cover
Contact Name
Agung Setia Budi
Contact Email
agungsetiabudi@ub.ac.id
Phone
+62341-577911
Journal Mail Official
jtiik@ub.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Gedung F FILKOM Lt. 8, Ruang BPJ Jalan Veteran No. 8 Malang Indonesia - 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23557699     EISSN : 25286579     DOI : http://dx.doi.org/10.25126/jtiik
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) merupakan jurnal nasional yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya (UB), Malang sejak tahun 2014. JTIIK memuat artikel hasil-hasil penelitian di bidang Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer. JTIIK berkomitmen untuk menjadi jurnal nasional terbaik dengan mempublikasikan artikel berbahasa Indonesia yang berkualitas dan menjadi rujukan utama para peneliti. JTIIK di akreditasi oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor: 36/E/KPT/2019 yang berlaku sampai dengan Volume 11 Nomor 2 Tahun 2024.
Articles 1,288 Documents
Critical Realism sebagai Alternatif Landasan Filosofis di Penelitian Sistem Informasi Priharsari, Diah
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 3: Juni 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021833383

Abstract

Tulisan ini dibuat untuk memperkenalkan landasan filosofis critical realism atau yang pada sebuah artikel di Indonesia disebut sebagai realisme kritis di akademisi dan praktisi sistem informasi Indonesia. Critical realism diajukan oleh beberapa peneliti terdahulu sebagai metode alternative untuk membantu perkembangan keilmuan di bidang sistem informasi. Banyak akademisi terdahulu yang mengkritik ketidakmampuan keilmuan sistem informasi menyumbangkan teori. Pada tulisan ini dibahas landasan critical realism dan bagaimana critical realism dapat membantu perkembangan teori. Selanjutnya, juga diberikan contoh penelitian di bidang sistem informasi yang menggunakan critical realism. AbstractThis essay was made to introduce critical realism as a philosophical foundation in information systems research. The expected audience for this writing is Indonesian information systems academia and practitioners. Information systems researchers suggest that critical realism affords the potential to establish alternative approach to theorising in information systems. There have been several articles made by senior scholars criticising the state of theorising in information systems. In this essay, we described the basic information about critical realism and how critical realism may help to theorising in information systems. We also showed an example of recent critical realism research in information systems and listed additional recent papers using CR.
Implementasi Topsis untuk Menentukan Rekomendadi Makanan Anak Usia 1-3 Tahun pada Sistem Monitoring Tumbuh Kembang Anak Pradana, Fajar; Bachtiar, Fitra A.; Salsabila, Rona
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 4: Agustus 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021844370

