cover
Contact Name
Rahmat Prayogi
Contact Email
rahmat.prayogi91@gmail.com
Phone
+6282282742253
Journal Mail Official
bindounila@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23388153     EISSN : 27981665     DOI : https://doi.org/10.23960/kata
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian bidang pendidikan bahasa dan sastra, meliputi linguistik teoritis, linguistik terapan, linguistik lintas disiplin, tradisi lisan, filologi, semiotika, sastra murni, sastra terapan, sastra lintas disiplin, serta sastra dan politik identitas.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2014)" : 12 Documents clear
CITRA TOKOH ENONG DALAM NOVEL CINTA DI DALAM GELAS SEBAGAI BAHAN AJAR Ria Apriyanti; Kahfie Nazaruddin; Mulyanto Widodo
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.556 KB)

Abstract

The problem of this research is how is the image Enong figures in the novel of Cinta dalam Gelas written by Andrea Hirata. The purpose of this research is to describe the image Enong figures in the novel and the worthiness as a material lesson of literature in SMA. This research used qualitative descriptive method. The data resources were taken from the novel Cinta dalam Gelas written by Andrea Hirata. It is found that the novel makes use of (1) image of a female figure Enong, (2) image Enong figure as a child, (3) Enong character image as a sister , (4) image Enong figure as friend, (5) image Enong figure as members of the community, and (6) image Enong figure as workers. Novel Cinta dalam Gelas is worthy to be used as a alternative learning material for students in SMA in terms of (1) aspect of language, (2) psychological aspect, and (3) aspect of cultural background.Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah citra tokoh Enong dalam novel Cinta dalam Gelas karya Andrea Hirata. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan citra tokoh Enong dalam novel dan kelayakannya sebagai bahan sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel Cinta dalam Gelas karya Andrea Hirata. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan (1) citra tokoh Enong sebagai perempuan, (2) citra tokoh Enong sebagai anak, (3) citra tokoh Enong sebagai kakak (4) citra tokoh Enong sebagai sahabat, (5) citra tokoh Enong sebagai anggota masyarakat, dan (6) citra tokoh Enong sebagai pekerja. Novel tersebut layak dijadikan sebagai alternatif bahan ajar siswa di SMA ditinjau dari (1) aspek bahasa, (2) aspek psikologi dan (3) aspek latar belakang budaya.Kata kunci: bahan ajar, citra tokoh, novel.
PEMBELAJARAN MEMAHAMI TEKS EKSPLANASI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 13 BANDAR LAMPUNG Nuraini Nuraini; Siti Samhati; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.978 KB)

Abstract

The purpose of this research is to describe the learning process of comprehending explanation text in student grade VII of SMP Negeri 13 Bandar Lampung. This research used descriptive qualitative method. The result of the research show that the teacher had conducted planning, implementing, and assessing. In the planning step, the teacher made complete lesson plan based on the components of 2013 curriculum lesson planning. All of the teaching learning processes were collected in the application of scientific approach which the step consist of observing, questioning, understanding, trying and communicating. The scope of teacher assessment to the students behaviour in teaching learning process is by watching them and students competence by written test. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pembelajaran memahami teks eksplanasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 13 Bandar lampung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Pada perencanaan pembelajaran, guru membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) lengkap berdasarkan komponen-komponen RPP pada kurikulum 2013. Seluruh aktivitas pembelajaran terangkum dalam pengaplikasian pendekatan saintifik yang tahapannya berupa mengamati, menanya, menalar, mencoba dan mengomunikasikan. Penilaian yang dilakukan oleh guru mencakup penilaian kompetensi sikap dengan mengamati sikap siswa saat mengikuti kegiatan pembelajaran dan kompetensi pengetahuan dengan teknik tes tertulis.Kata kunci: memahami, pembelajaran, teks eksplanasi.
PENGARUH MINAT BACA DAN MODEL PEMBELAJARAN TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS PIDATO Hardiyanti Hardiyanti; Siti Samhati; Mulyanto Widodo
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.874 KB)

