cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : 23551615     EISSN : 24772992     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2018): November 2018" : 9 Documents clear
Evaluasi program pendidikan kewirausahaan masyarakat Wijayanto, Arif; Prasetyo, Iis
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2018): November 2018
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.414 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v5i2.14999

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) dampak jangka panjang (2) outcome (3) output (4) proses (5) input program PKM di Kabupaten Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi yang merujuk pada model Logical Framework dengan jenis penelitian kualitatif. Pendekatan evaluasi disusun secara sistematis meliputi evaluasi (a) dampak jangka panjang program, (b) outcome program, (c) output program, (d) proses program, dan (e) input program. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan model interaktif. Adapun langkahnya yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengenai evaluasi program PKM di Kabupaten Sleman adalah sebagai berikut (1) Dampak jangka panjang dicapai oleh LKP Silia dan LKP Macell EC; (2) Outcome dicapai oleh LKP Silia, namun tidak dicapai oleh LKP Macell EC; (3) Output dicapai oleh LKP Silia, namun tidak dicapai oleh LKP Macell EC; (4) Proses dicapai oleh LKP Silia, namun tidak dicapai oleh LKP Macel karena penggunaan media di LKP Macell EC kurang maksimal dan kurang mendukung proses pembelajaran; (5) Input yang sesuai dengan prasyarat program telah dicapai oleh LKP Silia, namun tidak berhasil dicapai oleh LKP Macell EC terutama pada prasyarat tutor dan media pembelajaran. Evaluation of community entrepreneurship education program AbstractThis study aims to analyze: (1) long-term impact (2) outcome (3) output (4) process (5) input PKM program in Sleman District. This research is an evaluation research that refers to Logical Framework model with qualitative research type. The evaluation approach is systematically composed including evaluation of (a) the program's long-term impact, (b) program outcomes, (c) program outputs, (d) program processes, and (e) program inputs. The research data was collected through observation, interview and documentation. Data analysis was done by interactive model. The steps are data collection, data reduction, data presentation, and verification and conclusion. The results of research on evaluation of PKM program in Sleman District are as follows (1) long term impact achieved by LKP Silia and LKP Macell EC; (2) Outcome achieved by LKP Silia, but not achieved by LKP Macell EC; (3) Output was achieved by LKP Silia, but not achieved by LKP Macell EC; (4) Process is achieved by LKP Silia, but not reached by LKP Macell EC; (5) Input is achieved or in accordance with the criteria of success by LKP Silia, but on LKP Macell EC.
Evaluasi partisipasi masyarakat pada pembangunan infrastruktur dalam konteks pemberdayaan masyarakat Fatwa Widodo
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2018): November 2018
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.01 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v5i2.15932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat pada tahapan perencanaan, implementasi dan hasil dari program pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Pangudi Mulya. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan pendekatan kualitatif. Model evaluasi yang digunakan ialah CIPP (Context, Input, Prosses dan Product). Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah: wawancara, dokumentasi dan observasi sebagai metode penunjang. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, display data dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pada tahap perencanaan warga masyarakat non-anggota ikut berpartisipasi menyuarakan pendapatnya dan ikut serta dalam menyusun rencana program. (2) Pada tahap implementasi, warga non-anggota ikut berpartisipasi dapat dalam bentuk tenaga, materi, donasi maupun logistik. Partisipasi masyarakat dilakukan dengan cara sukarela tanpa adanya paksaan dari anggota BKM. (3) Program pembangunan yang telah dilaksanakan dapat selesai tepat waktu. Hal ini dikarenakan realisasi program dibantu oleh partisipasi masyarakat. Selain itu hasil program dapat merubah keadaan masyarakat, terutama pada sektor kesehatan. An evaluation of social participation in infrastructure development for social empowerment context  AbstractThe aims of this research were to know social participation in the planning; implementation and product stages of the development program in infrastructure by BKM (Badan Keswadayaan Masyarakat) Pangudi Mulya. This research using CIPP (Context, Input, Prosses and Product) model for evaluate the object. The technique of collecting data were: interview, documentation and observation. The technique of analysis data used: reducting data, display data and conclusion. The results of this research were: (1) in the planning step citizen non member did participation such as idea and include to planned a program. (2) In the implementation step, citizen non member also did participation well. Kinds of participation were had variation, such as: power, material, donated and logistic. Citizen non member did participation without compulsion by BKM member, they did voluntarily. (3) The development program were held on timely. It’s because did by participation from citizen. Beside that the result could change social situation, especially on health sector.
Penerapan Lembaga Suluk dalam membentuk nilai-nilai karakter masyarakat Syafrizal Syafrizal; Yoyon Suryono
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2018): November 2018
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.528 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v5i2.21543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan lembaga suluk dalam membentuk nilai-nilai karakter masyarakat di Rokan Hulu, Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan tipe kualitatif dengan pendekatan etnografi yaitu pemahaman sudut pandang penduduk pribumi, hubungannya dengan kehidupan, untuk mendapatkan pandangan dunia suluk dengan sampel mursyid (guru utama), wakil mursyid dan pengikut dari suluk. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi di lokasi kegiatan suluk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan lembaga suluk dalam membentuk nilai-nilai karakter masyarakat di Rokan Hulu sangat baik dilihat pada perubahan sikap dan perilaku masyarakat dilihat dari aspek nilai-nilai karakter kejujuran, nilai-nilai karakter Toleransi, keyakinan nilai karakter , nilai dan nilai karakter kerja keras. tanggung jawab karakter. The application of Suluk institutions in shaping the character values of the community  AbstractThe research aims to find out the application of suluk institutions in shaping the character values of the community in Rokan Hulu, Riau Province. This study uses a qualitative type with an ethnographic approach that is understanding the point of view of the indigenous population, its relationship to life, to get a view of the world of suluk with a sample of murshid (master teacher), vice murshid and followers of suluk. Data collection methods used are observation, interviews and documentation at the location of suluk activities. The results showed that the application of the suluk institution in shaping the values of community characters in Rokan Hulu was very good seen in changes in the attitudes and behavior of the people seen from the aspects of honesty character values, Tolerance character values, confidence character values, hard work character values and values. character responsibility.
RETRACTED: Peran modal sosial dalam penanganan bencana pada masyarakat desa rawan bencana Gunung Merapi Entoh Tohani; Lutfi Wibawa
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2018): November 2018
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v5i2.21787

