cover
Contact Name
ZAENUDIN AMRULLOH
Contact Email
amrulloh@uinmataram.ac.id
Phone
+628170802611
Journal Mail Official
jurnal.komunitas@uinmataram.ac.id
Editorial Address
Kota mataram, Nusa tenggara barat INDONESIA
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
KOMUNITAS JURNAL PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM
KOMUNITAS: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam has been enlisted with p-ISSN: 2086-3357 and e-ISSN: 2540-9182 and published per semester on January-June and July-December by Department of Islamic Social Community Development of Dakwah and Communication Science of Universitas Islam Negeri Mataram (Mataram State Islamic University). This KOMUNITAS: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam focuses on contemporary islamic social community issues in Indonesia, related to development, welfare and gender, religion and media, religion and tourism, religion and community empowerment and other actual issues relevant to the focus and scope of journal.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 1 (2021): Community Development through Practice and Public Policy" : 5 Documents clear
COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM IMPLEMENTASI PROGRAM KAMPUNG IKLIM DI KELURAHAN TALANGBUBUK, KECAMATAN PLAJU, KOTA PALEMBANG Muhammad Reza Hudaya; Titis Puspita Dewi
KOMUNITAS Vol. 12 No. 1 (2021): Community Development through Practice and Public Policy
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.499 KB) | DOI: 10.20414/komunitas.v12i1.3355

Abstract

Climate change that occurs globally is a strategic issue for Indonesia. One form of attention from Ministry of Environment and Forestry is implementing the Climate Village Program (ProKlim). This program can be implemented through the participation of the community at least at the level of Rukun Warga or a village that has a role in reducing the risk of climate change impacts. ProKlim has implemented a collaborative cooperation process between government and non-government actors. In general, the research objective is to describe the implementation of collaborative governance in the implementation of ProKlim in Talangbubuk Village . This research uses descriptive qualitative methods through document study and interviews, then processed from the data reduction stage, the interpretation of the findings, and data triangulation. Based on the findings analyzed using 6 (six) Collaborative Governance criteria, it can be concluded that the collaboration in ProKlim implementation can be categorized as a process collaboration.
PENGEMBANGAN PROGRAM TAKHASUS AL-QURAN DI PONDOK PESANTREN KRAPYAK YOGYAKARTA Neni Rosita
KOMUNITAS Vol. 12 No. 1 (2021): Community Development through Practice and Public Policy
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.065 KB) | DOI: 10.20414/komunitas.v12i1.3512

Abstract

Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Al-Qur’an yang memiliki kecenderungan membangun sebuah relasi suci antara kiai dan santri. Aktivitas menghafal Al-Qur’an yang dilakukan secara berkelompok dapat menumbuhkan ikatan emosional yang kuat, karena menghafalkan Al-Qur’an memerlukan waktu yang lama. Pengajian Al-Qur’an berlangsung cukup instens, sehingga membentuk pribadi yang bermoral dan kesadaran sosial yang melekat dalam kepribadian seorang penghafal Al-Qur’an. Sebagai respon positif dari pesantren terhadap perubahan dan kemajuan zaman dalam modernisasi sistem pendidikan, maka pondok pesantren telah memulai melakukan perubahan dan penyesuaian, baik menyangkut tujuan pendidikan, kurikulum, metode pengajaran, sarana pendidikan. Terjadinya modernisasi dalam sistem pendidikan pesantren bukan berarti bahwa semua elemen-elemen atau unsur-unsur yang menjadi ciri khusus dari sebuah pesantren tersebut mengalami perubahan dibuang atau dihilangkan. Orientasi pendidikan di Pondok Pesantren Ribathul Qur’an wal Qira’at yaitu mementingkan masa depan para santrinya setelah dapat menyelesaikan hafalan dari pondok dengan tujuan menjadi insan Qur’ani.
MEMAHAMI PERILAKU MISKIN MASYARAKAT DESA SENGKERANG, LOMBOK TENGAH: UPAYA DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN EKONOMI Siti Aminah
KOMUNITAS Vol. 12 No. 1 (2021): Community Development through Practice and Public Policy
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.503 KB) | DOI: 10.20414/komunitas.v12i1.3556

