cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Habitat
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 08535167     EISSN : 23382007     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 291 Documents
PROGRAM AKSI DESA MANDIRI PANGAN: (Proses Pelaksanaan dan Dampaknya terhadap kondisi Sosial Ekonomi Rumahtangga Miskin di Desa Tamanasri, Kabupaten Pacitan) Hidayat, Kliwon; Nugraha, Jefri Putri
HABITAT Vol 22, No 2 (2011)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.417 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pelaksanaan Program Aksi Desa Mandiri Pangan dan (2) menganalisis dampak dari pelaksanaan program tersebut terhadap kondisi pangan rumah tangga miskin. Penelitian dilakukan di Desa Tamanasri, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan. Metode survai longitudinal digunakan dalam penelitian ini. Data kondisi rumahtangga pada awal program diperoleh dari data DDRT dan Survai Rumah Tangga. Sementara itu data kondisi rumahtangga  akhir program dikumpulkan  dari rumahtangga yang sama dengan survai rumahtangga pada awal program.  Program Aksi Desa Mandiri Pangan  sudah dilaksanakan selama empat tahun  mulai tahun 2006  sampai dengan tahun 2010. Program ini dilaksanakan melalui kegiatan pemberdayaan kelompok afinitas  dan pengelolaan  dana bantuan sosial oleh lembaga keuangan desa, pelatihan, pendampingan, dan peningkatan aksesbilitas kelompok afinitas. Kegiatan pemberdayaan tersebut membawa dampak positif terhadap peningkatan kondisi  social ekonomi rumah tangga anggota kelompok afinitas. Hal ini dapat dilihat dari kemampuan mereka memenuhi kebutuhan keuangan,  perubahan orientasi usahatani, peningkatan pendapatan dan ketahanan pangan serta perubahan  struktur pengeluaran.rumah tangga.   Kata kunci : Program aksi desa mandiri pangan
ANALISIS SUPPLY CHAIN DAN EFISIENSI PEMASARAN GULA SIWALAN (Studi Kasus Di Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep) Sustiyana, Sustiyana; Syafrial, Syafrial; Purnomo, Mangku
Habitat Vol 24, No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.008 KB)

Abstract

Siwalan atau yang sering disebut tal dan bernama latin Borassus flabellifer L. merupakan salah satu produk perkebunan unggulan daerah yang berada di Kabupaten Sumenep yang sangat berpotensi untuk dikembangkan terutama dari hasil niranya yang dijadikan bahan baku pembuatan gula siwalan. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Menganalisis kondisi rantai pasokan gula siwalan di Kabupaten Sumenep, 2) Menganalisis efisiensi pemasaran pada rantai pasok gula siwalan di Kabupaten Sumenep, dan 3) Menganalisis kinerja rantai pasok gula siwalan di Kabupaten Sumenep dengan pendekatan Supply Chain Operations Reference (SCOR).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi rantai pasok gula siwalan yang menyangkut aliran barang, aliran informasi, dan aliran uang di daerah penelitian termasuk dalam kategori baik.Pada aliran barang, margin terbesar terletak pada saluran pemasaran 1 dengan jumlah Rp 1,700.00 dan sebagian besar gula siwalan yang dihasilkan produsen dijual kepada pihak pengumpul sebanyak 87 persen.Peningkatan kinerja rantai pasok gula siwalan di Kabupaten Sumenep yang dijadikan prioritas pertama adalah adalah proses pengadaan (0.362), atribut biaya (0.290), dan indikator siklus cash to cash (0.299). Saluran pemasaran 1 memiliki nilai indeks efisiensi pemasaran terendah yaitu sebesar 4.5, sedangkan saluran pemasaran 3 mempunyai nilai indeks efisiensi pemasaran tertinggi dengan nilai 95.65. Kata Kunci: Rantai Pasok, Supply Chain Operations Reference (SCOR), Analytic Hierarchy Process (AHP), Efisiensi Pemasaran.
DAMPAK KEBIJAKAN PROTEKSI TARIF DAN KUOTA IMPOR BERAS TERHADAP KINERJA PERBERASAN INDONESIA Hanjani, Raissa Indah; Syafrial, Syafrial; Suhartini, Suhartini
HABITAT Vol 24, No 2 (2013)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.968 KB)

