cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
EL-HIKMAH
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 11, No 1 (2017): Juni" : 7 Documents clear
ANALISIS KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Kajian Buku Paket Pendidikan Agama Islam SMA Terkait Gerakan Islam Radikal di Indonesia Lestari, Lestari
EL-HIKMAH Vol 11, No 1 (2017): Juni
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan agama Islam merupakan media pembentukan generasi muslim yang baik, namun materi pendidikan agama Islam yang diajarkan pada sekolah menengah atas terlihat masih belum memperlihatkan tujuan tersebut. Hal ini bisa dilihat dari beberapa mata pelajaran, seperti pelajaran sejarah kebudayaan Islam yang sangat banyak membahas tentang peperangan, mata pelajaran Fiqih yang banyak membahas hukum Islam yang tidak diterapkan di Indonesia, seperti fikih jinayat dan jihad. Kedua mata pelajaran ini jika tidak diajarkan dengan baik akan melahikan sikap ekstrim atau bisa melahirkan gerakan Islam radikal dari kalangan muda.
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERILAKU KEAGAMAAN ANAK KELAS VIII SMP NEGERI 7 MATARAM TAHUN PELAJARAN 2016/2017 SHOLIHAH, AZIZAH
EL-HIKMAH Vol 11, No 1 (2017): Juni
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi hasil temuan penulis melalui penelitian tentang pengaruh pola asuh orang tua terhadap perilaku keagamaan anak kelas VIII SMP Negeri 7 Mataram. Pola asuh orang tua dalam penelitian ini dibedakan atas tiga kecendrungan, yaitu pola asuh orang tua yang cenderung otoriter, demokratis, dan acuh tak acuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh dengan menggunakan teknik dan instrumen angket yang dianalisa dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil analisis artikel ini menunjukkan adanya pengaruh pola asuh orang tua terhadap perilaku keagamaan anak yang dibuktikan melalui uji statistik dengan perolehan koefisien determinasi sebesar 0,575, hasil analisa uji F sebesar 1, 480 (sig. 0,285) pada taraf signifikan 0,05. Secara bersama-sama, pola asuh orang tua yang cenderung otoriter, demokratis, dan acuh tak acuh memiliki pengaruh yang positif terhadap perilaku keagamaan anak. Secara parsial, pola asuh demokrasi dan acuh tak acuh memberikan pengaruh tingkat rendah, sementara pola asuh otoriter memberi pengaruh sangat rendah.
MERAWAT ASWAJA DAN SUSTAINABILITAS ORGANISASI: Analisis Praksis Pendidikan Ke-NW-an Saparudin, Saparudin
EL-HIKMAH Vol 11, No 1 (2017): Juni
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tengah rivalitas ideologis dan keragaman gerakan keagamaan, NW - dalam konteks Lombok merasa memperoleh “interupsi” kalau bukan ancaman dari sejumlah gerakan baru pasca reformasi. Mempertahankan posisi sebagai kelompok dominan, baik secara ideologis maupun kuantitas dirasakan semakin penting. Studi ini difokuskan pada proses diseminasi identitas ideologis Ahl al-Sunnah wa al-Jama’ah (Aswaja) dan implikasinya terhadap proses reproduksi kader-kader baru NW. Berdasarkan kecenderungan empiris, studi ini membuktikan bahwa pembelajaran Ke-NW-an lebih dari sekedar merawat ideologi Aswaja, juga yang lebih penting adalah cara NW menjaga sustainibilitas organisai dengan menekankan pada reproduksi kader-kader baru. Hal ini sekaligus sebagai salah satu jawaban atas semakin dinamisnya proponen NW dalam menentukan pilihan-pilihan paham dan organisasi keagamaan yang lain.
IMPLIKASI PENERAPAN METODE TARGHIB WA TARHIB TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA MA PUTRI AL-ISHLAHUDDINY KEDIRI LOMBOK BARAT Mawaddah, Ida Aulia; Taisir, M.
EL-HIKMAH Vol 11, No 1 (2017): Juni
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode Targhib wa Tarhib pada pembelajaran Akidah Akhlak dan implikasinya terhadap motivasi belajar siswa kelas X MA Putri al-Ishlahuddiny Kediri Lombok Barat tahun pelajaran 2016-2017. Temuan artikel ini menunjukkan, bahwa metode Targhib wa Tarhib adalah metode yang sudah cukup lama dikenal dalam pendidikan Islam akan tetapi masih jarang digunakan. Karena kebanyakan pendidik masa kini menggunakan konsep Barat dalam proses pembelajaran. Metode Targhib wa Tarhib dapat mendorong mengarahkan siswa kepada kebaikan dan menjahui kejahatan serta memotivasi siswa untuk lebih giat lagi dalam belajar. Itu merupakan unsur yang sangat penting dalam proses pembelajaran untuk mencapai hasil yang diinginkan.Kata Kunci: metode, Targhib wa Tarhib, motivasi belajar, Ponpes Al-Ishlahuddiny.
