cover
Contact Name
Agung Setia Budi
Contact Email
agungsetiabudi@ub.ac.id
Phone
+62341-577911
Journal Mail Official
jtiik@ub.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Gedung F FILKOM Lt. 8, Ruang BPJ Jalan Veteran No. 8 Malang Indonesia - 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23557699     EISSN : 25286579     DOI : http://dx.doi.org/10.25126/jtiik
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) merupakan jurnal nasional yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya (UB), Malang sejak tahun 2014. JTIIK memuat artikel hasil-hasil penelitian di bidang Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer. JTIIK berkomitmen untuk menjadi jurnal nasional terbaik dengan mempublikasikan artikel berbahasa Indonesia yang berkualitas dan menjadi rujukan utama para peneliti. JTIIK di akreditasi oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor: 36/E/KPT/2019 yang berlaku sampai dengan Volume 11 Nomor 2 Tahun 2024.
Articles 1,288 Documents
Analisis Ketersediaan Data Indikator Smart City Kabupaten Tegal Perdani, Maria Dolorosa Kusuma; Widyastuti, Inasari; Nupikso, Daru
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 5: Oktober 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021854573

Abstract

Smart city merupakan suatu konsep tata kelola yang disusun secara cerdas agar mampu menyelesaikan setiap permasalahan yang ada di masyarakat. Beberapa literatur menyebut bahwa pembangunan smart city tidak dapat dilepaskan dari infrastruktur TIK serta ketersediaan data. Ketersedian data ini menjadi salah satu indikator awal yang penting untuk menentukan langkah menuju smart city. Kabupaten Tegal yang masih berada pada tahap “proses memulai” menuju smart city perlu melakukan pengukuran ketersediaan data indikator smart city agar perencanaan program untuk menuju smart city dapat dilakukan secara komprehensif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai ketersediaan data indikator smart city serta relevansinya dengan kebijakan terkait di Kabupaten Tegal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling dalam pengambilan sampelnya. Pemilihan responden berdasarkan pada kesesuaian antara latar belakang tugas pokok dan fungsi OPD dengan perannya dalam memperkuat dimensi smart city. Pengukuran indikator smart city merujuk pada Model Smart Sustainable City. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersedian data di Kabupaten Tegal masih tergolong rendah. Data terkait kesehatan untuk mendukung Dimensi Living sudah cukup tersedia, begitu pula data terkait mitigasi bencana. Namun, data pendukung pada dimensi lain seperti pada dimensi Smart Economy serta dimensi Smart Governance masih rendah. AbstractSmart city is a governance concept that is arranged intelligently to be able to solve every problem in society. Some literature states that the development of smart cities cannot be separated from ICT infrastructure and data availability. The availability of this data becomes one of the important early indicators to determine the steps towards smart city. Tegal Regency which is still in the "starting process" towards smart city needs to measure the availability of smart city indicator data so that program planning to reach smart city can be carried out comprehensively. The purpose of this study is to assess the availability of smart city indicator data and its relevance to related policies in Tegal Regency. This research uses quantitative methods with purposive sampling technique in taking the sample. The selection of respondents is based on the suitability between the background of the main tasks and functions of the OPD with its role in strengthening the dimensions of the smart city Measurement of smart city indicators refers to the Smart Sustainable City Model. The results showed that the availability of data in Tegal Regency was still relatively low. Health related data to support the Living Dimension is sufficiently available, as are data related to disaster mitigation. However, supporting data on other dimensions such as the Smart Economy dimension and the Smart Governance dimension are still low.
Model Sistem Berbasis Pengetahuan untuk Rekomendasi Aktivitas Pensiun Prasetyo, Dono Catur; Kusumadewi, Sri; Miladiyah, Isnatin
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 5: Oktober 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021854482

