cover
Contact Name
Santosa Kusumah
Contact Email
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat
ISSN : 23028955     EISSN : 26142392     DOI : -
Jurnal Dharmakarya terbit 4 (empat) kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember)
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2018): September" : 15 Documents clear
EDUKASI DAN PEMANFAATAN HERBAL SEBAGAI BAHAN KOSMETIKA ALAMI DI KECAMATAN CIWARINGIN KABUPATEN CIREBON Zelika Mega Ramadhania
Dharmakarya Vol 7, No 3 (2018): September
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.419 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i3.19497

Abstract

Penuaan kulit merupakan proses alami yang tidak dapat dihindari, yang ditandai dengan keriput dan pigmentasi pada kulit. Kesehatan kulit wajah merupakan aspek penting bagi manusia, terutama bagi wanita. Sejak dahulu masyarakat Indonesia sudah memanfaatkan tumbuhan sebagai bahan kosmetik dan pengobatan penyakit kulit. Saat ini, trend “back to nature” semakin meningkat dimana kepercayaan masyarakat terhadap senyawa aktif dari bahan alam relatif aman dibandingkan senyawa-senyawa kimia sintetik. Ketersediaan hayati yang beragam di Indonesia merupakan faktor pendukung pengembangan produk kosmetik dan perawatan kulit dari bahan alam. Kecamatan Ciwaringin Kabupaten Cirebon merupakan salah satu daerah di Jawa Barat yang kekayaan alamnya dapat dimanfaatkan sebagai jamu kecantikan dan bahan sediaan kosmetika. Oleh karena itu, perlu dilakukan program peningkatan pemahaman dan pengetahuan masyarakat dalam pemanfaatan herbal untuk kesehatan kulit dan sediaan kosmetika. Selain itu, diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi tanaman herbal yang banyak tumbuh di daerah Kecamatan Ciwaringin Kabupaten Cirebon khususnya di Desa Gintung Ranjeng. 
PERAN ANGGARAN PARTISIPATIF, GOOD VILLAGE GOVERNANCE DALAM MENINGKATKAN PEMBANGUNAN DESA Sri Mulyani
Dharmakarya Vol 7, No 3 (2018): September
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.089 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i3.19261

Abstract

Anggaran pada Desa Cibiru Hilir beberapa kali mengalami keterlambatan dalam proses pengajuan anggaran, dan sebagian masyarakat tidak merasa terwakili pada saat pengeluaran pembiayaan dana desa. Pelatihan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk membuat anggaran yang bersifat partisipatif untuk menampung aspirasi dan kebutuhan masyarakat dalam pengajuan anggaran dana Desa, sehingga Dana desa lebih bisa bermanfaat secara merata untuk pembangunan Desa. Pelatihan menggunakan metode seminar dan diskusi untuk pemecahan masalah sehingga diharapkan bisa menjadi jalan keluar dari permasalahan yang ada di Desa Cibiru Hilir
GERAKAN PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KECAMATAN JATINANGOR KABUPATEN SUMEDANG Sri Astuti
Dharmakarya Vol 7, No 3 (2018): September
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.633 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i3.20034

Abstract

Stunting merujuk pada kondisi tinggi anak yang lebih pendek dari tinggi badan seumurannya, yang disebabkan kekurangan asupan gizi dalam waktu lama pada masa 1000 hari pertama kehidupan (HPK). Ketika dewasa, anak yang mengalami stunting rentan terhadap serangan penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, diabetes, ataupun gagal ginjal; menghambat bonus demografis Indonesia dimana rasio penduduk usia tidak bekerja terhadap penduduk usia kerja menurun; ancaman pengurangan tingkat intelejensi sebesar 5-11 poin. Selain faktor gizi, stunting disebabkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat terutama, ibu hamil, ibu balita dan kader posyandu. Tujuan pemberdayaan masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan kader posyandu dan masyarakat melalui promosi kesehatan dengan media kartu integrating card. Metode kegiatan adalah cross sectional.  Sampel adalah kader sebanyak 50 orang di  wilayah kerja Puskesmas Jatinagor, Kabupaten Sumedang, dilaksanakan pada bulan November 2018. Hasil penelitian didapatkan bahwa Pengetahuan kader terbanyak cukup (40%). Simpulan pada penelitian ini bahwa promosi kesehatan dengan media integrating card meningkatkan pengetahuan ibu balita dan kader posyandu     Kata kunci : integrating card, kader posyandu, pencegahan, stunting  STUNTING  PREVENTION MOVEMENT THROUGH COMMUNITY EMPOWERMENTIN JATINANGOR SUB-DISTRICT, SUMEDANG DISTRICT Dra. Sri Astuti, M. Kes1*, Ginna Megawati, dr., M. Kes1, Samson CMS., M.I.Kom 2,1Department of Public Health Sciences, Faculty of Medicine, Padjadjaran University,  2 Faculty of Communication Sciences, Padjadjaran UniversityCorrespondence: sriastuti29a@gmail.comABSTRACTStunting refers to the condition of a child's height that is shorter than his age, which is caused by a lack of nutritional intake for a long time during the first 1000 days of life (HPK). When adults, Children who experience stunting are prone to non-communicable diseases such as heart disease, stroke, diabetes or kidney failure; inhibiting Indonesia's demographic bonus where the ratio of the population of non-working age to working age population decreases; threat of reducing intelligence levels by 5-11 points.In addition to nutritional factors, stunting is caused by a lack of knowledge of the community, especially pregnant women, mothers of toddlers and posyandu cadres. The aim of community empowerment is to increase the knowledge of posyandu cadres through health promotion with integrating card media. The method of activity is cross sectional. The sample is 50 cadres in the work area of Jatinagor Primary Health Center, Sumedang District, held in November 2018. The results have been an increase in the knowledge of  the most cadres was sufficient (40%). Conclusions in this study that health promotion with an integrating media card increases the knowledge of mothers of toddlers and posyandu cadres.Keywords: integrating cards, posyandu cadres, prevention, stunting
Penguatan Kelompok Tani Ternak Kerbau dan Introduksi Teknologi Reproduksi untuk Peningkatan Produktivitas Kerbau Lumpur di Kelompok Tani Ternak Kerbau Warnasari Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon Rini Widyastuti; Deru Indika; Mas Rizky Anggun Adipurna Syamsunarno; Dwi Cipto Budinuryanto
Dharmakarya Vol 7, No 3 (2018): September
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.224 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i3.16583

