cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol 13 No 3 (2024)" : 40 Documents clear
Penentuan Potensi Cadangan Batu Andesit Menggunakan Metode Geolistrik Tahanan Jenis di Koto Alam, Kabupaten Lima Puluh Kota Mayola Fariza; Dwi Pujiastuti
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.3.420-426.2024

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan potensi cadangan batu andesit di Koto Alam, Kabupaten Lima Puluh Kota menggunakan metode geolistrik tahanan jenis dua dimensi konfigurasi Wenner-Schlumberger. Pengukuran dilakukan pada 2 lintasan dengan bentangan 100 meter dan jarak antar elektroda 5 meter. Lintasan 1 terletak pada koordinat 0°00’14.10”LS dan 100°44’54.46”BT sampai 0°00’12.90”LS dan 100°44’56.41”BT. Lintasan 2 terletak pada koordinat  0°00’14.16”LS dan 100°44’57.66”BT sampai 0°00’13.02”LS dan 100°44’59.47”BT. Daerah penelitian ini merupakan daerah dengan kondisi geografis berlereng atau perbukitan dengan tinggi lereng adalah 13 m dan sudut kemiringan lereng 85°. Lintasan 1 berada pada ketinggian 293 mdpl dan Lintasan 2 berada pada ketinggian 300 mdpl. Data hasil pengukuran diolah dengan menggunakan software Res2Dinv. Berdasarkan hasil inversi disimpulkan bahwa di bawah permukaan teridentifikasi adanya lapisan  batu andesit. Dari hasil penelitian diestimasikan pada Lintasan 1 terdapat cadangan batu andesit di kedalaman 1,25 sampai 19,8 meter dengan nilai tahanan jenis berkisar dari 890 sampai 2322 Ωm serta ketebalan 18 meter. Lintasan 2 lapisan batu andesit berada pada kedalaman 1,25 sampai 12,4 meter dengan nilai tahanan jenis berkisar dari 170 sampai 9249 Ωm serta ketebalan 11 meter.
Karakteristik Sifat Fisika dan Kimia Terhadap Pembuatan Briket Arang Kulit Salak Dengan Penambahan Perekat Getah Karet Siti Munawaroh; Ratni Sirait; Ety Jumiati
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.3.358-364.2024

Abstract

Dilakukan penelitian pembuatan briket arang menggunakan bahan utama kulit salak dan divariasiasikan antara kulit salak dan perekat tepung tapioka yang di tambah getah karet  kulit salak yakni : sampel A (70%:30%), B (60%:40%), dan C (50%:50%), formula perekat dan air  (1:3), dan dikeringkan hingga 7 hari. Pengujian pada penelitian yakni : uji fisika dan kimia mencakup  kadar air, nilai kalor, kadar abu, kadar zat terbang juga kadar karbon. Didapatkan briket arang kulit salah yang bagus dari hasil dari pengujian fisika dan kimia yakni di sampel A (70%:30%) dengan persentaase air 4,13%, persentase kalor 4.707 Cal/g, persentase abu 6,42%, persentase zat terbang 6,27% serta persentase karbon 76,42%. Sampel briket arang sudah setara di SNI No. 01-6235-2000 jadi, briket arang bisa diaplikasikan di ruang lingkup rumah tangga.
Sintesis Reduced Graphene Oxide dari Limbah Biomassa Serabut Kelapa Sawit dengan Metode Microwave Dona Avrilia Kristanti; Muhammad Hilmi Marzuqi; Ima Putriana; Suprihatin Suprihatin; Nur Aini Fauziyah
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.3.392-398.2024