Abstract

 AbstractPenting bagi orang tua untuk memperhatikan pertumbuhan anak secara teratur terutama pada saat periode emasnya. Usia emas pada anak berada pada saat 1000 hari pertama sejak kelahiran atau hingga anak berusia 2 tahun, tumbuh kembang anak dapat meningkat sangat signifikan pada usia ini. Pertumbuhan anak dapat maksimal apabila nutrisi yang diberikan juga tepat sejak usia lahir sampai 3 tahun. Stunting (kerdil) merupakan salahsatu penyakit yang disebabkan karena kurangnya nutrisi pada anak. Stunting adalah sebuah kondisi dimana bayi memiliki panjang dan tinggi badan yang lebih rendah daripada bayi pada umumnya. Pola asuh orang tua terhadap bayi secara mandiri menjadi sangat diperlukan. Untuk membantu orang tua dalam memantau tumbuh kembang anak serta mengurangi peningkatan jumlah bayi stunting maka dibangun sistem monitoring tumbuh kembang anak berbasis web. Pada sistem ini terdapat fitur untuk memberikan rekomendasi makanan berdasarkan  kebutuhan kalori setiap anak. Dalam menentukan rekomendasi makanan diperlukan metode Sistem Pendukung Keputusan (SPK) sesuai dengan kebutuhan kalori anak. Dalam penerapan SPK, terdapat metode yang dapat digunakan untuk melakukan analisis data antara lain adalah metode Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Alternatif yang digunakan meliputi nama makanan yang dapat dikonsumsi oleh anak usia 1 sampai dengan 3 tahun. Sedangkan kriteria yang digunakan adalah kalori yang didalamnya terdapat karbohidrat, lemak, protein, dan kalsium. 3. Hasil perankingan yang diberikan oleh TOPSIS pada telah berhasil memberikan perankingan dengan nilai yang berbeda-beda, kecuali pada beberapa alternatif. Hal itu dikarenakan kesamaan nilai dari kedua alternatif pada setiap kriteria.  AbstractIt is important for parents to pay attention to the growth of the child in the golden period. The golden age in children remains in the first 1000 days from birth or until the child is born 2 years, child growth and development can increase very significantly at this age. The number of children who can reach a maximum age of 3 years. Stunting is a disease that causes nutritional deficiencies in children. Stunting is a place where babies have a lower length and height than a baby's place in general. Parenting for independent babies is needed. To help parents in developing child growth and development also increase the number of stunting babies a web-based growth and development monitoring system was built. This system provides features to provide food recommendations based on the calorie needs of each child. In determining food recommendations, a Decision Support System (SPK) method is needed in accordance with the calorie needs of children. In the application of SPK, methods that can be used to analyze data include the Technical Method for Preference Order with Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). The alternatives used are the names of foods that can be consumed by children aged 1 to 3 years. While the criteria used are calories in fat, fat, protein, and calcium. 3. The ranking results given by TOPSIS have succeeded in ranking them with different values, except for a number of alternatives. That's because it considers the value of the two alternatives on each criterion. 
Inisialisasi Otomatis Metode Level Set untuk Segmentasi Objek Overlapping pada Citra Panorama Gigi Adam, Safri; Arifin, Agus Zainal
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 3: Juni 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.0813013

Abstract

Penelitian tentang segmentasi gigi individu telah banyak dilakukan dan memperoleh hasil yang baik. Namun, ketika dihadapkan kepada gigi overlap maka hal ini menjadi sebuah tantangan. Untuk memisahkan dua gigi overlap, maka perlu mengekstrak objek overlap terlebih dahulu. Metode level set banyak digunakan untuk melakukan segmentasi objek overlap, namun memiliki kelemahan yaitu perlu didefinisikan inisial awal metode level set secara manual oleh pengguna. Dalam penelitian ini diusulkan strategi inisialisasi otomatis pada metode level set untuk melakukan segmentasi gigi overlap menggunakan Hierarchical Cluster Analysis (HCA) pada citra panorama gigi. Tahapan strategi yang diusulkan terdiri dari preprocessing dimana di dalamnya ada proses perbaikan, rotasi dan cropping citra, dilanjutkan proses inisialisasi otomatis menggunakan algoritma HCA , dan yang terakhir segmentasi menggunakan metode level set. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa strategi yang diusulkan berhasil melakukan inisialisasi secara otomatis dengan akurasi 73%. Hasil evaluasi segmentasi objek overlap cukup memuaskan dengan rasio misclassification error  0,93% dan relative foreground area error 24%. Dari hasil evaluasi menunjukkan bahwa strategi yang diusulkan dapat melakukan inisialisasi otomatis dengan baik. Inisialisasi yang tepat menghasilkan segmentasi yang baik pada metode level set.AbstractIndividual teeth segmentation has done a lot of the recent research and obtained good results. When faced with overlapping teeth, this is quite challenging. To separate overlapping teeth, it is necessary to extract the overlapping object first. The level set method is widely used to segment overlap objects, but it has a limitation that needs to define the initial level set method manually by the user. This research proposes an automatic initialization strategy for the level set method to segment overlapping teeth using Hierarchical Cluster Analysis on dental panoramic radiograph images. The proposed strategy stage consists of preprocessing where there are several processes of enhancement, rotation, and cropping of the image, Then the automatic initialization process uses the HCA algorithm and the last is segmentation using the level set method. The evaluation results show that the proposed strategy is successful in carrying out automatic initialization with an accuracy of 73%. The results of the overlap object segmentation evaluation are satisfactory with a misclassification error ratio of 0.93% and a relative foreground area error of 24%. The evaluation results show that the proposed strategy can carry out automated initialization well. Proper initialization results can perform good segmentation of the level set method.
Aplikasi untuk Mengenerate dan Pengiriman Sertifikat Webinar di Masa Pandemi Corona Virus Disease 19 Afuan, Lasmedi; Hidayat, Nurul; Nurhayati, Siti
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 4: Agustus 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021844984

