cover
Contact Name
Andy Budiarto
Contact Email
arskosonglapan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
arskosonglapan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Desiminasi Teknologi
ISSN : 2303212X     EISSN : 25035398     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Volume 5 No. 1 JANUARI 2017" : 11 Documents clear
APLIKASI SENSOR INFRA MERAH PADA PEMBUATAN KOTAK SAMPAH ELEKTRONIS Ardaisi, Mukminatun
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 5 No. 1 Januari 2017
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.193 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengusulkan sebuah sistem sinar infra merah khususnya pada penerima sensor infra merah.Penulis ingin menerapkan sensor tersebut dapat diaplikasikan pada kotak sampah elektronis.Sensor infra merah inimenggunakan komponen komponen utama yaitu IC NE 555 pada pemancar dan phototransistor pada penerima.Penulismemilih komponen IC NE 555 ini sebagai penghasil clock agar gelombang infra merah menjadi kuat danphototransistor sebagai penangkap gelombang infra merah agar lebih mudah dan aplikasinya sudah banyak. Aplikasiinfra merah pada pembuatan kotak sampah elektronis ini merupakan kotak sampah yang secara otomatis membukatutupnya sendiri tanpa menginjak pedal. Hal ini terjadi karena sensor infra merah yang ditempatkan di depan kotaksampah yang secara langsung mendeteksi objek yang mendekati kotak sampah pada jarak 10-30 cm pada waktu yangtelah ditentukan. Sensor ini dihubungkan ke mikrokontroler yang telah diprogram untuk mengaktifkan relay yang akanmenggerakkan motor DC untuk membuka tutup kotak sampah. Setelah seseorang yang membuang sampahmeninggalkan kotak sampah tersebut, maka sensor tidak lagi terhalang oleh apapun sehingga tutup kotak sampah akanmenutup.Kata Kunci: Aplikasi Sensor Infra Merah
PERANCANGAN KONDENSOR TIPE U TUBE YANG MEMANFAATKAN UAP SISA (HEAT RECOVERY)PADA SISTEM PEMANAS PINDANG Muh. Amin Fauzie; R. Kohar
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 5 No. 1 JANUARI 2017
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.209 KB) | DOI: 10.52333/destek.v5i1.365

Abstract

Kondensor merupakan alat penukar kalor yang memegang peranan untuk merubah wujud uap menjadi cair sehingga air yang tadinya menjadi uap yang bertekanan tinggi menjadi air kembali dan air tersebut sangat bermanfaat bagi ketel atau vesel Heat Recovery dan untuk menjaga agar air yang ada di dalam vesel tidak kering dan bisa dimanfaatkan kembali menjadi uap sebagai pemanas kuah pindang. Pada penelitian ini, Saya juga mengamati kondensor tipe U tube ini belum sempurna tetapi sudah cukup baik dan berhasil sebagai alat penukar kalor. Dengan metode ini, uap yang menjadi air cukup banyak lebih kurang 80% dari hasil yang kita harapkan.Kata kunci: Kondensor, Uap Air
PERANCANGAN KOMPOR SURYA SERBAGUNA DENGAN SUSUNAN ABSOBER YANG BERVARIASI Abdul Muin; Rita Maria Veranika; Iskandar Badil
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 5 No. 1 JANUARI 2017
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.544 KB) | DOI: 10.52333/destek.v5i1.366

Abstract

Energi radiasi matahari merupakan salah satu bentuk energi alternatif yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan kehidupan dalam rumah tangga maupun industri, apalagi di era krisis energi bahan bakar cair dan gas saat ini. Salah satu pemanfaatan energi surya adalah sebagai energi untuk memasak, memanaskan. Disini akan dirancang dan dikaji variasi berapa macam bentuk absorber dari Kompor Surya Tipe Kotak, pengujian akan dilakukan pada 3 macam konfigurasi susunan absorber, dengan masing-masing berbentuk tirus, setengah melingkar dan kotak (kompor A, B dan C). Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh laju kemampuan masing-masing absorber terhadap kemapuan daya dan efisiensi penyerapan kalor. Metode yang digunakan dalam pengujian ini adalah eksperimental. Pengujian dilakukan di Laboratorium Konversi Energi Teknik Mesin Universitas Tridinanti Palembang. Dari hasil pengujian diperoleh maing-masing daya dan efisiensi yaitu untuk kompor A, B dan C adalah P = 28,91 Watt, η = 22,11%, P = 31,52 Watt, η = 24,12%, dan P = 33,54, η = 26,65%.Kata kunci: Kompor Surya Tipe Kotak, Absorber
PENENTUAN RUTE OPTIMUM DISTRIBUSI PRODUK PT INDMIRA BERDASARKAN JARAK Mahmud Basuki
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 5 No. 1 JANUARI 2017
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.419 KB) | DOI: 10.52333/destek.v5i1.359

