cover
Contact Name
Andi Adriansyah
Contact Email
andi@mercubuana.ac.id
Phone
+628111884220
Journal Mail Official
sinergi@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650 Tlp./Fax: +62215871335
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Sinergi
ISSN : 14102331     EISSN : 24601217     DOI : https://dx.doi.org/10.22441/sinergi
Core Subject : Engineering,
SINERGI is a peer-reviewed international journal published three times a year in February, June, and October. The journal is published by Faculty of Engineering, Universitas Mercu Buana. Each publication contains articles comprising high quality theoretical and empirical original research papers, review papers, and literature reviews that are closely related to the fields of Engineering (Mechanical, Electrical, Industrial, Civil, and Architecture). The theme of the paper is focused on new industrial applications and energy development that synergize with global, green and sustainable technologies. The journal registered in the CrossRef system with Digital Object Identifier (DOI). The journal has been indexed by Google Scholar, DOAJ, BASE, and EBSCO.
Articles 531 Documents
PERANCANGAN DAN PENGUJIAN MINIATUR LIFT BERBASIS ARDUINO DENGAN MENGGUNAKAN RFID SEBAGAI SISTEM IDENTIFIKASI LANTAI Beny Nugraha; Yudistiro Yudistiro; Dian Widi Astuti; Setiyo Budiyanto
SINERGI Vol 19, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.281 KB) | DOI: 10.22441/sinergi.2015.3.008

Abstract

Lift biasa diaplikasikan di gedung-gedung bertingkat merupakan pengembangan dari katrol yang menggunakan energi listrik untuk menggerakkannya dari satu lantai ke lantai yang lain. Penggunaan lift masih menggunakan tombol sebagai penanda lantai, di mana setiap orang yang masuk ke dalam lift dapat menekan tombol lantai yang ingin mereka tuju. Hal ini akan membuat privasi para penghuni di apartemen tersebut menjadi terganggu dan terbuka peluang seorang penyusup yang berniat jahat terhadap penghuni apartemen.  Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini membuat sebuah miniatur lift berbasis Arduino Uno dengan menggunakan kartu RFID sebagai penanda setiap lantai. Setiap penghuni apartemen memiliki kartu RFID yang berisikan data lantai kamar mereka masing-masing. Hasil pengujian yang didapatkan, dengan menggunakan sistem indentifikasi kartu RFID, lift hanya bergerak ke lantai yang sesuai dengan kartu RFID tersebut sehingga para penghuni apartement dapat langsung menuju ke kamarnya masing–masing tanpa perlu menekan tombol lantai. Untuk pengujian waktu tempuh miniatur lift ini, didapatkan hasil waktu tempuh rata-rata lift bergerak dari satu lantai ke lantai yang lain adalah 1 menit dan 34 detik. 
GLOBAL STRUCTURAL ANALYSIS OF HIGH-RISE HOSPITAL BUILDING USING EARTHQUAKE RESISTANT DESIGN APPROACH Ayuddin Ayuddin
SINERGI Vol 24, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1101.221 KB) | DOI: 10.22441/sinergi.2020.2.003

Abstract

Building designed has 1 to 8 floors with the quality of concrete f'c of 33.2 MPa, steel quality (fy) 400 MPa, and shear stress of 240 MPa. The building is analyzed by 3D structure modeling through ETABS Version 9.7 program by following all the rules and regulations applicable in Indonesia, such as the guidance of building structure and non-building, SNI 1726: 2012. This building design system is a high-rise building structure planned with a portal frame system with beams and columns as the main elements of structures made of conventional concrete. The beam carries the load transversely of its length and transfers the load to the vertical columns that accumulate it. The column accepts the load axially by the beam and transfers the load to the foundation. This building structure uses a special moment frame structure system (SRPMK) structure, considering that the hospital building is safe against earthquakes and complains about the strong column weak beam concept.
POWER SUPPLY MANAGEMENT SYSTEM DESIGN ON NODE EARLY WARNING SYSTEM FOR PEATLANDS FIRE MITIGATION Taufiq Muammar; Rahyul Amri; Yusnita Rahayu
SINERGI Vol 22, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.841 KB) | DOI: 10.22441/sinergi.2018.1.006