Abstract

Pandemi Coronavirus Disease (COVID-19) terjadi di lebih dari 200 negara termasuk Indonesia, telah mengubah kebiasaan masyarakat dalam berkomunikasi dan berinteraksi. Covid-19 memaksa masyarakat untuk berkomunikasi dan berinteraksi secara online dengan menggunakan platform seperti Zoom, Google-meet, Webex, dan platform lainnya. Salah satu sektor yang mengalami dampak yang mengharuskan berkomunikasi dan berinteraksi secara online  adalah sektor pendidikan, hal tersebut bertujuan untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19. Salah satu kegiatan di sektor pendidikan yang harus dilaksanakan secara online adalah seminar. Seminar yang dilaksanakan secara online di masa pandemi  Covid-19 ini dikenal dengan sebutan Webinar. Pada webinar, pengelola webinar menghadapi permasalahan setelah pelaksanaan webinar yaitu bagaimana mengenerate dan mengirimkan sertifikat kepada peserta webinar secara massal. Penelitian ini telah mengembangkan aplikasi berbasis web yang diberi nama Cobinar. Cobinar merupakan aplikasi yang digunakan untuk membantu pengelola webinar dalam mengatasi permasalahan yang berkaitan generate dan pengiriman sertifikat massal kepada peserta webinar. Aplikasi Cobinar dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan menggunakan Database Management System (DBMS) MySql. Sedangkan metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan adalah Waterfall. Berdasarkan hasil uji coba, aplikasi Cobinar ini mampu mengenerate dan mengirimkan sertifikat ke peserta webinar dengan lebih efektif dan efisien, hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian menggunakan  User Acceptance Test (UAT)  yang menyatakan bahwa 95 persen pengguna menyatakan bahwa aplikasi Cobinar mudah untuk dijalankan. Kontribusi utama dari penelitian ini adalah pengembangan sebuah aplikasi yang dapat digunakan oleh pengelola webinar untuk mengenerate dan mengirimkan sertifikat webinar kepada peserta. AbstractThe Coronavirus Disease (COVID-19) pandemic occurred in more than 200 countries, including Indonesia, which has changed people's habits in communicating and interacting. Covid-19 forces people to communicate and interact online using Zoom, Google-meet, Webex, and other platforms. One sector that has experienced the impact of communicating and interacting online is the education sector, which aims to prevent the spread and transmission of Covid-19. One of the activities in the education sector that must be carried out online is a conference. This conference, which was held online during the Covid-19 pandemic, is known as a Webinar. The webinar manager faced a problem after the webinar, namely, how to generate and send certificates to webinar participants. This research has developed a web-based application called Cobinar. Cobinar is an application used to assist webinar managers in overcoming problems related to generating and sending mass certificates to webinar participants. The Cobinar application was developed using the PHP programming language and using the MySql Database Management System (DBMS). While the software development method used is Waterfall. The Cobinar application can generate and send certificates to webinar participants more effectively and efficiently based on testing. It can be seen from the results of testing using the User Acceptance Test (UAT), which states that 95 percent of users state that the Cobinar application is easy to operate. The main contribution of this research is the development of an application that webinar administrators can use to generate and send webinar certificates to participants.
Evaluasi Desain Antarmuka Sistem Informasi Bencana Menggunakan Aturan Theo Mandel Rahayuda, I Gede Surya; Santiari, Ni Putu Linda
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 3: Juni 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021834389

