p-Index From 2021 - 2026
6.103
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknologi Pangan dan Gizi Agrointek Jurnal Teknologi Pangan Jurnal Pangan dan Agroindustri Jurnal Teknologi Pertanian AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian Argipa (Arsip gizi dan Pangan) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Indonesian Journal of Agricultural Research Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Food Science and Technology Journal (Foodscitech) Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat FONDATIA Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Agroteknika Advances in Food Science, Sustainable Agriculture and Agroindustrial Engineering (AFSSAAE) PRIMA: Journal of Community Empowering and Services Journal of Food Technology and Agroindustry Journal of Management and Bussines (JOMB) Nusantara Science and Technology Proceedings International Journal of Eco-Innovation in Science and Engineering (IJEISE) Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia International Journal on Food, Agriculture and Natural Resources (IJFANRES) International Journal of Community Service AKM: Aksi Kepada Masyarakat AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Jurnal Pengbdian Teknik Mesin Jurnal Teknologi Pangan Mudabbir: Journal Research and Education Studies Jurnal Pengabdian Pelitabangsa Tekmulogi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mesada: Journal of Innovative Research
Claim Missing Document
Check
Articles

VCO (Virgine Coconut Oil) Preparation by Enzymatic Method Using Crude Papain Winarti, Sri; Jariyah, Jariyah; Purnomo, Yudi
Jurnal Teknologi Pertanian Vol 8, No 2 (2007)
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.384 KB)

Abstract

Virgin Coconut Oil (VCO) is the pure oil from fresh coconut fruits, made with low temperature/without heating. This oil contains lauric acid of 48%, a type of MCFA (Medium Saturated Chain Fatty Acid). This fatty acid is easily absorbed in metabolism and produces energy, but does not induce cholesterol rise. The purpose of crude papain addition is to increase the hydrolysis rate of protein stabilized emulsion in coconut emulsion. The purpose of this research is to find out the optimum crude papain concentration and incubation temperature in VCO preparation. Experimental design employed in this research is Randomized Complete Design with 2 factors; i.e. crude papain concentration (0,02%; 0,04%; 0,06% and 0,08%) and incubation temperature (room temperature, 40 °C and 50 °C), each combination is repeated twice. The results of this research show that the optimum crude papain concentration is 0,06% and incubation temperature is 40°C.  In this condition, the yield of VCO is 49,07%, water content of 0,25 %, saponification number of 258,67 mg KOH/gram, free fatty acid content of 0,38%, iodine value of 8,36 mg/gram, peroxide value of 0,70 meq/kg, lightness (L) of 0,2; a* of 0,3 and b* of 2,0.Key word: VCO, crude papain, incubation temperature, enzymatic method
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA PERMEN JELLY BUAH PEDADA (Soneratia caseolaris) Sudaryati, Sudaryati Sudaryati; Jariyah, Jariyah Jariyah
REKAPANGAN Vol 11, No 1 (2017): REKAPANGAN
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah pedada melimpah saat panen raya dan banyak yang belum dirmanfaatkan secara optimal, bahkanterbuang percuma. Padahal buah tersebut mengandung sejumlah komponen yang bermanfaat diantaranya vitaminC dan pektin. Salah satu upaya untuk memanfaatkan buah pedada ialah dengan mengolah menjadi produk panganyang dapat di konsumsI. Salah satu produk dari bahan buah pedada adalah permen jelly. Permen Jelly merupakanpermen yang dibuat dari sari buah dan bahan pembentuk gel, yang berpenampilan jernih transparan sertamempunyai tekstur dengan kekenyalan tertentu. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh proporsisukrosa:glukosa dan penambahan gelatin terhadap kualitas permen jelly buah pedada. Penelitian ini menggunakanrancangan acak lengkap pola faktorial dengan dua faktor. Faktor I adalah proporsi sukrosa:glukosa 60:40, 50:50dan 40:60, sedangkan Faktor II adalah penambahan Gelatin 10%, 15% dan 20%. Analisis data menggunakanAnova (Analysis of Varian) dan kalau terjadi beda nyata dilakukan uji lanjut dengan menggunakan Uji BerjarakDuncan (DMRT). Berdasarkan hasil penelitian, perlakuan terbaik adalah perlakuan proporsi sukrosa:glukosa 60:40dan penambahan gelatin 10% yang menghasilkan permen jelly dengan kadar air 19,47, kadar abu 0,67, gulareduksi 9,61 %, kekuatan gel 35,72 g/cm3, vitamin C 7,03 ppm, kadar sukrosa 19,12 %. dan nilai kesukaan rasa105 , warna 107 , tekstur 108,5Katakunci : Permen jelly, buah pedada,sukrosa,glukosa, gelatin
SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK KERIPIK SIMULASI TALAS (KAJIAN PROPORSI TALAS:TEPUNG TAPIOKA DAN PENAMBAHAN NaHCO 3) JURNAL TEKNOLOGI PANGAN, Rosida; JURNAL TEKNOLOGI PANGAN, Jariyah; O.W, Pamungkas
REKAPANGAN Vol 10, No 2 (2016): REKAPANGAN
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKeripik simulasi adalah keripik yang dibuat dari bahan baku tepung melaluiproses pengadonan tepung, pembuatan lembaran tipis, pencetakaan lembaran danpenggorengan Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh proporsitalas:tapioka dan penambahan Natrium Bikarbonat sehingga diperoleh produk yangbermutu dan dapat diterima oleh konsumen.Penelitian ini menggunakan RancanganAcak Lengkap (RAL) dengan dua faktor, faktor pertama adalah proporsi talas:tapiokayaitu (90:10), (80:20), (70:30) dan faktor kedua adalah konsentrasi Natrium Bikarbonat1%; 2% dan 3% dan masing-masing faktor diulang sebanyak tiga kali. Hasil analisismenunjukkan perlakuan terbaik proporsi talas:tapioka (80:20) dengan penambahanNaHCO3 2% yang menghasilkan keripik simulasi talas dengan kadar air 11,27%, pati52,38%, serat kasar 2,39%, rendemen 62,57%, volume pengembangan 143,33, dayapatah 2,92 N/cm2. Hasil uji hedonik menunjukkan total ranking kerenyahan 79 (suka),warna 80 (suka), dan rasa 71 (agak suka).Kata kunci : talas, tapioka, NaHCO3, ebi, keripik simulasiABSTRACTChips Simulation is chips Made From raw material powder through process ofkneading flour, Thin Sheet Making, pencetakaan Gazette and frying Research Singeraims to review study the effect of the proportion of taro: tapioca and disposals Sodiumbicarbonate so Products Quality and can be received by customer. The singerresearch using completely randomized design (CRD) with prayers factors, first factor isthe proportion of taro: Namely tapioca (90:10), (80:20), (70:30) And the second factoris the concentration of sodium bicarbonate 1%; 2% and 3% and each factor wasrepeated three times. Best treatment analysis showed the proportion of taro: tapioca(80:20) with disposals NaHCO3 2% The yield taro chips Simulation with air content of11.27%, 52.38% starch, crude fiber 2.39%, the yield of 62.57% Volume development143.33, broken power of 2.92 N / cm2. Hedonic test results show ranked numberkerenyahan 79 (Suka), color 80 (Suka), and taste 71 (Kinda Like).Keywords: taro, tapioca, NaHCO3, dried shrimp, chips Simulation
PENERAPAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN TEPUNG BUAH MANGROVE JENIS PADADA (SONNERATIA CASEOLARIS) PADA KELOMPOK TANI MANGROVE DI WONOREJO TIMUR SURABAYA (Technology application of processing mangrove fruit flour species of pedada (Sonneratia caseolaris) on farmers JURNAL TEKNOLOGI PANGAN, Jariyah; Nurismanto, Rudi
REKAPANGAN Vol 10, No 2 (2016): REKAPANGAN