Abstract

Early warning system is one of the technology to detect land fires by utilizing a network of wireless sensors. Constant data transmission by the sensor nodes consumes a large amount of energy on the nodes’ sides that could affect the battery’s longevity. This research is done to discover the amount of power consumption and battery longevity during fire emergencies, and during non-emergency situation on peatlands. Power saving on the fire detecting system uses an LM35 temperature sensor, ATmega8 micro-controller and HC-12 transmission module. The overall result of powered by a 9 volt battery during fire emergencies, and during non-emergency, the power consumption reaches up to 1 Wh, with various longevity levels of the battery. The implementation of sleep/wake up mode scheduling during fire emergencies and non-emergencies could save battery for 2 hours compared to those without the power saving mode implementation. Power saving during fire emergency could be minimalized by activating the sleep mode activation power-down on the micro controller and it can also set the data transmission schedule to minimalize data usage during fire emergency, so that the usage of sleep/wake up mode interval scheduling during transmission could minimalize energy consumption and elongate the power supply active period.
ANALISA KEGAGALAN BLADE BARIS TERAKHIR PADA ROTOR TURBINE UAP TIPE CONDENSING Adhi Komara; Yuriadi Kusuma
SINERGI Vol 18, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (855.975 KB)

Abstract

Blades dari turbin uap merupakan komponen penting dalam pembangkit listrik. Analisa kegagalan blade turbin bertujuan untuk meningkatkan kehandalan sistem turbin secara umum. Kegagalan blade baris terakhir tekanan rendah yang terjadi pada turbine uap type condensing diawali dengan naiknya vibrasi secara mendadak pada area belakang dari 5μm menjadi 51μm. Analisa dan pengujian yang dilakukan adalah analisa steam purity, pengujian mechanical stress dan pengujian metallurgy (analisa material, fractography dan microstructure). Dari hasil analisa steam purity didapat bahwa kandungan silica/ SiO2 yang diambil dari beberapa titik pengambilan sample ditemukan melebihi dari batas maximum yang diperbolehkan sesuai dengan standard VGB (Vereinigung der Großkesselbesitzer)/ Asosiasi pengguna boiler ukuran besar di German; yaitu < 0.02 mg/l. Penuaan material ditemukan dari hasil pengujian yang dilakukan melalui analisa metallurgy microstructure.
VARIATION OF CUTTING PARAMETERS IN THE PROCESS OF TURNING AISI 4340 STEEL ON SURFACE ROUGHNESS M. Sobron Yamin Lubis; Erwin Siahaan; Steven Darmawan; Adianto Adianto; Ronald Ronald
SINERGI Vol 23, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.432 KB) | DOI: 10.22441/sinergi.2019.2.007

Abstract

In the metal machining process, cutting speed and feed rate are cutting parameters that affect the surface quality of the workpiece produced. The use of improper cutting parameters can cause the workpiece surface to be rough, and the cutting toolage to be shorter. This study was conducted to determine the effect of cutting parameters and the use of carbide tools on the surface roughness of metal steel workpieces. The research was carried out using the experimental method of AISI 4340 steel metal workpiece turning using cutting tool coated. Five variations of cutting speed used are: 140 m/min, 150 m/min, 160 m/min, 170 m/min, 180 m/min and three variations in feed rate: 0.25 mm/rev, 0.3 mm/rev, 0.35 mm/rev. After the turning process, the surface roughness of the workpiece is measured using a surface tester. From the results of the study, it was found that the surface roughness value was directly proportional to the feed rate and inversely proportional to the cutting speed. The smallest surface roughness value is 9.56 μm on cutting speed 180 m / min, and feed rate is 0.25 mm/rev. 
PEMODELAN STRUKTUR TEKNIK CERDAS UNTUK SISTEM PROTEKSI DAYA LISTRIK Azriyenni Azriyenni; Missi Ebta Dame
SINERGI Vol 21, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.903 KB) | DOI: 10.22441/sinergi.2017.1.005