Abstract

Desain antarmuka merupakan hal yang penting dalam pengembangan aplikasi sistem informasi, dengan terbentuknya desain antarmuka yang baik maka akan dihasilkan suatu aplikasi yang memiliki nilai usability yang tinggi dan akan dapat meningkatkan pengalaman pengguna. Pada penelitian ini akan dilakukan evaluasi terhadap sebuah simulasi sistem informasi bencana berbasis website, dimana website dibangun menggunakan material desain vuetify.js. Vuetify merupakan sebuah library user interface dari front end framework yang memiliki desain antarmuka yang baik yaitu vue.js. Evaluasi dilakukan menggunakan Mandel's Golden Rules, dimana aturan tersebut memiliki tiga kelompok kriteria evaluasi dan tiap kelompok memiliki beberapa poin evaluasi, seperti 10 aturan evaluasi pada kelompok place users in control, 9 aturan evaluasi pada kelompok reduce users memory load dan 5 aturan evaluasi pada kelompok make the interface consistent. Sehingga secara keseluruhan terdapat sebanyak 24 aturan evaluasi. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa desain antarmuka dari website yang dibuat secara umum telah sesuai dengan aturan emas Theo Mandel. Dari 24 aturan evaluasi yang dinilai terdapat 9 aturan evaluasi mendapatkan nilai sangat baik dan 15 aturan mendapatkan nilai baik. Dengan total persentase nilai sebesar 79% (baik). Abstract Interface design is important in information system application development, with the formation of a good interface design, an application that has a high usability value will be produced and will be able to improve the user experience. This research will evaluate a website-based disaster information system simulation, where the website is built using the vuetify.js design material. Vuetify is a user interface library from the front end framework which is known for its good interface design, vue.js. Evaluation is carried out using Mandel's Golden Rules, where these rules have three groups of evaluation criteria and each group has several evaluation points, such as 10 evaluation rules in the place users in control group, 9 evaluation rules in the reduce users memory load group and 5 evaluation rules in the make group the interface consistent. So that in total there are 24 evaluation rules. Based on the evaluation, it can be concluded that the interface design of the website is generally in accordance with Theo Mandel's golden rules. Of the 24 evaluation rules that are assessed, there are 9 evaluation rules that get very good scores and 15 rules get good scores. With a total percentage value of 79% (good).
Algoritma Deep Learning-LSTM untuk Memprediksi Umur Transformator Ningrum, Ayu Ahadi; Syarif, Iwan; Gunawan, Agus Indra; Satriyanto, Edi; Muchtar, Rosmaliati
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 3: Juni 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021834587

Abstract

Kualitas dan ketersediaan pasokan listrik menjadi hal yang sangat penting. Kegagalan pada transformator menyebabkan pemadaman listrik yang dapat menurunkan kualitas layanan kepada pelanggan. Oleh karena itu, pengetahuan tentang umur transformator sangat penting untuk menghindari terjadinya kerusakan transformator secara mendadak yang dapat mengurangi kualitas layanan pada pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi yang dapat memprediksi umur transformator secara akurat menggunakan metode Deep Learning-LSTM. LSTM adalah metode yang dapat digunakan untuk mempelajari suatu pola pada data deret waktu. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari 25 unit transformator yang meliputi data dari sensor arus, tegangan, dan suhu. Analisis performa yang digunakan untuk mengukur kinerja LSTM adalah Root Mean Squared Error (RMSE) dan Squared Correlation (SC). Selain LSTM, penelitian ini juga menerapkan algoritma Multilayer Perceptron, Linear Regression, dan Gradient Boosting Regressor sebagai algoritma pembanding.  Hasil eksperimen menunjukkan bahwa LSTM mempunyai kinerja yang sangat bagus setelah dilakukan pencarian komposisi data, seleksi fitur menggunakan algoritma KBest dan melakukan percobaan beberapa variasi parameter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Deep Learning-LSTM mempunyai kinerja yang lebih baik daripada 3 algoritma lain yaitu nilai RMSE= 0,0004 dan nilai Squared Correlation= 0,9690. AbstractThe quality and availability of the electricity supply is very important. Failures in the transformer cause power outages which can reduce the quality of service to customers. Therefore, knowledge of transformer life is very important to avoid sudden transformer damage which can reduce the quality of service to customers. This study aims to develop applications that can predict transformer life accurately using the Deep Learning-LSTM method. LSTM is a method that can be used to study a pattern in time series data. The data used in this research comes from 25 transformer units which include data from current, voltage, and temperature sensors. The performance analysis used to measure LSTM performance is Root Mean Squared Error (RMSE) and Squared Correlation (SC). Apart from LSTM, this research also applies the Multilayer Perceptron algorithm, Linear Regression, and Gradient Boosting Regressor as a comparison algorithm. The experimental results show that LSTM has a very good performance after searching for the composition of the data, selecting features using the KBest algorithm and experimenting with several parameter variations. The results showed that the Deep Learning-LSTM method had better performance than the other 3 algorithms, namely the value of RMSE = 0.0004 and the value of Squared Correlation = 0.9690.
Perbandingan Preskrining Lesi Kulit berbasis Convolutional Neural Network: Citra Asli dan Tersegmentasi Setiawan, Agung Wahyu
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 4: Agustus 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021844411

