Articles
182 Documents
Penggunaan Akustika Luar-Ruangan dalam Menanggulangi Kebisingan pada Bangunan
Mashuri, Mashuri
SMARTek Vol 5, No 3 (2007)
Publisher : SMARTek
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (405.072 KB)
Penulisan ini merupakan studi literatur yang membahas tentang penanggulangan kebisingan pada bangunan dengan menggunakan akustika luar-ruangan. Penanggulangan kebisingan dengan menggunakan akustika luar-ruangan akan sangat efektif bila dilakukan secara menyeluruh. Kita tidak hanya memperhatikan elemen-elemen yang menempel atau berada pada bangunan, namun juga merancang luar ruang yang mampu menahan atau setidaknya mengurangi masuknya kebisingan dari luar ruangan ke dalam bangunan. Menata layout banguanan, penggunaan penghalang buatan dan pemakaian material dengan insulasi kombinasi merupakan beberapa langkah perancangan akustik luar ruangan yang dapat ditempuh dalam menanggulangi kebisingan.
KERUSAKAN AKIBAT GEMPA DAN METODE PERBAIKAN ELEMEN STRUKTUR PASCA GEMPA
Sulendra, I Ketut
SMARTek Vol 3, No 1 (2005)
Publisher : SMARTek
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (335.066 KB)
Pada masa lalu banyak bangunan mengalami kerusakan akibat gempa. Beberapa contoh dari perbaikan dan/atau perkuatan dari gedung beton bertulang telah dilaporkan dalam beberapa literatur. Metode perbaikan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu perbaikan setempat meliputi perbaikan join balok-kolom serta perbaikan join fondasi-kolom. Metode yang diusulkan serta hasil yang diperoleh menunjukkan perbaikan perilaku struktural yang efektif, ditinjau dari kekuatan, kekakuan serta disipasi energi dari elemen struktur yang ditinjau. Teknik perbaikan yang diusulkan pada elemen-elemen struktur tersebut terbukti efektif.
KAPASITAS DUKUNG TANAH LANAU MENGGUNAKAN PARAMETER UJI DCP DENGAN MENGADOPSI KORELASI HAMBATAN KONUS CPT DENGAN DCP
Bontong, Benyamin
SMARTek Vol 9, No 2 (2011)
Publisher : SMARTek
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (465.023 KB)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan rumus kapasitas dukung tanah lanauberdasarkan parameter nilai DCP yang diadopsi dari korelasi hambatan konus uji CPT dengannilai DCP. Material penelitian adalah lanau yang diambil di Kelurahan Tondo, kota Palu.Pengujian CPT dan DCP dilakukan pada beberapa variasi kepadatan dan kadar air. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa ada korelasi spesifik antara hambatan konus dengan nilai DCPyang dapat didekati dengan persamaan qc = 93.85 DCP-1.166. Berdasarkan korelasi tersebutdidapatkan rumus pendekatan sederhana untuk mengestimasi kapasitas dukung ultimit tanahlanau dalam bentuk qu = 26 DCP-1.166
Perencanaan Struktur Tahan Gempa dengan Metode Drift Spektra
Mallisa, Zet
SMARTek Vol 6, No 1 (2008)
Publisher : SMARTek
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (231.203 KB)
Penelitian ini membahas mengenai penggunaan metode drift Spektra dalam menganalisis atau menghitung beban gempa suatu struktur yang dimodelkan sebagai balok geser sederhana yang dapat memberikan informasi akan deformasi internal suatu struktur akibat gerakan tanah karena gempa. Penelitian ini menggunakan portal 5 lantai dan 7 lantai sebagai contoh kasus atau contoh perhitungan.Untuk menghitung respons percepatan tanah maka diberikan gempa buatan dengan menggunakan respons percepatan gempa El Centro pada jenis tanah sedang yang terletak pada Wilayah Gempa IV. Hasil perpindahan lantai yang diperoleh dari metode drift spektra dan