Abstract

Following a rigorous and careful concerns and consideration in the review of the article published in JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) entitled “Peran modal sosial dalam penanganan bencana pada masyarakat desa rawan bencana Gunung Merapi” Vol 5, No 2, pp. 128-141, November 2018, DOI: http://dx.doi.org/10.21831/jppm.v5i2.21787This paper has been found to violate the  principles of Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Publication and has been retracted.The article has been drawn by the author and will be published in the Jurnal Cakrawala Pendidikan https://journal.uny.ac.id/index.php/cpThe document and its content have been removed from Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, and reasonable effort should be made to remove all references to this article.
Pengaruh pelaksanaan pelatihan developmentally appropriate practice terhadap peningkatan kompetensi pedagogik pendidik PAUD Fitri Pertiwi; Ishak Abdulhak; Viena Rusmiati Hasanah
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2018): November 2018
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.23 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v5i2.20124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan pelatihan Developmentally Appropriate Practice (DAP) terhadap peningkatan kompetensi pedagogik pendidik PAUD. Penelitian ini menggunakan metode ex post-facto dengan pendekatan kuantitatif. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui angket dan studi dokumentasi. Pengaruh pelaksanaan pelatihan Developmentally Appropriate Practice (DAP) diidentifikasi melalui perbandingan rata-rata antara data pre-test dan data post-test. Angket juga dikumpulkan lalu dianalisis untuk mengetahui gambaran pelaksanaan pelatihan Developmentally Appropriate Practice (DAP) dan gambaran kompetensi pedagogik pendidik PAUD setelah mengikuti pelatihan Developmentally Appropriate Practice (DAP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah mengikuti pelaksanaan pelatihan Developmentally Appropriate Practice (DAP), rata-rata kompetensi pedagogik pendidik PAUD menjadi lebih baik dibandingkan dengan sebelum mengikuti pelaksanaan pelatihan Developmentally Appropriate Practice (DAP), atau dengan kata lain pelaksanaan pelatihan Developmentally Appropriate Practice (DAP) berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kompetensi pedagogik pendidik PAUD. The influence of developmentally appropriate practice training program on improving early childhood education teachers’ pedagogical competence AbstractThis study aims to investigate the influence of the Developmentally Appropriate Practice (DAP) training program on improving preschool teachers’ pedagogical competence. The study used quantitative approach with ex post-facto as its method. The data are collected by using questionnaires and documentation study. The influence of the Developmentally Appropriate Practice (DAP) training program is identified through a comparison of the average mean score between pre-test and post-test. Questionnaires was also collected and analyzed to find out the process of Developmentally Appropriate Practice (DAP) training program and also to know the preschool teachers’ pedagogical competence after joining the Developmentally Appropriate Practice (DAP) training program. The findings revealed that after joining the Developmentally Appropriate Practice (DAP) training program, the average level of the teachers’ pedagogical competence improves. In other words, the Developmentally Appropriate Practice (DAP) training program has a significant influence on improving the preschool teachers’ pedagogical competence.
Peran perempuan dan penduduk terdidik dalam upaya mencapai target sustainable development goals di Indonesia Widiastuty, Isti Larasati
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2018): November 2018
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1145.522 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v5i2.21925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan ketenagakerjaan di Indonesia, peran perempuan dan penduduk terdidik dalam pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia. Mencapai tujuan SDGs memerlukan partisipasi, kerja dan sinergitas yang komprehensif dari berbagai pihak. Penelitian ini ingin menyoroti bagaimana mencapai target kedelapan SDGs dengan memperhatian peran perempuan dalam pembangunan dan aktivitas kerja. Metode analisis yang digunakan adalah analisis dekriptif dan analisis statistik regresi linier berganda. Sumber data yang digunakan berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS). Beberapa indikator ketenagakerjaan menunjukkan tren meningkat dari 2010 - 2018. Penduduk terdidik mendominasi kegiatan bekerja dan penganggur di Indonesia. Pada tahun 2018 jumlah penganggur terdidik sebanyak 65,89% dari total penganggur. Variabel yang mempengaruhinya adalah rata-rata upah, tingkat kemiskinan, tingkat kesempatan kerja terdidik, jumlah penduduk miskin dan jumlah penduduk usia kerja, dengan koefisien determinasi 0,959. Partisipasi perempuan dalam aktivitas kerja  dan sumbangan pendapatannya dalam ekonomi lebih rendah daripada laki-laki, namun secara tren menunjukkan peningkatan. The role women and educated population in effort to achieve sustainable development goals in Indonesia AbstractThis study aims to determine the development of employment in Indonesia, the role of women and educated residents in achieving the targets of Sustainable development Goals (SDGs) in Indonesia. Achieving the goals s of SDGs requires comprehensive participation, work and synergy from stakeholders. This study wants to highlinght how to reach the eighth target of SDGs bay paying attention to the role of women in development and work activities. The analytical method used descriptive analysis and statistical analysis of multiple linier regression. The data source used is  secondary data from Statistics Indonesia (BPS). During this period several employment indicators showed an increasing trend each year. Educated population dominates work activities and unemploment people in Indonesia. In 2018 the number of educated unemployment reached 65,89% of the total unemployed people in Indonesia. The variables that influence it are  average wages, poverty levels, educated employent rates, the number of poor people and the number of working-age population, with a coefficient of determination arround 0.959. women’s participation in work activities and the contribution of their income in the economy is lower than men, but in trend shows an increase.
Edukasi pelestarian sumberdaya dan lingkungan pantai pada nelayan perikanan bagan Sulistiono Sulistiono; Zulkarnaen Zulkarnaen; Thomas Nugroho
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2018): November 2018
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.925 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v5i2.20716