Abstract

Hingga saat ini impor beras masih memasuki pasar domestik. Maka dalam hal ini perlu untuk mengamati kebijakan proteksi pemerintah mengenai tarif dan kuota impor terhadap kinerja perberasan indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran beras, permintaan beras, impor beras dan harga beras domestik di Indonesia dan menganalisis dampak kebijakan tarif dan kuota impor beras nasional terhadap kinerja perberasan Indonesia. Model yang dibangun dalam penelitian ini adalah model persamaan simultan. Hasil penelitian  adalah: (1). Kebijakan memberlakukan tarif impor dan kuota impor sama dengan nol maka akan menurunkan penawaran dan meningkatkan permintaan menyebabkan jumlah impor menjadi semakin tinggi. (2).Kebijakan peningkatan tarif impor sebesar 30% maka penawaran akan meningkat sedangkan permintaan akan turun sehingga volume impor menjadi turun (3). Kebijakan memberlakukan peningkatan jumlah kuota impor sebesar 5% maka akan berdampak negatif terhadap penawaran dan berdampak positif terhadap pemintaan sehingga jumlah impor menjadi semakin naik. (4). Menurunkan kuota impor sebesar 30% berdampak positif terhadap penawaran sedangkan permintaan akan berdampak negatif maka jumlah impor menjadi semakin turun. Kesimpulan penelitian adalah dengan menaikan tarif impor dan menurunkan jumlah kuota impor beras maka akan menyebakan penawaran akan meningkat sedangkan permintaan akan turun sehingga menyebabkan volume impor menjadi turun. Saran dari penelitian ini adalah intervensi pemerintah dalam melindungi petani masih sangat diperlukan yang salah satu caranya adalah dengan jalan memberi perlindungan melalui kebijakan proteksi impor. Kata Kunci: kebijakan proteksi, tarif, kuota, beras
DAMPAK KEBIJAKAN EKONOMI KEDELAI TERHADAP KINERJA PERKEDELAIAN INDONESIA Perdana, Resty Puspa; Koestiono, Djoko; Syafrial, Syafrial
HABITAT Vol 24, No 2 (2013)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.501 KB)

Abstract

Kedelai merupakan salah satu komoditas pangan strategis di Indonesia yang mana ketergantungan terhadap impor yang cukup besar menyebabkan pemborosan devisa negara dan ketidakstabilan harga kedelai domestik. Oleh karena itu diperlukan kebijakan ekonomi yang tepat guna menjaga kestabilan kondisi perkedelaian di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dampak kebijakan ekonomi kedelai terhadap perkedelaian Indonesia. Estimasi model (persamaan simultan) dilakukan menggunakan metode Two Stage Least Square (2SLS). Rentang periode simulasi peramalan  yaitu tahun 2013-2017.Hasil analisis menunjukkan bahwa: (a) penghapusan tarif impor akan meningkatkan impor kedelai Indonesia sebesar 3.1 persen,menurunkan produksi kedelai Indonesia 2.5 persen, dan menurunkan harga kedelai di tingkat pengecer dan harga kedelai di tingkat petani masing-masing sebesar 3.6 persen dan 3.9 persen, (b) pemberlakuan tarif impor sebesar 5 persen akan menurunkan impor sebesar 1.22 persen, meningkatkan produksi kedelai Indonesia sebesar 1.37 persen, dan menaikkan harga kedelai di tingkat pengecer dan petani masing-masing sebesar 0.54 persen dan 0.31 persen, (c) peningkatan harga pupuk 20 persen akan menurunkan produksi kedelai Indonesia 14.8 persen, meningkatkan impor kedelai Indonesia 0.52 persen, dan menaikkan harga kedelai baik di tingkat pengecer dan  petani masing-masing sebesar 0.06 persen dan 5.4 persen, (d) peningkatan suku bunga 25 persen akan menurunkan produksi kedelai Indonesia 4.6 persen, meningkatkan impor kedelai 0.48 persen dan menaikkan harga kedelai di tingkat pengecer dan petani masing-masing sebesar 1.14 persen dan 0.065 persen. Kata Kunci: kebijakan ekonomi kedelai, model ekonometrika, simultan
TINGKAT PARTISIPASI DAN KINERJA PEREMPUAN PADA PROGRAM FEATI (FARMER EMPOWERMENT THROUGH AGRICULTURAL TECHNOLOGY AND INFORMATION) DI KABUPATEN MALANG Novita, Rista; Koestiono, Djoko; Purnomo, Mangku
Habitat Vol 24, No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.938 KB)

