cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 1,790 Documents
Analisis Pengaruh Proses Sintering Terhadap Struktur Bijih Mangan Yang Berasal Dari Nagari Aie Ramo, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung Mustofa Mustofa; Dwi Puryanti; Arif Budiman
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.815 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.3.195-201.2018

Abstract

Penelitian ini untuk menganalisis pengaruh proses sintering terhadap struktur bijih mangan dari Nagari Aie Ramo, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung. Sampel yang digunakan berupa serbuk bijih mangan hasil ayakan 250 mesh. Penelitian ini menggunakan peralatan XRF dan XRD untuk karakterisasi. Hasil XRF menunjukkan bahwa kadar mangan totalnya bernilai ekonomis yaitu sebesar 79,70%. Kadar mangan total mengalami peningkatan dengan meningkatkannya suhu sintering. Mineral bijih mangan tanpa sintering berupa pirolusit, coesit, psilomelan, dan braunit. Kemudian akibat sintering 600°C terbentuk rodonit, bixbit dan braunit. Rodonit terbentuk karena mineral pirolusit berikatan dengan coesit. Mineral bixbit muncul karena pirolusit dipanaskan diatas 400°C. Mineral braunit semakin jelas orientasinya dalam difraktogram. Pada sintering 800°C, terdapat hausmanit, bixbit, rodonit, dan braunit. Pada suhu 1.000°C, ditemukan dua mineral yaitu hausmanit dan braunit. Sintering menyebabkan terjadinya proses oksidasi terhadap mineral mangan. Sehingga terjadi perubahan struktur kristalnya.Kata kunci : bijih mangan sijunjung, sintering, struktur kristal mangan
Identifikasi Pencemaran Air Sungai Batang Ombilin dari Nilai Total Disolved Solid, Konduktivitas Listrik dan Kandungan Logam Berat Yusrina Meydiyati; Dwi Puryanti; Arif Budiman
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.115 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.3.202-207.2018

Abstract

Penelitian identifikasi pencemaran air Sungai Batang Ombilin di Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto telah dilakukan. Pengambilan sampel dilakukan pada delapan lokasi dengan jarak antara lokasi adalah 500 m. Pada setiap lokasi diambil sampel pada tiga titik, yaitu dua di pinggir sungai dan satu di tengah sungai. Identifikasi dilakukan berdasarkan parameter nilai Total Disolved Solid (TDS), konduktivitas listrik, temperatur, derajat keasaman (pH) dan kandungan logam berat Pb, Cu dan Cr. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata temperatur air Sungai Batang Ombilin adalah 29,0˚C pada musim penghujan. Nilai ini lebih tinggi dari temperatur udara di sekitarnya yaitu 28,0˚C. Hal ini mengindikasikan bahwa air Sungai Batang Ombilin sudah mulai mengalami pencemaran. Nilai rata-rata pH sampel adalah 7,39. Nilai rata-rata TDS sampel adalah 65,17 mg/L. Nilai rata-rata konduktivitas listrik sampel adalah 114,4 μS/cm. Konsentrasi tertinggi kandungan logam berat Pb, Cu dan Cr berturutturut adalah 0,142 mg/L, 0,009 mg/L dan 0,060 mg/L. Berdasarkan parameter tersebut dapat dikatakan bahwa air Sungai Batang Ombilin di Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto tercemar karena nilai-nilai parameter tersebut berada di atas nilai standar baku mutu air sungai kelas II menurut Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001.Kata kunci: kandungan logam berat, konduktivitas listrik, pH, TDS, temp
Pengaruh Panjang Serat Pinang Terhadap Sifat Mekanik dan Uji Biodegradasi Material Komposit Matriks Epoksi dengan Penambahan Pati Talas Sindy Dwi Putri Dynanty; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.218 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.3.233-239.2018