Abstract

The problem in this research is about the influence of reading interest and model of study to speech text writing intellect. Learning model is Cooperative study method type STAD. The purpose of this research is to find out the influence of reading interest, model of study and writing a speech text. This research concluded that the used of methodnof study was more influenced to writing speech text intellect than students' reading interest. That finding was shown that  (12,67) (4,09) which means there was an average difference of students' writing intellect which delivered by cooperative study method type STAD with CTL sample type was influeced to the intellect of students' writing speech text intellect. Where as (5,40) (4,09) was proven that there was an interaction between those three variables.Masalah penelitian ini adalah mengenai pengaruh minat baca dan model pembelajaran terhadap kemampuan menulis teks pidato. Model yang digunakan yakni Kooperatif tipe STAD. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh antara minat baca, model pembelajaran dan menulis teks pidato. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran lebih berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks pidato siswa daripada minat baca siswa. Hal tersebut ditunjukkan bahwa (12,67)  (4,09) yang artinya terdapat perbedaan rata-rata kemampuan menulis teks pidato siswa  yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD dengan CTL tipe Pemodelan berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks pidato siswa. Sedangkan,  (5,40)  (4,09) terbukti bahwa ada interaksi antara ketiga variabel tersebut.Kata kunci:  kemampuan menulis teks pidato, minat baca, STAD.
POLA SINTAKSIS PADA POSTER DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP Leny Gustina Yunregiarsih; Wini Tarmini; Ali Mustofa
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.546 KB)

Abstract

The problem of this research is how the syntactic patterns at poster in Kabupaten Pringsewu and its implication in learning Indonesia language at Senior Hight School. The aim is to investigate the syntactic patterns at posters of learning Indonesia language at class VII of SMP. This research uses qualitative descriptive method. The data source research is posters in Kabupaten Pringsewu. It is found that there are 13 incomplete sentences, based on the clause sum 2 simple sentence and 4 complex sentence, based on the syntax type best part imperative sentence. Posters in Kabupaten Pringsewu as the materials in SMP.Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana pola sintaksis pada poster di Kabupaten Pringsewu dan implikasinya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pola sintaksis pada poster dan implikasinya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP kelas VII. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah poster di Kabupaten Pringsewu. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan 13 kalimat taklengkap, berdasarkan jumlak klausa 2 kalimat tunggal dan 4 kalimat majemuk, berdasarkan bentuk sintaksis poster sebagian besar termasuk kalimat perintah. Poster di Kabupaten Pringsewu sebagai materi pembelajaran siswa di SMP.Kata kunci:implikasi pembelajaran, pola sintaksis, poster.
KEEFEKTIFAN KALIMAT TEKS BACAAN BUKU PELAJARAN KELAS X SMK TERBITAN ERLANGGA Patar Albert Marpaung; Nurlaksana Eko Rusminto; Ali Mustofa
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.926 KB)

Abstract

The purpose of this research is to describe the effectiveness of sentence in reading text of creative Indonesian language textbook at the tenth grade of SMK published by Erlangga. The source data of this research was reading text of creative Indonesian language textbook at the tenth grade of SMK published by Erlangga. The total of reading text is 241 sentences. The results show that the reading text has not used the effective sentences. The percentage of total effective sentence in the reading text was found 76.53 %, while the percentage of ineffectiveness sentences was found 23.46 % .Tujuan penelitian ini mendeskripsikan keefektifan kalimat pada teks bacaan buku pelajaran kreatif berbahasa Indonesia kelas X SMK terbitan Erlangga. Sumber data dalam penelitian ini ialah buku pelajaran Kreatif Berbahasa Indonesia, yang digunakan kelas X SMK Terbitan Erlangga berjumlah 241 kalimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks bacaan secara keseluruhan terdapat kalimat yang tidak efektif. Persentase keseluruhan kalimat efektif pada buku teks bacaan Kreatif Berbahasa Indonesia yang ditemukan sebanyak 76,53%, sedangkan persentase ketidakefektifan pada buku teks bacaan Kreatif Berbahasa Indonesia yang ditemukan sebanyak 23,46%.Kata kunci: kalimat efektif, pembagian keefektifan kalimat, teks bacaan.
DESKRIPSI LATAR DAN FUNGSINYA DALAM NOVEL CINTA DI DALAM GELAS DAN IMPLIKASINYA Ria Anggraeni; Kahfie Nazaruddin; Ali Mustofa
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.467 KB)