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMengingat semakin pentingnya arti kesehatan bagi masyarakat terutama dipedesaan, maka perlu ada langkah-langkah inovatif dalam mengembangkan sumberdaya lokal seperti buah mangrove jenis pedada. Kelompok tani mangrove “ KAMPUNGMINA MANGROVE” telah memanfaatkan buah pedada untuk sirup dan sisa hasilpengolahan berupa ampas diproses menjadi tepung dan diaplikasikan untuk produkmakanan. Namun produk tepung dari ampas tersebut tidak memiliki nilai fungsionalkarena salah proses pembuatannya. Sehingga melalui program PTbM ini akandilakukan proses pengolahan tepung pedada yang memiliki nilai fungsional. Metodeuntuk memfasilitasi peningkatan ketrampilan kelompok tani mangrove tersebut yaitumemberikan sosialisasi, pelatihan pengolahan tepung dan metode pendampingan.Pelatihan ini lebih mengedepankan partisipasi aktif kelompok tani mangrove sertamemberikan pendampingan untuk keberlanjutan kegiatan produksi tepung pedada.Hasil pelatihan menunjukkan bahwa kelompok tani mangrove terampil dalammenggunakan alat pengering kabinet yang awalnya dilakukan secara manual.Bertambahnya wawasan para kelompok tani mangrove tentang manfaat tepung buahpedada terhadap kesehatan, dan aplikasinya pada produk pangan. Metodependampingan dapat memberikan dampak dalam memproduksi tepung buah pedada.Kata kunci : teknologi pengolahan, tepung pedada, petani mangrove, Wonorejo TimurABSTRACTGiven the growing importance of health for society, especially in rural areas, itis necessary innovative steps in developing local resources such as mangrove fruitspecies of pedada. Farmers group of mangrove call "KAMPUNG MINA MANGROVE"has utilized pedada fruit to produce syrup, the waste product from it was processedinto the flour and applied to food products. However, flour products from the wastedidn’t have functional value because there were many mistake in the process, so thePTbM program that is the solution of it. Methods of program used to facilitate theincreasing skills of the mangrove farmer groups i.e., provide socialization, trainingprocessing of the flour mangove and mentoring activities. The training emphasizes theactive participation of farmers group mangrove as well as provide assistance to thesustainability of production activities pedada flour. The results showed that the farmersgroup of mangrove being skilled in operating cabinet dryer that previously wasmanually, the increase of knowledge about function of pedada flour toward health, andits application pedada flour in food products. Mentoring methods can provide producingpedada flour.Keywords: processing technology, pedada flour , mangrove farmers, Wonorejo Timur village
Evaluasi Sifat Fisikokimia Food bar dari Tepung Komposit (Pedada,Talas dan Kedelai ) Sebagai Alternatif Pangan Darurat Jariyah, Jariyah Jariyah; Basuki, Enny Karti; Pertiwi, Yolanda Ariesta
REKAPANGAN Vol 11, No 1 (2017): REKAPANGAN
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Food bar merupakan pangan berkalori tinggi dibuat dari campuran bahan pangan (blended food), diperkayadengan nutrisi, berbentuk padat dan kompak. Secara umum Food bar memiliki kandungan energi sebesar 2100kkal terdiri dari 35-45% lemak, 10-15% protein dan 40-50% karbohidrat. Penelitian ini bertujuan mengetahuipengaruh penambahan tepung pedada (20%), tepung talas dan tepung kedelai terhadap kualitas food bar yangdihasilkan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap 2 faktor, faktor pertama yaitu penambahantepung talas (30, 40 dan 50 gr) per 100gr bahan, sedangkan faktor kedua tepung kedelai (50, 40, dan 30 gr) per100 gr bahan. Parameter yang diamati yaitu kadar air, abu, karbohidrat, protein, jumlah kalori, daya patah, danuji organoleptik. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan program minitab v 17 One-Way Anova, dilanjutkandengan uji Tukey 5%. Hasil penelitian terbaik menunjukkan bahwa food bar dengan 50% tepung talas 30%tepung kedelai menghasilkan food bar dengan kriteria kadar air 3,32%, kadar abu 3,43%, kadar karbohidrat68,61%, kadar protein 10,81%, kadar lemak 21,65%, jumlah kalori 512,11 kkal dan daya patah 34,55 N. Hasil ujiorganoleptik dengan jumlah rangking terhadap rasa 116, warna 109,5, aroma 108,5 dan tekstur 113.Kata kunci : food bar, tepung pedada, tepung talas, tepung kedelai
Pembuatan Bakso Jamur (Kajian Jenis Bahan Pengisi dan Penambahan Sodium Tripolyphosphat) Yulistiani, Ratna; Jariyah, Jariyah; Triwardani, Intan
REKAPANGAN Vol 1, No 1 (2007): REKAPANGAN
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuatan Bakso Jamur (Kajian Jenis Bahan Pengisi dan Penambahan Sodium Tripolyphosphat)