Abstract

Masa pensiun adalah masa yang pasti akan menghampiri setiap orang. Bila seseorang memasuki masa pensiun akan terjadi suatu perubahan yang penting dalam perkembangan hidup individu, yang ditandai dengan terjadinya perubahan keadaan seperti kehilangan finansial, kehilangan status, kehilangan teman/kenalan dan yang hilangnya kegiatan kerja yang rutin. Banyak orang yang tidak siap menghadapi pensiun, karena pensiun dianggap sebagai pemutus kegiatan rutin yang dijalananinya selama bertahun-tahun. Representasi pengetahuan sistem menggunakan kaidah produksi, proses inferensi menggunakan forward chaining dan proses perhitungan nilai kepastian menggunakan metode certainty factor. Forward chaining digunakan untuk proses pelacakan dari faktor-faktor yang telah terpilih untuk kemudian mencocokan dengan rule yang sudah ada di sistem agar dapat memberikan suatu konklusi, Setelah ditemukan rule yang cocok dari faktor-faktor yang terpilih kemudian di hitung dengan metode certainty factor untuk mengetahui tingkat keyakinan konklusi. Penggunaan dua metode ini bertujuan untuk memberikan hasil yang lebih baik dalam memberikan rekomendasi aktivitas pensiun. Hasil dari penelitian ini setelah melakukan pengujian User Acceptance Test (UAT)terhadap 30 responden pada sistem menghasilkan kesimpulan bahwa sistem ini membantu dalam memberikan rekomendasi aktivitas untuk persiapan pensiun dengan persentase 87,4%, tampilan antarmuka sistem sangat menarik dan juga informasi yang diberikan sangat jelas dengan persentase 86%, sistem yang dibangun ini mudah digunakan dengan persentase 82,6% dan sistem yang dibangun ini mudah dipelajari dengan persentase 80,6%. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai rata-rata persentase sebesar 80,06 %. Abstract Retirement is a period that is sure to come to everyone. When a person enters retirement, there will be an important change in the development of an individual's life, which is marked by changes in circumstances such as financial loss, loss of status, loss of friends/acquaintances, and loss of routine work activities. Many people are not ready to face retirement, because retirement is seen as a breaker in the routine that has been going on for years. The representation of system knowledge uses production principles, the inference process uses forward chaining and the process of calculating the certainty value uses the certainty factor method. Forward chaining is used for the tracking process of the factors that have been selected to then match the rules that already exist on the system to provide a conclusion, After finding a suitable rule from the selected factors then it is calculated by the certainty factor method to determine the level concluding beliefs. The use of these two methods aims to provide better results in providing recommendations for retirement activities. The results of this study after testing the User Acceptance Test (UAT) of 30 respondents on the system resulted in the conclusion that this system helps provide recommendations of activities for retirement preparation for a percentage of 87.4%, the system interface is very attractive and the information provided is very clear. With a percentage of 86%, the system built is easy to use with a percentage of 82.6%, and the system built is easy to learn with a percentage of 80.6%. This is indicated by the average percentage value of 80.06%.
Analisis Kinerja Jaringan Sensor Nirkabel untuk Edge Computing Menggunakan LORA SX1278 Ichsan, Mochammad Hannats Hanafi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 5: Oktober 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021853631

