cover
Contact Name
Irfan Arifin
Contact Email
-
Phone
+62411888524
Journal Mail Official
jurnaldeskomvisunm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Daeng Tata, Parang Tambung, Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Tanra : Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar
ISSN : 24076066     EISSN : 27154629     DOI : https://ojs.unm.ac.id/tanra/about/contact
Core Subject : Art,
Jurnal TANRA ini diterbitkan 3 kali diterbitkan untuk mengembangkan keilmuan dan keprofesian desain komunikasi visual dengan segala aspek keilmuannya. Desain komunikasi visual, desain komunikasi visual dan komunikasi, desain komunikasi visual dan teknologi informasi. Artikel yang dikelola dengan proses Ulasan Double Blind Peer dengan akses terbuka atau dapat didowload secara penuh. Jurnal TANRA diterbitkan dalam bidang Seni, dan Desain, diterbitkan tiga kali dalam publikasi.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2020): September - Desember" : 5 Documents clear
PERANCANGAN MEDIA PENGENALAN RESEP MAKANAN TRADISIONAL KHAS BUGIS Basmah Syadza Aras; Agussalim Djirong; Irfan Irfan
TANRA: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 7, No 3 (2020): September - Desember
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v7i3.17281

Abstract

Perancangan ini bertujuan menciptakan sebuah media edukasi pengenalan resep makanan tradisional khas Bugis dalam bentuk buku resep yang dapat menarik minat masyarakat khususnya remaja untuk mempelajari tentang makanan tradisional khas Bugis. Teknik pengumpulan data dalam perancangan diperoleh melalui observasi, studi pustaka, survey pada remaja suku Bugis dan wawancara kepada dinas kebudayaan. Konsep desain dalam perancangan media pengenalan resep makanan tradisional khas Bugis adalah konsep bullet journal dengan komposisi desain, layout, dan warna yang sesuai dengan target audiens. Hasil perancangan ini menghasilkan output buku resep makanan tradisional khas Bugis. Perancangan ini bermanfaat sebagai media informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang makanan tradisional khas Bugis
PERANCANGAN IDENTITAS VISUAL DESTINASI WISATA KAWASAN TELUK YOUTEFA KOTA JAYAPURA Anita Karunia; Alimuddin Alimuddin; Nurabdiansyah Nurabdiansyah
TANRA: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 7, No 3 (2020): September - Desember
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v7i3.17290

Abstract

Perancangan ini bertujuan untuk menciptakan identitas visual baru yang menarik, konsisten dan sesuai dengan citra yang ingin dibangun Teluk Youtefa sebagai salah satu cara dalam pengembangan destinasi wisata di Kota Jayapura serta diterapkan pada graphic standard manual, stationery, dan gifts/merchandise agar dapat digunakan sebagai media identifikasi media promosi wisata. Data yang digali dalam penelitian ini mencakup teori desain terkait merancang logo serta teori warna, tipografi, brand, branding, identitas visual, brand awareness, serta data teluk youtefa berupa pedoman wawancara dan pedoman observasi. Data diperoleh diteliti menggunakan metode kualitatif, analisis SWOT, dan analisis STP. Logo dari Teluk Youtefa menampilkan visualisasi yang memperkenalkan  nilai budaya dan keindahan alam kepada para wisatawannya, oleh karena itu identitas visual di desain agar memiliki kesan menyenangkan, dan tidak terlepas dari unsur alam dan budaya suku tobati dan enggros. Hasil perancangan identitas visual ini adalah logo dengan menggunakan media utama berupaGraphic Standard manual sebagai buku panduan yang berisi aturan serta penggunaan identitas visual Youtefa dan mencakup logo, warna dan tipografi, juga penerapannya pada media. Logo dari hasil Perancangan Identitas Visual Kawasan Teluk Youtefa kemudian diaplikasikan ke dalam media pendukung sebagai media promosi, media komunikasi pendukung terdiri dari Stationary dan Gift/ Merchandise.
MAKNA TARI PAJAGA BONE BALLA (ININNAWA MAPATAKKO) DI KECAMATAN BUA KABUPATEN LUWU Suci Rahmadani
TANRA: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 7, No 3 (2020): September - Desember
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v7i3.14559