Abstract

Program FEATI (Farmer Empowerment through Agricultural Technology and Information) merupakan suatu program pemberdayaan dan pembangunan yang dikembangkan oleh pemerintah untuk memfasilitasi kegiatan penyuluhan pertanian. Kabupaten Malang merupakan salah satu kabupaten yang menjalankan program FEATI yang telah berlangsung sejak tahun 2008. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui tingkat partisipasi dan kinerja perempuan, 2) Menganalisis tahap-tahap yang mempengaruhi tingkat partisipasi dan variabel-variabel yang mempengaruhi kinerja perempuan dan, 3) Menganalisis hubungan antara tingkat partisipasi dengan kinerja perempuan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis regresi linier berganda, dan analisis korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Tingkat partisipasi dan kinerja perempuan termasuk dalam kategori sedang, 2) Tahap pelaksanaan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat partisipasi perempuan serta kualitas sumberdaya manusia dan kualitas akses memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja perempuan dan, 3) Adanya hubungan yang kuat antara tingkat partisipasi dengan kinerja perempuan. Kata kunci: program FEATI, perempuan, tingkat partisipasi, kinerja
ANALISIS KEMITRAAN PT. BENIH CITRA ASIA DENGAN PETANI TOMAT (Lycopersicum esculentum, Mill) (Studi Kasus di Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi) Dewi, Baiq Pramita Kusuma; Setiawan, Budi; Isaskar, Riyanti
HABITAT Vol 22, No 2 (2011)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1713.023 KB)

Abstract

Tujuan  penelitian  adalah  (1) Menganalisis proses pelaksanaan kemitraan antara petani tomat dengan PT. Benih Citra Asia, (2) Menganalisis tingkat pendapatan usahatani antara petani yang menjalankan kemitraan dengan PT. Benih Citra Asia dengan petani yang tidak mengikuti kemitraan, dan (3) Menganalisis faktor-faktor yang menjadi pertimbangan pengambilan keputusan petani dalam melakukan kemitraan atau tidak melakukan kemitraan dengan PT. Benih Citra Asia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan yang dijalankan antara petani di Desa Jambewangi dengan PT. Benih Citra Asia adalah kemitraan contract farming. Hasil uji beda rata-rata menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antara pendapatan petani mitra dan pendapatan petani non-mitra dimana nilai pendapatan petani mitra lebih tinggi daripada pendapatan petani non-mitra. Untuk hasil analisis logit, diketahui bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan petani secara signifikan dalam mengikuti kemitraan adalah faktor luas lahan, pengalaman usahatani dan persepsi. Kata Kunci: Kemitraan, Petani Tomat, Analisis Usahatani, Analisis Faktor-faktor
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI TERHADAP PEROLEHAN KUANTUM PEMETIK TEH (Studi Kasus Pada Pemetik Teh Perkebunan Teh Wonosari PT Perkebunan Nusantara XII (PERSERO)) A, Fadhila Firdha; Andriani, Dwi Retno
HABITAT Vol 22, No 2 (2011)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.574 KB)