Abstract

Jaringan Sensor Nirkabel (WSN) adalah salah satu teknologi yang muncul untuk proses deploy dari Internet of Things, Smart System, Machine to Machine networks dan lain sebagainya. Dimana setiap node dari WSN tersebut memiliki kemampuan untuk sensing, komputasi hinga proses pengiriman data. Pemrosesan data secara umum dilakukan pada Cloud atau node lain, hal ini menyebabkan beban kerja dari node lain atau Cloud tersebut menjadi cukup berat. Proses sensing dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai sensor sesuai kebutuhan, sedangkan teknologi untuk pemrosesan pada node sensing disebut dengan teknologi Edge Computing. Konsep dari Edge Computing adalah bagaimana sebuah node bisa berpikir untuk menyelesaikan masalah atau mengambil keputusan. Kemudian data hasil pengolahan tersebut dikirimkan ke node yang lain untuk diolah lebih lanjut sehingga kinerja dari node lain atau Cloud lebih ringan. Salah satu teknologi dalam pengiriman data yang dapat dipergunakan dengan baik dan kemampuan jarak komunikasinya cukup panjang adalah LoRa. Salah satu topologi untuk WSN yang dinilai sangat baik untuk pengiriman data adalah Mesh, dimana seluruh node dapat berkomunikasi dengan baik. Oleh karena itu pada penelitian ini akan difokuskan untuk melakukan analisis kemampuan LoRa dalam pengiriman data berdasarkan jarak dan besar data. Karena pada implementasinya jarak berdasarkan besar data hasil pengolahan dari Edge Computing cukup bervariasi. Sehingga pada penelitian ini menghasilkan studi kelayakan LoRa sebagai perangkat untuk proses komunikasi pada WSN menggunakan topologi Mesh. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan secara keseluruhan LoRa cukup baik untuk pengiriman data hingga 256 bytes dan jarak 300 meter berdasarkan delay, throughput, RSSI dan SNR sehingga sangat layak untuk diimplementasikan pada Edge Computing. AbstractWireless Sensor Networks (WSN) is one of the emerging technologies for the deployment of the Internet of Things, Smart Systems, Machine to Machine networks and so on. Where each node of the WSN has the ability to sensing, computation until the process of sending data. Data processing is generally done on the Cloud or other nodes, this causes the workload of other nodes or the Cloud to be quite heavy. The sensing process can be done by using various sensors as needed, while the technology for processing the sensing node is called Edge Computing technology. The concept of Edge Computing is how a node can think to solve a problem or make a decision. Then the processing data is sent to another node for further processing so that the performance of other nodes or the Cloud is lighter. One of the technologies in sending data that can be used properly and the ability of its long communication distance is LoRa. One of the topologies for WSN that is considered very good for sending data is Mesh, where all nodes can communicate well. Therefore this research will focus on analyzing the ability of LoRa in sending data based on distance and data size. Because in the implementation of the distance based on the large data processing results from Edge Computing is quite varied. So that this research resulted in a feasibility study of LoRa as a device for the communication process at WSN using Mesh topology. Based on the results of research conducted overall LoRa is good enough for sending data up to 256 bytes and a distance of 300 meters based on delay, throughput, RSSI and SNR so it is very feasible to be implemented on Edge Computing.
Perbandingan Metode Penyelesaian Permasalahan Optimasi Lintas Domain dengan Pendekatan Hyper-Heuristic Menggunakan Algoritma Reinforcement-Late Acceptance Firdaus, Anang; Muklason, Ahmad; Supoyo, Vicha Azthanty
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 5: Oktober 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021853263

Abstract

Sebuah organisasi terkadang membutuhkan solusi untuk permasalahan optimasi lintas domain. Permasalahan optimasi lintas domain merupakan permasalahan yang memiliki karakteristik berbeda, misalnya antar domain optimasi penjadwalan, rute kendaraan, bin packing, dan SAT. Optimasi tersebut digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan sebuah organisasi. Dalam menyelesaikan permasalahan optimasi tersebut, dibutuhkan metode pencarian komputasi. Di literatur, hampir semua permasalahan optimasi dalam kelas NP-hard diselesaikan dengan pendekatan meta-heuristics. Akan tetapi meta-heuristic ini memiliki kekurangan, yaitu diperlukan parameter tunning untuk setiap problem domain yang berbeda. Sehingga pendekatan ini dirasa kurang efektif. Oleh karena itu diperlukan pendekatan baru, yaitu pendekatan hyper-heuristics. Metode hyper-heuristic merupakan metode pencarian komputasi approximate yang dapat menyelesaikan permasalahan optimasi lintas domain dengan waktu lebih cepat. Lintas domain permasalahan yang akan diselesaikan ada enam, yaitu satisfiability (SAT), one dimensional bin packing, permutation flow shop, personnel scheduling, travelling salesman problem (TSP), dan vehicle routing problem (VRP). Dalam meningkatkan kinerja, penelitian ini menguji pengaruh dari adaptasi algoritma Reinforcement Learning (RL) sebagai strategi seleksi LLH dikombinasikan dengan algoritma Late Acceptance sebagai move acceptance, selanjutnya disebut algoritma Reinforcement Learning-Late acceptance (RL-LA). Untuk mengetahui efektivitas performa dari algoritma RL-LA, performa algoritma RL-LA yang diusulkan dibandingkan dengan algoritma Simple Random-Late Acceptance (SR-LA). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa algoritma yang diusulkan, i.e. RL-LA lebih unggul dari SR-LA pada  4 dari 6 domain permasalahan uji coba, yaitu SAT, personnel scheduling, TSP, dan VRP, sedangkan pada domain lainnya seperti bin packing dan flow shop mengalami penurunan. Secara lebih spesifik, RL-LA dapat meningkatkan peforma pencarian dalam menemukan solusi optimal pada 18 instance dari 30 instance atau sebesar 64%, dan jika dilihat dari nilai median dan minimum metode RL-LA lebih unggul 28% dari metode SR-LA.  Kontribusi utama dari penelitian ini adalah studi performa algoritma hibrida reinforcement learning dan late acceptance dalam kerangka kerja hyper-heuristics untuk menyelesiakan permasalahan optimasi lintas domain. AbstractAn organization sometimes needs solutions to cross domain optimization problems. The problem of cross domain optimization is a problem that has different characteristics, for example between domain optimization scheduling, vehicle routes, bin packing, and SAT. This optimization is used to support an organization's decision making. In solving these optimization problems, a computational search method is needed. In the literature, almost all optimization problems in NP-hard class are solved by meta-heuristics approach. However, this meta-heuristic has drawbacks, namely tuning parameters are needed for each different problem domain. So this approach is considered less effective. Therefore a new approach is needed, namely the hyper-heuristics approach. Hyper-heuristic method is an approximate computational search method that can solve cross domain optimization problems faster. In this final project there are six cross domain problems to be solved, namely satisfaction (SAT), one dimensional bin packing, permutation flow shop, personnel scheduling, traveling salesman problem (TSP), and vehicle routing problem (VRP). In improving performance, this study examines the effect of the adaptation of the Reinforcement Learning (RL) algorithm as LLH selection combined with the Late Acceptance algorithm as a move acceptance. The results of this study indicate that there are 4 out of six problem domains that have improved performance, namely the SAT, personnel scheduling, TSP, and VRP, while in other domains such as bin packing and flow shop has decreased.
Pemeringkatan Pencarian pada Buku Pedoman Akademik Filkom UB Menuju Merdeka Belajar dan Free E-Book Pembelajaran Sebagai Prototype Local Smart Micro Search Engine Menggunakan Algoritma Pagerank dan TF-IDF Cholissodin, Imam; Sa’rony, Akhmad; Salsabila, Rona; Firmansyah, Ilham; Mahardika, Guedho Augnifico; Pardede, Andreas; Alaydrus, Zaien Bin Umar
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 5: Oktober 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021854384

