cover
Contact Name
Muhammad Khairil
Contact Email
ejournal.kinesic@gmail.com
Phone
+6282321216664
Journal Mail Official
ejournal.kinesic@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako Jalan Soekarno Hatta Km. 9. Kota Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Kinesik
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 30479614     EISSN : 23022035     DOI : https://doi.org/10.22487/ejk
Core Subject : Social,
KINESIK journal focuses on research and contemporary thinking in the field of Communication Studies in various angles/perspectives. such as: Media, New Media, and Communication Technologies Audio/Visual Communications Marketing Communications Political-Communications Journalism Public Relations Broadcasting
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2019): April" : 10 Documents clear
SINERGITAS BHABINKAMTIBMAS DAN MANTAN NAPITER DALAM UPAYA DERADIKALISASI DI KABUPATEN POSO Andi Febri Herawati; Jenny Ratna Suminar; Edwin Rizal; Ninis Agustini Damayani
Kinesik Vol. 6 No. 1 (2019): April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v6i1.66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan sinergitas Bhabinkamtibmas dan mantan Napiter dalam upaya deradikalisasi di Kabupaten Poso. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam (indepth interview), pengamatan, studi dokumentasi dan data-data terkait dengan tema penelitian. Informan penelitian dipilih berdasarkan pertimbangan terlibat langsung dalam program deradikalisasi. Penelitian ini menunjukan bahwa institusi polri khususnya dipolres poso melibatkan bahbinkamtibmas dalam melakukan deradikalisasi kepada mantan napiter, keluarga serta simpatisan karena dianggap mengetahui secara spesifik tentang karakter dari para mantan napiter, keluarga serta simpatisan. Ketika para mantan napiter telah keluar dari tahanan dan bergabung dengan masyarakat maka bhabinkamtibmas lah yang akan sering bertemu dengan mereka, beberapa hal yang telah dilakukan yaitu melakukan door to door system, bersilaturahmi dan memberikan bantuan dalam berbagai hal seperti (bedah rumah, bantuan modal, menfasilitasi untuk mendapatkan pekerjaan) namun bantuan ini bukan memanjakan mereka melainkan sekedar memotivasi mereka untuk tetap melanjutkan kehidupannya, karena para mantan napiter setelah keluar dari tahanan mereka memulai kehidupannya dari awal lagi, jadi tugas polri adalah membantu mereka untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak sesuai dengan kemampuan polri
IKLIM KOMUNIKASI ANTARA ETNIS BUGIS DAN ETNIS KAILI DI DESA LANGALESO KECAMATAN DOLO KABUPATEN SIGI PROVINSI SULAWESI TENGAH Fitriani Puspa Ningsih
Kinesik Vol. 6 No. 1 (2019): April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v6i1.67

Abstract

Iklim kounikasi merupakan situasi atau kondisi yang berpengaruh terhadap interaksi sosial dalam suasana psikologis dari individu yang melibatkan perasaan atau suasana hati. Komunikasi dikatakan berada dalam suatu iklim komunikasi yang sehat jika komunikator menciptakan perasaan positif terhadap komunikan tanpa adanya rasa curiga atau prasangka. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana Iklim Komunikasi Antara Etnis Bugis dan Etnis Kaili di Desa Langaleso Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi Propinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dan selanjutnya data dideskripsikan. Penarikan sampel ditentukan dengan cara purposive sampling. Kemudian data dianalisa dengan beberapa tahap, yaitu: reduksi data, tampilan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Iklim Komunikasi Antara Etnis Bugis Dan Etnis Kaili Di Desa Langaleso Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi Propinsi Sulawesi Tengah di lihat dalam tiga dimensi yaitu : perasaan positif, kognitif, dan dimensi prilaku adalah iklim yang positif. Terlihat dari komunikasi yang terjadi antara Etnis Bugis dan Etnis Kaili di Desa langaleso menciptakan suasana yang nyaman dan keterbukaan terhadap perbedaan yang ada diantara warga, terutama mereka bersikap terbuka terhadap perbedaan nilai, kepercayaan, dan sikap. Serta prilaku yang ditunjukkan sesama masyarakat mendorong untuk saling menghargai keberadaan dan pentingnya orang lain.
EKSISTENSI SOLIDARITAS TO KAILI DI KOTA PALU Indah Ahdiah; Andi Mascunra Amir
Kinesik Vol. 6 No. 1 (2019): April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v6i1.68