Abstract

PT Indmira merupakan perusahaan yang bergerak pada produksi obat-obatan pertanian serta merupakan konsultan pertanian dan budidaya tanaman. Produk yang dihasilkan didistribusikan pada setiap outlet. Tujuan penelitian ini mencari rute optimum berdasarkan jarak. Dengan menggunakan metode branch and bound (BnB), dapat menentukan rute optimum, dimulai dari gudang dan kembali lagi ke gudang dalam sekali perjalanan distribusi. Dari hasil pengolahan data diperoleh rute optimum yaitu 1-44-2-3-4-5-6-7-8-9-10-11-12-13-14-15-16-43-17-18-42-41-40-39-38-37-35-34-30-31-32-33-29-28-36-27-24-23-22-21-25-26-19-20-1. Dengan adanya rute usulan didapat penghematan jarak dalam 1 tahun yaitu 20,8 kilometer. Bbm yang digunakan rute awal adalah 162,76 liter, sedangkan  rute usulan adalah 160,94 liter. Dengan harga bbm Rp. 7.400 / liter, maka biaya rute awal adalah Rp. 1.204.424, sedangkan biaya rute usulan adalah  Rp. 1.190.956. Dapat disimpulkan bahwa rute usulan lebih efisien.Kata kunci: rute optimum, branch and bound, efisien
ANALISIS PERENCANAAN PERSEDIAAN KAWAT LAS ELECTRODA BERDIAMETER 3,2mm (Studi Kasus PT.SWAKARYA ADHI USAHA) Irnanda Pratiwi; Rita Maria Veranika; Faizah Suryani
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 5 No. 1 JANUARI 2017
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.477 KB) | DOI: 10.52333/destek.v5i1.367

Abstract

PT. Swakarya Adhi Usaha merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang proses manufaktur. Produk yang dihasilkan menggunakan consumable berupa electroda (kawat las) 3,2 mm. Sehingga memerlukan inventory management. Model Economic order quantity merupakan metode pengadaan ekonomis yang sangat baik untuk diterapkan di perusahaan yang memiliki sistem persediaan. Karena semakin tinggi modal atau capital yang tertanam suatu inventory maka semakin buruk aliran atau cash flow suatu perusahaan dan semakin kecil nilai turn over persediaan maka semakin buruk perputaran rasio nya. Maka dengan mengaplikasikan metode ini dalam persediaan di PT Swakarya Adhi Usaha agar tercapainya nilai turn over yang tinggi dan capital ratio yang tinggi. Dari data yang diolah maka didapatkan hasil perbandingan persediaan pembelian dari perusahaan sebanyak 540 kg dan EOQ sebanyak 711,88 kg. Sedangkan total biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan sebesar Rp 13.233.332,- dan metode EOQ sebesar Rp 12.743.624,- frekuensi pemesanan dari perusahaan sebnyak 3 kali sedangkan menggunakan metode EOQ sebanyak 2 kali, jumlah persediaan safety stock dari perusahaan tidak menentu, sedangkan menggunakan metode yang dibutuhkan perusahaan sebesar 129,34 kg. Waktu pemesanan kembali (re order point) yang harus dilakukan oleh perusahaan menurut metode EOQ sebesar 135 kg.Kata Kunci:Safety Stock, Economic Order Quantity, Reorder Point, Electroda
MANAJEMEN AIR IRIGASI DITINJAU DARI SISI PETANI Binsar Manurung
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 5 No. 1 JANUARI 2017
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.521 KB) | DOI: 10.52333/destek.v5i1.360