Abstract

Buku Pedoman Akademik FILKOM Universitas Brawijaya merupakan suatu kebutuhan informasi akademik yang cukup penting, dan juga buku penunjang pembelajaran seperti Free e-Book bagi para mahasiswa. Untuk memperoleh informasi yang relevan terhadap query yang diberikan seringkali belum sesuai dengan kebutuhan pencarian pengguna. Pengguna harus menguasai secara keseluruhan untuk mengetahui dokumen mana yang paling sesuai, dan proses ini akan memakan waktu yang banyak. Sistem ini mampu memberikan rekomendasi dokumen sesuai dengan hasil perhitungan pemeringkatan teks. Proses pemeringkatan teks dapat diselesaikan dengan algoritma PageRank, di mana dokumen yang memiliki bobot pemeringkatan terkecil, memiliki kata terbanyak pada dokumen tersebut. Algoritma ini telah dibuktikan mampu memeberikan feedback dokumen yang relevan melalui dua tahap pengujian. Evaluasi yang dilakukan terhadap dua buah pengujian menghasilkan rata-rata nilai recall tertinggi yaitu 80.6% pada data ke-1, dan data ke-2 didapatkan korelasi terbaik antara precision, recall dan f-measure sebesar 0,98, 0,99, 0,99. AbstractThe Brawijaya University FILKOM Academic Handbook is an important academic information need, as well as learning support books such as Free e-Books for students. To obtain information that is relevant to the query given is often not in accordance with the wishes of the user. Users must master the whole to find out which documents are most suitable, which is where the process will take a lot of time. This system is able to provide document recommendations in accordance with the results of the text ranking calculation. The process of ranking the text can be solved by the PageRank algorithm, where documents that have the smallest ranking weight, have the most words in the document. This algorithm has been proven to be able to provide feedback on relevant documents through two stages of testing. he evaluation conducted on the two tests resulted in the highest average recall value of 80.6% on the 1st dataset, and 2nd dataset the best correlation was obtained between precision, recall and f-measure of 0.98, 0.99, 0.99.
Deteksi Gulma Berdasarkan Warna HSV dan Fitur Bentuk Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Fitriyah, Hurriyatul; Maulana, Rizal
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 5: Oktober 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021854719

