cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian Journal of Geospatial
ISSN : 20895054     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2017)" : 5 Documents clear
PEMODELAN TINGKAT LAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT BERBASISKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (WILAYAH STUDI: KOTA BANDUNG) Yati, Marlina Wandi; Deliar, Albertus; Virtriana, Riantini
Indonesian Journal of Geospatial Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Indonesian Journal of Geospatial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Layanan kesehatan merupakan hak asasi manusia dan juga merupakan salah satu aspek penting yang menunjang pembangunan suatu bangsa. Fasilitas ? fasilitas kesehatan memiliki peran penting dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan. Semakin tinggi jumlah penduduk di suatu wilayah, maka kebutuhan akan ketersediaan fasilitas kesehatan pun akan semakin meningkat. Dalam memodelkan tingkat layanan kesehatan masyarakat, faktor aksesibilitas keruangan dan jumlah penduduk merupakan faktor pendukung dalam melakukan pertimbangan. Faktor ? faktor pendukung tersebut memberikan pengaruh dalam melakukan proses pengolahan data dan analisis. Wilayah studi kasus dalam melakukan penelitian ini adalah Kota Bandung. Metode analisis spasial yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode buffering dan pengukuran jarak lurus. Hasil akhir penelitian berupa peta cakupan pelayanan puskesmas dan peta cakupan pelayanan rumah sakit di Kota Bandung. Dari hasil pengolahan data yang dilakukan, banyak sekali fasilitas kesehatan di Kota Bandung yang belum memenuhi standardisasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah, ditinjau dari segi pelayanan terhadap jumlah penduduk. Berdasarkan hasil akhir penelitian, terdapat wilayah ? wilayah yang tercakup dalam lebih dari 1(satu) fasilitas kesehatan.
PEMODELAN 3D JEMBATAN CISOMANG MENGGUNAKAN METODE TERRESTRIAL LASER SCANNER Siburian, Leonardo; Gumilar, Irwan; Wisayantono, Dwi
Indonesian Journal of Geospatial Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Indonesian Journal of Geospatial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Akhir Desember 2016 diberitakan pembatasan jumlah kendaraan dikarenakan adanya kerusakan struktur jembatan Cisomang yaitu pergeseran pier jembatan yang menyebabkan kerusakan berupa keretakan, pergeseran objek struktur, dan deformasi. Untuk mengatasi masalah tersebut dilakukan perbaikan jembatan yang salah satunya adalah pemantauan jembatan, untuk mengetahui kondisi jembatan selama perbaikan. Salah satu bentuk pemantauan perbaikan jembatan Cisomang adalah menggunakan metode Terrestrial Laser Scanner (TLS) sebagai analisis ukuran teliti struktur jembatan. Akuisisi data TLS dilakukan selama tiga hari menggunakan TLS Topcon GLS 2000 terdiri 55 data scan yaitu sejumlah 361.183.804 point clouds. Pengolahan data TLS dilakukan pada perangkat lunak MAPTEK i-site, yang mencakup registrasi antara target, filtering, georeferensi, dan meshing. Pengolahan data menghasilkan model tiga dimensi jembatan Cisomang yang digunakan sebagai dokumentasi objek strukrur jembatan dan mendeteksi deformasi sebagai bahan pertimbangan bagi pengambil keputusan. Kualitas data yang dihasilkan dari proses registrasi data point clouds adalah 0.02 m. Dari pengukuran TLS, didapatkan perbandingan ukuran dengan As Built Drawing (ABD) pada tahun 2005, misalkan adanya pergerakan terbesar yang terjadi diantara pier P2A dan pier P3A sebesar 69,4 cm dan rotasi sebesar 0°53?23?? pada sisi timur pier P2A.
