cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.teknologi.pertanian@gmail.com
Editorial Address
Jl. Veteran Malang 65145 Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pertanian
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 14115131     EISSN : 25282794     DOI : -
Jurnal Teknologi Pertanian diterbitkan oleh Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya untuk penyebarluasan hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari dalam dan luar Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya. Jurnal Teknologi Pertanian terbit tiga kali dalam setahun, memuat tulisan hasil penelitian yang termasuk dalam lingkup disiplin ilmu pengetahuan yang terkait dengan Ilmu-ilmu Teknologi Pertanian guna menunjang pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pembangunan nasional.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 16, No 2 (2015)" : 8 Documents clear
ANALISIS PENGAWASAN DAN KOMPETENSI MELALUI KINERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA PT. EAST WEST SEED INDONESIA Fitria, Fitria; Utami, Merry Muspita Dyah; Iskandar, Ridwan
Jurnal Teknologi Pertanian Vol 16, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.585 KB)

Abstract

Perusahaan PT. East West Seed Indonesia adalah perusahaan benih sayuran lokal yang memiliki tenaga ahli dalam perkembangan produksi benih dan menciptakan benih–benih sayuran unggul, memiliki mitra, dan karyawan yang siap dan mampu dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja karyawan PT. East West Seed dengan kinerja sebagai variabel antara. Penelitian ini merupakan penelitian penjelasan dengan menggunakan analisis SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan tidak berpengaruh signfikan terhadap kinerja karyawan PT. East West Seed Indonesia dengan nilai CR= 0.870 dan P value= 0.38. Kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan PT. East West Seed Indonesia dengan nilai CR= 7.456 dan P value= 0.000. Pengawasan berpengaruh langsung dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT. East West Seed Indonesia dengan nilai CR= 3.30 dan P value= 0.000. Kompetensi tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT. East West Seed Indonesia dengan nilai CR=-0.11 dan P value= 0.91. Kinerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT. East West Seed Indonesia dengan nilai CR= 3.06 dan P value= 0.002
SINTESIS TRIGLISERID RANTAI SEDANG MELALUI ESTERIFIKASI ENZIMATIS GLISEROL DAN ASAM LAURAT DARI MINYAK INTI SAWIT Wibowo, Tri Yogo; Handayani, Wiwik; Astuti, Astuti; Setianto, Wahyu B
Jurnal Teknologi Pertanian Vol 16, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.341 KB)

Abstract

Minyak inti sawit (PKO) merupakan minyak yang diolah dari kernel sawit. Minyak ini mengandung asam lemak rantai sedang seperti asam kaprilat, asam kaprat, asam kaproat, dan asam laurat, dimana asam lemak ini dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan bahan kimia yang banyak manfaatnya seperti trigliserid rantai sedang (medium chain triglyceride). Produk MCT telah dimanfaatkan untuk pengobatan penderita HIV, kanker, gangguan jantung, dan gangguan pada pencernaan. Rancangan percobaan Box-Behnken dipakai untuk menguji parameter proses pada produksi medium chain triglyceride (MCT) dari asam laurat melaui proses esterifikasi enzimatis menggunakan katalis enzim Rhizomucor miehei. Parameter esterifikasi yang diuji mencakup rasio mol gliserol dan asam laurat, suhu reaksi dan waktu reaksi. Produk MCT mencapai nilai terbaik pada kondisi operasi rasio mol gliserol dengan asam laurat 1:6, selama 6 jam, dan pada suhu 60 °C dengan rendemen MCT 48.81% dan konversi asam laurat sebesar 88.19%. Sementara itu, konversi terendah dihasilkan pada kondisi operasi selama 24 jam, pada suhu 55 °C dan rasio mol gliserol dengan asam laurat 1:9 dengan konversi hanya 24%
FORMULASI LARU ANGKAK (PENGARUH JENIS BAHAN PENGISI TERHADAP VIABILITAS MONASCUS PURPUREUS DAN KADAR LOVASTATIN ANGKAK HASIL FERMENTASI) Zubaidah, Elok; Nadzira, Nadzira; Sriherfyna, Feronika Heppy
Jurnal Teknologi Pertanian Vol 16, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.776 KB)