Abstract

Gulma merupakan tanaman pengganggu dalam lahan pertanian. Herbisida merupakan obat yang efektif membunuh gulma tersebut. Penyemprotan herbisida harus tepat sasaran kepada gulma saja dan tidak mengenai tanaman. Penelitian ini membuat sistem yang dapat mendeteksi gulma secara otomatis di antara tanaman pada lahan pertanian riil. Sistem ini menggunakan gambar lahan pertanian riil dimana tanaman tampak utuh (daun dapat lebih dari satu) yang diambil menggunakan kamera dengan posisi vertikal menghadap ke bawah. Algoritma yang dibuat menggunakan segmentasi berdasarkan warna hijau dalam ruang warna HSV untuk mendeteksi daun, baik gulma maupun tanaman pada beragam pencahayaan. Sebanyak tiga fitur bentuk domain spasial digunakan untuk membedakan gulma dengan tanaman yang memiliki karakteristik bentuk daun yang berbeda. Fitur bentuk yang digunakan adalah Rectangularity, Edge-to-Center distances function, dan Distance Transform function. Klasifikasi gulma dan tanaman menggunakan metode Jaringan syaraf tiruan (JST) yang dapat dilatih secara offline. Dari 149 tanaman yang terdeteksi dimana 70% sebagai data training, 15% data validasi dan 15% data uji, didapati akurasi pengujian sebesar 95.46%.AbstractWeed is a major challenge in a crop plantation. A herbicide is the most effective substance to kill this unwanted vegetation. Spraying the herbicide must be done carefully to target the weeds only. Here in this research, we develop an algorithm that detects weeds among the plants based on the shape of their leaves. The detection is based on images that were acquired using a camera. The leaves of weeds and plants were detected based on their green color using segmentation in HSV color-space as it is more effective to detect objects in various illumination. Three shape features were extracted, which are Rectangularity that is based on Rectangularity, Edge-to-Center distance function, and Distance Transform function. Those features were fed into a learning algorithm, Artificial Neural Network (ANN), to classify whether it is the plant or the weed. The testing on the weed classification in a real outdoor environment showed 95.46% accuracy using a total of 149 detected plants (70% as training data, 15%  as validation data, and 15% as testing data).
Pengembangan Aplikasi E-Learning Edu IT : Pembuatan Aplikasi Ujian Essay Online serta Upload Download Materi Kuliah Ismiati, Maria Bellaniar; Hermawan, Latius
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 5: Oktober 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021855463

Abstract

 Dunia pendidikan sekarang sudah banyak yang menggunakan kecanggihan teknologi dan berbasis internet, seperti proses belajar mengajar secara elektronik atau dikenal dengan e-learning. Salah satu fitur e-learning dalam proses belajar mengajar adalah dapat menampilkan materi, soal latihan, percakapan melalui text/video maupun video, kuis, dan ujian secara elektronik. Contoh di dunia Pendidikan yang menggunakan e-learning adalah Universitas Katolik Musi Charitas yang merupakan salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Palembang. Selama ini di UKMC, ujian masih dilakukan secara konvensional yaitu menggunakan kertas yang nantinya akan memperbanyak tumpukan kertas yang sudah ada sebelumnya. Selain itu, distribusi materi kuliah masih sering dilakukan melalui flashdisk/e-mail. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat aplikasi ujian essay online serta upload download materi kuliah di satu aplikasi (pengembangan dari aplikasi portal tugas). Pembuatan aplikasi ini dapat membantu proses konvensional untuk berkembang dengan menggunakan teknologi dan secara real time. Proses pengerjaan penelitian ini dimulai dari Requirements Planning, User Design, Construction, dan Cutover hingga yang terakhir adalah pembuatan laporan akhir penelitian. Penelitian ini akan menampilkan suatu menu dropdown yaitu soal Essay dengan soal-soal yang perlu dijawab dengan lengkap dan detail. Selanjutnya akan tampil nilai untuk masing-masing mahasiswa. Selain itu pada aplikasi ini juga akan ditambahkan suatu menu untuk upload dan download materi kuliah sehingga nantinya akan menjadi suatu e-learning yang lengkap. Hasilnya adalah interaksi antara mahasiswa dan dosen tidak hanya dapat dilakukan secara konvensional, tetapi dapat pula dilakukan secara daring/online dan dapat mengurangi tumpukan kertas. AbstractThe world of education is now many who use technological sophistication and internet based, such as the process of teaching electronic learning/which is known as e-learning. One of the e-learning features in the teaching and learning process is that it can display materials, exercises, conversations through text/video or videos, quizzes, and exams electronically. During this time in UKMC, exams are still done in conventional way, namely using paper that will reproduce the papers that are not used anymore. In addition, the distribution of lecture materials is still often done through flash or e-mail. The purpose of this research is to make an online essay exam application as well as upload downloadable lecture material in one application which is a development of portal task application. This research will temporarily be tested to information and informatics systems students. The creation of this application can help the conventional process to evolve using technology and in real time. The process of this research is started from requirements Planning, User Design, Construction, and Cutover until the last is the generation of final research report. This research will show a drop down menu which is Essay about essay with questions in the form of essays that need to be answered with complete and detail. In addition to this application will also be added a menu to upload and download lecture materials so it will later become a complete e-learning. The result is that the interactions between students and lecturers are not conventionally and can reduce paperless. 
Segmentasi Citra Wajah dengan Implementasi Adaptif Threshold- Integral Image Habibah, Maryam Ummul; Kurniawan, Muchamad
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 5: Oktober 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021853840