Pembuatan Marmalade jeruk Bali (Kajian Proporsi Daging Buah : Albedo dan Penambahan Sukrosa) ,., Rosida; Wijayati, Dewi; ,., Jariyah
REKAPANGAN Vol 1, No 1 (2007): REKAPANGAN
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuatan Marmalade jeruk Bali (Kajian Proporsi Daging Buah : Albedo dan Penambahan Sukrosa)
BAKSO SINTETIS BAKSO SINTETIS DARI CAMPURAN GLUTEN TEMPE DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG TAPIOKA .,, Jariyah; H P, Sudaryati; Kurniawati, Lusiana
REKAPANGAN Vol 3, No 2 (2009): REKAPANGAN
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BAKSO SINTETIS BAKSO SINTETIS DARI CAMPURAN GLUTEN TEMPE DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG TAPIOKA
The Properties Study of Mangrove Fruit Flour Composited with Taro and White Uwi Tubers Jariyah, Jariyah; Sarofa, Ulya; Ratna, Rawiri Yunia
Food Science and Technology Journal (Foodscitech) Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Dr Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.503 KB) | DOI: 10.25139/fst.v3i2.3231

Abstract

This research is a part of research on the study of the glycemic index value of biscuit products from mangrove fruit flour with flour from various of tubers. The tubers used in this study were taro and white uwi. The types of mangrove fruit used were pedada and lindur. The starch content in taro tubers and white uwi can be used to make biscuits. It is known that both pedada (Sonneratia caseolaris) and lindur (Bruguiera ghymnorhiza) flour have anti-diabetic and anti-cholesterol properties. This study aims to analyze the characteristics of the biscuits from the formulation of a mixture of mangrove fruit flour with taro and white uwi tubers. This study used a one-factor completely randomized design with 10 levels of treatment, namely the proportion of mangrove fruit flour types of pedada and lindur and taro and white uwi tuber flour with the formula 0: 100, 10:90, and 20: 80. Biscuit product analysis parameters include proximate, organoleptic analysis, and glycemic index. Measurement of the glycemic index value was carried out in vivo using 22 respondents normal human, healthy, with a blood glucose of 80-100 mg / dL. Blood draws were carried out for 120 minutes at 30-minute intervals. The best biscuits were obtained in the formulation of pedada fruit : taro flour (20: 80), with criteria 84.07%, of yield,  3.72% of moisture content, 3.45% of ash, 4.33% of protein, 7.16% of fat, carbohydrates of 81.34%, 64.39% of starch, the dietary fiber content of 7.69%. Organoleptic test results showed 5.69 of color, the taste of 6.68, texture of 6.54, aroma of 7.13. In vivo test results obtained glycemic index values of 51.46, and glycemic load of 12.90
OPTIMASI EKSTRAKSI PEKTIN BUAH PEDADA (Sonneratia caseolaris) MENGGUNAKAN PELARUT Na2HPO4 (Disodium Phosphate) DENGAN METODE KURVA RESPON PERMUKAAN Wicaksono, Luqman Agung; Basuki, Enny Karti; Jariyah, Jariyah; Ayuninggar, Rizky Mayadita
Jurnal Teknologi Pangan dan Gizi Vol 19, No 2 (2020)
Publisher : Widya Mandala Surabaya Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jtpg.v19i2.2752

Abstract

Pada umumnya ekstraksi pektin menggunakan pelarut asam dengan pH optimum 1,5-3. Ekstraksi pektin buah pedada dengan menggunakan air dan HCl belum optimal dan tekstur pektin yang dihasilkan tidak sama dengan pektin komersial, sehingga perlu dilakukan ekstraksi dengan pelarut basa. Ekstraksi pektin dengan Na2HPO4 (disodium phosphate) belum banyak dilakukan, sehingga perlu adanya penelitian dengan menggunakan pelarut tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari kondisi optimum suhu dan waktu dalam ekstraksi pektin dari buah pedada yang ditentukan dari metode kurva respon permukaan atau response surface methodology (RSM). Berdasarkan hasil optimasi dari RSM diperoleh suhu dan waktu ekstraksi sebesar 55°C dan 47 menit dengan nilai desirabilitas sebesar 0,816, rendemen 8,49%, kadar air 8%, kadar asam galakturonat 71,32% dan derajat esterifikasi 25,03%.
