cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
kardi@stainponorogo.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No. 156 Po. Box. 116 Ponorogo 63471 Jawa Timur, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Pustakaloka: Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan
ISSN : 20852118     EISSN : 25024108     DOI : -
Core Subject : Science,
PUSTAKALOKA: Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan is a peer-reviewed journal taken from the library of IAIN Ponorogo on Information and Library Science. PUSTAKALOKA is published twice annually (June and December) by the journal editors from the Library IAIN Ponorogo in cooperation with the Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam (APPTIS) Jawa Timur.
Arjuna Subject : -
Articles 125 Documents
Penerapan Peminjaman Mandiri Berbasis SLiMS Versi Desktop: Studi Kasus di Perpustakaan STAIN Kediri Hamim, Muhamad
Pustakaloka Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : STAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v8i1.495

Abstract

Abstrak; Layanan peminjaman mandiri adalah layanan peminjaman yang dilakukan sendiri oleh pemustaka. Peminjaman mandiri merupakan antarmuka peminjaman koleksi perpustakaan yang terkoneksi dengan database perpustakaan berbasis SLiMS sebagai pusat datanya. Tujuan layanan mandiri adalah untuk mengefektifkan layanan peminjaman di Perpustakaan STAIN Kediri yang memiliki petugas terbatas. Sebelumnya, transaksi peminjaman dilakukan oleh seorang petugas saja. Sering terjadi antrian panjang terutama ketika perpustakaan menjelang tutup atau istirahat. Sehingga diperlukan alternatif pelaksanaan transaksi peminjaman yang lebih efektif dan efisien. Layanan mandiri dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman lazarus freepascal dan mengambil data dari aplikasi senayan. Proses peminjaman dilakukan dengan melakukan verifikasi user akun pemustaka, verifikasi koleksi dan verifikasi peminjaman di database SLiMS.Abstract; Selfservice loan isa loan services conducted by the member of library themselves. Self services loan is interface loan transaction that connected to SLiMS Library database server. The purpose is to get more efectivelly loan services at Library of STAIN Kediri because of the lack of staffs. Before hand, Loan services was controlled by one operator. Long waiting line happens almost everyday asspecially at the approach of closing library or break time. however, it needed to develop the loan services that is more effective and eficient. Self sevices loan is developed by using Lazarus free Pascal software and the data is connected to senayan database. Self services loan processed is initiated from the verification of user account, verification of bibliography data and verification of loan data in the SLiMS database.
Mewujudkan Pembelajaran Berbasis Perpustakaan Perguruan Tinggi
Pustakaloka Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : STAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v1i1.734

Abstract

Library is a source of knowledge or an information centre. its function is to collect, manage, and distribute information needed by all the academic community, especially university students who really require the library to obtain the source of information and also to complete or increase their knowledge that has been acquired from their lectures.
Agregator Sebagai Alat Pengembangan Koleksi Perpustakaan Berbasis Website Saputra, Dwi Fajar
Pustakaloka Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : STAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v8i2.687

Abstract

Koleksi merupakan aset berharga bagi perpustakaan. Oleh karena itu, proses pengembangannya memerlukan suatu strategi khusus agar dapat meningkatkan nilai dari koleksi seperti dari segi kualitas, pemutakhiran dan kemudahan akses. Dengan maraknya sentuhan teknologi informasi, konsep aggregator bisa menjadi salah satu pilihan.Tujuan makalah adalah mengenalkan konsep agregator berbasis web untuk diterapkan sebagai alat pengembangan koleksi perpustakaan. Agregator dibangun dengan memanfaatkan sindikasi dari situs web. Di konsep ini koleksi dapat ditentukan terlebih dahulu sehingga kualitas terjaga dan sesuai kebutuhan. Proses pemutakhiran mudah diatur secara berkala. Berbasis web hingga memudahkan pemustaka ketika mengakses koleksi. Kelebihan tersebut diharapkan mampu mendukung pengembangan koleksi di perpustakaan sehingga pelayanan menjadi lebih optimal.
Upaya Perpustakaan Perguruan Tinggi dalam Menciptakan Ruang Publik : Kajian “Wifi Zone Corner” Di Perpustakaan ITS Qomariyah, Astutik Nur; Rahmi, Lailatur
Pustakaloka Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : STAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v9i1.916