Abstract

The problem of this research is defining a description of the setting and its function as the metaphor and atmosphere in the novel of Cinta di Dalam Gelas written by Andrea Hirata. The purpose of this research is to describe description of the setting and its function as the metaphor and atmosphere in the novel of Cinta di Dalam Gelas written by Andrea Hirata and and its implications to literature learning in SMA. The result of this research showed that description of the setting with realistic approach includes seven categories. Based on impressionistic approach includes eight categories and based on according to the author‘s attitude includes five categories. Description of the setting in this novel also functions as the metaphor and atmosphere. Its implications is presented as the design of literature learning scenario in SMA.Masalah penelitian ini adalah pemerian deskripsi latar dan fungsinya sebagai metafora dan atmosfer dalam novel Cinta di Dalam Gelas karya Andrea Hirata. Tujuan penelitian ini untuk memerikan deskripsi latar dan fungsinya sebagai metafora dan atmosfer dalam novel Cinta di Dalam Gelas karya Andrea Hirata dan implikasinya pada pembelajaran sastra di SMA. Hasil penelitian menunjukan bahwa deskripsi latar dengan pendekatan realistis meliputi tujuh kategori. Berdasarkan pendekatan impresionistis meliputi delapan kategori, dan berdasarkan pendekatan menurut sikap penulis meliputi lima kategori. Deskripsi latar dalam novel ini juga berfungsi sebagai metafora dan atmosfer. Implikasinya dituangkan sebagai rancangan scenario pembelajaran sastra di SMA.Kata kunci: deskripsi latar, implikasi, pendekatan.
GAYA BAHASA DALAM KUMPULAN PUISI DOA UNTUK ANAK CUCU SEBAGAI BAHAN AJAR Era Octafiona; Kahfie Nazaruddin; Wini Tarmini
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.348 KB)

Abstract

The purpose of this research is to describe the language style in the collection of poetry and the worthiness as a material lesson of literature in Senior High School. This research used qualitative descriptive method. Those datas research are the poetry in Doa Untuk Anak Cucu poems collection. It is found that the collection of poetry makes use of aliteration, assonance, asyndeton, redundancy, perifrasis, erotesis, hyperbola, simile, metaphor, allegory, personification, and sinekdoke. The function of language style in that poetry collection is generating a happy atmosphere, nostalgic, sad, quiet, serious, uneasy, friendly, humble, patient, response tothe sense of sight,sense of hearing, and embellish the narrative. The poetry collectionis worth to be used as a learning material alternative for students in Senior High School in terms from the aspect of the curriculum and literary aspects.Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah gaya bahasa dalam puisi pada kumpulan puisi Doa untuk anak cucu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa dalam kumpulan puisi tersebut dan kelayakannya sebagai bahan ajar sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini merupakan kumpulan puisidalam kumpulan puisi Doa Untuk Anak Cucu karya W.S. Rendrat. Berdasarkan hasil analisis data gaya bahasa yang ditemukan adalah aliterasi, asonansi, asindeton, pleonasme, perifrasis, erotesis, hiperbola, simile, metafora, alegori, personifikasi, dan sinekdoke. Fungsigaya bahasa dalam kumpulan puisi tersebut adalah membangkitkan suasana bahagia, rindu, sedih, sepi, bersungguh-sungguh, gelisah, ramah, rendah hati, sabar, tanggapan indera penglihatan, indera pendengaran, dan memperindah penuturan. Kumpulan puisi tersebut layak dijadikan sebagai alternatif bahan ajar siswa di SMA ditinjau dari aspek kurikulum dan aspek sastra.Kata kunci: bahan ajar, gaya bahasa, puisi.
PEMBELAJARAN BERMAIN PERAN PADA SISWA KELAS VIII SMP KARTIKA II-2 BANDAR LAMPUNG Windi Riani; Iqbal Hilal; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.399 KB)

Abstract

The problem of this research is how is the implementation of role playing learning in the VIII grade of SMP Kartika II-2 Bandar Lampung . This research aim is to describe the implementation of role playing learning in the VIII grade of SMP Kartika II-2 Bandar Lampung year 2012/2013. The research was designed by descriptive qualitative, data research retrieval was done by using obsevation, interview, documentation and recording. The result of this research indicates that the teaching plan made by the teacher for all of it, design according by componen of curiculum 2006 based on RPP. The implementation learning includes intial activity, main activity, and closing activity. The implementation still didnt match with RPP. Scoring of learn that teachers did is, they use the score of knowledge and skill from the tasking side or work based on group form.Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pembelajaran bermain peran pada siswa kelas VIII SMP Kartika II-2 Bandar Lampung. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pembelajaran bermain peran pada siswa kelas VIII SMP Kartika II-2 Bandar Lampung tahun ajaran 2012/2013. Penelitian dirancang menggunakan metode deskriptif kualitatif, pengambilan data pada penelitian ini dilakukan menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan perekaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan yang dibuat guru secara keseluruhan telah dirancang berdasarkan komponen kurikulum 2006 sesuai RPP. Pada pelaksanaan pembelajaran terdiri atas kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Pada pelaksanaan masih ada yang tidak sesuai dengan RPP. Penilaian pembelajaran yang dilakukan oleh guru ialah menggunakan penilaian pengetahuan dan keterampilan yaitu dari segi penugasan dan praktik dalam bentuk kelompok.Kata kunci : berbicara, bermain peran, pembelajaran.
GAYA BAHASA RETORIS KIASAN NOVEL NEGERI DI UJUNG TANDUK KARYA TERE LIYE Vili Yanthi; Kahfie Nazarudin; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.485 KB)