Abstract

Populasi kerbau di kelompok Tani Ternak Kerbau Warnasari Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon sekitar 328 ekor.  Walaupun telah terbentuk kelompok tani di wilayah tersebut belum dapat berfungsi secara optimal karena belum terbentuk struktur organisasi serta masih minimnya dinamika di dalam kelompok tersebut. Permasalahan lain yang dihadapi kelompok tersebut adalah terus menurunnya populasi kerbau disebabkan oleh rendahnya tingkat reproduksi kerbau, keterbatasan memanajemen ternak kerbau dan minimnya pengetahuan tentang aplikasi teknologi reproduksi. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan untuk penguatan kelompok budidaya kerbau, pengaktifan dinamika pada kelompok peternak kerbau, dan pengenalan teknologi reproduksi. Metode pengabdian yang dilakukan adalah melakukan pelatihan organisasi dan pengenalan teknologi reproduksi kepada kelompok ternak kerbau Warnasari. Kegiatan yang telah dilakukan penyuluhan dengan materi meliputi:  penguatan organisasi kelompok tani dan. pengenalan teknologi reproduksi dalam beternak kerbau.  Hasil yang dipeoleh adalah terbentuknya struktur organisasi dan meningkatnya pemahaman masyarakat dalam penerapan manajemen beternak kerbau seta aplikasi teknologi reproduksi untuk meningkatkan produktivitas kerbau.
PENGUATAN PERAN PERPUSTAKAAN DESA DALAM DISEMINASI INFORMASI KESEHATAN LINGKUNGAN Saleha Rodiah; Agung Budiono; Neneng Komariah
Dharmakarya Vol 7, No 3 (2018): September
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.574 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i3.19350

Abstract

Informasi kesehatan merupakan hal yang sangat penting untuk diketahui oleh masyarakat agar masyarakat memiliki kesadaran dan berpartisipasi aktif dalam penerapan pola hidup bersih dan sehat. Oleh karena itu diseminasi informasi kesehatan sangat penting untuk dilakukan bukan hanya oleh Dinas Kesehatan, tetapi juga oleh institusi sosial baik formal maupun nonformal. Perpustakaan desa merupakan salah satu unit kerja di bawah pemerintah desa yang berfungsi sebagai sarana belajar masyarakat melalui sumber-sumber informasi yang tersedia. Oleh karena itu sangat tepat apabila perpustakaan desa berperan aktif dalam diseminasi informasi kesehatan. Kegiatan PKM ini bertujuan memberikan wawasan pengetahuan mengenai upaya penguatan perpustakan desa dalam aspek fasilitas, koleksi sumber-sumber informasi, staf perpustakaan, dan kebijakan yang mendukung   dari pemerintah desa berkaitan dengan dana, staf perpustakaan, dan sosialisasi perpustakaan pada masyarakat. Perpustakaan desa yang sudah optimal dapat berperan dalam diseminasi informasi kesehatan melalui penyediaan koleksi tentang kesehatan, dan staf perpustakaan berperan sebagai fasilitator informasi kesehatan.

Page 2 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya Maret 2025 Vol 13, No 4 (2024): Desember : 2024 Vol 13, No 3 (2024): September : 2024 Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024 Vol 13, No 1 (2024): Maret, 2024 Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023 Vol 12, No 3 (2023): September, 2023 Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023 Vol 12, No 1 (2023): Maret, 2023 Vol 11, No 4 (2022): Desember, 2022 Vol 11, No 3 (2022): September, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Juni. 2022 Vol 11, No 1 (2022): Maret, 2022 Vol 10, No 4 (2021): Desember, 2021 Vol 10, No 3 (2021): September, 2021 Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021 Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021 Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020 Vol 9, No 3 (2020): September, 2020 Vol 9, No 2 (2020): Juni, 2020 Vol 9, No 1 (2020): Maret, 2020 Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): Desember Vol 7, No 3 (2018): September Vol 7, No 2 (2018): Juni Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 4, No 2 (2015): DHARMAKARYA Vol 4, No 2 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): DHARMAKARYA Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya More Issue