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh panjang serat pinang terhadap sifat mekanik dan fisik material komposit matriks epoksi dengan penambahan pati talas. Variasi panjang serat 3 mm, 6 mm, 9 mm, 12 mm, dan 15 mm. Fraksi volume serat yaitu 3%. Hasil pengujian didapatkan nilai kuat tarik tertinggi pada panjang serat 3 mm yaitu 11,02 MPa. Pada pengujian modulus elastisitas diperoleh nilai tertinggi pada panjang serat 12 mm yaitu 132,52 MPa. Nilai regangan dan kuat impak tertinggi pada panjang serat 9 mm yaitu 10 % dan 0,0052 J/mm2. Nilai biodegradasi rata-rata yaitu sebesar 0,098%.Kata kunci: serat pinang, epoksi, pati talas, kuat tarik, kuat impak, biodegradasi.
Karakterisasi Arus dan Tegangan Sensor Okigen dari Bahan TiO2 Didoping dengan SnO2 Harma Dwi Putri; Elvaswer Elvaswer
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.414 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.3.266-272.2018

Abstract

Telah dilakukan karakterisasi arus dan tegangan sensor gas oksigen berbentuk pelet dari bahan semikonduktor TiO2 didoping dengan SnO2. Sensor gas oksigen dibuat dengan konsentrasi doping SnO2 yang berbeda. Proses pembuatan sensor gas oksigen diawali dengan pencampuran bahan, kemudian sampel dikalsinasi pada temperatur 500 ℃ selama 4 jam menggunakan metode reaksi dalam keadaan padat. Sensor gas oksigen diuji pada temperatur ruang untuk mendapatkan karakteristik I-V, menentukan nilai sensitivitas, konduktivitas dan waktu respon dan karakterisasi XRD. Berdasarkan pengukuran karakteristik I-V, sensitivitas tertinggi terdapat pada komposisi bahan 92% mol TiO2+ 8% mol SnO2 yaitu 4,08 pada tegangan 24 volt. Nilai konduktivitas tertinggi terdapat pada komposisi bahan 92% mol TiO2 + 8% mol SnO2 yaitu 2,81 x 10-2/Ωm di lingkungan oksigen, dengan waktu respon 32 sekon dan tegangan 24 volt. Hasil XRD menunjukan ukuran kristal 92% mol TiO2 + 8 % mol SnO2 yaitu 86,53, nm lebih kecil dibandingkan dengan TiO2 tanpa doping yaitu 121,17 nm.Kata kunci: Sensor gas oksigen, TiO2- SnO2, sensitivitas, konduktivitas, waktu respon.
Analisis Faktor Pelemahan Neutron dari Berbagai Jenis Bahan untuk Aplikasi Moderator/Reflektor dan Batang Kendali Pada Reaktor Termal Mulya Prasetya; Mohammad Ali Shafii
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.635 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.3.208-214.2018

Abstract

Salah satu cara untuk menentukan sifat moderator dalam reaktor termal dari berbagai bahan adalah dengan menganalisis faktor pelemahan neutronnya. Analisis faktor pelemahan neutron dilakukan pada beberapa jenis bahan berbentuk slab satu dimensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat bahan yang cocok sebagai moderator dalam reaktor termal. Selain itu diperlihatkan juga bahan yang cocok sebagai batang kendali dan reflektor. Biasanya sifat-sifat bahan tersebut ditentukan berdasarkan data tampang lintang serapan dan hamburannya, namun dalam penelitian ini ditunjukkan bentuk pola pelemahan neutronnya. Penelitian ini dilakukan secara simulasi komputasi yang menampilkan pola faktor pelemahan neutron dengan menggunakan software MATLAB. Ketebalan bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20 cm. Terdapat sepuluh bahan yang diteliti, yaitu air ringan (H2O), air berat  (D2O), grafit (C), berrilium (Be), boron (B), hidrogen (H), helium (He), natrium (Na), besi (Fe) dan deuterium (D). Data penampang lintang bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah data penampang lintang total bahan yang merupakan penjumlahan dari nilai penampang lintang serapan dan penampang lintang hamburan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pola faktor pelemahan neutronya bahan yang cocok sebagai moderator dan juga reflector adalah air ringan (H2O), air berat (D2O), grafit (C) dan berrilium (Be). Selain itu, pada penelitian ini diperoleh bahan yang cocok sebagai batang kendali adalah boron (B).Kata kunci: Faktor pelemahan neutron, moderator, reaktor termal, penampang lintang total
Pengaruh Konsentrasi SiO2 dalam Komposit TiO2-SiO2 sebagai Lapisan Swabersih pada Katun Tekstil Oktaviani Zairawati; Dahyunir Dahlan
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3551.702 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.3.240-245.2018