ANALISIS PERMASALAHAN SISTEM KOORDINAT PADA KEGIATAN WELL TIE DATA SEISMIK Guwandi, Dirga Maulansyah; Andreas, Heri; Kusuma, Mipi Ananta
Indonesian Journal of Geospatial Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Indonesian Journal of Geospatial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian besar data survei seismik yang digunakan sekarang adalah data hasil kegiatan dilakukan pada masa lampau sebelum era yang memperhatikan penggunaan sistem koordinat yang bersifat global. Dampaknya seringkali dijumpai data seismik yang penentuan posisinya menggunakan sistem koordinat tidak terdefinisi dengan baik. Oleh karena itu dibutuhkan pemahaman mengenai sistem koordinat agar terhindar dari kesalahpahaman koordinat pada lokasi survei. Penelitian ini ditujukan untuk melihat permasalahan ketidakseragaman sistem koordinat yang masih sering terjadi di dunia migas. Indikasi permasalahan terletak pada data koordinat well seismik. Data well seismik yang diperoleh dari hasil survei kebanyakan tidak terdefinisi pada satu datum yang pasti. Metode penelitian ini didasarkan pada permasalahan yang pernah dialami oleh pelaku kegiatan eksplorasi migas dan juga ditambahkan dengan pembuatan beberapa simulasi skenario yang menampilkan perbedaan penempatan posisi well yang diakibatkan perbedaan penggunaan datum. Kesalahan penempatan posisi well yang terjadi dapat mengakibatkan kesalahan penentuan posisi di permukaan Bumi, sehingga berakibat kesalahan pada interpretasi penampang lapisan-lapisan tanah di bawah permukaan Bumi.
PROSEDUR PENGUKURAN DAN PERPETAAN BANGUNAN ATAS AIR DALAM RANGKA MENUJU IMPLEMENTASI KADASTER KELAUTAN DI INDONESIA Zeindwinanda, Mohammad Hartato; Djunarsjah, Eka; Wisayantono, Dwi
Indonesian Journal of Geospatial Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Indonesian Journal of Geospatial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep kadaster di Indonesia diterapkan dalam sistem pendaftaran tanah, yaitu pengelolaan persil atau bidang tanah yang terikat dengan hak dan hukum-hukum yang berlaku di Indonesia. Kadaster kelautan adalah pengaplikasian konsep kadaster darat di wilayah pesisir, untuk mendukung fungsi dari kadaster kelautan erat kaitannya dengan proses pengukuran dan perpetaan. Dalam pengukuran dan perpetaan, dibutuhkan efisiensi dan efektifitas serta penjaminan kualitas data yang dihasilkan untuk produk informasi geospasial. Pembuatan prosedur pengukuran dan perpetaan bangunan atas air ini dapat mendukung implementasi kadaster kelautan di Indonesia. Metodologi penilitian ini bertitik berat pada kajian aspek teknis pengukuran dan perpetaan untuk objek ruang perairan khususnya bangunan atas air dan aspek hukum pendaftaran tanah di Indonesia. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah sebuah prosedur pengukuran dan perpetaan dalam pembuatan surat ukur 3D untuk keperluan pendaftaran hak dari objek ruang perairan.
ANALISIS PERUBAHAN TOPOGRAFI GUNUNG SINABUNG DAN GUNUNG SIBAYAK MENGGUNAKAN CITRA SATELIT ALOS PALSAR Trianaputri, Mila Olivia; Saepuloh, Asep; Wikantika, Ketut
Indonesian Journal of Geospatial Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Indonesian Journal of Geospatial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Ring of fire merupakan julukan yang diberikan kepada Indonesia, atas keberadaan deretan gunung api  diwilayahnya. Posisi tersebut membuat Indonesia wajib memiliki informasi dan pengetahuan yang luas mengenai hal-hal yang berkaitan dengan gunung api, termasuk mengenai kebencanaan yang mungkin terjadi sebagai akibat dari kondisi wilayah tersebut. Gunung api Sinabung yang terdapat di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, merupakan salah satu contoh gunung api di Indonesia yang terus mengalami peningkatan aktivitas vulkanik semenjak tahun 2010. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan grafik perubahan topografi yang terjadi di puncak Gunung Sinabung dan Sibayak, serta mengetahui waktu mulai terjadinya perubahan topografi yang akan mengindikasikan adanya precursor behavior sebelum letusan terjadi. Teknologi penginderaan jauh membuat keseluruhan proses pengamatan topografi tersebut menjadi lebih cepat dan dapat menghemat biaya survei geologi. Metode yang dilakukan adalah dengan mengekstraksi nilai intensitas hamburan balik yang direkam dalam setiap piksel citra SAR Gunung Sinabung dan Gunung Sibayak, kemudian menghitung nilai normalised radar cross section dari hasil ekstraksi tersebut. Selanjutnya untuk validasi data, dibuat citra rasio yang merupakan perbandingan antara citra sebelum terjadinya letusan dan citra sesudah terjadinya letusan untuk identifikasi arah penyebaran volcanic product Gunung Sinabung. Dengan metode tersebut maka akan dihasilkan informasi mengenai perubahan topografi dan precursor behavior yang ditunjukkan oleh Gunung Sinabung.

Page 1 of 1 | Total Record : 5