cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 1,782 Documents
Pengaruh Penambahan Asam Laurat Terhadap Sifat Fisis dan Magnetik Nanopartikel Fe3O4 Kurniawan, Rengga Adit; Astuti, Astuti; Muldarisnur, Mulda
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.4.362-367.2017

Abstract

Telah dilakukan sintesis nanopartikel Fe3O4 dari batuan besi menggunakan metode kopresipitasi dengan penambahan asam laurat sebagai zat aditif. Variasi massa asam laurat yang diberikan adalah 0, 35,40, 45, dan 50 g. Karakterisasi sampel yang dilakukan meliputi karakterisasi morfologi permukaan sampel menggunakan SEM, ukuran kristal menggunakan XRD (X-Ray Difractometer) dan BartingtonMagnetic Susceptibility Meter (MS2B) untuk mengukur nilai suseptibilitas magnetik. Hasil karakterisasi menggunakan XRD menunjukan ukuran kristal semua sampel berturut-turutadalah54,4; 31,9; 29,5; 33; dan 20,2 nm. Hasil karakterisasi SEM (Scanning Electron Microscope) menunjukan distribusi partikel yang paling merata/seragam didapatkan pada sampel dengan penambahan asam laurat sebanyak 45 g dengan ukuran partikel berkisar antara 25-64 nm.Pengukuran nilai suseptibilitas magnetik berturut-turut adalah 2757,1×10-8; 1479,0×10-8; 948,5×10-8; 3344,2×10-8; dan 1174,7×10-8 m3kg-1.Kata kunci: nanopartikel Fe3O4, kopresipitasi, asam laurat, suseptibilitas magnetik
Rancang Bangun Robot Cerdas Pemadam Api Beroda dengan Pemantauan Berbasis Wifi Humaira, Annisa; Rasyid, Rahmat
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.4.368-374.2017

Abstract

Robot cerdas pemadam api beroda yang berguna untuk menemukan dan memadamkan api serta dapat bergerak secara otomatis dengan pemantauan berbasis wifi telah dirancang bangun. Robot terdiri dari sensor api KY-026 dan sensor ultrasonik HC-SR04 dilengkapi dengan kamera wifi dan pompa air yang diprogram dalam mikrokontroler Arduino UNO R3. Dari hasil pengujian didapatkan robot dapat menelusuri sirkuit, memantau keadaan sekitar, mendeteksi api dan memadamkannya dengan baik. Robot berhasil mendeteksi api dan memadamkannya berdasarkan tegangan keluaran dari sensor api KY-026. Jika tegangan sensor api berada di bawah 4,1 V maka robot akan berhenti dan mengaktifkan pompa air yang dilengkapi dengan motor servo untuk memadamkan api lilin. Namun s[ensor ultrasonik tidak bisa mengukur jarak jika posisi sensor ultrasonik terhadap dinding/objek dalam kondisi serong. Hal ini terjadi karena sudut pantul gelombang ultrasonik lebih besar dari 150 sehingga receiver sensor tidak dapat menangkap gelombang yang dipantulkan objek dengan baik. Kondisi ini mengakibatkan pengukuran jarak menjadi error dan berpengaruh pada gerak robot.Kata Kunci : Robot pemadam api, sensor api, sensor ultrasonik, Arduino UNO R3
Pengaruh Persentase Serat Sabut Pinang (Areca Catechu L. Fiber) dan Foam Agent terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Papan Beton Ringan Citra, Firda Yulia; Mahyudin, Alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.4.375-380.2017

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh persentase serat sabut pinang dan foam agent terhadap sifat fisik dan mekanik papan beton ringan. Penelitian ini menggunakan metode hand lay-up dengan memvariasikan persentase serat sabut pinang yaitu 0%; 0,2%; 0,4%; 0,6% dan 0,8%. Sifat fisik dan mekanik yang diujikan meliputi daya serap air, densitas, kuat tekan dan kuat lentur. Pengujian kuat tekan dan kuat lentur menggunakan universal testing machine (UTM). Hasil menunjukkan nilai daya serap air terendah diperoleh pada papan dengan persentase serat 0,8% yaitu 14,69%, sedangkan densitas terendah diperoleh pada persentase serat 0,6% sebesar 1,42 g/cm3. Nilai kuat lentur tertinggi diperoleh pada 0,4% serat yaitu 37,5 kgf/cm2. Kuat tekan tertinggi diperoleh pada pesentase serat 0,2% yaitu 54,87 kgf/cm2. Papan beton ringan serat sabut pinang dan foam agent memiliki sifat fisik lebih tinggi dibandingkan papan GRC.Kata kunci: foam agent, hand lay-up, papan GRC serat sabut pinang.
Pengaruh Persentase Serat Eceng Gondok terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Papan Beton Busa Sari, Defta Eka; Mahyudin, Alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.4.381-386.2017