Abstract

Telah dilakukan pembuatan lapisan swabersih dari komposit TiO2-SiO2 di permukaan katun tekstil menggunakan metode dip-spin coating. Bahan yang digunakan berupa TiO2 dan SiO2 serbuk. Variasi TiO2-SiO2 yaitu 0,5; 1; 1,5; 2; 2,5;3. TiO2-SiO2 yang telah dibuat dilarutkan sebanyak 1% (b/v). Sebelum dicampurkan dengan larutan TiO2-SiO2, katun disterilkan dan direndam dalam asam asetat glasial yang berfungsi sebagai cross linking agent selama 15 menit. Katun terlapis TiO2-SiO2 diuji menggunakan larutan noda asam palmitat 15 ppm serta disinari selama 12 jam dibawah lampu UV. Absorban awal dan absorban akhir noda dihitung menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Sampel yang telah dibuat dikarakterisasi menggunakan mikroskop optik, XRD dan SEM. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh persentase pengurangan noda asam palmitat tertinggi dan terendah adalah 91,34% untuk penambahan 1,5 g SiO2 dan 3,80% untuk penambahan 3 g SiO2. Gambar dari mikroskop optik memperlihatkan lapisan TiO2-SiO2 pada katun mengalami peningkatan ketransparanan seiring meningkatnya penambahan komposisi SiO2. Morfologi katun terlapis TiO2-SiO2 dapat terlihat lebih jelas menggunakan SEM, dimana penambahan 1,5 gr SiO2 memiliki lapisan yang lebih tebal dan terjadi aglomerasi pada permukaan katun dibandingkan penambahan 3 g SiO2. Berdasarkan hasil XRD penambahan SiO2 mengakibatkan puncak TiO2 tertutupi.Kata kunci: lapisan swabersih, cross lingking agent, asam asetat glasial, asam palmitat
Analisis Laju Dosis Radiasi di Sekitar Ruangan Radioterapi RS. Universitas Andalas Padang Imam Wahyudi; Dian Milvita
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.53 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.3.273-278.2018

Abstract

Telah dilakukan penelitian analisis laju dosis radiasi menggunakan surveymeter fluke di sekitar instalasi radioterapi RS. Universitas Andalas Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur laju dosis radiasi dan melakukan evaluasi berdasarkan Pembatas Dosis (PD) Perka BAPETEN No 3 Tahun 2011, memperkirakan efek biologis radiasi, serta evaluasi fasilitas proteksi radiasi berdasarkan Safety Report Series No. 47 IAEA. Pengambilan data dilakukan pada titik pengukuran di sekitar instalasi radioterapi. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa laju dosis radiasi di sekitar instalasi radioterapi berkisar antara 0-1.907 µSv per jam. Laju dosis radiasi yang didapatkan masih di bawah nilai Pembatas Dosis Perka BAPETEN No 3 Tahun 2013, akan tetapi pada titik pengukuran di sekitar mobile C-arm nilai yang diperoleh melebihi nilai pembatas dosis untuk masyarakat umum yaitu 0,25 µSv per jam. Perkiraa efek biologis radiasi yang ditimbukan di sekitar instalasi radioterapi adalah efek stokastik. Fasilitas proteksi radiasi di instalasi radioterapi telah memenuhi syarat Safety Report Series No. 47 IAEA.Kata kunci: Efek stokastik, Laju dosis radiasi, Radioterapi, RS. Universitas Andalas, Surveymeter fluke
Analisis Multi-Atribut dan Jaringan Syaraf Tiruan dengan Optimalisasi Filter untuk Deteksi Patahan Penampang Seismik Lapangan F3 Laut Utara Belanda Melanz Hasan; Elistia Liza Namigo
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.581 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.3.215-221.2018