Abstract

Seiring dengan bertambahnya prevalensi lesi kulit, maka diperlukan adanya preskrining lesi kulit mandiri yang mudah dan akurat. Pada studi ini, dilakukan perbandingan kinerja preskrining lesi kulit berbasis Convolutional Neural Network antara citra asli dan citra tersegmentasi Grabcut sebagai masukan. Ada dua parameter kinerja yang digunakan sebagai evaluasi, yaitu akurasi serta waktu pembuatan model. Tidak ada perbedaan kinerja akurasi pelatihan dan validasi pembelajaran mesin menggunakan citra asli dengan citra tersegmentasi. Meskipun terdapat proses tambahan berupa penghilangan latar belakang citra menggunakan algortima Grubcut, akurasi pelatihan maupun validasi preskrining lesi kulit tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Pada parameter kinerja yang kedua, waktu pembuatan model dipengaruhi oleh jumlah data latih dan validasi. Semakin kecil jumlah data latih yang digunakan, maka waktu pembuatan model akan semakin cepat, dan sebaliknya. Disamping itu, proporsi antara jumlah data latih dengan validasi juga berpengaruh ke akurasi validasi. Pada studi ini, dengan menggunakan jumlah data latih yang lebih kecil dibandingkan data validasi, akurasi validasi mengalami peningkatan dari 0,82% menjadi 0,90%. Studi ini telah memberikan bukti bahwa pada preskrining lesi kulit menggunakan pembelajaran mesin berbasis CNN tidak diperlukan mekanisme adanya penghilangan latar belakang citra. Selain itu, pembuatan model pembelajaran mesin berbasis CNN dapat dilakukan dengan menggunakan data latih sekitar 22,41% dari data total. Diharapkan, hasil studi ini dapat dimanfaatkan untuk pengembangan aplikasi preskrining lesi kulit menggunakan pembelajaran mesin berbasis CNN pada komputer atau gawai dengan sumber daya komputasi yang rendah. Abstract It is necessary to develop a self-prescreening of skin lesion due to the prevalence is increasing every year. This study tries to compare and evaluate the performance of prescreening of a skin lesion in the original and segmented images using Convolutional Neural Network. The Grabcut algorithm is used in the image segmentation process. Two parameters are used to evaluate the performance of the classification, i.e. accuracy and time to build the model. The results show that there is no significant difference in training and validation accuracy between original and segmented images. Even though there is an additional process in removing image background using Grabcut, the accuracy of training and validation do not increase significantly. In the second performance indicator, the time to build the model is influenced by the numbers of training and validation data that are used. The smaller the amount of training data used, the faster the model creation time will be. In addition, the proportion between the amount of training data and validation also affects the accuracy of validation. In this study, using a smaller amount of training data than the validation data, the validation accuracy increased from 0.82 to 0.90. This study has provided evidence that prescreening of skin lesions using machine learning based on CNN does not require image background removal and only about 22.41% of the total data are needed to build the model. One of the contributions of this study is that the results of this study can be used for the development of a skin lesion prescreening application using CNN-based machine learning on computers or devices with low computational resources.
Perancangan Sistem Informasi Manajemen Berbasis Web Studi Kasus : PT Unicorn Intertranz Kustanto, Ghavinkson Enstayn Abednego; Chernovita, Hanna Prillysca
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 4: Agustus 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021844849