PANDANGAN MAHASISWA TERHADAP RADIKALISME (Studi Penelitian Deskriptif di UIN Mataram) Hidayati, Husnul
EL-HIKMAH Vol 11, No 1 (2017): Juni
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dakwah, jihad, Islam memiliki korelasi parsial. Dakwah dalam pandangan setiap orang berbeda-beda, demikian pula jihad yang selalu identik dengan kekerasan. Seruan jihad dalam Islam bukanlah hal baru dalam Islam. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptip kualitatif. Penelitian ini melibatkan mahasiswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Dakwah sebaiknya dilakukan dengan mengedepankan kesantunan dan menghindari perilaku kekerasan karena sesungguhnya kemajemukan adalah bagian yang harus diutamakan; (2) Jihad sebagai bagian dari ajaran Islam jangan diartikan dalam makna yang sempit. Jihad sering diartikan sebagai upaya pembelaan agama pada saat perang dan banyak di dalilkan oleh pelaku teror. (3) Stigma bahwa Islam identik dengan kekerasan adalah sesat dan tidak dapat dibenarkan karena Islam sendiri bukanlah agama kekerasan, tetapi Islam sering dijadikan alat untuk meraih kekuasaan atau komoditas politik untuk menggaet kekuasaan.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM TRADISI PRAJA PADA PERAYAAN MAULID NABI MUHAMMAD DI KOTA MATARAM Haninaturrahmah, Haninaturrahmah; Muhammad, Muhammad
EL-HIKMAH Vol 11, No 1 (2017): Juni
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Latar belakang masalah dalam penelitian ini berkaitan dengan pergeseran nilai-nilai pendidikan Islam dalam masyarakat yang terjadi di dalam tradisi praja pada perayaan maulid Nabi Muhamamd di kota Mataram, khususnya di Kelurahan Dasan Agung. Fakta-fakta yang menunjukkan adanya pergeseran nilai tersebut 1) Musik pengiring praja yang dulunya menggunakan musik-musik Islam diganti dengan music modern, seperti disco, rege, rock, dan dangdut, 2) Media praja tidak lagi menggunakan media yang bernafaskan Islam seperti media masjid, melainkan media yang berbentuk motor harlay, binatang buas, dan lain-lain, 3) Proses arakan praja diiringi dengan joget-jogetan para pengusung praja dibarengi dengan aksi menenggak minuman keras dan campur baur antara laki-laki dan perempuan. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut penelitian ini memfokuskan penelitiannya menjadi tiga pokok permasalahan, yaitu 1) Sejarah tradisi praja pada perayaan maulid Nabi Muhammad di Kota Mataram, 2) Proses pelaksanaan tradisi praja pada perayaan maulid Nabi Muhammad di Kota Mataram, 3) Nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi praja pada perayaan maulid Nabi Muhammad di Kota Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan historis dan fenomenologis. Setting penelitian dilakukan di Kelurahan Dasan Agung di tiga lingkungan yaitu, lingkungan Arong-Arong Timur, lingkungan Gapuk Utara, dan lingkungan Gapuk Selatan. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Subyek yang diteliti merupakan pelaku dan pengamat Praja dengan menggunakan tipe purposive sampling. Untuk menjawab rumusan masalah yang ada peneliti menggunakan tekhnik analisa antisipatory, reduksi, display, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi praja di Kota Mataram sudah dilakukan sejak berabad silam oleh masyarakat muslim Sasak, khususnya di Dasan Agung. Tradisi ini merupakan tradisi yang dilakukan untuk menghibur anak-anak yang akan dikhitan dan dilakukan khusus pada bulan Rabiul Awwal bertepatan dengan perayaan maulid Nabi Muhammad S.a.w. Tradisi ini mengandung nilai-nilai pendidikan Islam, yaitu 1) Nilai tauhid, 2) Nilai kemasyarakatan, 3) Nilai keberanian, 4) Nilai syiar Islam, 5) Nilai syukur, 6) Nilai ikhlas-kasih sayang, dan 7) Nilai inovasi-kreasi.
PERSEPSI BURUH PASAR TERHADAP PENDIDIKAN ANAK (STUDI KASUS PADA BURUH PASAR MANDALIKA MATARAM) Arifin, Syamsul
EL-HIKMAH Vol 11, No 1 (2017): Juni
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara yuridis, prinsip education  for All merupakan amanat UUD 1945 (pasca-perubahan) khususnya pasal 28 C ayat (1) dan sekaligus menjadi dasar sistem pendidikan nasional Indonesia. Namun dalam kenyataanya, masih banyak anak-anak Indonesia tidak dapat mengenyam pendidikan di sekolah formal. Di antara mereka yang tidak dapat memperoleh salah satu hak azazinya tersebut adalah anak-anak dari kalangan orang tua yang berprofesi sebagai buruh pasar. Tentu, banyak faktor yang menyebabkan mereka kehilangan haknya, di antaranya adalah persepsi orang tua terhadap pendidikan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi buruh pasar terhadap pendidikan anak dalam tiga hal (urgensi dan tujuan Pendidikan, biaya, dan hubungan pendidikan dengan kehidupan anak) dan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian dilakukan dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan kualitatif dan memilih Pasar Mandalika Mataram sebagai lokasi penelitian. Penelitian memperoleh hasil sebagai berikut; pertama, Persepsi Buruh Pasar terhadap Pendidikan Anak (a) Secara umum para buruh pasar Mandalika Bertais Mataram memandang  pendidikan sangat penting bagi anak dan mereka meyakini mendorong dan membiayai pendidikan anak mereka di sekolah formal.  Apapun tujuan mereka menyekolahkan anak sangat variatif dari yang bersifat normatif sampai praktis-pragmatis; (b) Para buruh pasar sepakat bahwa biaya pendidikan di Indonesia (baca Lombok) sangat mahal; (c) Para buruh pasar memahami bahwa ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan kualitas hidup yang dijalani seseorang, meskipun hubungan tersebut dalam situasi dan hal-hal tertentu tidak selalu linier. Atas dasar pemahaman tersebut, mereka berkeyakinan bahwa pendidikan anak berpeluang memberikan pengaruh positif terhadap kehidupan masa depan mereka. Kedua, faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi mereka dapat dibagi dalam dua bagian utama, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi keinginan, latar belakang pengalaman, kepribadian, dan penerimaan, sedangkan faktor eksternal mencakup ukuran, kontras, intensitas, dan objek yang baru yang dialami.

Page 1 of 1 | Total Record : 7