Abstract

Identifikasi patahan merupakan salah satu langkah awal dalam interpretasi seismik dan menjadi komponen penting dalam pengembangan strategi eksplorasi. Deteksi patahan dilakukan dengan metode analisis multi-atribut dan jaringan syaraf tiruan (JST). Metode ini diterapkan pada data blok F3 Sektor Laut Utara Belanda. Atribut seismik yang digunakan sebagai data masukan terdiri dari similarity, spectral decomposition, curvature, dip dan semblance. Pickset yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari pickset pada patahan besar dan patahan kecil dengan jumlah 400 pick. Data latih yang digunakan pada pelatihan JST adalah penampang seismik pada inline 325. Penampang seismik yang digunakan sebagai data uji adalah inline 256 dan 272. Hasil pelatihan JST dengan kombinasi multi-atribut similarity, spectral decomposition dan semblance menunjukan efektifitas yang paling tinggi untuk deteksi patahan. Pelatihan JST pada patahan besar secara visual menghasilkan kualitas deteksi yang lebih baik dibandingkan dengan patahan kecil. Penerapan fault enhancement filter (FEF) menghasilkan penampang seismik yang lebih tajam sehingga mempermudah proses picking dan menghasilkan pelatihan JST yang lebih baik dengan nilai error lebih kecil. Pickset yang sudah dilatih pada inline 325 dapat diterapkan pada data uji dengan probabilitas patahan yang makin jelas dan tajam dengan nilai misclassification error 2,56%. Kata kunci: deteksi patahan, jaringan syaraf tiruan, analisis atribut
Studi Alterasi Hidrotermal dan Mineralisasi Batuan di Sekitar Mata Air Panas Garara Bukit Kili, Kabupaten Solok, Sumatera Barat Rahmat Ravvi Qodri; Ardian Putra
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.659 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.3.246-252.2018

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai studi alterasi hidrotermal dan mineralisasi pada batuan di sekitar mata air panas Garara (Bukit Kili), Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Sampel batuan diambil pada tiga daerah stratigrafi penyusun daerah Bukit Kili, yaitu Lahar Bukit Bakar (Qulh), Lahar Gunung Talang (QTlh), dan Vulkanik Tua (TTI). Penentuan mineral alterasi yang terbentuk dilakukan dengan melakukan karakterisasi menggunakan X-ray Fluorescence (XRF), X-ray Diffractometer (XRD), dan Scanning Electron Microscopy (SEM). Hasil XRF menunjukkan bahwa batuan pada daerah penelitian merupakan batuan yang terbentuk dari aktivitas magma andesit yang berkaitan dengan zona subduksi pada pinggiran benua aktif dan dikontrol oleh aliran gas pada proses pengkayaan magma. Hasil XRD memperlihatkan adanya mineral albit, kristobalit, tridimit dan diopsid, tipe alterasi yang terbentuk pada daerah penelitian adalah tipe propilitik, dan silifikasi. Mikrotekstur pada batuan Lahar Gunung Talang (QTlh) memiliki tekstur bulat, kubus, dan prismatik yang tidak beraturanKata kunci: alterasi, andesit, Garara, propilitik, silifikasi, stratigrafi.
Rancang Bangun Sistem Kontrol Gorden, Lampu, dan Kipas Angin Berbasis Arduino Uno R3 Alisman Alisman; Wildian Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.862 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.3.279-285.2018

Abstract

Telah dilakukan sebuah rancang bangun prototipe sistem kontrol gorden, lampu, dan kipas angin ruangan berbasis Arduino Uno R3. Gorden diruangan terbuka atau tertutup dan lampu hidup atau mati secara otomatis berdasarkan pendeteksian cahaya luar ruangan oleh sensor LDR (Light Dependent Resistor).Gerak buka-tutup gorden tipe vertical blind ini dilakukan melalui mekanisme putaran motor stepper 5V. Suhu dan kelembaban ruangan dideteksi oleh sensor DHT22 untuk pengontrolan kipas angin. Nilai suhu dan kelembaban ditampilkan pada LCD 2x16. Hasil uji ini menunjukkan bahwa sistem otomatis yang dikontrol dengan mikrokontroler ATmega328 dapat bekerja sesuai dengan algoritma yang dirancang. Kata kunci : Sensor, Intensitas cahaya, vertical blind, kelembaban relatif, suhu, motor stepper

Page 31 of 179 | Total Record : 1790