Abstract

Sistem daya listrik terdiri dari pembangkitan, sistem transmisi, sistem distribusi, sistem proteksi dan beban. Sistem transmisi merupakan elemen yang digunakan sebagai objek simulasi ketika terjadi gangguan di saluran transmisi. Sedangkan, untuk sistem proteksi menggunakan pengontrolan secara digital untuk mengatasi kesalahan pada perhitungan setting impedansi rele jarak.  Pada sistem transmisi saat terjadi gangguan dengan mendapatkan informasi rele jarak dan Circuit Breaker (CB) yang akan digunakan sebagai data untuk menjalankan teknik cerdas. Oleh karena itu, dalam artikel ini akan diusulkan satu metode teknik cerdas yang merupakan model komputasi. Teknik cerdas yang akan digunakan ini adalah teknik Jaringan Syaraf Tiruan (JST) berbasiskan  Back Propagation (BP). Pelatihan JST-BP ini akan dijalankan proses pelatihan untuk memecahkan permasalahan identifikasi lokasi gangguan di sistem transmisi daya listrik.  Hasil keluaran yang diharapkan memberikan koreksi galat yang kecil dan akan lebih mendekati nilai yang baik. Dan akhirnya, dengan teknik JST-BP ini diharapkan dapat mengidentifikasi lokasi gangguan secara tepat dan benar.
SABUK GETAR SEBAGAI ALAT BANTU PENUNJUK ARAH BAGI TUNA NETRA Son Ali Akbar; Anton Yudhana
SINERGI Vol 18, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.343 KB)

Abstract

Kompas diperlukan dalam kehidupan manusia sebagai alat bantu penunjuk arah. Saat ini kompas diaplikasikan terdapat dalam bentuk manual atau analog. Hal tersebut masih terbilang kurang jika kompas dibutuhkan oleh penyandang tuna netra ketika akan menentukan arah. Dengan berkembangnya teknologi yang menciptakan alat–alat elektronik modern dapat diaplikasikan dalam perancangan dan pembuatan alat penunjuk arah otomatis. Pengembangan alat penunjuk arah dari manual menjadi otomatis sangat membantu khususnya bagi kalangan yang kurang dalam indra penglihatannya. Perancangan alat penunjuk arah dengan metode getar menggunakan Modul Kompas Digital dimaksudkan sebagai identifikasi penentu arah mata angin. Metode yang menjadi identifikasi arahnya ialah berupa getaran yang dipasang pada sebuah sabuk. Motor getar yang dikontrol oleh driver motor menghasilkan getaran yang terbilang stabil dan sensitif pada indra peraba manusia. Dalam mengoperasikan alat digunakan limit switch untuk mengaktifkan sistem. Hasil akhir dari penelitian ini menunjukkan bahwa sabuk getar sebagai alat bantu penunjuk arah bagi tuna netra dapat dibuat dengan menggabungkan perangkat keras dan perangkat lunak. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa sabuk getar sebagai alat bantu penunjuk arah bagi tuna netra ini dapat beroperasi dengan simpangan 7,8 derajat (o) ketika menentukan arah utara dan mengidentifikasikan arahnya dengan getaran.
DESIGN OF TIRE PRESSURE MONITORING SYSTEM USING A PRESSURE SENSOR BASE Lukman Medriavin Silalahi; Mudrik Alaydrus; Agus Dendi Rochendi; Muhtar Muhtar
SINERGI Vol 23, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.558 KB) | DOI: 10.22441/sinergi.2019.1.010

