cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 1,782 Documents
Karakterisasi Sistem Sensor Serat Optik Berdasarkan Efek Gelombang Evanescent Indra, Andeskob Topan; -, Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 3 No 1: Januari 2014
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.3.1.%p.2014

Abstract

Telah dilakukan pengkarakterisasian sistem sensor serat optik berdasarkan efek gelombang evanescent. Karakterisasi dilakukan untuk melihat pengaruh panjang pengelupasan cladding terhadap rugi-rugi pada serat optik dan pengaruh pembengkokan serat optik yang telah dikupas cladding-nya terhadap rugi-rugi pada serat optik. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan jenis cladding pengganti yaitu cladding udara dan air, memvariasikan panjang pengupasan cladding dengan panjang 3 cm sampai 10 cm, serta memvariasikan pembengkokan serat optik tersebut. Alat dan bahan yang digunakan adalah serat optik moda jamak FD-620-10, LED superbright warna merah ukuran 5 mm, detektor cahaya OPT 101 dan multimeter digital. Serat optik dipotong sepanjang 17 cm dan dikupas cladding-nya dengan menggunakan larutan aseton. Hasil eksperimen memperlihatkan bahwa semakin panjang pengupasan cladding, semakin besar rugi-rugi serat optik yang dihasilkan. Rugi-rugi serat optik juga akan semakin besar seiring bertambah besarnya pembengkokan serat optik. Pada kasus efek gelombang evanescent, nilai indeks bias cladding berpengaruh terhadap intensitas cahaya yang ditransmisikan dalam serat optik. Penurunan nilai indeks bias cladding akan membuat intensitas cahaya yang ditransmisikan juga akan menurun sehingga rugi-rugi serat optik menjadi besar.
Pengaruh Bahan Bakar Un-PuN, Uc-PuC dan MOX terhadap Nilai Breeding Ratio pada Reaktor Pembiak Cepat Lestari, Meiby Astri; Fitriyani, Dian
Jurnal Fisika Unand Vol 3 No 1: Januari 2014
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.3.1.%p.2014

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh beberapa jenis campuran bahan bakar terhadap nilai breeding ratio pada reaktor pembiak cepat.  Perhitungan dilakukan melalui simulasi komputasi untuk desain reaktor 3D dengan geometri teras berbentuk kubus berukuran x= y = z = 80 cm, berpendingin PbBi dengan memvariasikan tiga jenis campuran bahan bakar yang digunakan yaitu  UN-PuN, UC-PuC dan MOX. Pemantauan terhadap hasil simulasi dilakukan selama 5 tahun waktu operasi.  Melalui perhitungan difusi multigrup dan perhitungan burnup, dilakukan analisis tentang nilai faktor multiplikasi (keff) dan nilai breeding ratio. Pada awal operasi, fraksi pengayaan bahan bakar diatur agar nilai keff awal berada dalam kondisi kritis dengan  nilai reaktifitas swing 0,002. Pada awal operasi nilai breeding ratio terbesar dicapai oleh bahan bakar UC-PuC sedangkan nilai terkecil pada penggunaan MOX masing-masing 1,31 dan 0,76.  Pada penggunaan bahan bakar UN-PuN menunjukkan nilai breeding ratio yang stabil setiap tahunnya yaitu ~1,2.
Analisis Uptake Tiroid Menggunakan Teknik ROI (Region Of Interest) pada Pasien Hipertiroid Vandra, Arizola Septi; Milvita, Dian; Nazir, Fadil
Jurnal Fisika Unand Vol 3 No 1: Januari 2014
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.3.1.%p.2014