Abstract

Pengelolaan data perusahaan merupakan suatu hal utama dan krusial dalam memasuki persaingan industri era sekarang. Selain mudah dan aman, sistem manajemen yang telah terkomputerisasi dapat meminimalisir risiko human error. Dalam perancangan sistem informasi manajemen sendiri terdapat banyak metode yang dapat dipakai, salah satunya adalah metode prototype. Metode prototype memudahkan client untuk melihat dan mengevaluasi prototype secara bertahap seiring program dibangun. Prototype dapat ditambah maupun dikurangi sesuai berjalannya proses pengembangan. Metodologi prototype memiliki beberapa tahapan yaitu, communication, quick planning, quick Modelling, construction hingga deployment. Adapun tujuan penelitian ini ialah melakukan perancangan sistem informasi manajemen perusahaan untuk mendukung aktivitas bisnis serta pengelolaan data perusahaan. Sistem informasi manajemen yang akan dibangun pada perusahaan ini meliputi komputerisasi seluruh proses bisnis, desain sistem pada setiap divisi, hingga perancangan database perusahaan. Perancangan sistem informasi ini dimulai dari pengumpulan data-data yang diperlukan menggunakan metode diskusi dan wawancara, penerjemahan data kedalam UML diagram, implementasi kode sistem, hingga testing.AbstractManagement of company data is a major and crucial thing in entering today's industrial competition. Apart from being easy and safe, a computerized management system can minimize the risk of human error. In designing the management information system itself, there are many methods that can be used, one of which is the prototype method. The prototype method makes it easy for clients to see and evaluate the prototype in stages as the program is built. Prototypes can be added or subtracted according to the development process. The stages in the prototype methodology include communication, quick planning, quick modelling, construction and deployment. The purpose of this research is to design a company management information system to support business activities and company data management. The management information system that will be built in this company includes computerization of all business processes, system design in each division, to designing company databases. The design of this information system starts from collecting the necessary data using discussion and interview methods, translating data into UML diagrams, implementing system code, to testing.
Penentuan Bantuan Siswa Miskin Menggunakan Fuzzy Tsukamoto Dengan Perbandingan Rule Pakar dan Decision Tree (Studi Kasus : SDN 37 Bengkulu Selatan) Akbar, Riolandi; 'Uyun, Shofwatul
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 4: Agustus 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.0813191