Abstract

The aim of this research is to describing rhetorical style and figurative language in the story of Negeri di Ujung Tanduk written by Tere Liye. The method which used is descriptive qualitative research method. Data collection technique and analysis techniques which used was text analysis . Data source in this research is the story of Negeri di Ujung Tanduk written by Tere Liye. The results of this research are asindeton style as the most widely used of rhetorical style while litotes style and elipsis style is least used. The most widely used of figurative languange is metaphor while the least used of are allegory, eponymous, epithets, and irony. The rhetorical style and figurative languange which is was found in the story of Negeri di Ujung Tanduk written by Tere Liye appropriate as teaching material because qualified terms of selection teaching material.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa retoris dan kiasan dalam novel Negeri di Ujung Tanduk karya Tere Liye. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan dan analisis data yang digunakan adalah analisis teks. Sumber data penelitian adalah novel Negeri di Ujung Tanduk karya Tere Liye. Hasil analisis data ditemukan gaya bahasa retoris yang paling banyak adalah asindeton dan paling sedikit litotes dan elipsis. Gaya bahasa kiasan yang paling banyak adalah metafora dan paling sedikit alegori, eponim, epitet, dan ironi. Gaya bahasa novel Negeri di Ujung Tanduk karya Tere Liye layak sebagai bahan ajar karena memenuhi syarat pemilihan bahan ajar.Kata kunci: gaya bahasa, novel, pembelajaran.
CAMPUR KODE DAN ALIH KODE SISWA SMA NEGERI 1 SEPUTIH AGUNG Arifah Nur Isnaini; Nurlaksana Eko Rusminto; Ali Mustofa
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.752 KB)

Abstract

The purpose of this research is to describe code mixing and code switching in Bahasa Indonesia learning process of the students at the eleventh year of SMA Negeri 1 Seputih Agung Central Lampung. This research uses descriptive qualitative method. The result of the research shows that code mixing and code switching happened in the learning process of Bahasa Indonesia. Out of forty seven data of code mixing produced by the students of the eleventh year of SMA Negeri 1 Seputih Agung, there are nineteen words, twenty three phrases, and five clause code mixing data. Meanwhile, out of twenty data of code switching, there are nineteen internal code switching data and one external code switching datum.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan campur kode dan alih kode dalam pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas XI SMA Negeri 1 Seputih Agung Lampung Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kegiatan yang dilakukan siswa pada saat pembelajaran Bahasa Indonesia terjadi peristiwa campur kode dan alih kode. Dari empat puluh tujuh data campur kode yang dilakukan oleh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Seputih Agung, terdapat sembilan belas campur kode kata, dua puluh tiga campur kode frasa, dan lima campur kode klausa. Sementara itu, dari dua puluh data alih kode yang dilakukan oleh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Seputih Agung terdapat sembilan belas alih kode internal dan satu alih kode eksternal.Kata kunci: alih kode, campur kode, pembelajaran bahasa indonesia.

Page 1 of 2 | Total Record : 12


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 Apr (2024): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 10, No 2 Sep (2022): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 10, No 1 Apr (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 2 Sep (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 1 Apr (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 8, No 2 Sep (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1, Apr (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Ap (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Apr (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Nov (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2 Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 1 Apr (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarnnya) Vol 6, No 4 Sep (2018) Vol 6, No 3 Jul (2018) Vol 6, No 2 Apr (2018) Vol 6, No 1 Jan (2018) Vol 5, No 4 Sep (2017) Vol 5, No 3 Jul (2017) Vol 5, No 2 Apr (2017) Vol 5, No 1 Jan (2017) Vol 4, No 4 Sep (2016) Vol 4, No 3 Jul (2016) Vol 4, No 2 Apr (2016) Vol 4, No 1 Jan (2016) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Apr (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Sep (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) More Issue