Abstract

Pada penelitian ini membahas tentang pembuatan Reduced Graphene Oxide (rGO) dengan memanfaatkan limbah serabut kelapa sawit dari Aceh. Serabut kelapa sawit termasuk biomassa lignoselulosa berupa serat yang memiliki komponen utama selulosa 59,6%, lignin 28,5%, protein kasar 3,6%, lemak 1,9%, abu 5,6% dan impurities 8%. Metode yang digunakan dalam preparasi rGO adalah metode microwave. Sampel yang telah mendapat perlakuan microwave kemudian dikarakterisasi menggunakan XRD dan SEM untuk mengetahui fasa amorf dan morfologi dari sampel. Pada analisis XRD diperoleh hasil bahwa reduce graphene oxide memiliki fase amorf yang lebih dominan. Kemudian, pada analisis SEM diperoleh hasil bahwa GO dan rGO memiliki perbedaan morfologi pada permukaan sampel, dimana rGO memiliki bentuk lembaran yang lebih tipis daripada GO. Pada penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa sintesis rGO yang telah dilakukan menggunakan serabut kelapa sawit dengan metode microwave belum sepenuhnya berhasil, dimana masih terdapat kandungan Graphene Oxide (GO) yang tidak tereduksi sempurna menjadi Reduced Graphene Oxide (rGO).
Kandungan Mikroplastik pada Air dan Sedimen di Anak-Anak Sungai Siak Kota Pekanbaru, Provinsi Riau Clara Esterlita Aritonang; Budijono Budijono; Muhammad Fauzi
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.3.329-335.2024

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tipe dan kelimpahan mikroplastik pada air dan sedimen anak-anak Sungai Siak. Penelitian ini dilakukan pada  Maret - Mei 2023.  Pengambilan sampel dilakukan satu kali setiap bulan selama tiga bulan. Stasiun penelitian ada 4 yaitu Sungai Air hitam, Sungai Sago, Sungai Umban Sari dan Sungai Pengambang. Analisis sampel dan identifikasi mikroplastik dilakukan di Laboratorium Pengolahan Limbah Fakultas Perikanan dan Kelautan. Hasil penelitian menunjukkan di semua stasiun ditemukan jenis mikroplastik tipe fiber, film, fragmen, tetapi dengan kelimpahan yang berbeda. Kelimpahan mikroplastik di Sungai Air Hitam berkisar 16,6 – 63,3 partikel/ m3, Sungai Sago 23,3 – 161,6 partikel/ m3, Umban Sari 6,6-76,6 partikel/ m3, Pengambang 6,6-70  partikel/ m3. Pada sedimen tipe mikroplastik yang ditemukan yaitu fiber,film, fragmen dan pellet Kelimpahan mikroplastik pada sedimen Sungai Air Hitam 76,6 -186,6 partikel/ m3, Sungai Sago 33,3 - 220 partikel/ m3, Umban Sari 71,6 – 168,3 partikel/ m3,.Pengambang  31,6 – 141,6  partikel/ m3.
Perbandingan Efektivitas Ekstraksi Pektin dari Kulit Durian dengan Bantuan Gelombang Ultrasonik dan Metode Konvensional Selvia Indah Puspita; Yovita Sekarlita; Ely Kurniati; Titi Susilowati; Mu'tassim Billah
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.3.427-432.2024

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan ekstraksi pektin kulit durian menggunakan gelombang ultrasonik dan konvensional; untuk mengetahui pengaruh pH larutan HCl dan waktu ekstraksi terhadap yield pektin dan kadar metoksil. Metode penelitian ini menggunakan ekstraksi dengan bantuan gelombang ultrasonik dan konvensional pada frekuensi 20 KHz dan suhu 70oC dengan variasi waktu ekstraksi yaitu 15; 45; 75 menit serta pH larutan HCl 1,5;2,5;3,5. Yield pektin tertinggi diperoleh dengan menggunakan bantuan gelombang ultrasonik pada frekuensi 20 KHz, suhu 70oC selama 75 menit dan pH larutan HCl 1,5 sebesar 7,081% sementara menggunakan metode konvensional dengan kondisi suhu, waktu ekstraksi, dan pH larutan HCl yang sama sebesar 1,8646%. Kadar metoksil terendah diperoleh dengan menggunakan bantuan gelombang ultrasonik pada frekuensi 20 KHz, suhu 70oC selama 15 menit dan pH larutan HCl 1,5 sebesar 5,9% sedangkan menggunakan metode konvensional dengan kondisi suhu, waktu ekstraksi, dan pH larutan HCl yang sama sebesar 6,11%. 
Identifikasi Bidang Gelincir Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Wenner-Schlumberger (Studi kasus: Puncak Panorama Mandeh Nagari Setara Nanggalo, Kabupaten Pesisir Selatan) Salsabila Salsabila; Afdal Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.3.365-371.2024