Abstract

Penelitian penentuan calon bantuan siswa miskin ini di Sekolah Dasar Negeri 37 Bengkulu Selatan. Masalah yang terjadi ada ketidaksesuaian dari hasil output dalam pemberian bantuan siswa miskin, belum digunakannya metode keputusan untuk setiap kriteria dan masih menggunakan penilaian prediksi atau perkiraan untuk calon penerima bantuan. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan Fuzzy Tsukamoto dengan perbandingan dua metode yaitu rule pakar dan Decision Tree SimpleCart. Tahapan penelitian ini dimulai dengan menganalisis output dengan melakukan seleksi dari sejumlah alternatif hasil, kemudian melakukan pencarian nilai bobot setiap atribut dari Fuzzy Tsukamoto dengan metode perbandingan rule pakar dan Decision Tree SimpleCart. Selanjutnya menentukan parameter batasan fungsi keanggotaan fuzzy meliputi kartu perlindungan sosial, nilai rata-rata raport, tanggungan, penghasilan orang tua, prestasi dan kepemilikan rumah. Analisis hasil yang diperoleh dari pengujian terhadap 75 data siswa dan telah dilakukan klasifikasi menggunakan Fuzzy Tsukamoto didapatkan hasil akurasi dengan metode rule pakar sebesar 72% dan metode Decision Tree SimpleCart sebesar 76%. Hasil akurasi tersebut di simpulkan bahwa metode Decision Tree SimpleCart mempunyai tingkat akurasi yang lebih tinggi dari metode rule pakar sehingga lebih mampu dalam menyeleksi serta mencari nilai bobot penentuan bantuan siswa miskin.  AbstractResearch on the determination of candidates for assistance from poor students in South Bengkulu 37 Primary School. The problem that occurs is there is a mismatch of the output results in the provision of assistance to poor students, the decision method has not been used for each criterion and is still using predictive or estimated assessments for prospective beneficiaries. The research method used was Fuzzy Tsukamoto with a comparison of two methods, namely expert rule, and SimpleCart Decision Tree. The stages of this research began by analyzing the output by selecting many alternative results, then searching for the weight value of each attribute from Fuzzy Tsukamoto with the method of expert rule comparison and the SimpleCart Decision Tree. Next determine the parameters of the fuzzy membership function limit includes social protection cards, the average value of report cards, dependents, parents' income, achievements, and homeownership. Analysis of the results obtained from testing of 75 student data and classification using Fuzzy Tsukamoto has obtained accuracy with the expert rule method by 72% and the SimpleCart Decision Tree method by 76%. The accuracy results are concluded that the SimpleCart Decision Tree method has a higher level of accuracy than the expert rule method so that it is better able to select and search for the weighting value of determining the assistance of poor students. 
Analisis Manajemen Risiko Startup pada Masa Pandemi COVID-19 Menggunakan COBIT® 2019 Tanjung, Dio Febrilian; Oktaviana, Aulia; Widodo, Aris Puji
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 3: Juni 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021834914

Abstract

Perkembangan startup berbasis teknologi informasi (TI) semakin meningkat dewasa ini. Sebagai penunjang keberhasilan bisnis perusahaan, TI memiliki risiko yang timbul di berbagai keadaan terutama di era pandemi COVID-19. Salah satu alternatif yang dapat dimanfaatkan untuk mengelola dan menjamin usaha yang lebih kondusif dan kredibel yaitu manajemen risiko yang tepat. Hal ini karena manejemen risiko menjadi hal yang penting pada bisnis dalam meningkatkan keuntungan dan mempertahankan kontinuitas bisnis, terutama dalam kondisi pandemi COVID-19. Pembahasan manajemen risiko TI secara umum sudah cukup banyak, namun penelitian manajemen risiko dalam menghadapi masa pandemi perlu dipertimbangkan. Hal ini dikarenakan pada masa pandemi ini, TI menjadi salah satu kunci agar bisnis dapat bertahan dan memenangkan kompetisi. Selain itu, pandemi COVID-19 termasuk dalam kasus luar biasa yang belum pernah terjadi dalam kurun waktu ratusan tahun, sehingga secara teknis risiko dari pandemi ini termasuk dalam risiko yang tidak terpikirkan sebelumnya oleh perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kondisi implementasi manajamen dan ancaman risiko terhadap proses bisnis pada sebuah perusahaan startup terutama di masa pandemi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengacu pada COBIT® 2019 fokus domain DSS04 Manage Continuity dengan melakukan observasi awal terhadap kondisi perusahaan dan wawancara terhadap pemangku kepentingan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah melakukan penyesuaian terhadap kebutuhan bisnis selama masa pandemi COVID-19 untuk memastikan keberlangsungan bisnis. Namun dalam pelaksanaannya belum ada pengukuran risk management untuk mengontrol apakah manajemen risiko yang dijalankan sudah tepat, sehingga diperlukan penerapan COBIT® 2019 dalam tata kelola bisnis perusahaan. AbstractThe development of information technology (IT) based startups is increasing nowadays. To support the company's business success, IT has risks arising from various circumstances, especially in the era of the COVID-19 pandemic. One alternative that can be used to manage and ensure a conducive and credible business is proper risk management. This is because risk management is important for businesses in increasing profits and maintaining business continuity, especially in the conditions of the COVID-19 pandemic. There is a lot of discussion about IT risk management in general, but research on risk management in dealing with the pandemic needs to be considered. This is because during this pandemic, IT is one of the keys for businesses to survive and win the competition. In addition, the COVID-19 pandemic is included in an extraordinary case that has not occurred in hundreds of years, so that technically the risks from this pandemic are included in risks that were not thought of before by the company. The purpose of this study is to identify the conditions of management implementation and risk threats to business processes at a company startup, especially during the pandemic. This study uses a qualitative method with reference to COBIT® 2019 focused on the DSS04 Manage Continuity domain by conducting initial observations of the company's condition and interviews with company stakeholders. The results show that the company has made adjustments to business needs during the COVID-19 pandemic to ensure business continuity. However, in practice there is no risk management measurement to control whether the risk management is carried out properly, so it is necessary to implement COBIT® 2019 in corporate business governance.

