cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 50 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 3 (2023)" : 50 Documents clear
Identifikasi Karakteristik Fluida dan Estimasi Temperatur Reservoir Panas Bumi di Tanjung Raya dan Palupuh, Kabupaten Agam Ariqah Ardelia; Dwi Pujiastuti; Ahmad Fauzi Pohan
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.394-400.2023

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang identifikasi karakteristik fluida dan estimasi temperatur reservoir panas bumi di Tanjung Raya dan Palupuh, Kabupaten Agam. Sampel penelitian diambil dari 2 titik sumber mata air panas masing-masing sebanyak 500 ml pada bagian dasar, tengah dan permukaan mata air panas. Identifikasi karakteristik fluida panas bumi dilakukan menggunakan diagram segitiga Cl-Li-B untuk menentukan asal-usul dan pengenceran fluida panas bumi serta diagram segitiga Na-K-Mg untuk menentukan kesetimbangan fluida panas bumi. Estimasi temperatur reservoir panas bumi ditentukan dengan persamaan geotermometer. Konsentrasi unsur Na, K dan Mg pada masing-masing sampel diuji menggunakan Atomic Absorpsion Spectroscopy (AAS), konsentrasi unsur Ca, Li dan B diuji menggunakan Inductively Coupled Plasma – Atomic Emission Spectroscopy (ICP-AES), konsentrasi unsur Cl diuji menggunakan metode titrasi dan konsentrasi senyawa SiO2 diuji menggunakan Visible Spectroscopy. Berdasarkan hasil penelitian, fluida panas bumi di Tanjung Raya dan Palupuh mengalami sedikit pengenceran dan terletak jauh dari sumber panas bumi. Mata air panas di Tanjung Raya dan Palupuh berada pada daerah immature water yang mengindikasikan fluida panas bumi tidak mencapai kesetimbangan dan terjadi banyak pencampuran dengan air permukaan. Estimasi temperatur reservoir panas bumi yang didapatkan menggunakan persamaan geotermometer silika memiliki temperatur 164,153⁰C – 175,209⁰C, yang dapat dikategorikan sebagai sistem panas bumi bertemperatur sedang.
Karakterisasi Koefisien Absorpsi Bunyi dan Impedansi Akustik dari Panel Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit dengan Menggunakan Metode Tabung Muhammad Nikon; Elvaswer Elvaswer
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.492-498.2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai koefisien absorpsi bunyi dan impedansi akustik dengan menggunakan metode tabung. Panel akustik dibuat dari material akustik berbahan dasar serat tandan kosong kelapa sawit dan matriks lem kanji dengan memvariasikan panjang serat yang digunakan pada setiap sampel. Variasi panjang serat yang digunakan yaitu 0,5 cm, 1 cm, 1,5 cm, 2 cm dan 3 cm. Variasi frekuensi yang digunakan pada penelitian ini yaitu 500 Hz, 1000 Hz, 2000 Hz, 4000 Hz, 8000 Hz. Nilai koefisien absorpsi yang tertinggi yaitu 0,99 pada frekuensi 500 Hz untuk sampel 1, sampel 3 dan sampel 4. Nilai impedansi akustik tertinggi terdapat pada sampel 1 yaitu 1,96 dyne.sec/cm5 pada frekuensi 500 Hz. Semakin panjang variasi serat yang digunakan maka akan menghasilkan porositas yang tinggi sehingga penyerapan gelombang bunyi menjadi maksimal. Berdasarkan ISO 11654 nilai koefisien absorpsi bunyi dan impedansi akustik minimum adalah 0,15, dan serat tandan kosong kelapa sawit memiliki nilai di atas 0,15 sehingga berpotensi sebagai bahan dasar material akustik.
Rancang Bangun Sistem Pemutus Arus Listrik Berdasarkan Pemantauan Ketinggian Banjir di Perumahan dan Notifikasinya Via Telegram Reza Fadhreane; Wildian Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.430-436.2023