Abstract

Perikanan bagan merupakan salah satu pekerjaan yang umum dilakukan masyarakat Desa Saramaake, Halmahera Timur. Kegiatan edukasi pelestarian sumberdaya dan lingkungan pantai ini dilaksanakan pada Juni, Agustus, September dan Desember 2018, bertujuan untuk memberikan edukasi pemahaman tentang pelestarian sumberdaya dan lingkungan pantai di desa tersebut. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, diskusi dan monitoring dan evaluasi. Sasaran kegiatan merupakan nelayan dan istri nelayan yang merupakan anggota Kelompok Usaha Bersama (KUB) atau Koperasi.  Beberapa kegiatan yang telah dilakukan antara lain penyuluhan tentang perikanan bagan (Agustus), penyuluhan tentang konservasi lingkungan dan sumberdaya (Juni), dan kegiatan monitoring dan evaluasi (September, Desember 2018). Dari hasil kegiatan dapat diketahui bahwa secara umum masyarakat nelayan telah mengetahui dan mengimplementasikan kegiatan perikanan yang baik, dan menjaga kondisi lingkungannya dengan lebih baik, dengan tidak membuang sampah di laut, tidak melakukan penebangan hutan pantai, tidak mengubur ikan by catch di pantai, dan mengingatkan pada sesama nelayan, keluarga dan aparat pemerintah untuk tetap menjaga lingkungan laut. Education on the environmental and resource conservations of the lift-net fishermen  AbstractLift-net fisheries is a commonly job of the coastal community at Saramaake Village, East Halmahera. This education activity on environmental and resource conservations was done on June, August, September and December 2018, aimed to educate resource and environment conservation in the village.  Methods used in this activity were survey in the fied, discussion and filling in the questionnaire form. Objects of the activity were fisherman and their wives who were member of the Common Business Group (KUB-Indonesian) and Cooperative (Koperasi-Indonesian).  A number of activities were carried out to educate the fisherman community such as extension on the lift net fisheries, extension on the resource and environmental conservation, and monitoring and evaluation.  The community commonly knew and implemented a good fishing activity and  environmental and resource care better such as no drop garbage to the sea, no using the sea for toilet, no cutting mangrove tree, no burying by catch in coastal area, encouraging to families, fishermen and village officials to keep the sea better.
Pemberdayaan wanita tani melalui produksi abon ikan lele Rini Harianti; Fajar Sari Tanberika
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2018): November 2018
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.745 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v5i2.21071