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui eksistensi solidaritas To Kaili di Kota Palu. To Kaili adalah etnis asli Kota Palu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Untuk teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan dalam bentuk seni, Egaliter To Kaili dapat dibuktikan adanya penerimaan dalam bentuk adanya tarian ‘Peaju’, suatu tarian yang merupakan symbol penerimaan terhadap pendatang. Kemudian salah satu strategi kebersamaan adalah persamaan rasa sebagai ‘Orang Palu, menghasilkan kata yang merupakan hasil akumulasi bahasa orang Palu yaitu ‘torang’ dan ‘dorang’. Kata torang merupakan penggabungan dari kata ‘kita orang’ disingkat menjadi ‘kitorang’, sedangkan kata dorang merupakan penggabungan dari kata ‘dia orang’, disingkat menjadi dorang.
PENGARUH TAYANGAN INDONESIA LAWYER CLUB (ILC) TERHADAP SIKAP KESADARAN HUKUM: (STUDI KASUS MAHASISWA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS ANDALAS) Taufiq Ivan; Ernita Arif; Inraddin
Kinesik Vol. 6 No. 1 (2019): April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v6i1.69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tayangan Indonesia Lawyer Club terhadap kesadaran mengenai hukum yang mana menampilkan permasalahan hukum dan kriminalitas. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teori yang digunakan adalah teori Stimulus-Organisme-Respon yang dikemukakan oleh Hovland Jannis dan Kelley serta teori Kultivasi oleh George Gebner. Untuk mengetahui pengaruh pada penelitian ini peneliti menggunakan analisis regresi linear sederhana. Variabel X pada penelitian ini adalah tayangan Indonesia Lawyer Club di TV One, sedangkan variabel Y adalah Sikap Kesadaran Hukum Mahasiswa. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 150 orang, menggunakan teknik quota sampling untuk menentukan sampel pada penelitian ini. Pengolahan data Uji coba kuesioner dilakukan dengan menggunakan Program Statistic Product and Service Solution (SPSS) Windows. Hasil penelitian ini menunjukan pengaruh yang signifikan antara tayangan Indonesia Lawyer Club di TV One terhadap sikap kesadaran hukum mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas. Hal ini berdasarkan analisis data dengan menggunakan regresi linear sederhana diperoleh nilai koefisien regresi pada penelitian ini adalah Y = 15,48 + 0,19X dengan t hitung 2,77 lebih besar dibandingkan dengan t tabel 1,97 dengan tingkat signifikansi 0,006 lebih kecil dibandingkan dengan dari α = 0.05. Faktor-faktor yang mempengaruhi adalah media massa yang memberikan informasi dan pengetahuan yang pada akhirnya dapat membentuk persepsi, faktor pendidikan dimana mereka telah menyadari bahwa sebagai seorang mahasiswa harus bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dan faktor lingkungan hal ini disebabkan adanya aturan-aturan yang berlaku di lingkungan kampus itu sendiri.
KAMPANYE #ENDVIOLENCE DALAM RANGKA KEMITRAAN GLOBAL UNICEF-INDONESIA UNTUK MENDORONG PENGAKHIRAN KEKERASAN TERHADAP ANAK 2016-2017 Nabila Deviana Lestari; Arif Susanto
Kinesik Vol. 6 No. 1 (2019): April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v6i1.70