Abstract

Telah dirancang sistem pemutus arus listrik otomatis berdasarkan deteksi ketinggian banjir di perumahan dan notifikasinya via Telegram untuk menghindari terjadinya korsleting listrik. Sistem ini dirancang agar masyarakat pengguna dapat mengetahui kondisi keamanan listrik di rumahnya pada saat terjadi banjir. Sistem ini terdiri dari sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mendeteksi ketinggian air, motor servo untuk menggerakkan tombol on/off MCB, buzzer untuk peringatan awal sebelum listrik dimatikan, modul mikrokontroler NodeMCU ESP8266 untuk mengendalikan sistem dan mengirimkan informasi ke smartphone pengguna melalui aplikasi Telegram. Hasil pengukuran, analisis, dan uji coba yang telah dilakukan menunjukkan bahwa sistem dapat berfungsi dengan baik untuk memutuskan arus pada saat ketinggian banjir mencapai nilai yang ditentukan, yaitu 3 cm. Buzzer akan berbunyi ketika ketinggian air di dalam rumah mencapai 2 cm, dan pengguna akan mendapatkan notifikasi dari Telegram bahwa listrik akan dimatikan. Sistem ini belum dirancang untuk menyalakan kembali aliran listrik ketika air telah surut di bawah 3 cm.
Pengaruh Variasi Jenis Bahan Terhadap Pengurangan Taraf Intensitas Bunyi Dala Novika Sandi; Dwiria Wahyuni; Nurhasanah Nurhasanah; Muliadi Muliadi; Hasanuddin Hasanuddin; Mega Nurhanisa
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.367-372.2023

Abstract

Acoustic materials such as plastic carpet, gypsum board, styrofoam and plywood can be used to reduce sound intensity. Nevertheless, the existing research has generally focused on single-ingredient studies. In this research, the optimum thickness of each material will be sought based on its efficiency in reducing the sound intensity level. Besides that, the efficiency of various types of materials will also be tested for reducing the level of sound intensity. In this study, a resonator tube was used in making measurements. Acoustic materials used as test materials, both single materials and combined materials, can be placed in the resonator tube. The distance between the sound source and the detector is 30 cm, with the position of the detector right behind the acoustic material. Tests on a single material show that the measured sound intensity level decreases in proportion to the thickness of the acoustic material, with styrofoam has the lowest efficiency. Meanwhile, the combined material that combines plastic carpet material at a frequency of 2000 Hz has an efficiency value that tends to be higher than the combination of materials without carpet with efficiency >30%. However, at a frequency of 1500 Hz, all combined materials have efficiency values that are not significantly different. All models of material combinations are proven to be able to reduce sound intensity levels compared to single materials. Thus, it can be concluded that the combined material has the potential as an efficient acoustic material.
Pengaruh Penambahan Serbuk Pati Jagung dan Kitosan Terhadap Mutu Sifat Fisis Bioplastik Kiki Noviansyah; Ety Jumiati; Ridwan Yusuf Lubis
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.465-470.2023

Abstract

Bioplastik polimer dapat terurai oleh aktivitas mikroorganisme di dalam tanah. Pati jagung, kitosan dan plasticizer sorbitol dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan bioplastik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terhadap mutu sifat fisis bioplastik. Variasi campuran pati jagung dan kitosan (A) 40% : 60%, (B) 50% : 50% dan (C) 60% : 40% dengan plasticizer sorbitol 2 ml. Dengan uji ketebalan, biodegradasi, dan daya serap air. Hasil data pengujian ketebalan sampel A sebesar 0,24 mm, sampel B sebesar 0,17 mm dan sampel C sebesar 0,16 mm. Nilai biodegradasi sampel A sebesar 33,3%, sampel B sebesar 50% dan Sampel C sebesar 80% dan daya serap air sampel A sebesar 25%, sampel B sebesar 30% dan sampel C sebesar 50%. Nilai biodegradasi sudah memenuhi standar SNI 7188.7:2016 pada sampel C. Sedangkan daya serap air belum memenuhi standar ASTM D570-98 pada semua sampel. 
Analysis of Madden-Julian Oscillation (MJO) on extreme rainfall event in the west coastal south Sulawesi for mitigation disaster Matandung, Rekun; Sujiono, Eko Hadi; Subaer, Subaer
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.479-486.2023