Abstract

Telah dilakukan analisis uptake tiroid dari 12 orang pasien hipertiroid (struma difusa toksik dan non toksik). Diagnosis pasien dilakukan dengan thyroid scan  menggunakan kamera gamma dual head Skylight ADAC merek Philips. Masing-masing pasien disuntikkan radiofarmaka Tc99m pertechnetate sebanyak (3-5) mCi secara intravena ke lengan pasien. Thyroid scan dilakukan pada selang waktu 5, 10 dan 15 menit pasca injeksi Tc99m pertechnetate. Hasil analisis menunjukkan bahwa uptake tiroid pasien struma difusa toksik berada di atas batas normal uptake tiroid. Rerata uptake tiroid pasien struma difusa toksik pada selang waktu 5, 10 dan 15 menit secara berturut-turut  adalah 17.5%, 18.17% dan 18.33%. Tingginya nilai uptake menunjukkan bahwa pasien memiliki tiroid yang bersifat hiperaktif dan membutuhkan penanganan lebih lanjut terhadap kelainan fungsi tiroidnya. Uptake tiroid pasien struma difusa non toksik masih berada dalam batas normal, rerata uptake pada selang waktu 5, 10 dan 15 menit adalah 2.9%, 3.35% dan 3.38%. Tinggi rendahnya uptake tiroid bergantung pada kinerja kelenjar tiroid.
Penentuan Prosentase Washout Tc99m Perteknetat Menggunakan Teknik ROI (Region Of Interest) pada Pasien Nodul Tiroid Hidayat, Muthiah; Milvita, Dian; Nazir, Fadil
Jurnal Fisika Unand Vol 3 No 1: Januari 2014
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.3.1.%p.2014

Abstract

Penelitian penentuan prosentase washout Tc99m perteknetat pada pasien nodul tiroid dengan teknik ROI (Region of Interest) telah dilakukan di salah satu Rumah Sakit di Jakarta dengan jumlah pasien 10 orang yang terdiri dari 2 laki-laki dan 8 perempuan.  Radiofarmaka yang digunakan adalah Tc99m perteknetat. Pencitraan menggunakan kamera gamma dilakukan sebanyak 3 kali yaitu pencitraan 1 dengan rentang  (0-5) menit, pencitraan 2 dengan rentang (5-10) menit dan pencitraan 3 dengan rentang (10-15) menit setelah injeksi radiofarmaka. Hasil penelitian menunjukkan  prosentase washout tertinggi pada total tiroid, lobus kanan dan lobus kiri secara berturut-turut adalah 6.14%, 6.30% dan 5.98%, sedangkan prosentase washout terendah secara berturut-turut adalah 1.02%, 1.19% dan 3.51%.  Prosentase washout yang diperoleh berada dalam rentang (0 – 25) %. Hal ini terjadi karena waktu pencitraan yang tidak dapat berlangsung lama sehingga penurunan aktivitas radiofarmaka pada  kelenjar tiroid pasien masih sedikit.
Pembuatan dan Karakterisasi Sifat Mekanik Bahan Komposit Serat Daun Nenas-Polyester Ditinjau Dari Fraksi Massa dan Orientasi Serat Sriwita, Delni; -, Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 3 No 1: Januari 2014
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.3.1.%p.2014

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pembuatan dan karakterisasi sifat mekanik bahan komposit serat daun nenas-polyester ditinjau dari fraksi massa dan orientasi serat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan massa serat terhadap sifat mekanik pada komposit resin polyester khususnya kuat tarik dan kuat tekan. Resin polyester-MEKPO (Methyl Ethyl Ketone Peroxide) berperan sebagai matriks pada komposit dan serat daun nenas berperan sebagai filler pada matriks polimer resin polyester.  Karakterisasi kuat tarik dan kuat tekan komposit terhadap penambahan serat daun nenas dilakukan dengan alat uji wekob 32559 (Cesare Galdabini). Secara umum, sifat mekanik resin polyester-serat daun nenas meningkat berdasarkan penambahan serat. Nilai kuat tarik dan kuat tekan untuk komposit dengan orientasi serat searah lebih tinggi daripada orientasi serat acak.  Nilai kuat tarik maksimum diperoleh pada komposit dengan penambahan serat 0,2 g sebesar 723,36 N/cm2 dan nilai kuat tekan pada komposit dengan penambahan serat 1,5 g sebesar 1768,13 N/cm2.
Penentuan Biodistribusi Tc99m Perteknetat Menggunakan Teknik ROI pada Pasien Hipertiroid (Struma Difusa) Martha, Rahmi Desi; Milvita, Dian
Jurnal Fisika Unand Vol 3 No 1: Januari 2014
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.3.1.%p.2014

