cover
Contact Name
Teti Estiasih
Contact Email
-
Phone
+62341580106
Journal Mail Official
jpathp@ub.ac.id
Editorial Address
Jl. Veteran Malang 65145 Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pangan dan Agroindustri
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 26852861     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.jpa
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 2: April 2023" : 6 Documents clear
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN KANDUNGAN KUERSETIN EKSTRAK DAUN DAN BATANG MELATI KOSTA Melanie Melanie; Marchelina Welma Salenussa; Lydia Ninan Lestario
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 11 No. 2: April 2023
Publisher : Department of Food Science and Biotechnology, Faculty of Agriculture Technology, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2023.011.02.6

Abstract

Melati kosta (Brunfelsia uniflora) adalah tanaman yang mengandung senyawa antioksidan dan kuersetin sebagai penangkal radikal bebas untuk kanker. Beberapa bagian seperti daun dan batang melati kosta diperkirakan memiliki aktivitas antioksidan dengan adanya klorofil pada daun dan tanin pada batang. Pada penelitian akan meneliti (%) penghambatan, IC50, dan kadar kuersetin yang dapat dipergunakan sebagai antioksidan menggunakan metode maserasi bertingkat (KCKT). Proses awal menentukan panjang gelombang dari spektrofotometer UV-VIS kemudian dilanjutkan dengan penentuan aktivitas antioksidan dan kadar kuersetin. Hasil menunjukkan bahwa kadar kuersetin tanaman melati kosta memiliki kandungan sebesar 0.18% pada daun melati kosta dan 0.017% pada batang melati kosta. Aktivitas antioksidan pada ekstrak etanol batang melati kosta pada maserasi III menghasilkan persen terbesar yaitu 46% dengan konsentrasi 18146 ppm. Pada penelitian ini tidak dapat menghasilkan IC50 untuk aktivitas antioksidannya dari semua maserasi tetapi terdapat kandungan kuersetin sebesar 0.18% sehingga aktivitas antioksidan pada batang dan tanaman melati kosta tidak dapat menangkal radikal bebas dengan kadar IC50 > 500 ppm.  
KAJIAN KUALITAS FISIK EDIBLE STRAW DARI PATI UBI JALAR KUNING (Ipomea batatas L.) Indah Lestari; Dedin Finatsiyatull Rosida; Luqman Agung Wicaksono
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 11 No. 2: April 2023
Publisher : Department of Food Science and Biotechnology, Faculty of Agriculture Technology, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2023.011.02.1

Abstract

Sedotan (Straw) merupakan alat bantu minum berbentuk tabung tanpa tutup, lentur, bertekstur halus, dan terbuat dari plastik berjenis polypropylene dan polystyrene. Bahan sedotan ini dapat didaur ulang, namun masalah khususnya di Indonesia, untuk menunggu daur ulang akan menyebabkan penumpukan sampah. Penumpukan sampah yang terlalu lama akan menyebabkan pencemaran. Solusi terbaiknya menggunakan sedotan yang dapat dimakan. Inovasi edible straw bertujuan untuk menggantikan sedotan plastik yang tidak berbahaya untuk konsumsi serta ramah lingkungan. Pati ubi jalar kuning adalah hidrokoloid bisa digunakan untuk pembuatan edible straw dengan gliserol sebagai plasticizer. Penelitian ini menggunakan RAL atau Rancangan Acak Lengkap berdasarkan dua faktor. Faktor I konsentrasi pati ubi jalar kuning (3%, 4%, 5%) dan faktor II konsentrasi gliserol (20%, 25%, 30%). Analisa data menggunakan uji lanjut DMRT  5% dan ANOVA 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edible straw memiliki kadar air (12.56%–14.37%), ketebalan (0.58 mm–0.80 mm), daya serap air (27.82%–36.59%) dan uji ketahanan air (63.41%–72.18%).
RESEARCH OF PHYSICO-CHEMICAL PROPERTIES OF “JAMU” POWDER FROM MORINGA LEAF, BELUNTAS LEAF, AND NONI LEAF EXTRACTS Angelica Apnia Priyambodo; Dedin Finatsiyatull Rosida
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 11 No. 2: April 2023
Publisher : Department of Food Science and Biotechnology, Faculty of Agriculture Technology, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2023.011.02.2

Abstract

Jamu has been used by Indonesian people for generations. Noni, Moringa, and Beluntas leaves have the potential to be utilized as herbal medicine because they contain natural antioxidants such as alkaloids, anthraquinones, tannins, flavanoids. ascorbic acid, and phenolics. Maltodextrin and gum arabic are fillers commonly used in the manufacture of powdered beverages. Gum arabic has a great emulsifying property, but it is relatively expensive. Meanwhile, maltodextrin is a good encapsulant, but its properties as an emulsifier are not good. The purpose of this research was to determine the effect herbal leaf sources (moringa, noni, beluntas) as well as the proportion of maltodextrin and gum arabic on the physical and chemical properties of herbal powder drinks. This research used a 2 Factorial Completely Randomized Design (CRD) with 2 (two) replicates. The results obtained in herbal powder drinks have a moisture content of 3.05-4.05%, ash content of 0.35-1.24%, vitamin C content of 39.45-210.59 mg/100g, solubility of 78.94- 82.91%.
ORGANOLEPTIC ANTIOXIDANT ACTIVITY, AND VITAMIN C ANALYSIS ON JAMBLANG (Syzygium cumini L.) SEEDS COFFEE Fitri Komala Sari; Putri Verrany Dheasandra; Lulu’ Luthfiya; Nur Aini Mahmudah; Sofiatun Annayah; Ashifa Purnama Putri
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 11 No. 2: April 2023
Publisher : Department of Food Science and Biotechnology, Faculty of Agriculture Technology, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2023.011.02.3

