cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 17, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016" : 8 Documents clear
MODEL INOVASI PRODUK BERBASIS KNOWLEDGE MANAGEMENTDAN INTELLECTUAL CAPITAL MENUJU BISNIS SYARIAHYANG BERDAYA SAING Budiarta, Kustoro; Harahap, Khairunnisa
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA Vol 17, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : JURNAL PENELITIAN SAINTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu model strategi inovasi produk berbasis knowledge management dan intellectual capital (human capital dan  social capital) yang lebih komprehensif dan secara operasional penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui pengaruh knowledge management terhadap human capital 2). Untuk mengetahui pengaruh knowledge management terhadap social capital 3). Untuk mengetahui pengaruh knowledge management terhadap inovasi produk 4) Untuk mengetahui pengaruh human capital terhadap inovasi produk dan 5) Untuk mengetahui pengaruh social capital terhadap inovasi produk.Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan ex post facto. Sampel dalam penelitian ini adalah manajer bank syariah di Kota Medan sebanyak 100 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan cronbach alpha sebesar 0,872 untuk inovasi produk, 0,910 untuk knowledge management, 0,925 untuk human capital dan 0,814 untuk social capital. Analisis data digunakan statistik deskriptif dan uji hipotesis menggunakan path analysis. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa : 1. terdapat pengaruh langsung antara knowledge management terhadaphuman capital dengan koefisien jalur sebesar 0,424 dengan taraf signifikansi 0,000, 2) terdapat pengaruh langsung antara knowledge management terhadap social capital dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,221 dengan taraf signifikansi 0,037, 3) terdapat pengaruh langsung antara knowledge management terhadap inovasi produk dengan koefisien jalur sebesar 0,197 dengan taraf signifikansi sebesar 0,046, 4) terdapat pengaruh langsung antara human capital terhadap inovasiprodukdengan nilai koefisien jalu sebesar 0,187 dengan taraf signifikansi 0,048 dan 5) terdapat pengaruh langsung antarasocial capital terhadap inovasi produk denngan nilai koefisien jalur sebesar 0,200 dengan taraf signifikansi 0,038. Model penelitian ini ditunjukkan dengan persamaan sebagai berikut : substruktur-1 : X2 = 0,424X1 + 7,538, Substruktur-2 : X3 = 0,221X3 + 7,240 dan Substruktur-3 : X4 = 0,197X1 + 0,187X2 + 0,200X3 + 5,117
PENENTUAN DAN IDENTIFIKASI FLUIDA GEOTHERMAL DAN MINERAL PENYUSUNNYA DI DAERAH GEOTHERMAL TINGGI RAJA SIMALUNGUN, SUMATERA UTARA MENGGUNAKAN PENCITRAAN RESISTIVITAS 2D DAN XRD Kadri, Muhammad; Banjarnahor, Eko
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA Vol 17, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : JURNAL PENELITIAN SAINTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak, Penelitian ini dilakukan untuk menentukan fluida geothermal yang mengalir di bawah permukaan dengan menggunakan pencitraan resistivitas 2 dimensi. Dan untuk mengidentifikasi batuan mineral penyusunnya dengan menggunakan  XRD Di daerah Tinggi Tinggi Raja Dolok Morawa Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Tiga lintasan telah dibuat untuk melakukan penelitian penentuan fluida geothermal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya potensi geothermal. Kedalaman maksimum dari penelitian adalah  125 meter.  Secara umum hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah permukaan terdiri dari batu kapur (nilai resistivitas kurang dari 100 ohm-m) dan tanah liat dengan nilai resistivitas juga kurang dari 100 ohm-m di setiap lapisan tanah. Mineral utama penyusun batuan geothermal adalah Kalsit (CaCO3). 