Abstract

Bendung Muara Riben adalah sumber utama penyediaan air untuk daerah irigasi Muara Riben seluas 2634 ha, yang tersebar di 15 petak tersier. Pada saat-saat musim kering, air yang tersedia tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan, yang mengakibatkan segala petani gagal panen, serta mengakibatkan konflik kebutuhan air. Manajemen yang telah dilakukan untuk pemberian air ke 15 petak tersier tersebut masih terlalu sederhana dan tidak memperhatikan keterkaitan jaringan irigasi secara terpadu dengan ketersedian air irigasi efektif, sehingga hasil yang diperoleh tidak mencapai optimal. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan strategi-strategi yang akan dilakukan serta memprogramkan pembagian air sebagai acuan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A). Penelitian manajemen air irigasi di tinjau dari sisi petani di daerah irigasi Muara Riben, dilakukan dengan membagikan kuesioner untuk 100 responden, dari 15 organisasi P3A. Kuesioner terdiri atas 40 pertanyaan yang dibagi menjadi 2 bagian yaitu 20 pertanyaan berhubungan dengan faktor-faktor internal  (faktor-faktor dari dalam organisasi P3A itu sendiri) dan 20 pertanyaan lagi dengan faktor-faktor eksternal (faktor-faktor dari luar organisasi P3A). Data tersebut selanjutnya dianalisis dengan metode SWOT (Strength, Weakness, Opportunities and Threat atau Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Ancaman) yang dipakai untuk menentukan strategi pengelolaan air irigasi. Berdasarkan simulasi jadwal tanam dengan menggunakan faktor K (K adalah perbandingan debit tersedia dengan debit kebutuhan), maka jadwal tanam optimum untuk golongan I dimulai pada bulan Oktober ke II, dengan pola tanam PadiPadi-Palawija, sedangkan untuk golongan II dimulai pada November ke II, dengan pola tanah Padi-Palawija-Padi. Hasil analisis SWOT menghasilkan faktor insternal = 2,77 dan faktor eksternal = 1,89. Angka tersebut menunjukkan bahwa pengaruh manajemen organisasi P3A (internal) masih lebih tinggi dibanding dengan pengaruh dari luar organisasi P3A (eksternal). Hal ini mencerminkan peluang keberhasilan organisasi P3A cukup tinggi apabila kekuatan dan peluang dimanfaatkan dan ada usaha mengurangi kelemahan dan ancaman yang ada. Dari beberapa faktor tersebut akhirnya dapat dibuat pedoman pembagian air bagi pengurus P3A.Kata Kunci: Petani, Manajemen, Irigasi Air.
ANALISIS KEHILANGAN AIR BERSIH PERUMNAS TALANG KELAPA PADAPERUSAHAAN ADHYA TIRTA SRIWIJAYA (ATS) PALEMBANG Nova Herlina; Indra Syahrul Fuad; Reni Andayani
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 5 No. 1 JANUARI 2017
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.51 KB) | DOI: 10.52333/destek.v5i1.368

Abstract

Perusahaan Adhya Tirta Sriwijaya merupakan perusahan yang mengelolah produksi perdistribusian air bersih kepada masyarakat Kota Palembang. Perusahaan ATS Palembang ini baru melayani 5 daerah Kelurahan yaitu di Kelurahan Alang-alang Lebar, Kelurahan Talang Betutu, Kelurahan karya Baru, Kelurahan Talang Kelapa, dan Kelurahan Kebun Bunga, terdapat intake dengan pompa 2 Unit berkapasitas 130 m3/jam dan I unit kapasitas 50 liter/detik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase kehilangan air bersih pertahun dan penyebab kehilangan air bersih di Perumnas Talang Kelapa pada perusahaan PT. ATS. Data-data dikumpulkan berdasarkan dari laporan pemakaian air bersih dan air yang di distribusikan dari PT.ATS pada bulan januari sampai bulan desember 2015 dan penyebab kehilangan air bersih dilakukan survei lapangan dengan membagikan kuisioner kepada pelanggan ATS. Hasil yang diperoleh dari perhitungan kehilangan air pertahun adalah 4,85 % ditahun 2015 dan penyebab kehilangan air bersih di wilayah talang kelapa adalah air yang hilang dikarenakan pemutusan sambungan secara ilegal, banyaknya penggantian pipa yang rusak dan banyaknya penggantian meteran ke pelanggan sehingga terjadinya kehilangan air yang tidak tercatat pada PT. Adhya Tirta Sriwijaya.Kata kunci: Intake, kuisioner, kehilangan air.
KUALITAS DAYA LISTRIK PENGARUH DAN PENANGANANNYA Hendra Marta Yudha
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 5 No. 1 JANUARI 2017
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.59 KB) | DOI: 10.52333/destek.v5i1.361

