cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JUPE
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
JUPE adalah Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi Universitas Lampung yang mewadahi karya ilmiah dalam bentuk artikel hasil penelitian maupun artikel telaah yang berkaitan dengan Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2016): JUPE" : 14 Documents clear
KONTRIBUSI KEKUATAN LENGAN, PERUT, TUNGKAI DAN KELENTUKAN TERHADAP HASIL KAYANG Reza Pahlefi; Marta Dinata; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 1 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the contribution of arm muscle strength, the strength of the abdominal muscles, leg muscle strength, and flexibility, to the results of kayang in class VIII SMP N 1 Sukoharjo Pringsewu. The method used was survey. The samples used were male and female students of class VIII SMP N 1 Sukoharjo Pringsewu amounted to 32 students. Sampling technique was using random sampling. The results showed that the strength of the arm has a correlation coefficient of 0.654 with a contribution of 42.8%, the strength of the stomach has a correlation coefficient of 0.704 with a contribution of 49.6%, the strength of the leg has a correlation coefficient of 0.482 with a contribution of 23.2%, flexibility has a correlation coefficient of 0,711 with a contribution of 50.5%. It can be concluded that the flexibility gave a higher contributions to the results of kayang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya kontribusi kekuatan otot lengan, kekuatan otot perut, kekuatan otot tungkai, dan kelentukan, terhadap hasil kayang pada siswa kelas VIII SMP N 1 Sukoharjo Pringsewu. Metode penelitian yang digunakan adalah survey. Sampel yang digunakan adalah siswa putra,putri kelas VIII SMP N 1 Sukoharjo Pringsewu jumlah 32 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa kekuatan lengan memiliki koefisien korelasi 0,654 dengan kontribusi sebesar 42,8%, kekuatan perut memiliki koefisien korelasi 0,704 dengan kontribusi sebesar 49,6%, kekuatan tungkai memiliki koefisien korelasi 0,482 dengan kontribusi sebesar 23,2%, kelentukan memiliki koefisien korelasi 0,711 dengan kontribusi sebesar 50,5%. Dapat disimpulkan bahwa kelentukan memberikan kontribusi lebih besar terhadap hasil kayang.Kata kunci : kayang, kelentukan, kekuatan lengan, kekuatan perut, kekuatan tungkai, kontribusi.
KONTRIBUSI KEKUATAN TUNGKAI, POWER LENGAN, KEKUATAN PERUT, DAN KELENTUKAN TERHADAP KEMAMPUAN HANDSPRING Candra Gamali Putra; Rahmat Hermawan; Wiyono Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 1 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the contribution of leg strength, arm power, abdominal strength and flexibility to the handspring ability. The method used in the research was descriptive. Sample of this study were 39 students. Data were collected through leg strength test with leg dynamometer, the arm power with the medicine ball, abdominal strength with sit-ups, flexibility with extention trunk, handspring with a handspring ability measurement and data analysis tehnique used regression. The results showed that the strength of the leg has a coefficient of determination 0.545 with a contribution of 22.1%, arm power has a coefficient of determination 0.748 with a contribution of 30.3%, abdominal strength has a coefficient of determination 0.519 with a contribution of 21.0%, flexibility has a coefficient of determination 0.654 with a contribution of 26.5%. From the analysis it can be concluded that the arm power make greater contributions to the handspring capabilities compared with other variables.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi kekuatan tungkai, power lengan, kekuatan perut dan kelentukan terhadap kemampuan handspring. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Sampel dari penelitian ini berjumlah 39 mahasiswa. Data dikumpulkan melalui tes kekuatan tungkai dengan leg dynamometer, power lengan dengan medicine ball, kekuatan perut dengan sit-up, kelentukan dengan extention trunk, handspring dengan tes kemampuan handspring dan pengukuran serta teknik analisis data menggunakan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan tungkai memiliki koefisien determinasi 0,545 dengan kontribusi sebesar 22,1%, power lengan memiliki koefisien determinasi 0,748 dengan kontribusi sebesar 30,3%, kekuatan perut memiliki koefisien determinasi 0,519 dengan kontribusi sebesar 21,0%, kelentukan memiliki koefisien determinasi 0,654 dengan kontribusi sebesar 26,5%. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa power lengan memberikan kontribusi lebih besar terhadap kemampuan handspring dibandingkan dengan variable lainnya.Kata kunci : handspring, kekuatan perut, kekuatan tungkai, kelentukan, power lengan.