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi bidang gelincir di Kawasan Puncak Panorama Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Wenner-Schlumberger. Pengambilan data dilakukan pada 2 lintasan dengan panjang masing-masing lintasan 80 m dengan spasi elektroda terpendek 5 m dan terpanjang 80 m. Daerah penelitian ini merupakan jalan alternatif yang menghubungkan antara Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan dengan topografi berbukit-bukit dan memiliki potensi terjadi gerakan tanah tinggi (PGTT). Pemodelan dilakukan menggunakan software Res2DInv untuk menampilkan model penampang dua dimensi lapisan di bawah permukaan berdasarkan nilai resistivitas. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa bidang gelincir pada masing-masing lintasan merupakan batu serpih. Bidang gelincir pada Lintasan 1 berada pada kedalaman 3,75 m – 15,90 m dan ketebalan diperkirakan 3 meter. Sedangkan pada Lintasan 2 berada pada kedalaman 4,00 m – 9,26 m dan perkiraan ketebalan 3 m.
Estimasi Struktur Bawah Permukaan Menggunakan Metode Seismik Refraksi Di Kawasan Pantai Padang Windi Jalnadia; Ahmad Fauzi Pohan
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.3.399-405.2024

Abstract

Peristiwa gempa bumi di Sumatera Barat menyebabkan terbentuknya retakan-retakan di atas permukaan tanah.Kondisi tersebut tentu berpengaruh terhadapstruktur bawah permukaan tanahnya. Penelitian mengenai pemodelan strukturbawah permukaan menggunakan metode seismik refraksi telah dilakukan.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan penampang seismik di kawasanPantai Padang. Jumlah lintasan padapenelitian sebanyak dua lintasan dengan panjang masing-masing lintasan 80 meterdan spasi geophone 1 meter. Data yang diperolehberupa waktu rambat sebagaifungsi jarak dan data diolah menggunakan metodeHagiwara. Hasil penelitianmenunjukkan kecepatan pada Lintasan 1 untuk lapisanpertama (v1) adalah (1111,11-1250) m/s yang diinterpretasikan sebagai batuan alluvial dan lapisan kedua didapatkan nilai kecepatan (v2) berkisar (2000-5000) m/s yang diinterpretasikan kemungkinan sebagai batu gamping, batu pasir dan batu serpih. Kedalaman yang mampu direkam pada Lintasan 1 adalah (2,9-29,53) m. Pada Lintasan 2,besarnya nilai kecepatan lapisan pertama (v1) adalah (263,16-769,23) m/sdiinterpretasikan sebagai batuan aluvial, sedangkan besarnya nilai kecepatan lapisan kedua (v2) adalah (3333,33-5000) m/s diinterpretasikan kemungkinan sebagai batu gamping, batu pasir dan batu serpih. Kedalaman yang mampu direkam pada Lintasan 2 adalah (0,16-29,87) m. Jenis batuan yang didapatkan sesuai dengan peta geologi. Padakedua lintasan terindikasi adanya amblesan atau penurunan struktur bawah permukaankarena struktur lapisan yang tidak sejajar atau horizontal antara lapisan atasdengan lapisan di bawahnya.
Sistem Monitoring Suhu pada Proses Pendingin Larutan Nutrisi Hidroponik Menggunakan Elemen Peltier dan TDS Meter Siti Aisyah; Harmadi Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.3.336-342.2024