Abstract

Segmentasi wajah merupakan bagian penting dalam pengolahan citra digital untuk mengetahui objek wajah dalam citra sebelum dilakukan pendeteksian ekspresi wajah. Adaptif Threshold – Integral Image adalah salah satu teknik segmentasi berbasis pixel-based, yaitu local thresholding. Penelitian ini bertujuan untuk memisahkan objek wajah manusia dan background -nya. Citra wajah yang akan digunakan nanti citra di dalam ruangan (indoor) dan di luar ruangan (outdoor) dengan resolusi gambar 300x400 piksel. Pada penelitian ini juga mencari nilai parameter S (kernel) dan T (threshold) yang terbaik dengan melakukan 16 kali percobaan. Dan didapatkan hasil terbaik, yaitu citra di dalam ruangan (indoor) nilai S=1/2 dan T=50, serta citra di luar ruangan (outdoor) nilai S=1/30 dan T=30. Segmentasi citra wajah dengan menggunakan metode Adaptif Threshold – Integral Image robust (kuat) terhadap intensitas cahaya tinggi dan rendah dengan mengatur nilai parameter S (kernel) dan T (Threshold) maka metode ini mampu memisahkan objek wajah dan background -nya. Dari hasil uji coba threshold menggunakan metode Adaptif Threshold – Integral Image terhadap citra di dalam ruangan (indoor) dan di luar ruangan (outdoor) menghasilkan thresholding yang baik dengan mempertimbangkan nilai parameter S (kernel) dan T (threshold) memberikan hasil dengan tingkat akurasi yang tinggi, yaitu citra di dalam ruangan (indoor) sebesar 96.72%, dan citra di luar ruangan (outdoor) sebesar 93.59%. AbstractFace segmentation is an important in digital image processing to find out the object's face in the image before detecting facial expressions. Adaptive Threshold - Integral Image is a pixel-based segmentation technique, which is local thresholding. This study is intended to split the object of a human face and its background. Face images that will be used later in indoor and outdoor with an image resolution of 300x400 pixels. This study also searched for the best S (kernel) and T (threshold) parameter values by performing 16 experiments. And the best results are obtained, name the image in the room (indoor) the value of S = 1/2 and T = 50, and the image outside the room (outdoor) the value of S = 1/30 and T = 30. Face image segmentation using the Adaptive Threshold - Integral Image robust method of high and low light intensity by setting the S (kernel) and T (Threshold) parameter values, this method is able to split the face object and its background. From the results of the threshold trial using the Adaptive Threshold - Integral Image method for indoor and outdoor images produces a good thresholding by considering the values of the S (kernel) and T (threshold) parameters to give results with a high degree of accuracy, that is indoor images of 96.72%, and outdoor images of 93.59%.
Perancangan User Experience Pada Aplikasi Mobile HomeCare Rumah Sakit Semen Gresik Menggunakan Metode Design Thinking Isadora, Fara Regina; Hanggara, Buce Trias; Mursityo, Yusi Tyroni
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 5: Oktober 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021844550

