjadi kawasan terbangun di Kecamatan Sekarbera, Kota Mataram adalah ; faktor hukum, faktor fisik, faktor sosial ekonomi, faktor demografi, 2). Konversi lahan pertanian menjadi kawasan terbangun terhadap perekonomian masyarakat Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, mempengaruhi :harga lahan, mata pencaharian, pendapatan, dan produktivitas pertanian. Dari ke empat faktor tersebut maka faktor harga lahan, mata pencaharian, pendapatan dan produktivitas pertanian menjadi faktor yang paling signifikan mempengaruhi perekonomian masyarakat .

Page 3 of 18 | Total Record : 180