Abstract

Telah dilakukan perancangan sistem monitoring suhu pada proses pendingin larutan nutrisi hidroponik menggunakan elemen peltier dan TDS meter. Proses pendingin larutan nutrisi hidroponik menggunakan elemen peltier yang terhubung dengan sensor DS18B20 sedangkan TDS meter menggunakan nutrisi ABmix untuk menghasilkan konsentrasi terlarut sebesar 200 ppm – 1100 ppm. Elemen peltier aktif ketika suhu diatas 26°C sedangkan suhu dibawah 26°C elemen peltier mati. Konsentrasi terlarut yang dirancang dapat mengaktifkan buzzer ketika dibawah 200 ppm sedangkan diatas 200 ppm buzzer mati. Data berupa suhu dan konsentrasi terlarut yang didapat kemudian diproses oleh mikrokonteler Arduino Uno kemudian suhu dan konsentrasi terlarut ditampilkan ke LCD. Persentase error yang didapat pada pengujian sensor DS18B20 dengan alat pembanding sebesar 2,08% dan sensor TDS meter dengan alat pembanding sebesar 0,25%.
Pengaruh pH dan CTAB (Cetyl Trimethyl Ammonium Bromida) terhadap Morfologi Silika Mohammad Iqbal; Krisna Kumara Dewa; Meiska Dyah; Suprihatin Suprihatin; Nur Aini Fauziyah
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.3.433-438.2024

Abstract

Pada penelitian ini membahas terkait pengaruh penambahan pH dan CTAB (Cetyl Trimethyl Ammonium Bromida) terhadap morfologi silika dari abu vulkanik. Abu vulkanik memiliki kandungan silika yang cukup tinggi. Metode yang digunakan dalam pembuatan silika adalah kopresipitasi. Kemudian, silika dilakukan analisis XRD, SEM, dan FIIR untuk mengetahui fase, morfologi pada sampel, dan gugus fungsi. Pada analisis XRD diperoleh hasil bahwa silika memiliki fase amorf yang lebih dominan. Dikarenakan material awal yang digunakan merupakan abu vulkanik yang berbentuk amorf sehingga silika (SiO2) yang dihasilkan juga akan berbentuk amorf. Pada analisis SEM terhadap silika (SiO2) menunjukkan morfologi permukaan pada sampel, dimana silika (SiO2) memiliki bentuk mesoporous. Hasil dari penelitian ini mendapatkan ukuran partikel terkecil yaitu 27,3174 nm sedangkan yang terbesar yaitu 103,5214 nm. pH dan Cetyl Trimethyl Ammonium Bromida (CTAB) berpengaruh terhadap struktur kristal dan ukuran partikel silika yang didapatkan. Sedangkan pada analisis FTIR ditandai dengan adanya gugus fungsi  Si – O – Si dengan rentang panjang gelombang 1000 – 1115 cm-1 .
Pendugaan Kedalaman Rembesan Lindi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Alak Berdasarkan Metode Geolistrik Resistivitas Wenti Marlensi Maubana; Lidia Paskalia Nipu
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.3.372-378.2024

Abstract

Metode geolistrik resistivitas Schlumberger telah diterapkan untuk memperkirakan kedalaman rembesan lindi TPA Alak Kota Kupang. Survei geolistrik menggunakan resistivity meter tipe Naninura NRD-300 HF dengan jarak elektroda potensial antara 0,5 meter - 10 meter. Pengambilan data dilakukan pada empat lintasan yang mewakili lokasi TPA. Lintasan 1 di utara barat laut dengan panjang lintasan 300 meter, lintasan 2 di barat laut sepanjang 275 meter, lintasan 3 di timur tenggara dengan panjang lintasan 300 meter, dan lintasan 4 di barat daya sepanjang 300 meter. Data geolistrik diolah dengan model inversi untuk memperkirakan kedalaman rembesan lindi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai resistivitas berkisar antara 0,242 Ωm sampai dengan 535 Ωm. Pendugaan rembesan lindi mulai menyebar pada kedalaman 0,5 meter dari permukaan yang mengalir ke bawah tanah dan terakumulasi pada kedalaman 89,5 meter. Nilai resistivitas lindi berkisar 0,242 Ωm – 7,6 Ωm dan diduga terakumulasi pada lempung pasiran.

Page 1 of 4 | Total Record : 40