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh persentase serat eceng gondok terhadap sifat fisik dan mekanik papan beton busa. Persentase serat eceng gondok yang digunakan yaitu 0 %; 2,5 %; 5 %; 7,5 % dan 10 % terhadap volume papan dengan metode penyusunan serat secara two dimensional reinforcement (dua arah). Persentase foam agent yang digunakan tetap yaitu 0,06 % terhadap volume papan. Pengujian yang dilakukan yaitu sifat fisik berupa daya serap air, densitas dan porositas sedangkan sifat mekanik berupa kuat tekan dan kuat lentur dengan perawatan papan selama 28 hari. Alat uji kuat tekan dan kuat lentur menggunakan Universal Testing Machine (UTM). Dari hasil penelitian daya serap air rerata terendah dicapai papan beton busa tanpa serat sebesar 11,10 %, densitas rerata terendah papan beton busa dengan persentase serat 10 % sebesar 1,67 g/cm3, porositas rerata terendah pada papan beton busa tanpa serat sebesar 18,93 %, kuat tekan rerata tertinggi pada papan beton busa tanpa serat sebesar 98,4 kg/cm2 dan kuat lentur rerata tertinggi pada papan beton busa dengan persentase serat 2,5 % sebesar 58,50 kg/cm2.Kata kunci: daya serap air, densitas, foam agent, kuat lentur, kuat tekan, papan beton busa, porositas.
Pengaruh Persentase Serat Sabut Kelapa dan Resin Polyester Terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Papan Beton Ringan Jatmika, Lara Putri; Mahyudin, Alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.4.387-393.2017

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh persentase serat sabut kelapa dan resin polyester terhadap sifat fisik dan mekanik papan beton ringan. Persentase serat sabut kelapa yang digunakan adalah 0%, 0,2%, 0,4%, 0,6%, dan 0,8%. Persentase resin polyester pada penelitian ini adalah 0%, 0,25%, 0,5%, 0,75%, dan 1%. Pengujian yang dilakukan pada sampel meliputi uji densitas, daya serap air, porositas, kuat tekan, dan kuat lentur. Penambahan serat sabut kelapa dan resin polyester dapat membuat papan beton lebih ringan dibandingkan dengan papan GRC yang ada di pasaran. Nilai densitas yang terendah diperoleh pada 0,8% serat sabut kelapa yaitu 1,502 g/cm3 dan 0,75% resin polyester yaitu 1,509 g/cm3. Penambahan 0,6% serat sabut kelapa dan 0,75% resin polyester merupakan persentase optimum yang dapat diisikan ke dalam papan beton ringan. Nilai densitas papan beton ringan sudah memenuhi SNI 03-3449-2002 namun kuat tekan beton ringan jenis struktural belum memenuhi SNI 03-3449-2002. Nilai daya serap air beton ringan berbahan serat sabut kelapa dan resin polyester belum memenuhi SNI 03-2105-2006.Kata kunci: densitas, kuat tekan, porositas, resin polyester, serat sabut kelapa
Pengaruh Jenis Zeolit Terhadap Sensitivitas Sensor Non-Enzimatik untuk Mendeteksi Glukosa Nanda, Febriati; Puryanti, Dwi; Muttaqin, Afdhal
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.4.394-399.2017