Abstract

One of Indonesia's natural resources, jamblang (Syzygium cumini L.) seed, which is a byproduct of jamblang fruit, contains antioxidants and can be used to make jamblang seed coffee. With a fully randomized design, the aim of this study was to evaluate the level of liking, antioxidant activity, and vitamin C in jamblang seed coffee (RAL). Data that has been collected, statistically tested using Duncan's Multiple Range Test (DMRT). The two degrees of treatment in this study are roasting jamblang seeds for either 10 or 20 minutes, with robusta coffee serving as the control. Various roasting times of jamblang coffee beans result in different antioxidant and vitamin C levels jamblang coffee beans cooked for 10 minutes have higher levels of both.
PENGARUH PROPORSI DAGING AYAM DAN TEPUNG BELALANG KEMBARA TERHADAP SIFAT FISIKO-KIMIA DAN ORGANOLEPTIK NUGGET Annastasia Milenia Mako Usfinit; Herianus Justhianus Dominggus Lalel; Zainal Abidin; Yuliana Tandi Rubak; Melycorianda Hubi Ndapamuri
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 11 No. 2: April 2023
Publisher : Department of Food Science and Biotechnology, Faculty of Agriculture Technology, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2023.011.02.4

Abstract

Belalang kembara merupakan hama yang sangat merugikan pertanian pada beberapa kabupaten di NTT setiap tahunnya. Pengendalian belalang melalui pemanfaatan potensi pangan serangga ini dapat menjadi solusi ekonomis bagi masyarakat. Belalang diketahui merupakan salah satu sumber pangan kaya protein. Konsumsi belalang dalam bentuk produk olahan seperti nugget dapat menjadi introduksi awal pemanfaatan belalang.  Penelitian pengembangan nugget dilakukan dengan 5 perlakuan, yaitu A1 (100% daging ayam), A2 (75%daging ayam, da:25% tepung belalang, tb), A3 (67.5% da:32.5% tb), A4 (50% da:50% tb), dan A5 (100% tb) dalam rancangan acak lengkap dengan 3 ulangan untuk dipelajari sifat fisiko-kimia dan organoleptiknya. Nugget perlakuan A2 memiliki prospek yang baik, terlihat dari respon panelis suka (skor 4) untuk semua sifat organoleptik, dengan kandungan gizi yang setara dengan nugget 100% daging ayam (A1), serta sifat fisik berupa warna dan tekstur yang baik. Peningkatan proporsi tepung belalang meningkatkan kandungan gizi terutama protein dari nugget, namun menurunkan skor kesukaan panelis dan warna internal nugget semakin gelap.
OPTIMASI FORMULA BISKUIT TEPUNG BUAH LINDUR DENGAN PEMANIS STEVIA DAN FRUKTOSA MENGGUNAKAN RESPONSE SURFACE METHODOLOGY Elma Zanubi Arifah Arifah; Jariyah Jariyah; Dedin Finatsiyatull Rosida
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 11 No. 2: April 2023
Publisher : Department of Food Science and Biotechnology, Faculty of Agriculture Technology, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2023.011.02.5

Abstract

Penelitian ini merupakan kelanjutan dari penelitian tepung buah lindur dan mocaf yang dibuat mejadi biskuit dengan menggunakan konsentrasi pemanis  stevia sebesar 2% dan sirup fruktosa 20% sebagai perlakuan terbaik berdasarkan nilai proksimat dan organoleptik menggunakan metode RAL. Namun untuk mengetahui konsentrasi yang tepat pada pemanis yang digunakan belum ada penelitian yang melakukan hal tersebut, sehingga penelitian ini dilakukan untuk menentukan proporsi optimum stevia dan fruktosa produk biskuit menggunakan Response Surface Methodology (RSM) dengan metode Central Composite Design (CCD) pada aplikasi Design Expert 13. Ada 2 faktor yang digunakan yaitu stevia (1.5%, 2%, 2.5%) dan fruktosa (15%, 20%, 25%) dengan 13 perlakuan dan analisis biskuit meliputi kadar air, karbohidrat, daya patah dan total gula. Hasil penelitian menunjukkan proporsi optimum yang terpilih dengan nilai desirability 0.667 adalah pemanis stevia 1.82%  dan fruktosa 15% dengan respon kadar air 3.01%, karbohidrat 89.89%, daya patah 10.34N dan total gula 7.41%.

Page 1 of 1 | Total Record : 6