Abstract

Madden Julian Oscillation (MJO) is one of the global phenomena that affects weather and climate conditions in Indonesia. MJO increases the rainfall rate and causes a plethora of extreme rainfall occurrences in areas along its trajectory. Those extreme rainfall events could trigger hydrometeorological hazards that endanger the surrounding environment. As the first step to analyse this extreme weather event, this research tries to determine the threshold of the extreme rainfall rate. The method used for determining the threshold is the statistical method 98th percentile. The next step is to identify the frequency trend of the extreme rainfall in the period of 1991 to 2020, by measuring the rainfall rate and comparing it with the normal value. If the rainfall rate is above the normal condition in a certain threshold, then it is considered an extreme rainfall event. After that, these extreme rainfall occurrences are compared to the active MJO phase to find out the influence of MJO to the rainfall in the west coast of South Sulawesi. Then, the dynamical atmospheric conditions are to be analysed during those extreme rainfall events. The result shows that the frequency trend of extreme rainfall events are generally negative in 5 (five) regions, which means an insignificant correlation between MJO and rainfall rate. In contrast, 3 (three) other regions show a positive trend. The influence of an active MJO on the extreme rainfall rate is about 34,1%. Meanwhile, the rest for about 65,9% is influenced by other factors. The use of MJO indices for generating early warning hydrometeorological disasters is by utilising the MJO monitoring data, supported with the analysis of dynamical atmospheric condition in the west coast of South Sulawesi.
Rancang Bangun Prototipe Sistem Kontrol Penutup Ventilasi dan Pembersih Udara Otomatis Berbasis Mikrokontroler Tiara, Monica Indah; Firmawati, Nini
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.355-361.2023

Abstract

Telah dibuat prototipe sistem kontrol ventilasi dan pembersih udara otomatis berbasis mikrokontroler menggunakan sensor MQ-135 untuk mengukur konsentrasi gas CO2 dan sensor MQ-7 untuk gas CO. Alat ini dikontrol oleh mikrokontroler untuk mengontrol ventilasi dan melakukan pembersihan udara saat konsentrasi gas CO2 dan gas CO dalam ruangan melebihi 1000 ppm dan 9 ppm. Sistem kontrol ventilasi terdiri dari motor servo yang akan menggerakkan penutup ventilasi udara. Sistem pembersih udara terdiri dari kipas DC yang dihidupkan oleh relay yang akan berputar untuk mengeluarkan udara kotor. Alat ini dilengkapi buzzer sebagai alarm, LCD untuk menampilkan konsentrasi masing-masing gas serta LED hijau dan merah yang akan hidup saat kondisi udara bersih dan kotor. Sensor MQ-135 dan sensor MQ-7 yang telah dikarakterisasi dapat mengukur konsentrasi CO2 dan CO dengan persentase kesalahan masing-masing  sebesar 1,48% dan 3,53%. Hasil pengujan menunjukkan bahwa prototipe sistem mampu mengukur kadar CO2 dan CO pada kondisi udara kotor dengan konsentrasi yang terukur paling tinggi adalah 1544 ppm dan 9 ppm, motor servo mampu menutup ventilasi dan kipas DC mengeluarkan udara kotor.
Identifikasi Potensi Longsor di Kota Sawahlunto dengan Menggunakan Parameter Frekuensi Dominan, Amplifikasi, dan Kecepatan Gelombang Geser Fauziah, Lathifah; Pohan, Ahmad Fauzi
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.341-347.2023

Abstract

Telah dilakukan penelitian terkait potensi tanah longsor di Kota Sawahlunto. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi daerah mana saja yang berpotensi mengalami tanah longsor di Kota Sawahlunto. Daerah berpotensi longsor diidentifikasi dengan menggunakan parameter frekuensi dominan, amplifikasi, dan kecepatan gelombang geser Vs30 yang dihubungkan dengan topografi dan formasi geologi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa nilai frekuensi dominan daerah penelitian berkisar antara 0,6074 Hz  11,4838 Hz, amplifikasi antara 0,4723  2,1598, dan Vs30 antara 381,7644 m/s  755,9333 m/s. Dari 27 titik akuisisi data, terdapat satu titik yang berpotensi tinggi mengalami tanah longsor, delapan titik berpotensi sedang, dan 18 titik berpotensi rendah. Daerah yang berpotensi tinggi mengalami tanah longsor adalah Kelurahan Durian I, Kecamatan Barangin dengan nilai frekuensi dominan 0,9182 Hz, amplifiksi 2,1598, Vs30 522,0777 m/s  568,8488 m/s, dan berada dekat dengan struktur geologi sesar.
Perbandingan Nilai Mean Glandular Dose (MGD) dari Penggunaan Filter Molybdenum (Mo) dan Rhodium (Rh) Pada Pesawat Mamografi Fadhilah, Zhafirah Putri; Adrial, Rico; Rahmah, Fafi
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.362-366.2023