respons spektrum dengan menggunakan program SAP 2000 untuk portal 5 lantai dan portal 7 lantai perbedaannya sangat kecil, yakni untuk portal 5 lantai perpindahan pada lantai atap dengan metode drift spektra adalah sebesar 21,741 cm, sedangkan hasil respon spektrum dari SAP 2000 diperoleh 19,7212 cm. Sedangkan untuk portal 7 lantai perbedaannya semakin kecil, dimana perpindahan yang dihasilkan dengan metode drift spektra sebesar 34,84 cm dan respons spektrum SAP 2000 sebesar 33,85 cm. Perbedaan drift antar lantai yang dihasilkan dari kedua metode tersebut tidak signifikan
Studi Model Fisik Stabilitas Sand Boiling Pada Konstruksi Bendung
Arafat, Yassir
SMARTek Vol 3, No 2 (2005)
Publisher : SMARTek
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (211.963 KB)
Pengamatan proses sand boiling pada konstruksi bendung dengan menggunakan suatu model uji yang dirancang dapat mensimulasikan adanya gangguan stabilitas tanah (sand boiling) akibat timbulnya pengaliran pada medium di bawah konstruksi. Pengujian dan pengamatan dilakukan terhadap parameter berupa tinggi air (hw) dihulu bendung, tinggi air dihilir bendung saat peristiwa sand boiling terjadi (hc), pengaruh panjang sheet pile dan posisi penepatan sheet pile pada konstruksi bendung, dan juga jenis medium pengaliran (pasir) dan tebal lapisan medium (T), untuk mendapatkan besarnya tinggi muka air kritis (hc) dimana pertama kali terlihat kejadian sand boiling. Variabel ini dibuat dalam suatu nilai perbandingan hubungan parameter tanpa dimensi yang dianalisis dalam suatu grafik. Model uji memperlihatkan panjang dan posisi sheet pile, tebal lapisan pasir, dan jenis medium pasir yang memberikan hambatan terbaik dimana  perisitiwa sand boiling terjadi.
SISTEM PENGENDALIAN PID YANG DIAPLIKASIKAN PADA PENGENDALIAN STEAM TURBIN DENGAN SINGLE VARIABLE INPUT DAN SINGLE OUTPUT
Kalatiku, Protus Pieter;
Nugraha, Deny Wiria
SMARTek Vol 9, No 2 (2011)
Publisher : SMARTek
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (675.8 KB)
Pengendali digital PID (Proportional Integral Differensial) adalah pengendali yang banyakdigunakan pada sistem pengendalian proses industri. Pengendali ini memiliki struktur yangsederhana tetapi memiliki aplikasi yang luas. Pengendali ini dapat diturunkan menjadipengendali PI (Proportional Integral) dan PD (Proportional Differensial). Suatu pengendali digitalmengukur variabel proses yang akan dikendalikan pada setiap selang waktu yang spesifik yangdisebut waktu sampling. Pada setiap sampling atau pada tiap pengukuran dari variabel proses,datanya adalah adalah data analog yang harus dikonversi ke dalam bentuk digital sebelumdiproses oleh kontroler. Kemudian pengendali mengolah tiap sampel dari variabel proses untukmenentukan besar error terhadap set-point, dan berdasarkan error inilah, pengendali digital PIDdengan menggunakan algoritma PID menghitung sinyal kendali yang harus diberikan ke proses.Tujuan penelitian ini adalah merancang pengendali steam turbin berbasis kendali PID denganmenggunakan perangkat lunak yang dibangun dengan menggunakan algoritma PID. Padaperancangan sistem kendali ini diharapkan dapat memberikan sistem pengaturan frekuensiterhadap gangguan perubahan beban yang dapat mengakibatkan kerusakan peralatan listrik,serta tidak meninggalkan kinerja dari kontroler PID dalam aspek tanggapan peralihan, kesalahankeadaaan tunak, dan kesalahan kuadratik yang diterapkan pada sistem pengendali steamturbin
Studi Tingkat Permeabilitas Beton Serat Baja Benrat
Siregar, Atur P. N.