Abstract

This study intends to identify and analyze the efforts of the university  library to create a public sphere. The study location is Wifi Zone Corner at ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) Library. This study used qualitative approach with descriptive method. The study results shows that the ITS Library has made efforts to create Wifi Zone Corner as a public sphere: (1) change the Wifi Zone Corner design into a public sphere become accessible, comfortable and without any binding rules; (2) held routine and non-routine activities with the concept of a public forum; and (3) make cooperation with some other institutions.
Komparasi Aplikasi Perangkat Lunak Sistem Klasifikasi Ddc: Athenaeum Light 8.5., Dfw Version 1.00, We Hardiyati, Wijaya
Pustakaloka Vol 3, No 1 (2011)
Publisher : STAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v3i1.640

Abstract

Librarian has many alternative to classify DDC (DeweyDecimal Classification) number. Not only use printed DDC, butnow DDC software to help identify DDC number is available. Onof them is Athenaeum Light 8.5., DFW (Dewey For Windows)Version 1.00, WebDewey 2.0, e-DDC (electronic-Dewey DecimalClassification) Edition 22. In this paper, it will roll out about how touse that software with it excess and deficiency.
Implementasi Literasi Informasi di Sekolah Mashur, Ilham
Pustakaloka Vol 4, No 1 (2012)
Publisher : STAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v4i1.837

Abstract

Lately the term information literacy is often discussed this awareness need to be appreciated. Even in Indonesia it can be said to be late, but considering the importance of the benefits of information for the developments of the awareness that literacy should be developed. Information literacy is defined is one knowledge of the needs information, the ability to identify, seek, evaluate, organize and effectively create, use and communicate information for solving problems.
Persepsi Pemustaka Terhadap Layanan Bookless di Perpustakaan Iain Purwokerto Antasari, Indah Wijaya
Pustakaloka Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : STAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v9i2.1088

Abstract

Layanan bookless IAIN Purwokerto merupakan layanan berbasis digital yang dapat diakses melalui komputer, smartphone, tablet dan notebook yang diharapkan mampu mempermudah dan mempercepat akses pemustaka terhadap buku dan koleksi rujukan. Tulisan ini bertujuan untuk menjajagi sejauh mana pemustaka mengenal, memanfaatkan dan mengevaluasi kelemahan kelebihan layanan bookless. Kajian ini merupakan penelitian survey dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemustaka yang terdaftar sebagai anggota aktif perpustakaan IAIN Purwokerto sebanyak 5.779 orang, sampelnya sebanyak 60 responden dan teknik pengambilan sampelnya menggunakan accidental sample. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan angket dengan pertanyaan tertutup dan terbuka. Data dianalisa menggunakan statistik deskriptif . Hasil kajian menunjukkan bahwa pemustaka yang sudah mengenal adanya layanan bookless 45%, pemustaka yang sudah menggunakan layanan bookless 16,66%, konten yang dianggap sangat diperlukan adalah menu e-book, kelebihan utama layanan bokless dapat diakses melalui smartphone/tablet/notebook pribadi, dan kelemahan utama layanan bookless hanya dapat diakses disekitar perpustakaan IAIN Purwokerto.
Digitalisasi Katalog Pameran Dalam Pengembangan Image Repository: Studi Analisis Proses Di UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta Hakim, Heri Abi Burachman
Pustakaloka Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : STAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v8i1.496