Abstract

Sensor gukosa non-enzimatik dengan modifikasi zeolit sintetis telah dibuat. Pada penelitian ini digunakan zeolit dengan kandungan Sodalit, Lezurit, Megakalsilit, dan Nosean yang ditambahkan dalam campuran grafit dan paraffin. Elektroda pasta karbon (EPK) dibuat dengan komposisi grafit: paraffin sebesar 50 mg : 70 mg. Elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit (EPKZ) dibuat dengan komposisi grafit: paraffin: zeolit sebesar 50 mg : 30 mg : 20 mg. Kinerja elektroda (sensitivitas, linieritas dan tingkat reversibilitas elektroda) diuji menggunakan metode cyclic voltammetry (CV). Hasil pengujian diperoleh elektroda EPKZ2 dengan fraksi zeolit 100% menghasilkan nilai sensitivitas tertinggi sebesar 15,302 µAcm-2mM-1. Daerah optimum pendeteksian yang dicirikan dengan linieritas keluaran sensor berada pada rentang konsentrasi 50 mg/dl-300 mg/dl. Scan rate efektif dilakukan sebesar 100 mV/s dan nilai kesalahan puncak oksidasi elektroda sebesar 19,16% lebih kecil dari standar minimum sensor glukosa.Kata kunci: sensor non-enzimatik, zeolit sintetis, sensitivitas, linieritas, reversibilitas.
Identifikasi Hubungan Kandungan Logam Berat dengan Nilai Suseptibilitas Magnetik pada Tanah Lapisan Atas di Kota Sawahlunto Wahyuni, Elga Sri; Afdal, Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.1.1-7.2018

Abstract

Telah dilakukan identifikasi kandungan logam berat menggunakan metode magnetik pada tanah lapisan atas pada empat lokasi di kota Sawahlunto yaitu pada daerah pertambangan, sekitar PLTU, daerah pertanian dan pusat kota Sawahlunto. Sampel tanah diambil sedalam 20 cm dari permukaan tanah, masing-masing 10 titik pada setiap lokasi. Pengukuran suseptibilitas magnetik menggunakan alat Bartington MS2 dengan sensor MS2B pada 15 arah berbeda. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa sampel memiliki nilai suseptibilitas magnetik antara 12,9⨯10-8 – 98,4⨯10-8 m3/kg. Suseptibilitas magnetik dengan nilai lebih kecil daripada 150⨯10-8 m3/kg termasuk kategori pencemaran tingkat rendah, namun di beberapa titik telah termasuk kedalam kategori pencemaran sedang. Untuk setiap lokasi diambil 5 sampel untuk ditentukan kandungan logamnya dengan X-Ray Flouroscence. Daerah yang tercemar logam berat paling banyak adalah daerah pusat kota Sawahlunto dengan kandungan rata-rata logam berat Cu (312 ppm), Zn (1612 ppm),  Pb (226 ppm), As (108 ppm), Cr (136 ppm), Fe (123396 ppm). Daerah yang sedikit terkontaminasi logam berat yang telah melewati batas ambang dalam tanah yaitu daerah pertanian dengan logam As (32 ppm), Cr (22 ppm) dan Fe (71788 ppm). Logam berat yang telah melewati batas ambang untuk setiap lokasi pengambilan sampel adalah logam As, Cr dan Fe. Nilai suseptibilitas magnetik memiliki hubungan dengan konsentrasi logam berat walaupun dengan nilai koefisien korelasi yang kecil (R<0,5).Kata kunci: suseptibilitas magnetik, logam berat, tanah lapisan atas
Pengaruh Komposisi Kulit Buah Kakao, Ampas Tebu, dan Perekat terhadap Sifat Fisis dan Mekanis Papan Partikel dari Campuran Limbah Kulit Buah Kakao dan Ampas Tebu Najihah, Yeni Fathatun; Puryanti, Dwi; Yetri, Yuli
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.1.8-14.2018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan bahan terbaik terhadap sifat fisis dan mekanis papan partikel. Dalam penelitian ini digunakan dua variasi perlakuan bahan, yaitu perbandingan komposisi bahan dan jumlah perekat. Variasi komposisi bahan yang digunakan antara kulit buah kakao dan  ampas tebu adalah 100:0%, 75:25%, 50:50%. Kadar perekat  isosianat  yang digunakan adalah 12%, 14%, dan 16%. Ukuran panjang serat ampas tebu yang digunakan adalah 3 cm. Parameter yang diukur adalah kadar air, kerapatan, daya serap air, keteguhan patah, kuat tekan sejajar permukaan dan kekuatan rekat internal. Didapatkan papan partikel terbaik adalah papan partikel dengan perbandingan komposisi bahan 50:50% dengan kadar perekat 16%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sifat fisis yang dihasilkan memenuhi standar JIS A 5908 (2003), SNI 03-2105-2006, dan FAO (1996). Namun pada pengujian sifat mekanis terdapat beberapa nilai MOR papan partikel yang tidak memenuhi standar.  Berdasarkan persentase densitas papan partikel maka papan partikel yang dihasilkan termasuk jenis medium density particle board hingga high density particle board.Kata kunci: kulit buah kakao, ampas tebu, perekat isosianat, papan partikel
Pengaruh Temperatur Sintering Terhadap Sifat Magnetik Magnet Barium Ferit (BaFe12O19) Pasir Besi Batang Sukam Kabupaten Sijunjung Sumatera Barat Rizki, Muhammad; Budiman, Arif; Puryanti, Dwi
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.1.15-20.2018