HUBUNGAN KEKUATAN TUNGKAI PANJANG TUNGKAI DAN LINGKAR PAHA TERHADAP AKURASI PASSING Cahyo Prasetyo; Ade Jubaedi; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 1 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the relationship between leg muscle strength of limb length and the circumference of the thigh to the passing accuracy. The method used in this study was correlational. The sample used was sample population that was football extracurricular in Dharma Pala Panjang High School of Bandar Lampung totaling 30 students. Collecting data was using leg dhynamometer, antrophometer and passing accuracy tests. From the research results, it was gotten the correlation coefficient or r count between X1 and Y at 0.739, X2 and Y at 0.534, X3 and Y at 0.416, X1 and X2 X3 Y at 0.768 and r table value of 0.361. Therefore, the value of r count was greater than the value of r table. It can be concluded that there is a significant relationship between leg length leg muscle strength and thigh circumference against passing accuracy in football game.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kekuatan otot tungkai panjang tungkai dan lingkar paha terhadap akurasi passing. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasional. Sampel yang digunakan adalah populasi sample yaitu ekstrakulikuler sepakbola SMP Dharma Pala Panjang Bandar Lampung yang berjumlah 30 siswa. Pengumpulan data menggunakan leg dhynamometer, antrophometer dan tes akurasi passing. Dari hasil penelitian didapatkan hasil nilai koefisien korelasi atau r hitung antara X1 dan Y sebesar 0,739, X2 dan Y sebesar 0,534, X3 dan Y sebesar 0,416, X1 X2 X3 dan Y sebesar 0,768 dan nilai r tabel sebesar 0,361. Oleh karena nilai r hitung lebih besar dari nilai r tabel maka dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai panjang tungkai dan lingkar paha terhadap akurasi passing dalam permainan sepakbola.Kata kunci : kekuatan, paha, passing, sepakbola, tungkai.
KONTRIBUSI KELINCAHAN DAN KOORDINASI TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA PERMAINAN SEPAK BOLA Deni Setya Budi; Ade Jubaedi; Frans Nuseto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 1 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to find out the contribution between agility and eye-feet coordination and dribbling skills among male students of 8th grade in SMPN 9 Bandar Lampung. The method used here was a correlational descriptive. The population in this research involved the male students of 8th grade in SMPN 9 Bandar Lampung. From result of this research, it was found that the coefficient of correlation between agility and dribbling skills stands at 0.802 with the contribution of 64.3%, while for the eye-feet coordination, the rate stands at 0.664 with 41.4% contribution, and for the agility and eye-feet coordination has a rate of 0.844 with the contribution of 71.2%. From the result of this analysis, it can be concluded that agility has the bigger contribution than eye-feet coordination toward dribbling skills. The eye-feet also has a significant correlation to with the dribbling skills among male students of 8th grade in SMPN 9 Bandar Lampung.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kelincahan dan koordinasi mata-kaki terhadap kemampuan menggiring bola. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa putra kelas VIII SMP Negeri 9 Bandar Lampung sebanyak 112 siswa, dan sampel 28 siswa. Hasil penelitian variabel kelincahan didapat nilai thitung 6,842 ttabel1,706 sehingga dapat disimpulkan kelincahan memberikan kontribusi sebesar 64,3%. Variabel Koordinasi mata-kaki didapat nilai thitung 4,530 t tabel1,706 sehingga dapat disimpulkan Koordinasi mata-kaki memberikan kontribusi sebesar 44,1%. Kelincahan dan Koordinasi mata-kaki didapat nilai Fhitung 30,9273.385 Ftabel sehingga dapat disimpulkan kelincahan dan koordinasi mata-kaki memberikan kontribusi sebesar 71,2%. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa variabel kelincahan memiliki kontribusi yang lebih besar dibanding dengan variabel koordinasi mata-kaki terhadap keterampilan menggiring bola.Kata kunci : kelincahan, kemampuan menggiring, koordinasi.