Abstract

Terminologi kualitas daya listrik mengacu pada phenomena yang sangat variatif yang memiliki karakteristik tegangan dan arus pada satu satuan waktu dan lokasi yang berbeda dalam sebuah sistem tenaga listrik. Untuk  menentukan masalah kualitas daya padavsuatu sistem tenaga listrik dan menentukan metode yang paling tepat guna mengurangi masalah kualitas daya dibutuhkan pengumpulan data yang mencakup besaran-besaran arus, tegangan, kejadian, frekuensi kejadian, tempat kejadian, gangguan-gangguan dan lokasi pengukuran. Pengukuran arus dan tegangan mencakup pengukuran besaran efektif dan bentuk gelombang. Dari pengukuran, ditentukan klasifikasi tipe gangguan berdasarkan indeks kualitas daya yang akan dikategorikan berdasarkan komponen frekuensi yang tercatat pada hasil pengukuran signal tegangan selama prioda pengukuran. Identifikasi mengacu pada spesifikasi yang dikeluarkan oleh IEEE dan IEC. Penelitian memperlihatkan bahwa penggunaan beban-beban non linear mengakibatkan distorsi harmonisa pada sistem ketenagalistrikan, munculnya fenomena elektromaknetik pada sebuah sistem mengakibatkan penurunan kualitas sistem dan sistem pengkawatan terpasang memiliki peran dominan terhadap kemungkinan terjadinya fenomena elektromagnetik pada instalasi terpasang.Kata kunci: Kualitas Daya, Indeks Kualitas Daya, Tegangan Dip, Tegangan Sag
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP JASA KESEHATAN RAWAT JALAN DI RSIA – XYZ Hermanto M Z
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 5 No. 1 JANUARI 2017
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.319 KB) | DOI: 10.52333/destek.v5i1.369

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan faktor utama perusahaan pemberi jasa dalam menghadapi persaingan pasar, oleh sebab itu rumah sakit sebagai perusahaan jasa merasa perlu melakukan perbaikan terhadap sistem pelayanant. Analisis kepuasan pelanggan ini dilakukan dengan menggunakan dua metode yaitu metode Importance Performance Analysis dan Potential Gain in Costumer Value. Dari 18 atribut valid yang ditanyakan kepada pasien di RSIA- XYZ, terdapat 2 atribut yang membutuhkan perhatian lebih dari pihak rumah sakit, sehingga menjadi prioritas perbaikan. Atribut yang pertama yaitu tindakan cepat pada saat pasien membutuhkan (P7)dengan tingkat kesesuaian 83,9% dan jadwal pelayanan rumah sakit dengan tepat dimana tingkat kesesuaian 85,4% (P3). Dengan metode Potential Gain in Costumer Value menghasilkan urutan prioritas perbaikan pelayanan sebagai berikut, Atribut pertama yaitu tindakan cepat pada saat pasien membutuhkan dengan indeks PGCV 4,33 dan atribut kedua yaitu jadwal pelayanan rumah sakit dengan tepat dimana indeks PGCV 4,32. Dari hasil pengolahan data Tingkat kesesuaian dan PGCV, ternyata mengasilkan urutan prioritas perbaikan yang sama.Kata Kunci: Kualitas pelayanan, Validitas, Reliabilitas, Importance Performance Analysis (IPA),Potential Gain in Costumer Value (PGCV)
APLIKASI SENSOR INFRA MERAH PADA PEMBUATAN KOTAK SAMPAH ELEKTRONIS Mukminatun Ardaisi
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 5 No. 1 JANUARI 2017
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.475 KB) | DOI: 10.52333/destek.v5i1.362

Abstract

Penelitian ini mengusulkan sebuah sistem sinar infra merah khususnya pada penerima sensor infra merah. Penulis ingin menerapkan sensor tersebut dapat diaplikasikan pada kotak sampah elektronis.Sensor infra merah ini menggunakan komponen komponen utama yaitu IC NE 555 pada pemancar dan phototransistor pada penerima.Penulis memilih komponen IC NE 555 ini sebagai penghasil clock agar gelombang infra merah menjadi kuat dan phototransistor sebagai penangkap gelombang infra merah agar lebih mudah dan aplikasinya sudah banyak. Aplikasi infra merah pada pembuatan kotak sampah elektronis ini merupakan kotak sampah yang secara otomatis membuka tutupnya sendiri tanpa menginjak pedal. Hal ini terjadi karena sensor infra merah yang ditempatkan di depan kotak sampah yang secara langsung mendeteksi objek yang mendekati kotak sampah pada jarak 10-30 cm pada waktu yang telah ditentukan. Sensor ini dihubungkan ke mikrokontroler yang telah diprogram untuk mengaktifkan relay yang akan menggerakkan motor DC untuk membuka tutup kotak sampah. Setelah seseorang yang membuang sampah meninggalkan kotak sampah tersebut, maka sensor tidak lagi terhalang oleh apapun  sehingga tutup kotak sampah akan menutup.Kata Kunci: Aplikasi Sensor Infra Merah

Page 1 of 2 | Total Record : 11