HUBUNGAN POLA MAKAN REMAJA OBESITAS DENGAN KECUKUPAN ZAT GIZI KARBOHIDRAT DI PERGURUAN ISLAM AL-ULUM TERPADU Gultom, Ade Ch; Istian, Ria
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA Vol 17, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : JURNAL PENELITIAN SAINTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengidentifikasi karakteristik keluarga (usia ayah dan ibu, besar keluarga, pendidikan ayah dan ibu, pekerjaan ayah dan ibu, pendapatan keluarga), (2) Untuk mengetahui pola makan remaja obesitas, (3) Untuk mengetahui kecukupan zat gizi karbohidarat remaja obesitas, dan (4) Untuk mengetahui hubungan pola makan remaja obesitas dengan kecukupan zat gizi karbohidrat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2014. Lokasi penelitian di SMA Islam Al-Ulum Terpadu. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria siswa yang memiliki berat badan lebih yang tergolong obesitas. Teknik pengumpulan data berupa data primer yang dikumpulkan yaitu data karakteristik keluarga meliputi usia ayah dan ibu, besar keluarga, pendidikan ayah dan ibu, pekerjaan ayah dan ibu, pendapatan ayah dan ibu. Data pola makan remaja obesitas dikumpulkan melalui metode semi frekuensi makanan (food frequency). Data kecukupan zat gizi karbohidrat dikumpulkan dengan menggunakan metode food recall 2 x 24 jam. Teknik analisis data karakteristik keluarga secara deskriptif. Data pola makan dianalisis kedalam kategori baik dan kurang. Data kecukupan zat gizi karbohidrat dianalisis kedalam kategori baik, sedang, kurang dan deficit. Untuk melihat hubungan pola makan remaja obesitas dengan kecukupan zat gizi karbohidrat dianalisis menggunakan uji Korelasi Spearman.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik keluarga dilihat dari rataan umur ayah yaitu 48,48 tahun, sedangkan umur ibu rataannya yaitu 44,45 tahun. Jumlah anggota keluarga rataan 6,09 orang dengan kategori keluarga sedang. Rataan tingkat pendidikan ayah yaitu 14,94 tahun (akademi/PT) dan rataan tingkat pendidikan ibu yaitu 14,2 tahun (akademi/PT). pekerjaan ayah yaitu wiraswasta, wirausaha PNS, TNI, polisi, pegawai, dosen dan pengacara, sedangkan pekerjaan ibu yaitu ibu rumah tangga, wiraswasta, PNS, wirausaha, guru, pegawai BUMN, agen asuransi dan polwan. Pendapatan keluarga rataan RP. 10.524.424 perbulan. Pola makan remaja obesitas keseluruhannya termasuk kategori baik yaitu 75,76 persen. Kecukupan zat gizi karbohidrat sebagian besar termasuk kategori baik yaitu 87,88 persen. Hasil uji statistic korelasi speraman menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan remaja obesitas (p=0,000, r=0,815) dengan kecukupan zat gizi karbohidrat. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik pola makan remaja obesitas maka akan semakin baik kecukupan zat gizi karbohidratnya.
PEMANFAATAN MEMBRAN SELULOSA ASETAT TERMODIFIKASI MIKRO ZEOLIT ALAM UNTUK FILTRASI AIR SUNGAI Mulia, Pada Raja
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA Vol 17, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : JURNAL PENELITIAN SAINTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatkan membran selulosa asetat termodifikasi zeolit alam untuk filtrasi air sungai. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahap yaitu Pembuatan membran selulosa asetat dengan penambahan zeolit dan analisis parameter air sungai meliputi TDS, TSS, Kekeruhan, pH dan Logam Fe. Komposisi membran selulosa asetat yang digunakan yaitu 15% w/v selulosa asetat, Aseton, mikrozeolit 0%; 5%; 10%; 15%;  20%; 25% dan 30% (w/v). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Air sungai sebelum penyaringan dengan membran selulosa asetat memiliki TDS 60 mg/L, TSS 35 mg/L, Kekeruhan 10 NTU, pH 6.56, dan logam Fe 0.86 mg/L. Setalah penyaringan dengan membran selulosa asetat dan membran selulosa asetat dengan penambahan zeolit  penurunan optimum memiliki TDS 12 mg/L, TSS 15 mg/L, Kekeruhan 2 NTU, pH 6.5 dan Logam Fe 0.55 mg/L dan interaksi zeolit dengan padatan terlarut (tersuspensi) dan logam Fe adalah interaksi adsorpsi fisik.