Abstract

Rumah Sakit Semen Gresik merupakan fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Gresik dengan akreditasi tingkat paripurna. Rumah Sakit Semen Gresik di kondisi pandemi saat ini mengalami penurunan jumlah pasien dan pendapatan, sehingga Rumah Sakit Semen Gresik berencana untuk menghadirkan layanan kesehatan yang dapat dilakukan di rumah menggunakan aplikasi untuk memudahkan pasien dalam mendapatkan layanan Kesehatan tanpa datang ke rumah sakit. Aplikasi yang dibangun harus memberikan kenyamanan saat digunakan oleh pengguna, maka dari itu perlu adanya rancangan user experience. Design thinking merupakan metode yang digunakan untuk merancang user experience pada aplikasi HomeCare dengan mendefinisikan permasalahan serta memberikan solusi desain yang dapat menyelesaikan permasalahan tersebut. Solusi desain selanjutnya diuji menggunakan user experience questionnaire (UEQ) untuk mengetahui apakah solusi desain yang dirancang sudah menyelesaikan permasalahan yang dialami oleh calon pengguna. Hasil dari pengujian menggunakan UEQ yaitu, untuk aplikasi HomeCare dengan pengguna pasien memiliki nilai mean tiap skala UEQ yang berada pada kategori positif dengan semua skala UEQ berada pada kategori baik kecuali skala dependability yang berada pada kategori sangat baik, sedangkan untuk aplikasi HomeCare Giver dengan pengguna tenaga kesehatan memiliki nilai mean tiap skala UEQ yang juga berada pada kategori positif dengan semua skala UEQ berada pada kategori baik kecuali skala attractiveness dan novelty yang berada pada kategori sangat baik. Sehingga aplikasi HomeCare dan HomeCare Giver memiliki rancangan user experience yang baik.AbstractSemen Gresik Hospital is a health facility in Gresik Regency with a paripurna level of accreditation. Semen Gresik Hospital in a pandemic condition is currently experiencing a decrease in the number of patients, so that Semen Gresik Hospital plans to provide health services that can be done at home using an application to make it easier for patients to get health services without coming to the hospital. Applications that are built must provide comfort when used by users, therefore there is a need for a user experience design. Design thinking is a method used to design user experiences on the HomeCare application by defining problems and providing design solutions that can solve these problems. The design solution is then tested using a user experience questionnaire (UEQ) to find out whether the design solution designed has resolved the problems experienced by potential users. The results of the test using UEQ are, for the HomeCare application whose users are patient, the mean value of each UEQ scale is in the positive category with all UEQ scales in the good category except for the dependability scale which is in the very good category, while for the HomeCare Giver application whose the users are health workers, has a mean value of each UEQ scale which is also in the positive category with all UEQ scales in the good category except the attractiveness and novelty scales which are in the very good category. This can be concluded that HomeCare and HomeCare Giver applications have a good user experience design.
Sistem Informasi Geografi untuk Analisis Potensi Sumber Daya Lahan Pesisir Kepulauan Padaido Kabupaten Biak Numfor, Papua Mandowen, Rosalina Giovani; Mambrasar, Rinto H
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 5: Oktober 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021853559