Abstract

Angkak merupakan produk fermentasi beras menggunakan kapang Monascus purpureus. Proses pembuatan angkak membutuhkan waktu yang cukup lama. Penambahan kultur jamur dalam bentuk laru diduga mampu mempercepat proses fermentasi angkak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis dan konsentrasi bahan pengisi terhadap viabilitas Monascus purpureus dan lovastatin angkak hasil fermentasi laru. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial dengan 2 faktor yaitu jenis bahan pengisi (tepung beras, tepung maizena, dan tepung tapioka) dan konsentrasi bahan pengisi (0%, 10%, 20%, dan 30%). Data dianalisa secara statistik menggunakan ANOVA dengan selang kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahan pengisi berupa tepung beras konsentrasi 10% merupakan perlakuan terbaik, jumlah Monascus purpureus 6.22 LOG CFU/g dan kadar air laru 7.34%. Angkak hasil fermentasi laru dengan kombinasi perlakuan tesebut memiliki intensitas pigmen merah 1.73 AU, kadar lovastatin 29.75 mg/100 g, derajat kecerahan 45.96, derajat kemerahan 19.53 dan kadar air 7.35%.
KINERJA ALSIN SANGRAI KOPI TIPE FLUIDISASI DAN UJI KUALITAS KOPI SANGRAI Widodo, Wahyu Eko; Atmaji, Gigih; Yohanes, Heryoki; Astuti, Astuti
Jurnal Teknologi Pertanian Vol 16, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.79 KB)

Abstract

Citarasa kopi merupakan aspek utama dalam menentukan kualitas kopi. Banyak hal yang mempengaruhi citarasa kopi yaitu jenis, lokasi tumbuh, iklim, proses panen dan pasca panen, proses sangrai, grinding dan cara seduhan. Proses sangrai kopi bertujuan untuk mengembangkan aroma dan rasa kopi dengan karakteristik tertentu dan memudahkan proses grinding dan ekstraksi, tetapi dengan proses sangrai yang benar akan diperoleh kopi sangrai yang mempunyai aktivitas antioksidan. Secara umum terdapat dua tipe utama sangrai kopi yaitu silinder berputar dan fluidisasi. Pusat Teknologi Agroindustri (PTA) - BPPT telah merancang bangun mesin sangrai model fluidisasi dengan kapasitas 500 g/batch. Sangrai kopi tipe fluidisasi menggunakan udara panas bertekanan untuk mengaduk dan menyangrai kopi, perpindahan panas dominan secara konveksi, sedangkan silinder berputar dominan konduksi. Kopi yang digunakan adalah Kopi Arabika Java Sindoro Sumbing. Pengujian dilakukan untuk 4 jenis kopi Natural, dry, Honey dan Labu dengan 3 derajat kematangan yang berbeda yaitu Light (200 °C), Medium (220 °C), dan Dark (230 °C). Hasil pengujian proses sangrai menunjukkan kinerja alsin bekerja dengan baik, ditunjukkan dengan konsistensi profil temperatur selama proses sangrai dan produk yang dihasilkannya. Semua Proses roasting dengan derajat kematangan, Light roasting (200 °C) menghasilkan kopi dengan nilai citarasa diatas 80 (kategori specialty). Sebagai pembanding digunakan kopi jenis dry, yang diproses menggunakan rotating cylinder dengan derajat kematangan Light. Hasil pengukuran aktivitas antioksidan tipe fluidisasi menghasilkan 51%, sedang tipe Silinder Berputar 43% atau selisih 8%, sementara hasil uji cita rasa tidak menunjukkan perbedaan yang berarti, nilai total tipe fluidisasi 84.13, dan silinder berputar 84.38. 
STUDI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN CUKA SALAK DARI BERBAGAI VARIETAS BUAH SALAK (Salacca zalacca) Zubaidah, Elok; Austin, -; Sriherfyna, Feronika Heppy
Jurnal Teknologi Pertanian Vol 16, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.128 KB)