Abstract

Komoditas teh merupakan salah satu komoditas ekspor unggulan yang dimiliki oleh Indonesia. Salah satu perkebunan teh milik negara adalah Perkebunan Teh Wonosari yang merupakan salah satu perkebunan teh yang berada di bawah manajemen PTPN XII. Manajemen produksi PTPN XII telah menetapkan target produksi bagi perkebunan teh Wonosari. Dengan adanya target produksi dari kantor pusat, perkebunan teh Wonosari berupaya untuk dapat memenuhi target tersebut salah satunya cara meningkatkan produktifitas dari sumber daya manusianya yaitu pemetik teh dengan memberikan target kuantum bagi setiap pemetik. Artikel ini menyajikan hasil penelitian mengenai perbedaan rata-rata dari setiap pemetik menurut faktor-faktor sosial ekonomi yang dianggap berhubungan dengan perolehan kuantum pemetik teh serta hubungan faktor-faktor sosial ekonomi terhadap perolehan kuantum pemetik teh. Alat analisis yang digunakan adalah analisa deskriptif, uji beda rata-rata serta uji korelasi. Berdasarkan penelitian ini dari uji beda rata-rata dapat diketahui bahwa variabel usia, pengalaman, tanggungan keluarga serta tingkat pendapatan istri atau suami berbeda secara nyata terhadap perolehan kuantum pemetik teh. Hasil yang sama ditunjukan oleh uji korelasi menunjukan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara faktor-faktor sosial ekonomi yaitu usia, pengalaman kerja, tanggungan keluarga, tingkat pendapatan istri atau suami terhadap perolehan kuantum pucuk teh. Hubungan paling kuat ditunjukan oleh variabel pengalaman dengan nilai koefisien korelasi 0,921.   Kata Kunci :  Pemetik teh Wonosari, produktifitas kerja, uji beda rata-rata, analisis korelasi
ANALISIS SIKAP DAN PERILAKU PEMBACA SURAT KABAR TERHADAP IKLAN SUSU KEDELAI Wardani, Nuning Kusuma; Setiawan, Budi; Shinta, Agustina
Habitat Vol 22, No 2 (2011)
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.472 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah membahas sikap dan perilaku pembaca surat kabar terhadap iklan susu kedelai dimana fungsi iklan itu sendiri sangat penting dalam pemasaran, selain sebagai alat penyampaian informasi tentang suatu produk kepada konsumen, iklan juga mempunyai peranan penting dalam menancapkan merek suatu produk ke pikiran konsumen yang pada akhirnya dapat mempengaruhi sikap dari konsumen tersebut, dan kemudian konsumen tersebut dapat membuat keputusan apakah membeli atau tidak, serta mengetahui variabel yang paling berpengaruh dalam pembentukan sikap konsumen tersebut.Hasil dari penelitian ini adalah secara umum sikap pembaca Surat kabar terhadap iklan Susu Kedelai adalah netral cenderung positif, sedangkan perilaku pembaca surat kabar menunjukkan ragu-ragu  cenderung bermaksud untuk membeli atau konsumen tidak bisa memastikan apakah akan membeli atau tidak produk susu kedelai. Untuk itu diperlukan iklan yang lebih menarik lagi untuk membuat sikap calon konsumen tersebut lebih positif dengan cara mengetahui variabel apa yang paling berpengaruh terhadap sikap dan perilaku konsumen tersebut. Dari hasil yang diperoleh menunjukkan variabel iklan yang paling berpengaruh terhadap sikap dan perilaku pembaca surat kabar adalah variabel judul iklan, penggunaan judul iklan yang menarik akan menarik perhatian para calon konsumen untuk lebih memperhatikan isi dari iklan tersebut.   Kata kunci :  Sikap, Perilaku pembaca, Iklan susu Kedelai.