Abstract

Penelitian tentang biodistribusi Tc99m perteknetat pada pasien hipertiroid (struma difusa) yang melakukan pemeriksaan sidik tiroid telah dilakukan di salah satu Rumah Sakit di Jakarta. Data penelitian diperoleh dari hasil pemeriksaan sidik tiroid terhadap 12 pasien hipertiroid yang terdiri dari 5 pria dan 7 wanita. Tujuan dari penelitian adalah menentukan biodistribusi pada pencitraan I (±5 menit), II (±10 menit), dan III (±15 menit) setelah injeksi Tc99m perteknetat pada pasien hipertiroid. Penelitian ini menggunakan peralatan kamera gamma dual head Skylight ADAC merek Phillips dan dose calibrator. Bahan yang digunakan, yaitu radiofarmaka Tc99m perteknetat. Nilai biodistribusi diperoleh berdasarkan nilai cacahan dengan teknik ROI pada masing-masing pencitraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada keseluruhan waktu pencitraan, rerata biodistribusi radiofarmaka pada lobus kanan lebih besar daripada lobus kiri. Hal ini disebabkan karena terjadi pembesaran asimetris pada lobus kanan yang mengakibatkan tingginya aktivitas sel sehingga radiofarmaka lebih banyak terdistribusi pada lobus kanan.
Sintesis Dan Karakterisasi Sifat Mekanik Serta Struktur Mikro Komposit Resin Yang Diperkuat Serat Daun Pandan Alas (Pandanus dubius) Taufik, Citra Mardatillah; -, Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 3 No 1: Januari 2014
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.3.1.%p.2014

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang sintesis dan karakterisasi sifat mekanik serta struktur mikro komposit resin yang diperkuat serat daun pandan alas (Pandanus dubius).  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi massa serat dan susunan serat yang ditinjau dari kekuatan tarik, kekuatan tekan serta struktur mikro dari komposit resin yang berpenguat serat daun pandan alas (Pandanus dubius).  Serat daun pandan alas (Pandanus dubius) berfungsi sebagai penguat dan resin poliester-MEKPO berfungsi sebagai matriks.  Karakterisasi kuat tekan dan kuat tarik komposit dilakukan dengan alat uji tekan dan uji tarik (wekob 32559 Galdabini).  Nilai uji tarik dan uji tekan maksimum diperoleh pada perbandingan poliester dan katalis  yaitu (99 : 1) %.  Nilai kuat tarik resin poliester-serat daun pandan alas tertinggi diperoleh pada penambahan serat 0,8 g yaitu sebesar 354,16 N/cm2 dan nilai kuat tekan resin poliester-serat daun pandan alas tertinggi diperoleh pada penambahan serat 1 g yaitu sebesar 1783,67 N/cm2.
Pengaruh Penambahan SrTiO3 pada Struktur dan Sifat Listrik Bahan Piezoelektrik BNT-BT Delfia, Uchi; Mahyudin, Alimin; Ahda, Syahfandi
Jurnal Fisika Unand Vol 3 No 1: Januari 2014
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.3.1.%p.2014