Page 59 of 129 | Total Record : 1288


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 6: Desember 2025 Vol 12 No 5: Oktober 2025 Vol 12 No 4: Agustus 2025 Vol 12 No 3: Juni 2025 Vol 12 No 2: April 2025 Vol 12 No 1: Februari 2025 Vol 11 No 6: Desember 2024 Vol 11 No 5: Oktober 2024 Vol 11 No 4: Agustus 2024 Vol 11 No 3: Juni 2024 Vol 11 No 2: April 2024 Vol 11 No 1: Februari 2024 Vol 10 No 6: Desember 2023 Vol 10 No 5: Oktober 2023 Vol 10 No 4: Agustus 2023 Vol 10 No 3: Juni 2023 Vol 10 No 2: April 2023 Vol 10 No 1: Februari 2023 Vol 9 No 7: Spesial Issue Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa Informasi (SENTRIN) 2022 Vol 9 No 6: Desember 2022 Vol 9 No 5: Oktober 2022 Vol 9 No 4: Agustus 2022 Vol 9 No 3: Juni 2022 Vol 9 No 2: April 2022 Vol 9 No 1: Februari 2022 Vol 8 No 6: Desember 2021 Vol 8 No 5: Oktober 2021 Vol 8 No 4: Agustus 2021 Vol 8 No 3: Juni 2021 Vol 8 No 2: April 2021 Vol 8 No 1: Februari 2021 Vol 7 No 6: Desember 2020 Vol 7 No 5: Oktober 2020 Vol 7 No 4: Agustus 2020 Vol 7 No 3: Juni 2020 Vol 7 No 2: April 2020 Vol 7 No 1: Februari 2020 Vol 6 No 6: Desember 2019 Vol 6 No 5: Oktober 2019 Vol 6 No 4: Agustus 2019 Vol 6 No 3: Juni 2019 Vol 6 No 2: April 2019 Vol 6 No 1: Februari 2019 Vol 5 No 6: Desember 2018 Vol 5 No 5: Oktober 2018 Vol 5 No 4: Agustus 2018 Vol 5 No 3: Juni 2018 Vol 5 No 2: April 2018 Vol 5 No 1: Februari 2018 Vol 4 No 4: Desember 2017 Vol 4 No 3: September 2017 Vol 4 No 2: Juni 2017 Vol 4 No 1: Maret 2017 Vol 3 No 4: Desember 2016 Vol 3 No 3: September 2016 Vol 3 No 2: Juni 2016 Vol 3 No 1: Maret 2016 Vol 2 No 2: Oktober 2015 Vol 2, No 2 (2015) Vol 2, No 1 (2015) Vol 2 No 1: April 2015 Vol 1, No 2 (2014) Vol 1 No 2: Oktober 2014 Vol 1, No 1 (2014) Vol 1 No 1: April 2014 More Issue