Abstract

Pesawat mamografi merupakan alat yang digunakan pada kegiatan skrining payudara, sehingga dosis radiasi yang diterima pada payudara atau Mean Glandular Dose (MGD) perlu diperhatikan. Penelitian ini menggunakan pesawat mamografi dengan anoda berbahan Molybdenum (Mo) dan filter dengan bahan Molybdenum (Mo) dan Rhodium (Rh). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan nilai MGD dari setiap penggunaan tegangan tabung dengan kombinasi anoda filter Mo/Mo dan Mo/Rh serta membandingkannya. Penelitian ini menggunakan pesawat mamografi, fantom Nuclear Associates 18-220 dengan ketebalan 45 mm dan RaySafe X2 MAM. Pengambilan data dilakukan dengan dua mode penyinaran yaitu secara otomatis dan manual. Penyinaran manual menggunakan variasi tegangan dari (23 – 32) kV. Hasil dari penyinaran otomatis didapatkan arus tabung yang sesuai untuk ukuran fantom yang digunakan yaitu 80 mAs. Pada penyinaran manual didapatkan nilai MGD untuk kombinasi anoda filter Mo/Mo berada pada rentang nilai (0,33 – 1,25) mGy dengan persentase error 11% untuk tegangan 32 kV. Nilai MGD kombinasi anoda filter Mo/Rh berada pada rentang (0,44 – 1,91) mGy dengan persentase error 13,4% untuk tegangan 23%. Nilai MGD kombinasi anoda filter Mo/Rh lebih tinggi dibandingkan kombinasi anoda filter Mo/Mo. Hal ini dikarenakan nomor atom Rhodium (Rh) lebih tinggi apabila dibandingkan nomor atom Molybdenum (Mo). Selain nomor atom, energi puncak sinar-X karakteristik dari bahan filter juga mempengaruhi nilai MGD. Secara keseluruhan nilai yang didapatkan masih dalam batas yang ditetapkan oleh Perka BAPETEN No. 2 Tahun 2018 yaitu di bawah 3 mGy.
Potensi Material Berubah Fasa PEG-400 sebagai Sistem Cold Storage Sayur Selada F, Maduri; Usna, Sri Rahayu Alfitri; Astuti, Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.506-510.2023

Abstract

Kesegaran sayur dapat dijaga dengan menyimpan sayur dalam cold storage pada kondisi sejuk (5-10 °C). Polietilen glikol (PEG)-400 merupakan salah satu phase change material (PCM) yang memiliki rentang titik lebur 4 °C hingga 8 °C dan panas laten yang cukup besar yaitu 187 kJ/kg sehingga berpotensi untuk dikembangkan sebagai sistem cold storage. Pada penelitian ini diuji potensi PCM PEG-400 sebagai sistem cold storage sayur. Massa PCM PEG-400 divariasikan dari 2 kg, 2,5 kg, 3 kg, dan 3,5 kg, dengan kotak cold storage dari styrofoam ukuran 34 x 25 x 30 cm3 dan ketebalan 2,5 cm. Sayur yang diuji yaitu selada dengan massa 250 g. PCM PEG-400 dibekukan di dalam freezer lalu dimasukan ke dalam kotak styrofoam yang telah berisi selada. Kotak ditutup rapat dan perubahan temperatur setiap waktu diukur hingga temperatur PCM mendekati temperatur lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan 3 kg PCM PEG-400 efektif menurunkan temperatur selada hingga 5 °C selama 4 jam dan 2 kg PCM PEG-400 efektif menurunkan temperatur selada hingga 10 °C selama 4 jam 35 menit.