Abstract

Isu Kekerasan terhadap anak merupakan isu Internasional yang terjadi di setiap lapisan negara di dunia. Jenis kekerasan terhadap anak pun juga sangat beragam yaitu kekerasan fisik, psikis, kekerasan seksual. Kekerasan terhadap anak juga dapat mengganggu system tumbuh dan kembang anak. Sehingga isu ini menjadi konsentrasi pemerintah dunia untuk mencegah serta dapat mengurangi tindakan kekerasan terhadap anak. Dalam hal ini, Indonesia merupakan salah satu negara yang masih memiliki tingkat kekerasan terhadap anak yang cukup tinggi, sehingga dalam hal tersebut mendorong pemerintah Indonesia untuk melalukan suatu kemitraan dengan UNICEF Indonesia. UNICEF Indonesia menginisiasikan suatu program kampanye global #Endviolence untuk mengurangi kekerasan terhadap anak. Kampanye ini penting dilakukan oleh Indonesia sebagai negara yang telah meratifikasi Konvensi Hak Anak, sehingga Indonesia memiliki kewajiban dan konsekuensi yang harus dilakukan oleh Negara serta pemerintah untuk melakukan perlindungan anak di Indonesia. Kampanye ini dilakukan oleh UNICEF dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan, kesadaran serta adanya pola perubahan periaku terhadap masyarakat di Indonesia dalam mendidik anak.
PERILAKU KOMUNIKASI MAHASISWA DALAM MENGAHADAPI INFORMASI HOAX FACEBOOK BERBASIS INDIVIDUAL COMPETENCE FRAMEWORK Naifah Kurnia; Yanti Setianti; Aat Ruchiat Nugraha
Kinesik Vol. 6 No. 1 (2019): April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v6i1.71

Abstract

Era penggunaan teknologi informasi, menyebabkan posisi media sosial menjadi sangat berarti begi kehidupan kaum milineal. Salah satunya adalah mahasiswa yang merupakan generasi milenial yang menjadikan media sosial sebagai rujukan dalam mencapai pergaulan di lingkungan masyarakatnya dalam mendapatkan informasi. Yang dimana isi informasi yang didapatkannya tersebut bisa mengandung nilai-nilai fakta ataupun hoax. Adapun inti dari penelitian ini adalah tentang penggunaan media sosial Facebook di kalangan mahasiswa dengan kemampuan literasi media yang berbasiskan pada Individual Competence Framework mengenai informasi hoax. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis data secara survey. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini berupa kuesioner dan studi pustaka dengan jumlah populasi penelitian sebanyak 2.252 orang dan responden berjumlah 96 orang melalui teknik sampling proporsional strata random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat literasi media di kalangan mahasiswa secara keseluruhan berdasarkan variabel-variabel Individual Competence Framework yang terdiri atas 1) technical skill menunjukkan sudah cukup tinggi yang berada pada kategori advance; 2) critical understanding sudah menunjukkan cukup baik yang berada pada tingkat medium yaitu ratarata responden sudah bisa memahami, menganalisis, dan mengevaluasi konten hoax di media sosial facebook; dan 3) to communicate berada pada kategori basic yaitu masih rendah dalam membangun relasi sosial serta berpartisipasi dan memproduksi konten di media.
KOMUNIKASI DALAM KEPEMIMPINAN TRADISIONAL MASYARAKAT KAILI Nuraedah
Kinesik Vol. 6 No. 1 (2019): April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v6i1.72

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui komunikasi dalam kepemimpinan tradisional masyarakat Kaili di Palu. Metode yang digunakan adalah Pencarian sumber penelitian ini sebenarnya sudah cukup lama dilakukan, bahkan sebelum tema penelitian ini diwacanakan. Oleh karena itu, hal ini sangat membantu dalam penelusuran bukti-bukti sejarah yang ada. Metode penelitian yang dipergunakan adalah metode sejarah dengan langkah-langkah dalam melaksanakan sebuah penelitian sejak dari persiapan hingga selesai penyusunan hasil akhir. Data yang didapatkan kemudian direduksi, diseleksi dan diverifikasi untuk maksud memenuhi kebutuhan sumber guna menjawab persoalan penelitian ini. Akan tetapi, ketika diadakan verifikasi dan reduksi, serta seleksi atas data yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, komunikasi merupakan faktor terpenting dalam pengesahan keputusan magau di tanah Kaili, kedua, perlu dukungan komunikasi dalam menentukan setiap langkah jalannya kegiatan dewan hadat, ketiga, kegagalan komunikasi dapat terjadi karena kesalahan pemahaman dan kurang pedulinya elit-elit lokal untuk mengusung ketokohan.
WONDER WOMAN ERA GENERASI Z : (RESEPSI GENERASI Z PADA REPRESENTASI KARAKTER WONDER WOMAN DALAM FILM WONDER WOMAN TAHUN 2017) Patrisia Amanda Pascarina
Kinesik Vol. 6 No. 1 (2019): April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v6i1.73