Abstract

ABSTRAKSuci Rahmadani. 2020. Penelitian ini menjawab rumusan masalah yang terkandung dalam Tari Pajaga Bone Balla (Ininnawa Mapatakko) di Distrik Bua, Kabupaten Luwu, yaitu; 1). Penanda ditemukan dalam tarian Balla Pajaga Bone (Ininnawa Mapatakko) di Distrik Bua, Kabupaten Luwu. 2). Tanda-tanda ditemukan dalam tarian Pajaga Bone Balla (Ininnawa Mapatakko)di Distrik Bua, Kabupaten Luwu. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di rumah Opu Maddika Bua, jl. A. Kaddiradja Sakti Urban Village Distrik Bua Distrik Luwu dari November 2019 hingga Februari 2020. Tarian ini pertama kali diciptakan oleh Wetenri Abeng ketika ia menjadi Datuna Bitsu untuk menolak cinta saudaranya. Data diperoleh dengan melakukan teknik pengumpulan data (observasi langsung, wawancara terstruktur, dan dokumentasi). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1). Penanda pada tarian Balla Pajaga Bone (Ininnawa Mapatakko) di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu yang mencakup berbagai gerakan yang terdiri dari 12 variasi, yaitu Ma'Palappa (Tepuk Tangan), Ma'Pammate (Mati), Ma'Tette Guntu(Menendang Lutut), Asilang (Menyeberang), Ma'Camming (Cermin), Ma'Ceppa Kanning (Tepi Alis), Ma'Riwa atau Ma'Sango ( Menggendong atau Memegang Bayi), Ma'Losa-Losa ( Shaking a Little), Ma'Pappi (Bermain Fan), Ma'Galeo (Turning), Ma'Tanjeng (Resting), Respect (selamat tinggal), iringan musik terdiri dari 2 jenis ritme yaitu Surru Dayya yang artinya interpal short drum, dan Cakku Ridiyang berarti suara drum dipukul di ujung lingkaran kayu, puisi, pola lantai, penari, pakaian dan aksesoris, properti, tempat, dan waktu / durasi. 2) Signifikansi pensinyalan dalam tarian Pajaga Bone Balla (Ininnawa Mapatakko) di Distrik Bua, Kabupaten Luwu, adalah variasi gerakan yang memiliki makna lengkap, yaitu nasihat kehidupan yang sangat erat kaitannya dengan adat istiadat Rakyat Luwu untuk bersosialisasi setiap hari dan selalu memiliki sikap bertanggung jawab dalam diri sendiri, dan Penanda musik pengiring, pola lantai, penari, pakaian, aksesori, dan properti
PERANCANGAN MEDIA KAMPANYE TENTANG PENCEGAHAN BUNUH DIRI Nimas Sekararum; Bernardus Andang Prasetya Adiwibawa
TANRA: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 7, No 3 (2020): September - Desember
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v7i3.15347

Abstract

Tindakan bunuh diri atau keinginan untuk itu, terjadi pada ranah psikologis, dan karenanya membutuhkan bantuan profesional kesehatan mental seperti psikiater atau psikolog. Akan tetapi, jumlah penderita yang potensial melakukan tindak bunuh diri tidak sebanding dengan jumlah tenaga profesional kesehatan mental. Kehadiran komunitas-komunitas yang saling mendukung dalam ranah kesehatan mental, menjadi hal penting untuk mengatasi kurangnya akses terhadap bantuan kesehatan mental. Perancangan isi media sosial ini dibuat berbasis penelitian yang dilakukan secara kualitatif dengan analisis kerangka Robert N. Entman sebagai alatnya. Perancangan ini bertujuan untuk membuat  masyarakat memahami dinamika pikiran dan perasaan seseorang yang ingin bunuh diri, sehingga mereka bisa turut melakukan pencegahan bunuh diri.
TOKOH WAYANG SEMAR SEBAGAI BUDAYA LOKAL INDONESIA DALAM RANGKA MEMPERKAYA IMAJINASI DAN SUMBER KREATIVITAS DEKAVE Endro Tri Susdarwono
TANRA: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 7, No 3 (2020): September - Desember
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v7i3.16162

Abstract

The purpose of this study is to discuss the Semar puppet characters who are Indonesian local culture as a wealth of imagination and a source of creativity in the creation of visual communication design works. This research is a qualitative research, the type of research uses a comprehensive analytical study and analytical normative approach. Indonesian local culture needs to be embraced into a wealth of imagination and a source of creativity for the process of creating advertising design works. By following the prevailing customs, upholding morality, and prioritizing local cultural wisdom to be later appointed as inspiration, source of ideas and ideas, as well as software to communicate various commercial, social, or moral messages to the target audience, existence A visual communication design work will accentuate people's lives, in the end it is expected to be able to enlighten the thoughts and feelings of human beings who live and fill their lives according to their respective talents. The mysterious Semar wayang figure is also part of the religious mythological figure loved by the Javanese people in particular. Therefore, Semar is considered to have high value and value in wayang as part of Javanese life. So, of course the character Semar will be interesting to study more carefully and more deeply in terms of philosophy in an effort to unravel the mystery that surrounds him.

Page 1 of 1 | Total Record : 5