SMARTek Vol 6, No 2 (2008)
Publisher : SMARTek
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (193.146 KB)
Beton serat yang memanfaatkan baja benrat yang merupakan limbah industri konstruksi maupun industri lainnya masih belum banyak termanfaatkan. Penggunaan serat baja benrat akan berdampak pada penurunan kualitas keliatan betonnya yang termasuk diantaranya adalah permeabilitas beton. Beton serat baja benrat dalam penelitian ini menggunakan bentuk bebas dengan ratio l/d dari 20, 40 dan 60 serta volume penggunaan antara 1% hingga 4% dari volume beton yang digunakan. Kualitas permeabilitas beton akan meningkat secara signifikan dengan setiap penambahan ratio l/d dan volume serat baja benratnya bahwa peningkatan nilai permeabilitas akan lebih dari 5% setiap 1% penambahan serat baja dengan panjang ratio l/d= 20, dan untuk setiap 1% penambahan serat baja dengan ratio l/d = 40 akan bertambah nilai permeabilitasnya lebih dari 100%, sedangkan untuk setiap 1% penambahan serat baja dengan ratio l/d=60 akan bertambah nilai permeabilitasnya lebih dari 200%. Demikian juga terjadi penurunan kulatisa workabilitas dari beton segar yang dihasilkan
Prediksi Erosi Lahan DAS Bengkulu Dengan Sistem Informasi Geografis (SIG)
Tunas, I Gede
SMARTek Vol 3, No 3 (2005)
Publisher : SMARTek
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1826.7 KB)
Sebagian endapan sedimen di muara Sungai Bengkulu diperkirakan berasal dari erosi permukaan di DAS. Alih fungsi lahan (land use) di DAS juga diperkirakan telah mempengaruhi laju erosi permukaan. Untuk memprediksi laju erosi permukaan DAS Bengkulu, penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode USLE dan Sistem Informasi Geografis sebagai alat bantu analisis data berbasis digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju erosi permukaan DAS Bengkulu adalah 40.64 ton/ha/tahun. Angka ini setara dengan 2.258 mm/tahun dan termasuk dalam kelas bahaya erosi II (15-60 ton/ha/tahun)/ringan berdasarkan klasifikasi USDA. Hal ini berarti bahwa erosi permukaan DAS Bengkulu memberi kontribusi kecil terhadap sedimentasi di muara
MANAJEMEN RiSIKO DALAM PROYEK KONSTRUKSI
Labombang, Mastura
SMARTek Vol 9, No 1 (2011)
Publisher : SMARTek
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (167.179 KB)
Risiko adalah variasi dalam hal-hal yang mungkin terjadi secara alami atau kemungkinanterjadinya peristiwa diluar yang diharapkan yang merupakan ancaman terhadap properti dankeuntungan finansial akibat bahaya yang terjadi. Manajemen risiko merupakan Pendekatanyang dilakukan terhadap risiko yaitu dengan memahami, mengidentifikasi dan mengevaluasirisiko suatu proyek.Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui tentang manajemen risiko padaproyek konstruksi.Metode yang digunakan adalah studi literatur tentang manajemen risiko pada proyek konstruksidengan mengacu kepada teori-teori yang relevan.Hasil studi menunjukkan bahwa manajemen risiko sangat penting dilakukan bagi setiap proyekkonstruksi untuk menghindari kerugian atas biaya, mutu dan jadwal penyelesaian proyek.Melakukan tindakan penanganan yang dilakukan terhadap risiko yang mungkin terjadi (responrisiko) dengan cara : menahan risiko (risk retention), mengurangi risiko (risk reduction),mengalihkan risiko (risk transfer), menghindari risiko (risk avoidance).
Pengaruh Prosedur Perkiraan Laju Erosi Terhadap Konsistensi Nisbah Pengangkutan Sedimen
Tunas, I Gede
SMARTek Vol 6, No 3 (2008)
Publisher : SMARTek
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (263.361 KB)
Terdapat dua prosedur yang dapat digunakan untuk memperkirakan laju erosi dengan menggunakan metode USLE berdasarkan data historis (historical data) pada masa yang lampau. Cara pertama yakni dengan menganalisis laju erosi rata-rata bulanan untuk seluruh tahun data sekaligus. Keluaran dari cara ini adalah perkiraan laju erosi rata-rata bulanan. Cara yang kedua yakni dengan melakukan perhitungan laju erosi rata-rata bulanan untuk setiap tahun data. Perbedaan prosedur dalam memperkirakan laju erosi tersebut, memungkinkan terjadinya perbedaan angka laju erosi yang akan dinyatakan dengan angka nisbah pengangkutan sedimen (sediment delivery ratio, SDR). Penelitian ini mengkaji pengaruh kedua prosedur perkiraan laju erosi tersebut terhadap konsistensi nisbah pengangkutan sedimen. Hasil penelitian yang diterapkan pada sub-DAS Miu dan Wuno di Palu-Sulawesi Tengah menunjukkan bahwa angka nisbah pengangkutan sedimen (SDR) kedua prosedur tidak menunjukkan perbedaan yang besar, masing-masing sebesar 1.13 % dan 2.55 %.