Abstract

Buah salak adalah salah satu buah tropis asli Indonesia yang tersebar di berbagai daerah nusantara dan panen sepanjang tahun. Buah salak memiliki kandungan fenol yang tinggi sebesar 274.56 ± 3.21 mg/100 g. Namun, daya simpan buah salak terbatas sehingga perlu dilakukan alternatif pengolahan menjadi cuka. Cuka adalah produk hasil fermentasi alkohol oleh yeast dan fermentasi asam asetat oleh bakteri asam asetat. Varietas buah salak sangat beragam namun belum diketahui varietas yang menghasilkan cuka dengan aktivitas antioksidan tertinggi. Cuka salak berpotensi memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi karena kandungan total fenol dan asam-asam organik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 faktor yaitu varietas salak (Pondoh, Suwaru, Gula Pasir, Madu, dan Bangkalan) yang diulang 3 kali sehingga diperoleh 15 satuan percobaan. Hasil perlakuan terbaik dengan aktivitas antioksidan tertinggi yaitu cuka salak Suwaru dengan karakteristik total asam sebesar 1.046%, pH 2.94, total gula 0.126%, TPT 3.27 ◦Brix, total fenol 233 mg/L GAE, aktivitas antioksidan 68.113%, dan kadar alkohol 0%.
PENGARUH MOTIVASI, KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA DENGAN KEPUASAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI PTPN X JEMBER Widyawatiningrum, Endang; Suryadi, Ujang; Rizal, Rizal
Jurnal Teknologi Pertanian Vol 16, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.817 KB)

Abstract

Sebuah organisasi yang kompetitif memerlukan dukungan dari semua sumber daya yang ada untuk meningkatkan kinerja dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis adanya pengaruh motivasi, kepemimpinan, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan PTPN X Kebun Ajong Gayasan Jember melalui kepuasan kerja. Sebagai objek penelitian ini adalah karyawan tetap dan sementara PTPN X Kebun Ajong Gayasan Jember, dengan sampel 154 karyawan yang menjadi responden. Berdasarkan analisis menggunakan SEM, menunjukkan bahwa motivasi dan budaya organisasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan di PTPN X Kebun Ajong Gayasan Jember sementara kepemimpinan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan di PTPN X Kebun Ajong Gayasan Jember. Motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja di PTPN X Kebun Ajong Gayasan Jember sedangkan kepemimpinan dan budaya organisasi berpengaruh signifikan. Kepuasan berpengaruh signifikan terhadap kinerja di PTPN X Kebun Ajong Gayasan Jember.
DETEKSI GELATIN BABI PADA SOFT CANDY MENGGUNAKAN METODE PCR-RFLP SEBAGAI SALAH SATU PEMBUKTIAN KEHALALAN PANGAN Fadlurrahman, -; Wardani, Agustin Krisna; Widyastuti, Endrika
Jurnal Teknologi Pertanian Vol 16, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.036 KB)