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang sintesis magnet ferit menggunakan metode metalurgi serbuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh temperatur sintering terhadap sifat magnetik barium ferit (BaFe12O19). Barium ferit dibuat dengan cara mencampurkan hematit hasil oksidasi magnetik pasir besi Batang Sukam dengan barium karbonat. Campuran tersebut kemudian dikalsinasi pada temperatur 800 °C, dikompaksi dan disintering pada temperatur 800 °C, 900 °C, dan 1000 °C. VSM (Vibrating Sample Magnetometer) digunakan untuk menentukan sifat magnetik. Hasil VSM menunjukan bahwa pada sampel yang disintering pada temperatur 800 °C memiliki magnetisasi saturasi (Msat) sebesar 10,20 emu/g, magnetisasi remanen (MIRM) sebesar 1,52 emu/g, dan medan koersivitas (HC) sebesar 288,74 Oe. Sampel yang disintering pada temperatur 900 °C memiliki magnetisasi saturasi (Msat) sebesar 4,58 emu/g, magnetisasi remanen (MIRM) sebesar 1,51 emu/g, dan medan koersivitas (HC) sebesar 1433 Oe. Sampel yang disintering pada temperatur 1000 °C memiliki magnetisasi saturasi (Msat) sebesar 4,24 emu/g, magnetisasi remanen (MIRM) sebesar 1,40 emu/g, dan medan koersivitas (HC) sebesar 1466 Oe. Temperatur sintering yang semakin meningkat menghasilkan sampel dengan magnetisasi saturasi yang yang rendah, magnetisasi remanen yang hampir sama dan medan koersivitas yang tinggi.Kata kunci: perubahan fasa, sintering, barium ferit, Vibrating Sample Magnetometer, magnetisasi saturasi, magnetisasi remanen dan medan koersivitas
Sintesis dan Karakterisasi Sifat Optik Nanopartikel Silika yang Dilapisi Nanopartikel Emas Zeni, Ebriyen; Muldarisnur, Mulda; Syukri, Syukri
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.1.21-26.2018

Abstract

Telah dilakukan sintesis dan karakterisasi struktur dan sifat optik nanopartikel silika yang dilapisi nanopartikel emas. Sintesis dilakukan pada suhu 95 °C dengan variasi rasio mol APTES terhadap gugus silanol pada nanopartikel silika sebesar 1,0 dan 1,4  serta Au 0,1 dan 0,2 ml. Karakterisasi dilakukan menggunakan FTIR, SEM-EDS, dan Spektrofotometer UV-Vis. Spektrum FTIR menunjukkan adanya ikatan antara APTES dengan silika pada daerah serapan sekitar 1500 cm-1 dan keberadaan nanopartikel emas ditunjukkan dari hasil SEM-EDS. Karakterisasi SEM  menunjukkan nanopartikel emas menempel pada permukaan silika. Respon magnetik sampel ditunjukkan dari hasil spektrofotometer UV-Vis dengan dua puncak yaitu resonansi dipol dan resonansi kuadrupol.Kata kunci: APTES, nanopartikel emas, nanopartikel silika, respon magnetik, sifat optik