PENINGKATAN NILAI CBR TANAH LIAT YANG DISTABILISASI DENGAN PENAMBAHAN LIMBAH SERBUK BESI ,, Sabani; Noor, Nasruddin M; Eddiyanto, Eddiyanto
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA Vol 17, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : JURNAL PENELITIAN SAINTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak, Telah dilakukan penelitian dengan memanfaatkan limbah serbuk besi yang ditambahkan pada bahan penstabil tanah (soil stabilizer) yang terdiri atas semen Portland tipe I, serbuk PVC dan serat polipropilena dengan tujuan untuk mengetahui besarnya peningkatan nilai CBR tanah liat. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian sifat fisik tanah liat sebelum tanah distabilisasi dengan menambahkan limbah serbuk besi, yang terdiri dari pengujian batas Atterberg, berat jenis, permeabilitas tanah. Selanjutnya diuji sifat mekanik tanah yaitu dengan pemadatan tanah dan nilai CBR sebelum dan sesudah dicampur dengan menggunakan limbah serbuk besi. Dari hasil pengujian terhadap tanah liat diperoleh data indeks plastisitas (PI) sebesar 15,76% dengan batas plastis 36,57%, ini menunjukkan bahwa tanah ini merupakan tanah liat yang berjenis tanah lempung lanau. Untuk pengujian mekanik terjadi perubahan kadar air dari berat isi kering dengan nilai tertinggi 1,92 gr/cm3 pada campuran limbah serbuk besi sebesar 1%. Untuk nilai CBR juga terjadi perubahan dari tanah liat sebelum distabilisasi dengan menambahkan limbah serbuk besi sebesar 66,35%  menjadi 85,31% setelah distabilisasi dengan menambahkan limbah serbuk besi 1%.
ANALISIS UJI BIOLOGIS BISKUIT DAUN KATUK PELANCAR ASI SEBAGAI MAKANAN TAMBAHAN IBU MENYUSUI Mutiara, Erli
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA Vol 17, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : JURNAL PENELITIAN SAINTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini: 1) mempelajari aspek keamanan makanan tambahan pelancar ASI untuk ibu menyusui melalui pengamatan kondisi fisiologis binatang percobaan; 2)Menganalisis pengaruh pemberian biskuit daun katuk pelancar ASI terhadap peningkatan volume ASI binatang percobaan. Penelitian ini dilaksanakan mulai dari Mei-November 2014. Lokasi penelitian di laboratorium percobaan hewan  Fakultas Farmasi USU.Sampel penelitian 12 ekor tikus yang menyusui. Tikus di intervensi dengan biskuit daun katuk pelancar ASI selama 28 hari. Tikus dibagi 2 kelompok. K1 : diberi biskuit daun katuk pelancar ASI sebanyak 4 gr/hari. K2 : diberi ransum standar. Pengukuran volume ASI melalui pengamatan frekuensi  lama menyusu dalam 24 jam dengan asumsi volume ASI: lama menyusu <15 menit volume ASI 20 ml, dan lama menyusu ≥15 volume ASI 60 ml. Penimbangan volume ASI 2 kali sebelum dan setelah pemberian biskuit. Penimbangan berat badan bayi tikus sebelum intervensi dan sesudah intervensi. Data yang diperoleh dianalisis  secara deskriptif dan uji t untuk melihat perbedaan volume ASI tikus yang diberi biskuit daun katuk pelancar ASI dan tikus yang diberi ransum standar (sebagai kontrol). Hasil penelitian menunjukkan konsidi fisiologis  tikus diberi biskuit daun katuk pelancar ASI tidak menunjukkan kelainan selama pengamatan, seluruh tikus mengalami pertumbuhan normal dan tidak ada yang mati, keadaan feses, kerontokan bulu, keadaan bulu dan flek-flek dalam keadaan normal baik induk tikus maupun bayi tikus.Berdasarkan hasil uji t terdapat perbedaan signifikan antara volume ASI tikus yang diberi biskuit pelancar ASI dengan volume ASI tikus yang tidak diberi biskuit pelancar ASI baik pada penimbangan I, II dan ke III.Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pemberian biskuit daun katuk pelancar ASI dapat meningkatkan volume ASI tikus yang menyusui.
PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG BEKICOT (Acathina fulica) SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN KITOSAN ,, Ridwanto; Utama, Fazrul Amin; Syahputra, Ricky Andi
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA Vol 17, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : JURNAL PENELITIAN SAINTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak, Bekicot (Achatina fulica) termasuk keong darat yang memakan berbagai tanaman termasuk tanaman budidaya, oleh karena itu bekicot termasuk salah satu hama bagi tanaman. Banyaknya tanaman yang mati meneyebabkan petani menggunakan pestisida untuk membasmi hewan ini, sehingga hewan ini mati dan meninggalkan cangkangnya. Cangkang yang ditinggalkan akan membusuk sehingga akan menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Salah satu altenatif pemanfaatan limbah cangkang bekicot (Achatina fulica) yang memilki nilai ekonomis tinggi yaitu pengolahan menjadi kitosan. Tujuan penelitian ini adalah pemanfaatan limbah cangkang bekicot menjadi kitosan, menganalisa gugus fungsi menggunakan spektrofotometer FTIR dan uji kadar air, kadar abu dan rendemen.Berdasarkan spektra FTIR yang dihasilkan telah terkonversi kitin menjadi  kitosan dengan nilai derajat deasetilasi 65%. Hasil karakteristik kitosan yang diperoleh kadar air, kadar abu dan rendemen secara berurutan sebesar 7,33; 1,99; 15,6%.
MODEL INTELLECTUAL CAPITAL UNTUK MENINGKATKAN ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN SEKTOR INFORMAL DI KOTA MEDAN Hanu, La; Ane, La
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA Vol 17, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : JURNAL PENELITIAN SAINTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum penelitian ini bertujuan untuk menemukan model pembinaan sektor informal di Kota Medan berbasis orientasi kewirausahaan dan secara operasional penelitian ini bertujuan untuk 1).Mengidentifikasi kondisi human capital, social capital dan organizational capital sektor informal di Kota Medan dan pengaruhnya terhadap orientasi kewirausahaan. 2).Merumuskan model pembinaan sektor informal yang harus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi intellectual capital dan orientasi kewirausahaan yang ada pada pelaku sektor informal.Pendekatan dalam penelitian ini adalah ex post facto. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Sampel penelitian adalah pelaku sektor informal Kota Medan sebanyak 100 orangyang diambil secara proportional random sampling dengan memperhatikan faktor wilayah atau lokasi dan faktor jenis usaha yang dikelola. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan uji hipotesis menggunakan uji t.Hasil analisis data untuk uji hipotesis menggunakan uji t menunjukkan bahwa thitung berturut-turut adalah sebesar 2,18 untuk H1, 1,99 untuk H2 dan 2,43 untuk H3 dengan signifikansi < 0,05. Hasil tersebut membuktikan bahwa: 1) terdapat pengaruh antara human capital terhadap orientasi kewirausahaan, 2) terdapat pengaruh antara social capital terhadap orientasi kewirausahaan dan 3) terdapat pengaruh antara organisasional capital terhadap orientasi kewirausahaan. Dengan demikian dapat disimpulkan dalam penelitian ini bahwa:1) Semakin rendah human capital pelaku sektor informal maka akan semakin rendah orientasi kewirausahaannya; 2) Semakin rendah social capital pelaku sektor informal maka akan semakin rendah orientasi kewirausahaannya;3) Semakin rendah organisasional capital pelaku sektor informal maka akan semakin rendah orientasi kewirausahaannya

Page 1 of 1 | Total Record : 8