Abstract

Gelatin merupakan salah satu bahan tambahan pangan yang banyak digunakan dalam pembuatan soft candy sebegai agen pembentuk gel. Namun, gelatin yang digunakan masih diragukan kehalalannya dikarenakan lebih dari 40% produksi gelatin menggunakan komponen babi sebagai bahan baku. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan gelatin babi pada softcandy menggunakan metode PCR (Polymerase Chain Reaction) yang disempurnakan dengan metode RFLP (Restriction Fragment Lenght Polymorphism). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak sepuluh jenis soft candy yang dilakukan proses ekstraksi DNA terlebih dahulu sebelum dilakukan metode deteksi PCR-RFLP. Proses PCR menggunakan primer yaitu Cyt B (Cytochrome B) yang akan mengamplifikasi DNA homolog babi. Sampel yang berhasil teramplifikasi dilanjutkan dengan proses RFLP menggunakan enzim BseD1 untuk membedakan antara DNA babi dengan DNA homolognya. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa suhu opti-mum dari proses annealing PCR sebesar 49 °C, tujuh dari sepuluh sampel berhasil diamplifikasi dengan ukuran DNA sebesar 359 bp (base pair), sedangkan tiga sampel tidak berhasil diampli-fikasi karena kurang tepatnya proses isolasi yang dilakukan. Tiap sampel tidak menunjukkan adanya fragmentasi DNA dengan ukuran 228 bp dan 131 bp saat dilakukannya proses RFLP. Hal tersebut menunjukkan bahwa tujuh dari sepuluh sampel tidak mengandung gelatin babi dan tiga sampel yang tidak berhasil diamplifikasi perlu dilakukan proses ekstraksi ulang dengan menggunakan metode lain yang lebih tepat.
PENGEMBANGAN PRODUK KERUPUK JAMBU BIJI MERAH (PSIDIUM GUAJAVA L.) SKALA UMKM Wiyono, Andi Eko; Herlina, Herlina; Yuwanti, Sih
Jurnal Teknologi Pertanian Vol 16, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.292 KB)

Abstract

Kerupuk jambu biji merah merupakan bentuk diversifikasi produk yang dapat meningkatkan keragaman jenis kerupuk. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh proporsi terigu dan tapioka dengan bubur jambu biji merah terhadap karakteristik organoleptik kerupuk jambu biji merah, mengetahui karakteristik fisik dan kimianya, sehingga dapat dirancang sebuah model bisnis dan layak secara finansial. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor ganda yaitu proporsi terigu dan tapioka dengan bubur jambu biji merah. Hasil uji organoleptik dianalisis menggunakan sidik ragam (5%) dan penentuan tiga perlakuan yang paling disukai panelis menggunakan pembobotan, sedangkan penentuan perlakuan terbaik menggunakan uji efektivitas. Perlakuan terbaik adalah A2B2 (proporsi terigu dan tapioka 15%:85% dengan bubur jambu biji merah 50%). Karakteristik fisik kerupuk jambu biji merah goreng terbaik yaitu rendemen 77.82%, kecerahan 67.23, dan daya kembang 101.48%. Karakteristik kimianya yaitu kadar air 3.80%, kadar abu 0.40%, kadar lemak 7.75%, dan kadar vitamin C 8.34 mg/100 gr. Model bisnis kanvas terbaik pada value proposition yaitu memberikan energi dan vitamin C, aman, berstiker, unik dan renyah, dan menggunakan minyak yang baik; customer segment yaitu seluruh wilayah Kabupaten Jember, pelajar, pria dan wanita dewasa; revenue stream yaitu penjualan melalui retailer terutama di sekolah; channels yaitu direct selling dan retailer. Produksi kerupuk jambu biji merah dinyatakan layak dengan kriteria NPV Rp 90,712,874, IRR 43.14%, PP 2 tahun 2 bulan 24 hari, BEP 200688 bungkus senilai Rp 83,620,009, dan B/C rasio 2.13