Abstract

Currently, the Tire Pressure Monitoring System (TPMS) only monitors the condition of a tire pressure. However, there are no particular reactions taking place after the value of its tire pressure is discovered. In fact, the value of a tire pressure determines driving comfort and safety Therefore, this research proposed a method to integrate a TPMS and a Pressure Sensor Base (PSB) with a particular reaction required to fulfill tires automatically. The proposed TPMS has an electronic device unit directly attached to a tire’s valve. This unit includes pressure sensors, microcontrollers, Bluetooth transmitters and batteries. An alert system is generated whenever tire pressure exceeds the maximum or minimum safe pressure level. Moreover, if the pressure measured is below the lowest level of the desired pressure, it will automatically activate the compressor. Several experiments have been carried out to analyze the proposed system. The integrated TPMS has proven to be able to be an alternative tool for the automotive sector to keep maintaining the tires and to improve a driving comfort and safety.
KUAT TEKAN BETON MUTU TINGGI MENGGUNAKAN BAHAN TAMBAH ABUT TERBANG (FLY ASH) DAN ZAT ADIKTIF (BESTMITTEL) Moh. Ervianto; Fadillawaty Saleh; Hakas Prayuda
SINERGI Vol 20, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.75 KB) | DOI: 10.22441/sinergi.2016.3.005

Abstract

Beton mutu tinggi merupakan beton dengan perlakuan khusus yang tidak dapat selalu dicapai hanya dengan penggunaan material konvensional tanpa penambahan bahan tambah khusus. Beton mutu tinggi memerlukan penggunaan semen yang lebih banyak dari pada penggunaan semen pada beton normal maka perlu ditambahkan fly ash pada campuran beton mutu tinggi untuk mengurangi penggunaan semen walaupun tidak terlalu signifikan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui berapa jumlah proporsi yang sesuai dalam penambahan zat additive (bestmittel) dan fly ash pada beton mutu tinggi serta untuk mengetahui pengaruh penambahan zat additive (bestmittel) dan fly ash terhadap kuat tekan beton mutu tinggi. Pembuatan benda uji menggunakan silinder berukuran diameter 15cm dan tinggi 30 cm dengan 3 variasi, dan diuji pada umur 28 hari. Penambahan zat additive (bestmittel) pada beton mutu tinggi berbahan dasar fly ash mempengaruhi kuat tekan beton. Semakin besar fly ash yang digunakan maka semakin besar nilai kuat tekan, tetapi akan menurun kuat tekannya jika terlalu banyak penggunaan fly ash yang ditujukan sebagai pengganti sebagian semen. Hasil kuat tekan beton dengan penambahan fly ash dan zat additive (Betsmittel) 5%; 7,5%; dan 10% sebesar 35,95 MPa; 41,49 MPa; dan 40,45 Mpa.
MENDETEKSI KERUSAKAN BANTALAN DENGAN MENGGUNAKAN SINYAL VIBRASI Tri Wahyudi; Soeharsono Soeharsono; Noor Eddy
SINERGI Vol 20, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.786 KB) | DOI: 10.22441/sinergi.2016.2.006

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kerusakan dan karakteristik spektrum vibrasi dari bantalan yang masih bagus, bantalan yang cacat 30% di lintasan dalam, cacat 30% di lintasan luar, cacat 30% di rolling element, dan bantalan yang rusak secara alami. Penelitian dilakukan dengan rig tool menggunakan bantalan 2205-K-2RS-TVH-C3 pada kecepatan 1500rpm, sinyal vibrasi diukur dengan alat FAG Detector III. Selanjutnya dilakukan analisa dengan trendline software. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bantalan dengan kondisi bagus memiliki karakteristik amplitudo velocity dibawah 1.80 mm/s dan spektrum vibrasi FFT velocity dan demodulation of acceleration yang tidak berimpitan dengan garis frekuensi impuls baik BPFI, BPFO dan BSF. Bantalan cacat 30% di lintasan dalam menghasilkan amplitudo velocity yang tinggi. Bantalan cacat 30% di lintasan luar dan cacat 30% di rolling element memiliki amplitudo velocity cenderung bervariasi. Bantalan yang cacat 30% di lintasan dalam, lintasan luar ataupun di rolling element menghasilkan spektrum vibrasi FFT velocity dan demodulation of acceleration dengan garis puncak frekuensi berimpitan dengan garis frekuensi impuls masing-masing BPFI, BPFO atau BSF.