Abstract

Biaya pendidikan dan berbagai upaya lainnya justru membentuk masyarakat menjadi individu yang mempunyai sikap dan mentalitas miskin. artinya dalam merespon program-program yang dirancang pemerintah, masyarakat justru hanya tertarik secara financial untuk memperoleh bagian dari program tersebut tanpa memahami tujuan dan out put yang diharapkan pemerintah. Sehingga yang terjadi adalah angka kemiskinan semakin meningkat karena masyarakat justru berlomba-lomba memperlihatkan dan mempresentasikan dirinya sebagai masyarakat miskin. Dalam konteks ini maka yang dibutuhkan bukan hanya program yang bersifat konten, akan tetapi yang lebih penting dari itu adalah pembangunan pemahaman dalam rangka merubah sikap mental masyarakat untuk tidak bangga menjadi objek pembangunan tetapi dapat bertransformasi sebagai subjek yang dapat melakukan pembangunan. oleh karena itu dalam melihat dan mengkaji persoalan tersebut penulis melakuakn penelitian di Desa sengkerang, Lombok Tengah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami dan menjelaskan perilaku miskin yang ditunjukkan oleh masyarakat dalam rangka mendoktrin pemahaman lingkungan sekitar tentang kodisinya.
KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT BAURAN: ANALISIS PADA INTERKASI KELOMPOK ETNIS TIONGHOA DENGAN MASYARAKAT LOKAL Riska Mutiah
KOMUNITAS Vol. 12 No. 1 (2021): Community Development through Practice and Public Policy
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.916 KB) | DOI: 10.20414/komunitas.v12i1.3583

Abstract

The interaction between ethnic groups in a social sphere is always related to integration issues. Moreover, the Indonesian people are diverse with their inherent cultural identities. The pattern of interaction between the Chinese and several local ethnic groups in Indonesia has been investigated by various parties, including in Medan, Bengkalis, and Yogyakarta. The results of the three studies show that the interaction between these groups only occurs in the economic realm. It causes the inability to merge in the assimilation process. The author wants to examine why the pattern of interaction between ethnic Chinese and local communities does not reach the point of assimilation by using literature study as methodology. The analysis shows that the relationship among them is not in close proximity but more at public distance. Such a distance happened because the relationship patterns between these groups are fragmented then induces the emergence of organic solidarity among them.
Peran Komunitas Sosial Keagamaan dalam Meningkatkan Religiusitas Remaja: Studi pada IPNU-IPPNU Ranting Capgawen Selatan, Kabupaten Pekalongan Abdul Mukhlis; Muhammad Riziq; Heru Susanto
KOMUNITAS Vol. 12 No. 1 (2021): Community Development through Practice and Public Policy
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.02 KB) | DOI: 10.20414/komunitas.v12i1.3633

Abstract

IPNU-IPPNU merupakan organisasi pelajar bentukan ormas Nahdhatul Ulama. Anggotanya terdiri atas personal usia pelajar atau remaja. IPNU-IPPNU sebagai suatu organisasi di bawah naungan NU telah mengalami dinamika yang panjang. Organisasi tersebut berdiri di hampir setiap daerah yang didominasi ormas NU, seperti di daerah Capgawen Selatan (Capsel), Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Organisasi ini memiliki tantangan besar dalam menghadapi disrupsi dan dekadensi moral di kalangan remaja. Berdasarkan itu, tujuan studi ini adalah memberi gambaran atas upaya-upaya yang dilakukan oleh organisasi IPNU-IPPNU sebagai organisasi social keagamaan dalam meningkatkan religiusitas remaja di era disrupsi dan dekadensi moral. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penyediaan data primer dilakukan dengan teknik wawancara dan observasi. Adapun data sekunder menggunakan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan IPNU-IPPNU Capgawen Selatan memiliki peran yang cukup signifikan bagi peningkatan karakter religiusitas pada diri remaja. Melaui kegiatan-kegiatan yang diselenggrakan, IPNU-IPPNU telah menyisipkan misi untuk membiasakan remaja dengan kegiatan-kegiatan sosial keagamaan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5