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 26 No. 2 (2025) Vol. 26 No. 1 (2025) Vol. 25 No. 3 (2024) Vol. 25 No. 2 (2024) Vol. 25 No. 1 (2024) Vol. 24 No. 3 (2023) Vol. 24 No. 2 (2023) Vol. 24 No. 1 (2023) Vol. 23 No. 3 (2022) Vol. 23 No. 2 (2022) Vol. 23 No. 1 (2022) 6th International Conference on Green Agro-industry and Bioeconomy (ICGAB) July 2022 - Special Issue Vol. 22 No. 3 (2021) Vol 22, No 2 (2021) Vol 22, No 1 (2021) Vol. 22 No. 1 (2021) Vol. 21 No. 3 (2020) Vol 21, No 3 (2020) Vol 21, No 2 (2020) Vol 21, No 1 (2020) Vol 20, No 3 (2019) Vol 20, No 2 (2019) Vol 20, No 1 (2019) Vol 19, No 3 (2018) Vol 19, No 2 (2018) Vol 19, No 2 (2018) Vol 19, No 1 (2018) Vol 19, No 1 (2018) Vol 18, No 3 (2017) Vol 18, No 3 (2017) Vol 18, No 2 (2017) Vol 18, No 2 (2017) Vol 18, No 1 (2017) Vol 18, No 1 (2017) Vol 17, No 3 (2016) Vol 17, No 3 (2016) Vol 17, No 2 (2016) Vol 17, No 2 (2016) Vol 17, No 1 (2016) Vol 17, No 1 (2016) Vol 16, No 3 (2015) Vol 16, No 3 (2015) Vol 16, No 2 (2015) Vol 16, No 2 (2015) Vol 16, No 1 (2015) Vol 16, No 1 (2015) Vol 15, No 3 (2014) Vol 15, No 3 (2014) Vol 15, No 2 (2014) Vol 15, No 2 (2014) Vol 15, No 1 (2014) Vol 15, No 1 (2014) Vol 14, No 3 (2013) Vol 14, No 3 (2013) Vol 14, No 2 (2013) Vol 14, No 2 (2013) Vol 14, No 1 (2013) Vol 14, No 1 (2013) Vol 13, No 3 (2012) Vol 13, No 3 (2012) Vol 13, No 2 (2012) Vol 13, No 2 (2012) Vol 13, No 1 (2012) Vol 13, No 1 (2012) Vol 12, No 3 (2011) Vol 12, No 3 (2011) Vol 12, No 2 (2011) Vol 12, No 2 (2011) Vol 12, No 1 (2011) Vol 12, No 1 (2011) Vol 11, No 3 (2010) Vol 11, No 3 (2010) Vol 11, No 2 (2010) Vol 11, No 2 (2010) Vol 11, No 1 (2010) Vol 11, No 1 (2010) Vol 10, No 3 (2009) Vol 10, No 3 (2009) Vol 10, No 2 (2009) Vol 10, No 2 (2009) Vol 10, No 1 (2009) Vol 10, No 1 (2009) Vol 9, No 3 (2008) Vol 9, No 3 (2008) Vol 9, No 2 (2008) Vol 9, No 2 (2008) Vol 9, No 1 (2008) Vol 9, No 1 (2008) Vol 8, No 3 (2007) Vol 8, No 3 (2007) Vol 8, No 2 (2007) Vol 8, No 2 (2007) Vol 8, No 1 (2007) Vol 8, No 1 (2007) Vol 7, No 3 (2006) Vol 7, No 3 (2006) Vol 7, No 2 (2006) Vol 7, No 2 (2006) Vol 7, No 1 (2006) Vol 6, No 3 (2005) Vol 6, No 3 (2005) Vol 6, No 2 (2005) Vol 6, No 2 (2005) Vol 6, No 1 (2005) Vol 6, No 1 (2005) Vol 5, No 3 (2004) Vol 5, No 2 (2004) Vol 5, No 2 (2004) Vol 5, No 1 (2004) Vol 5, No 1 (2004) Vol 4, No 3 (2003) Vol 4, No 3 (2003) Vol 4, No 2 (2003) Vol 4, No 1 (2003) Vol 4, No 1 (2003) Vol 3, No 2 (2002) Vol 3, No 2 (2002) Vol 3, No 1 (2002) Vol 3, No 1 (2002) Vol 2, No 3 (2001) Vol 2, No 3 (2001) Vol 2, No 2 (2001) Vol 2, No 2 (2001) Vol 2, No 1 (2001) Vol 2, No 1 (2001) Vol 1, No 3 (2000) Vol 1, No 3 (2000) More Issue