Abstract

Sosok Wonder Woman sebagai superhero wanita pertama dalam sejarah komik dunia tidak pernah dilupakan oleh banyak orang. Kemunculkan karakter ini dalam layar lebar sudah dinanti selama beberapa dekade. Warner Bros.’ kemudian memberanikan diri untuk menampilkan Wonder Woman sebagai karakter utama dalam film Hollywood pada tahun 2017. Film yang bertajuk “Wonder Woman” ini seakan menjawab isu-isu seputar gender yang selalu dikait-kaitkan pada karakter Wonder Woman. Kemasan film yang menggunakan teknologi pengambilan gambar yang canggih membuat segmentasi film ini bukan hanya penggemar komik tahun 1970-an namun juga Generasi Z. Generasi Z yang selalu digadang-gadang sebagai generasi yang “melek” teknologi ini tumbuh dan besar di era digital tahun 2000-an. Dalam penelitian ini, perempuan Generasi Z menjadi objek penelitian sebagai khalayak media yang menikmati film Wonder Woman. Untuk menggali kesadaran mereka akan isu gender, metode focus group discussion (FGD) digunakan sebagai medium pengambilan data dan hasil penelitian akan dianalisis dengan metode encoding dan decoding milik Stuart Hall secara kualitatif. Penelitian ini menemukan bahwa Generasi Z menganggap sosok Wonder Woman masih membutuhkan dukungan dari keluarga, lingkungan sekitar, serta sosok laki-laki agar menjadi figur yang tangguh. Generasi Z juga merasakan kesamaan perilaku dan pola berpikir dengan Wonder Woman, yaitu ambisius, keinginan untuk dipuji dan diakui, pembangkang, serta kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan dan orang baru.
OTORITAS PENANGGULANGAN BENCANA DI KANTOR BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) KOTA PALU Subhan Haris
Kinesik Vol. 6 No. 1 (2019): April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v6i1.74

Abstract

Rentetan bencana yang menimpa Indonesia, telah membangun kesadaran mengenai kerentanan masyarakat dan rapuhnya masayarakat akan bencana, bahwa sikap reaktif dan pendekatan represif yang dilakukan selama ini sudah tidak memadai, dibutuhkan pengembangan sikap baru yang lebih proaktif, komprehensif, dan fundamental dalam menyikapi persoalan bencana, Untuk mengurus hal tersebut, maka dibentuk kelembagaan BNPB di tingkat Pusat dan BPBD di tingkat daerah, sesuai tatanan sistem pemerintahan Republik Indonesia yang tersusun dalam stratifikasi Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota.
PENDEKATAN KOMUNIKASI PADA PENGGABUNGAN KELURAHAN DI KOTA PAYAKUMBUH Syafrianto I.; Ernita Arif; Azwar
Kinesik Vol. 6 No. 1 (2019): April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v6i1.75

Abstract

Kebijakan Pemerintah Kota Payakumbuh tentang penggabungan kelurahan tidak hanya menyangkut urusan administrasi pemerintahan saja tetapi juga berdampak pada kehidupan sosial budaya masyarakat, untuk itu perlu pendekatan komunikasi yang efektif antara Pemerintah Kota Payakumbuh dengan pemangku kepentingan di kelurahan. Penelitian ini dilakukan di Kota Payakumbuh dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Objek penelitian ini adalah Pemerintah Kota Payakumbuh. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Pendekatan komunikasi pada penggabungan kelurahan di Kota Payakumbuh dilakukan oleh Pemerintah Kota Payakumbuh melalui pendekatan homofili yaitu atas dasar kesamaan nagari dan adat istiadat dan pendekatan empati yaitu dengan melibatkan Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) dan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. Menurut paradigma Lasswell dalam komunikasi penggabungan kelurahan di Kota Payakumbuh yaitu Pemerintah Kota Payakumbuh sebagai komunikator atau sumber pesan. Pesan adalah penggabungan kelurahan. Media yang digunakan adalah media cetak dan kegiatan tatap muka melalui rapat-rapat sosialisasi. Komunikan adalah masyarakat dan pemangku kepentingan di kelurahan. Sedangkan efek yang diharapkan adalah masyarakat dan pemangku kepentingan di kelurahan bersedia menerima penggabungan kelurahan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10