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIFE DAN PEMBELAJARAN LANGSUNG TERHADAP KETERAMPILAN RENANG GAYA DADA Ali Fais; Frans Nurseto; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 1 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research purposed to determine the difference between cooperative learning model and direct instructional model to the breaststroke swimming skills of the students at the eleventh class of SMA Al-Kautsar Bandar Lampung. The method used in this research was experimental method based on the calculation and analysis data from the the breaststroke swimming skills test through a cooperative learning model increased 33,3%. Similarly, the average breaststroke swimming skills with direct instructional model increased 37,3%. The conclusion of this research indicated that the direct instructional is better than the cooperative learning model for breaststroke swimming skills of the students at SMA Al-Kautsar Bandar Lampung.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan Perbandingan Model Pembelajaran Kooperatife dan Model Pembelajaran Langsung terhadap Keterampilan Renang Gaya Dada Pada Siswa Kelas XI SMA Al-Kautsar Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis data yang diperoleh dari tes pengukuran pada penelitian ini adalah rata-rata keterampilan renang gaya dada melalui model pembelajaran kooperatif meningkat sebesar 33,3%. Demikian pula rata-rata keterampilan renang gaya dada dengan model pembelajaran langsung meningkat sebesar 37,3%. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Perbandingan Model Pembelajaran Langsung lebih baik dibandingkan Model Pembelajaran Kooperatif terhadap Keterampilan Renang Gaya Dada Pada Siswa Kelas XI SMA Al-Kautsar Bandar Lampung.Kata kunci : pembelajaran langsung, pembelajaran kooperatif, renang
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERPASANGAN DAN PERSEORANGAN TERHADAP KETERAMPILAN GERAK DASAR DROPSHOT Boy Sambaba Tarigan; Surisman Surisman; Usman Adam
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 1 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine how much influence of the pairs and individual learning models for basic motor skills of dropshot. The research methodology used in this study was a comparative experimental method, with a population of 120 students, and a sample of 30 students. The results showed: first, there was a significant effect of paired learning models to the basic motor skills of dropshot. Secondly, there was a significant effect of individual learning models for basic motor skills of dropshot. Third, there are significant differences on basic motor skills of dropshot. Fourth, learning model that has better influence on basic motor skills of dropshot. It can be concluded that this study gives both models a significant influence on the basic motor skills dropshot in badminton, but pairs learning model has a better effect than individual learning model for basic motor dropshot skills.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran berpasangan dan perseorangan terhadap kemampuan gerak dasar dropshot. Metodologi penelitian yang diunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen komparatif, dengan populasi sebanyak 120 siswa, dan sampel sebanyak 30 siswa. Hasil penelitian menunjukan: pertama, ada pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran berpasangan terhadap kemampuan gerak dasar dropshot. Kedua, ada pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran perseorangan terhadap kemampuan gerak dasar dropshot. Ketiga, ada perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan gerak dasar dropshot. Keempat, model pembelajaran yang lebih baik pengaruhnya terhadap kemampuan gerak dasar dropshot. Maka dapat simpulkan bahwa kedua model pembelajaran ini memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan gerak dasar dropshot dalam bulutangkis, tetapi model pembelajaran berpasangan memiliki pengaruh yang lebih baik dibandingkan model pembelajaran perseorangan terhadap kemampuan gerak dasar dropshotKata kunci : berpasangan, dropshot, model, pengaruh, perseorangan.
PENGARUH LATIHAN SENAM AYO BERSATU TERHADAP PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI Arif Atmunandar; Heru Sulistianta; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 1 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to find out how much the rhytmic gymnastics training influences the physical fitness towards the students of grade VIII in SMP Negeri 4 Bandar Lampung. The research method applied was experimental research. The subject of research was students of grade VIII in SMP Negeri 4 Bandar Lampung with 32 students. The data collecting technique used was the physical fitness test result. While the data analysis used was using different t-test and influence t-test. Research result shown that there was significant influence on the gymnastics training influences the physical fitness towards the students of grade VIII in SMP Negeri 4 Bandar Lampung with the data gained was tcount = 18,705 ttable = 2,131. The conclusion of this research that there is significant influence on the gymnastics training influences the physical fitness.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh latihan senam ayo bersatu terhadap peningkatan kebugaran jasmani pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Bandar Lampung. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Sebagai sampel pada penelitian pengaruh latihan senam ayo bersatu terhadap peningkatan kebugaran jasmani adalah siswa SMP Negeri 4 Bandar Lampung kelas VIII, yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil kebugaran jasmani. Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji-t perbedaan dan uji-t pengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh latihan senam ayo bersatu terhadap peningkatan kebgaran jasmani siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Bandar Lampung dengan nilai t hitung sebesar 18,705 poin yang lebih besar dari t tabel yaitu 2,131. Sehingga dengan demikian ada pengaruh yang signifikan antara latihan senam ayo bersatu terhadap kebugaran jasmani.Kata kunci: kebugaran jasmani, latihan senam ayo bersatu, metode eksperimen.