Co-Authors ,., Rosida A, Yuniar Achmad Wahyu Hidayat Adiyani Parahita Lestari Alfiya Dewi Novanda Almira Dinar Dhiny Alodia Vestra Amelia Sofianty, Ardhia Putri Ananda Regita Olivira Andi Arif Rifa’i Andini, Dwi Anggita Ulfia Savitri anggreini, riski ayu Anugerah Dany Priyanto Anugerah Dany Priyanto Anugerah Dany Priyanto, Anugerah Dany Ayu Kartika, Ayu Ayuninggar, Rizky Mayadita Ayuningtyas, Diella Trisna Balo , Abhelia Indah Zabrinquds Surya Chusniyah, Atin Dedin Finatsiyatull Rosida Diapri, Syafian Putra Elma Zanubi Arifah Arifah Ely Kurniati Endang Yektiningsih, Endang Enny Karti Basuki Erza Alfida Martha Fathurrozi, Sherenita Azizah Febrian Lourenso Hangkaya Friska Aryanti Gilang Ramadhan H P, Sudaryati Hadi Munarko Heriyanto Heriyanto Ifwarisan Defri Ika Korika Swasti Irmawati Irmawati Isna Nugraha Juliani JURNAL TEKNOLOGI PANGAN, Rosida Kadek Bayu Darma Mahardika Kalaswari, Sita Karunia, SustiawanKarunia Kindriari Nurma Wahyusi Kurniawati, Lusiana Kusuma Wardhani Mas’udah Laras Sitoayu Lestari, Anisa Dwi Liza Md Salleh Luqman Agung Wicaksono Luthfi, Qi Ahmad Lylyana, Ade Marisa Kusuma Wardani Mohamad Irfan Afandy Ni Ketut Sari Nur Fitri Dian Pratiwi Nurul, Adinda O.W, Pamungkas Oktalydia, Shelly Panca Padila, Amanda Rezeki Pertiwi, Yolanda Ariesta Pudji W, Endang Purwadi MP. Ir Putra, Andre Yusuf Trisna Putri, Nur Dyah Bela Rachmawati, Shinta Dwi Ratna Yulistiani Ratna, Rawiri Yunia Rawiri Yunia Ratna Reda Rizal Rosida Rosida Rosida, Rosida Rudi Nurismanto Salsabila Ayu Sukma Sanjaya , Yushinta Aristina Saraswati, Avina Rachma Savitri, Anggita Ulfia Sembiring, Lisa Seprina Br. Septi N D Serly Safitri Setyandari Ayu Larasati Shafira Suci Utami Silvana Dwi Nurherdiana Sopadeo, Peter Adeye Sri Djajati Sri Djajati Sri Winarti Sudaryati, Sudaryati Sudaryati Suprianti, Lilik Triwardani, Intan Ulya Sarofa Ulya Sarofa Ulya Sarofa Wardani, Marisa Kusuma Wijayati, Dewi Wildan Naufal Esfandiar Winarti, Sri Yolandra Hibatullah Isnaini Yushinta Aristina Sanjaya Zahfa, Faiz