Abstract

Sistem Informasi Geografi (SIG) dengan layanan informasi pengelolaan lahan yang cocok sehingga lahan akan bernilai ekonomi, oleh karenanya penelitian ini membahas pemetaan dan pengkajian potensi sumber daya lahan pesisir dalam mendukung usaha budidaya, pariwisata, konservasi, dan daerah tangkapan ikan yang berkelanjutan. Metode penelitian secara deskriptif memakai pendekatan survei untuk pengamatan wilayah penelitian dan pengumpulan data sekunder serta pendekatan analisis spasial untuk parameter dan kriteria kesesuaian lahan. Teknik pengolahan dan analisis data ini menggunakan software SIG yakni ArcGIS 10.1 dengan model skoring dan overlay. Hasil penelitian dengan studi kasus Kepulauan Padaido ini dapat disimpulkan bahwa saat ini dengan adanya SIG yang dibangun, Pemerintah Daerah Biak Numfor sudah dapat mengolah lahan pesisir untuk dimanfaatkan sesuai dengan potensi lahan yang seharusnya, seperti potensi lahan untuk usaha budidaya rumput laut seluas 13.269,41 ha atau 94%, untuk budidaya teripang seluas 7.069,91 ha atau 83%, sebagai aktifitas pariwisata pesisir seluas 7.778,45 ha atau 86%, sebagai kegiatan konservasi seluas 2.957,54 ha atau 163%, untuk daerah tangkapan ikan karang seluas 2.078,92 ha atau 80%, dan sebagai daerah tangkapan ikan pelagis 1.585,61 ha atau 87%. AbstractGeographic Information System (GIS) with suitable land management information services so that the land will be of economic value, therefore this study discusses the mapping and assessment of the potential of coastal land resources in supporting sustainable aquaculture, tourism, conservation, and fishing grounds. The descriptive research method uses a survey approach for observation of research areas and secondary data collection as well as a spatial analysis approach for land suitability parameters and criteria. This data processing and analysis technique uses GIS software namely ArcGIS 10.1 with a scoring and overlay model. The results of the study with the Padaido Islands case study can be concluded that currently with the GIS being built, the Regional Government of Biak Numfor has been able to cultivate coastal land to be used according to the potential of the land that should be, such as the potential land for seaweed cultivation business area of 13,269.41 ha or 94%, for sea cucumber cultivation covering 7,069.91 ha or 83%, as coastal tourism activities covering 7,778.45 ha or 86%, as conservation activities covering 2,957.54 ha or 163%, for reef catchments covering 2,078.92 ha or 80%, and as a pelagic catchment area 1,585.61 ha or 87%. 

Page 62 of 129 | Total Record : 1288


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 6: Desember 2025 Vol 12 No 5: Oktober 2025 Vol 12 No 4: Agustus 2025 Vol 12 No 3: Juni 2025 Vol 12 No 2: April 2025 Vol 12 No 1: Februari 2025 Vol 11 No 6: Desember 2024 Vol 11 No 5: Oktober 2024 Vol 11 No 4: Agustus 2024 Vol 11 No 3: Juni 2024 Vol 11 No 2: April 2024 Vol 11 No 1: Februari 2024 Vol 10 No 6: Desember 2023 Vol 10 No 5: Oktober 2023 Vol 10 No 4: Agustus 2023 Vol 10 No 3: Juni 2023 Vol 10 No 2: April 2023 Vol 10 No 1: Februari 2023 Vol 9 No 7: Spesial Issue Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa Informasi (SENTRIN) 2022 Vol 9 No 6: Desember 2022 Vol 9 No 5: Oktober 2022 Vol 9 No 4: Agustus 2022 Vol 9 No 3: Juni 2022 Vol 9 No 2: April 2022 Vol 9 No 1: Februari 2022 Vol 8 No 6: Desember 2021 Vol 8 No 5: Oktober 2021 Vol 8 No 4: Agustus 2021 Vol 8 No 3: Juni 2021 Vol 8 No 2: April 2021 Vol 8 No 1: Februari 2021 Vol 7 No 6: Desember 2020 Vol 7 No 5: Oktober 2020 Vol 7 No 4: Agustus 2020 Vol 7 No 3: Juni 2020 Vol 7 No 2: April 2020 Vol 7 No 1: Februari 2020 Vol 6 No 6: Desember 2019 Vol 6 No 5: Oktober 2019 Vol 6 No 4: Agustus 2019 Vol 6 No 3: Juni 2019 Vol 6 No 2: April 2019 Vol 6 No 1: Februari 2019 Vol 5 No 6: Desember 2018 Vol 5 No 5: Oktober 2018 Vol 5 No 4: Agustus 2018 Vol 5 No 3: Juni 2018 Vol 5 No 2: April 2018 Vol 5 No 1: Februari 2018 Vol 4 No 4: Desember 2017 Vol 4 No 3: September 2017 Vol 4 No 2: Juni 2017 Vol 4 No 1: Maret 2017 Vol 3 No 4: Desember 2016 Vol 3 No 3: September 2016 Vol 3 No 2: Juni 2016 Vol 3 No 1: Maret 2016 Vol 2, No 2 (2015) Vol 2 No 2: Oktober 2015 Vol 2, No 1 (2015) Vol 2 No 1: April 2015 Vol 1, No 2 (2014) Vol 1 No 2: Oktober 2014 Vol 1, No 1 (2014) Vol 1 No 1: April 2014 More Issue