EFEKTIVITAS MODEL RETURN BERPASANGAN TERHADAP HASIL PUKULAN DROPSHOOT DAN PUKULAN LOB Dodi Alvindo; Herman Tarigan; Heru Sulistianta
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 1 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine how much the effectiveness of the pair returns model to the results of dropshoot punch and lob of PB. Srikandi Bandar Lampung athletes. The population in this study were the athletes of PB. Srikandi Bandar Lampung, amounted to 43 athletes with sample of 28 athletes. The research methodology used was experimental method. Data analysis was using t-test. The results showed: first, there was a significant influence of the returns model on the result of dropshoot punches and lob in athletes of PB. Srikandi Bandar Lampung. Secondly, there were differences from the pair returns model to the results of dropshoot and lob punch in athletes of PB. Srikandi Bandar Lampung. It can be concluded that the pair returns model have a significant influence on the increase of dropshoot and lob punch.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar efektivitas model return berpasangan terhadap hasil pukulan dropshoot dan pukulan lob pada atlet PB. Srikandi Bandar Lampung. Populasi pada penelitian ini adalah atlet PB. Srikandi Bandar Lampung yang berjumlah 43 atlet dengan sempel 28 atlet. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Analisis data menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukan: pertama, ada pengaruh yang signifikan dari model return berpasangan terhadap hasil pukulan dropshoot dan pukulan lob pada atlet PB. Srikandi Bandar Lampung. Kedua, ada perbedaan dari model return berpasangan terhadap hasil pukulan dropshoot dan pukulan lob pada atlet PB. Srikandi Bandar Lampug. Maka dapat disimpulkan bahwa model return berpasangan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pukulan dropshoot dan pukulan lob.Kata kunci : dropshoot, lob, model return berpasangan.
EFEKTIFITAS MODEL PENDEKATAN BERMAIN TERHADAP KEMAMPUAN SHORT PASS PERMAINAN SEPAK BOLA Satrya Kurniawan; Herman Tarigan; Heru Sulistianta
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 1 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the effectiveness of the play model approach to the short pass ability of a football game. The research methodology used in this study was a comparative experimental method with a population of 24 students. The sampling technique used was sample population. From the results, it obtained that t count was 5.17 and t table was 1.72. Then H0 was accepted and Ha was rejected. It means that there is a significant effect of the experimental group to increase the ability of short-pass game of football. From this study it can be concluded that the model approach is effective in improving the ability to play short pass game of football. From this study we can conclude that, model approach is effective in improving the ability to play short pass game of football.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas model pendekatan bermain terhadap kemampuan short pass permainan sepak bola. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen komperatif dengan populasi 24 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah populasi sample. Dari hasil penelitian diperoleh t hitung yaitu 5,17 dan t tabel yaitu 1,72, maka H0 diterima dan Ha ditolak. Artinya ada pengaruh yang signifikan dari kelompok eksperimen terhadap peningkatan kemampuan short pass permainan sepakbola. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pendekatan bermain efektif dalam meningkatkan kemampuan short pass permainan sepakbola. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa. Model pendekatan bermain efektif dalam meningkatkan kemampuan short pass permainan sepakbola.Kata kunci: efektivitas, kemampuan, pendekatan bermain, short pass.
KONTRIBUSI POWER OTOT TUNGKAI, KEKUATAN OTOT PERUT DAN KELENTUKAN TERHADAP HASIL HEADING Heru Setiawan; Heru Sulistianta; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 1 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed at determining the contribution of leg muscle power, abdominal muscle strength, and flexibility towards heading results of the students in Football River School Natar. The method used descriptive correlational because the basic aim of this research was to determine the contribution of relation among the variables. The population was all the football players of Football River School Natar consisting of 28 students. Total sampling used to take the sample. The results showed that leg muscle power contributes 45.2%; abdominal muscle strength contributes 51.2%; flexibility contributes 58%; leg muscle power, abdominal muscle strength, and flexibility contribute 67.4%. It can be concluded that leg muscle power, abdominal muscle strength, and flexibility have contributed significantly towards heading results of the students in Football River School Natar.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi power otot tungkai, kekuatan otot perut dan kelentukan terhadap hasil menyundul bola pada siswa Sekolah Sepakbola River Natar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional, Karena pada dasarnya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi hubungan antara variabel-variabel. Populasi penelitian ini semua pemain sekolah sepakbola River Natar yang berjumlah 28 orang. Pengambilan sampel penelitian dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa power otot tungkai memiliki kontribusi sebesar 45,2%, kekuatan otot perut memiliki kontribusi sebesar 51,2%, kelentukan memiliki kontribusi sebesar 58,0%, power otot tungkai, kekuatan otot perut dan kelentukan memiliki kontribusi sebesar 67,4%. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa power otot tungkai, kekuatan otot perut dan kelentukan memiliki sumbangan yang berarti terhadap hasil menyundul bola pada siswa Sekolah Sepakbola River Natar.Kata kunci : kontribusi, power , kekuatan , kelentukan, heading.

Page 1 of 2 | Total Record : 14