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk  meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu melalui pelatihan dan pendampingan dalam pengelolaan abon ikan lele dan menciptakan peluang usaha secara nyata di masa mendatang. Pelaksanaan kegiatan dimulai dengan pengadaan alat. Metode yang digunakan adalah training of trainer (TOT), yaitu pemberian materi melalui ceramah, praktek langsung, dan pendampingan. Pemberdayaan ini telah mampu menghasilkan 3 varian rasa abon ikan lele (manis, asin dan pedas). Hasil organoleptik menunjukkan bahwa abon lele dengan rasa manis adalah yang terbaik. Abon lele terpilih memiliki kadar air 7,71%, abu 4,59%, protein 26,50%, lemak 24,12%, dan negatif dari mikroba Salmonella. Produk abon lele telah memperoleh lisensi P-IRT, berlabel dan berstandar halal. Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu, sehingga perlu dilakukan inovasi lebih lanjut dalam pengolahan abon lele agar produk yang dihasilkan dapat memiliki kualitas yang lebih baik. Empowerment of farmers through the production of shredded catfish AbstractThis activity aimed to improve the knowledge and skills of mothers through training and mentoring in the management of shredded catfish and create real business opportunities in the future. The activity starts with the procurement of tools. The method used was trained of trainers (TOT), namely the provision of materials through discourse, direct practice, and mentoring. This empowerment had to produce 3 flavors of shredded catfish (sweet, salty and spicy). The organoleptic results showed  that shredded catfish with sweet flavors was best. The shredded catfish selected had 7.71% moisture content, 4.59% ash, 26.50% protein, 24.12% fat, and negative from Salmonella microbes. The shredded catfish products have obtained P-IRT license, has labeled and halal standards. This activity is very useful in increasing the knowledge and skills of mothers, so that further innovation needs to be carried out in the processing of shredded catfish so that the products produced can be of better quality.
Implementasi pembelajaran tematik pada pendidikan anak usia dini Kartini Kartini; Waridah Waridah
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2018): November 2018
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.441 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v5i2.23132

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Perencanaan pembelajaran tematik  (2) Pelaksanaan pembelajaran tematik, dan (3) Evaluasi pembelajaran tematik di PAUD Kabupaten Melawi. Teknik pegumpulan data  digunakan dengan berbagai setting alamiah yaitu di lembaga dengan pengelola, pendidik, dan peserta didik PAUD di Melawi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian meliputi; observasi, wawancara, dan triangulasi. Teknik analisis dalam penelitian melalui keabsahan data dan pemeriksaan, pemeriksaan data dalam penelitian mengikuti kriteria yang sudah ditetapkan yaitu; Kepercayaan (credibility), Keteralihan (transferability), Kebergantungan (depandability), dan Kepastian (confirmability). Hasil penelitian menunjukan bahwa PAUD di Kabupaten Melawi mengimplemntasikan pembelajaran tematik  sudah cukup baik.Hal ini dapat dilihat dalam penyusunan perangkat pembelajaran (Porta, Porsem, RPPM dan RPPH), selain itu penerapan pembelajaran tematik sudah sesusi dengan rinsip-prinsip tematik. Implementation thematic learning early childhood education  AbstractThe purpose of this research is (1) planning thematic learning (2) implementation of thematic learning, and (3) evaluation of thematic learning in Early Age Education Center Melawi. Data collection techniques are used with a variety of natural settings i.e. in institutions with managers, educators, and learners of Early Age Education Center in Melawi. Data collection techniques in the research include; observation, interview, and triangulation. Analysis techniques in the research through the validity of data and examination, the examination of the data in the study follow the criteria already set namely; Trust (credibility), transfer (transferability), Reliance (dependability), and Assurance (conformability). The result of this research is theEarly Age Education Center and implementing thematic Study is already good enough.This can be seen in the preparation of learning devices (Porta, Porsem, RPPM and RPPH), besides that, the application of thematic learning has been consistent with thematic principles.

Page 1 of 1 | Total Record : 9