DAMPAK PERUBAHAN IKLIM TERHADAP PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI MANGGA (Mangifera spp.) (Studi Kasus Di Desa Pohsangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo) Nirdayana, Khori; Priminingtyas, Dina Novia; Hadi, Heru Santoso
Habitat Vol 22, No 2 (2011)
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.643 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah: (1) Untuk mengetahui pengetahuan dan sikap petani terhadap dampak perubahan iklim tahun 2010-2011 terhadap produksi usahatani mangga; (2) Untuk mengetahui dampak perubahan iklim tahun 2010-2011  terhadap produksi usahatani mangga; (3) Untuk mengetahui dampak perubahan iklim tahun 2010-2011  terhadap pendapatan usahatani mangga. Berdasarkan hasil analisis didapat bahwa: (1) Pengetahuan dan sikap petani tentang perubahan iklim terhadap hasil produksi dan pendapatan hasil usaha sebagai berikut; a) Pengetahuan petani, terdapat 22% dengan kategori kurang; 51.2% dengan kategori cukup dan 26.8% dengan kategori baik; b) Sikap petani, 61% dengan kategori Cukup; dan 39.0% dengan kategori Baik. (2) Tahun 2010 hasil produksi pemilik sebesar 44,584 kg, penyewa 17,469 kg; pemborong sebesar 19,498 kg dan penjual sebesar 4,887 kg. Di tahun 2011 hasil produksi mengalami penurunan, pemilik sebesar 25,887 kg, penyewa  sebesar 10,155 kg, pemborong sebesar 11,315 kg, dan penjual sebesar 2,404 kg. (3) pendapatan usaha tani mangga tahun 2010 pemilik sebesar Rp. 154, 710.360,- di tahun 2011 turun Rp.,95,187,246-; penyewa tahun 2010 sebesar Rp.60,996,270,- di tahun 2011 turun Rp. 37,693,050; pemborong tahun 2010 sebesar Rp.73,781,825,- di tahun 2011 turun Rp. 45,342,223,-; dan penjual di tahun 2010 sebesar Rp.18,148,176,- di tahun 2011 turun Rp. 9,654,957,-.   Kata kunci: Dampak iklim, usahatani mangga, produksi, pendapatan
PENGARUH TINGKAT PENERAPAN USAHATANI KONSERVASI TERHADAP PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI SAYURAN DI KECAMATAN BUMIAJI KOTA BATU Darmadi, Didik Erwin; Mustadjab, Mochammad Muslich; Purnomo, Mangku
HABITAT Vol 24, No 3 (2013)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sayuran merupakan salah satu produk utama sektor pertanian dimana dapat menumbuh kembangkan sistem agribisnis dan agroindustri sehingga mendorong peningkatan nilai ekspor komoditas pertanian Indonesia. Hal ini didukung oleh keadaan lahan yang cukup subur sehingga sangat cocok untuk ditanami sayuran. Kondisi lahan di Kecamatan Bumiaji Kota Batu memiliki kemiringan lahan yang cukup tinggi dan bervariasi sehingga diperlukan suatu teknologi konservasi lahan dalam berusaha tani demi keberlanjutan kesuburan lahan dan produktivitas sayuran. Akan tetapi, petani sayuran pada umumnya sulit untuk menerapkan usahatani konservasi karena mereka beranggapan penerapan usahatani konservasi terlalu rumit dan menambah biaya usahatani. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat penerapan usahatani konservasi dan menganalisis pengaruh tingkat penerapan usahatani konservasi terhadap biaya, produksi dan pendapatan usahatani sayuran.Dengan menggunakan analisis scoring dan analisis regresi liner serderhana dan berganda diperoleh hasil bahwa semakin tinggi penerapan usahatani konservasi pada sayuran akan semakin meningkatkan pendapatan petani.Kata kunci: Sayuran, Usahatani Konservasi, Penerapan Usahatani Konservasi

Page 2 of 30 | Total Record : 291