Abstract

Abstrak; Makalah ini akan mendiskripsikan proses digitalisasi katalog pameran yang dilakukan UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta. Digitalisasi katalog pameran dilakukan dalam rangka pengembangan image repository. Pengembangan image repository merupakan upaya untuk meningkatkan aksesibilitas katalog pameran. Katalog pemeran merupakan koleksi yang mendokumentasi karya seni lengkap dengan informasi pencipta karya serta deskripsi dari karya. Melalui penulisan makalah ini penulis akan mendeskripsikan kegiatan pemilihan aplikasi, proses digitalisisi katalog pameran, penentuan format file gambar serta organisasi informasi hasil digitalisasi. Dengan penulisan makalah ini diharapkan mampu memberikan gambaran teknis terkait kegiatan digitalisasi dan pengelolaan koleksi gambar berbasis image repository. Dengan digitalisi katalog pameran dan mengelolanya melalui image repository memungkinkan memperbanyak titik akses penelusuran informasi. Selama ini katalog pameran hanya dapat ditelusurr dengan titik akses judul pameran, subjek serta kurator. Dengan pengelolaan gambar berbasis image repository dapat dilakukan dengan menggunakan nama pencipta karya, judul karya, judul pemeran, subjek dan kurator.Abstract; This paper will describes how to digitize exhibition catalogue that was did by ISI Yogyakarta Library, to develop image repository. The development of image repository should be done to make easy access to the catalogue. Exhibition catalogue is a collection of complete art work, including of creator and art description. This paper will also describes how to choose application, digitizing process, how to organize catalogue and ensure picture file format. Base on image repository, the catalogue should make more access point to search, including author, title, exhibition title, subject and curator.   
Promosi Perpustakaan dalam Upaya Meningkatkan Kunjungan Perpustakaan Wibawanto, Alwan
Pustakaloka Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : STAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v1i1.824

Abstract

Library is one the information sources with an ability to comprise knowledge, technology, art, and culture. It is also an institution that has democratic, economic and strategic position to make endeaver to educate nation and play a role as an instrument to conduct an active learning as well as long life education lifelong learning for either individual or collective.
Implementasi Diseminasi Pengetahuan Islam Lokal Digital pada Perpustakaan PTKIN dan Dampaknya terhadap Pengembangan World Class Library Arianto, Muhammad Solihin; Zulaikha, Sri Rohyanti
Pustakaloka Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : STAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v10i1.1235

Abstract

Pengetahuan Islam lokal dipahami sebagai pengetahuan yang dimiliki komunitas tertentu dan berkembang di geografis tertentu yang bersinggungan dan menyatu dengan nilai-nilai Islam. Pengetahuan lokal yang saling terintegrasi dengan Islam yang datang kemudian inilah yang memunculkan pengetahuan Islam yang bersifat lokal. Hasil penelitian mengenai perpustakaan perguruan tinggi Islam di Indonesia yang telah merintis pengembangan pengetahuan Islam lokal belum ditemukan hingga saat ini. Pada saat yang bersamaan, muncul keprihatinan karena keberadaan pengetahuan tersebut belum dirawat secara maksimal, bahkan masih banyak yang berserakan di berbagai tempat di sekitar perpustakaan tersebut berada. Beranjak dari kenyataan ini, salah satu institusi yang semestiya memberikan perhatian sungguh-sungguh atas nasib pengetahuan Islam lokal ini adalah PTKIN dengan memaksimalkan peran perpustakaannya untuk menghimpun dan mengelola pengetahuan tersebut. Untuk mengetahui bagaimana pengelolaan dan jangkauan akses atau diseminasi yang telah dilakukan perpustakaaan-perpustakaan UIN di PTKIN terkait dengan pengetahuan Islam lokal sehingga pengetahuan ini bisa dimanfaatkan masyarakat luas dengan cepat dan mudah melalui jaringan global, ada 11 Perpustakaan UIN di lingkungan PTKIN yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua perpustakaan UIN tersebut belum mengimplementasikan pengelolaan pengetahuan Islam lokal sehingga diseminasi pengetahuan tersebut belum dilakukan. Bagaimanapun, terdapat tiga perpustakaan yang telah merencanakan pengelolaan pengetahuan Islam lokal yaitu Perpustakaan UIN Yogyakarta, Perpustakaan UIN Surabaya, dan Perpustakaan UIN Aceh. Karena belum ada satu pun perpustakaan UIN di lingkungan PTKIN yang diteliti menyediakan akses secara spesifik pada pengetahuan tersebut baik lewat jaringan lokal maupun akses jarak jauh, maka dampak pengelolaan pengetahuan Islam lokal digital terhadap pencapaian world class library belum diketahui secara pasti. Meskipun demikian, sebagian besar Perpustakaan UIN yang diteliti berkeyakinan bahwa pengelolaan pengetahuan Islam lokal dapat berdampat positif terhadap pencapaian internasionalisasi perpustakaan.

Page 11 of 13 | Total Record : 125