Abstract

Sintesis bahan piezoelektrik BNT-BT dengan menambah SrTiO3 telah dilakukan dengan menggunakan metode solid state reaction. Parameter yang digunakan pada metode ini diantaranya penggerusan selama 4 jam, kompaksi dengan tekanan 5000 psi, kalsinasi selama 1 jam pada suhu 300oC dan sintering pada suhu 1000oC selama 4 jam. Pada penelitian ini dilakukan variasi terhadap persentase SrTiO3 sebesar 2,5%, 5%, 7,5% dan 10%. Sampel dikarakterisasi menggunakan LCR meter dan STA. Hasil karakterisasi LCR menunjukkan pada penambahan 7,5% ST terdapat lonjakan tajam pada nilai konstanta dielektrik yaitu sebesar 3625, begitupun untuk nilai temperatur curienya sebesar 400oC. Hasil karakterisasi STA menunjukkan nilai onset tertinggi yang diindikasi sebagai daerah perubahan fasa dari feroelektrik ke paraelektrik berada pada penambahan 7,5% mol ST. Ini memperkuat kemungkinan bahwa daerah MPB (Morphotropic Phase Boundary) berada pada penambahan 7,5% mol ST untuk bahan BNT-BT-ST.
Sintesis Lapisan Tipis Semikonduktor dengan Bahan Dasar Tembaga (Cu) Menggunakan Chemical Bath Deposition Oktaviani, Yolanda; -, Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 3 No 1: Januari 2014
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.3.1.%p.2014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh temperatur terhadap sifat optik dan kristalinitas lapisan tipis dengan bahan dasar Cu.  Lapisan tipis semikonduktor ini dibuat dengan menggunakan metode Chemical Bath Depositin (CBD), merupakan material yang dapat digunakan untuk membuat sel surya dengan biaya rendah. Lapisan tipis yang telah disintesis lalu dikarakterisasi menggunakan UV-Vis, XRD dan SEM.  Lapisan yang tidak rata menyebabkan ketebalan dari sampel berbeda sehingga penyerapan cahayanya (absorbansi) juga bervariasi.  Energi gap optimum diperoleh pada suhu 70oC sebesar 4,24 eV. Sampel ini memiliki struktur partikel berbentuk batang atau kubik dan berada pada fase amorf karena keteraturan kristal yang belum tersusun dengan rapi.
ANALISIS UPTAKE TIROID MENGGUNAKAN TEKNIK ROI (REGION OF INTEREST) PADA PASIEN NODUL TIROID Bahirah, Azyyati; Milvita, Dian; Nazir, Fadil
Jurnal Fisika Unand Vol 3 No 2: April 2014
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.3.2.59-64.2014

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan analisis uptake tiroid menggunakan teknik ROI (Region Of Interest) dari 10 orang pasien nodul tiroid. Pasien dibagi menjadi 2 kategori, yaitu hot nodule sebanyak  3 orang dan cold nodule sebanyak 7 orang. Radiofarmaka yang digunakan adalah Tc-99m perteknetat. Radiofarmaka diinjeksikan secara intravena ke lengan pasien. Pencitraan dilakukan menggunakan kamera gamma dual head ADAC Skylight pada selang waktu 5, 10 dan 15 menit pasca injeksi. Hasil penelitian menunjukkan rerata nilai uptake pada pasien hot nodule meningkat pada selang waktu 5 sampai 15 menit, sedangkan pada pasien cold nodule peningkatan nilai uptaketerjadi pada selang waktu 5 sampai 10 menit.Kata Kunci : Cold nodule, hot nodule, kamera gamma, radiofarmaka, Tc-99m perteknetat, uptakeAbstractThe thyroid uptake analysis using ROI (Region of Interest) technique of10 thyroid nodules patients had been performed. Patients were divided into two categories, i.e. hot nodule and cold nodule, as many as 3 people and7 people, respectively. Radiopharmaceutical used is Tc-99m pertechnetate. Radiopharmaceutical was intravenouslyinjectedintothe patient's arm. Imaging was performed using a ADAC Skylight dual head gamma camerain intervals 5, 10 and 15 minutes post-injection. The results showedthe meanuptake value at patients with hot nodulesincreased at intervals of 5 to 15 minutes, while at patients with cold nodules increased at intervals of 5 to 10 minutes.Keyword : Cold nodules, hot nodules, gamma camera,  radiopharmaceutical, Tc-99m pertechnetate, uptake

Page 91 of 179 | Total Record : 1782