cover
Contact Name
Hamdan Akbar Notonegoro
Contact Email
hamdan_an@untirta.ac.id
Phone
+62254-395502
Journal Mail Official
flywheel@untirta.ac.id
Editorial Address
Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Jl. Jend. Sudirman Km. 3 Cilegon,
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta
ISSN : 24077852     EISSN : 25977083     DOI : https://doi.org/10.36055/fwl.v0i0.
The journal publishes original and (mini)review articles covering the concepts of materials science, mechanics, kinematics, thermodynamics, energy and environment, mechatronics and robotics, fluid mechanics, tribology, cybernetics, industrial engineering and structural analysis. The journal follows new trends and progress proven practice in the mechanical engineering and also in the closely related sciences as are electrical, civil and process engineering, medicine, microbiology, ecology, agriculture, transport systems, aviation, and others, thus creating a unique forum for interdisciplinary or multidisciplinary dialogue.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Volume IV Nomor 1, April 2018" : 17 Documents clear
Pengaruh Proses Quenching Dan Tempering Terhadap Sifat Mekanik Dan Struktur Mikro Baja Karbon Rendah Dengan Paduan Laterit Iman Saefuloh; Haryadi Haryadi; Abdurrofi Zahrawani; Bintang Adjiantoro
FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta Volume IV Nomor 1, April 2018
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2173.249 KB) | DOI: 10.36055/fwl.v1i1.3372

Abstract

Kemajuan teknologi membuat produksi baja nasional terus dikembangkan dengan bahan baku yang lebih baik. Pada Penelitian ini dikembangkan baja berkualitas unggul dari biji nikel (Limonit). Disebut bahwa, Limonit ini di produksi melalui endapan bijih besi laterit yang merupakan lapisan atas dari saprolit (bijih nikel kadar tinggi). Dengan proses pengolahan kandungan Limonit melalui inovasi tersendiri, pengembangan yang menghasilkan sifat baja yang unggul. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang keunggulan baja Laterit, dilakukan penelitian terhadap pengaruh unsur didalam baja Laterit. Dengan melakukan proses heat treatment (quenching dan tempering) dapat meningkatkan sifat mekanik dan  struktur mikro  pada baja laterit. Dengan beberapa analisis pengujian yaitu uji kekerasan, uji impak dan perubahan struktur mikro. Pada uji kekerasan quenching air memeliki kekerasan tertinggi 459,7 HV. Pada uji impak quenching udara tempering 300oC memeliki nilai impak tertinggi 1,625 J/mm2. Pada pengujian metalografi perubahan struktur mikro yang terbentuk adalah martensit,bainit,ferit,pearlite dan austenite sisa. Dan pada pengujian Scanning Electron Microscope (SEM) bentuk patahan yang terbentuk dari hasil uji impak adalah getas dan ulet
ANALISA TERMODINAMIKA LAJU PERPINDAHAN PANAS DAN PENGERINGAN PADA MESIN PENGERING BERBAHAN BAKAR GAS DENGAN VARIABEL TEMPERATUR LINGKUNGAN Ambo Intang; Darmansyah Darmansyah
FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta Volume IV Nomor 1, April 2018
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.942 KB) | DOI: 10.36055/fwl.v1i1.3324

Abstract

Seiring perkembangan zaman, pengeringan pakaian yang dahulu hanya memanfaatkan sinar matahari, sekarang sudah banyak beralih kepada mesin pengering mekanis karena membutuhkan waktu yang lebih singkat, tidak perlu tempat yang luas, terjaga kebersihannya dan tidak tergantung pada cuaca, tapi dipengaruhi oleh temperatur lingkungan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari suhu lingkungan terhadap laju perpindahan kalor dan pengeringan pada mesin pengering pakaian agar diketahui berapa beban yang ideal untuk dikeringkan dan temperatur lingkungan yang tepat menggunakan mesin, sehingga pemakaiannya akan lebih efektif dan efisien. Didapatkan laju perpindahan kalor terbesar terjadi pada beban yang paling berat (5.3 kg) dan yang dikeringkan pada suhu lingkungan yang lebih rendah (T lingkungan 27 0C) yaitu sebesar 18.89 kJ/s sedangkan laju pengeringan tertinggi terjadi pada beban 5.3 kg (T lingkungan 34 0C) dan terendah pada beban 1.6 kg (T lingkungan 27 0C). Semakin berat beban semakin efisien penggunaannya dan suhu lingkungan yang tinggi adalah temperatur lingkungan yang tepat menggunakan mesin pengering sedangkan pengeringan yang membutuhkan laju perpindahan kalor yang tinggi menandakan proses pengeringan yang lebih lama.
Desain Awal Pembangkit Listrik Menggunakan Bahan Bakar Sampah Kota Cilegon Dengan Kapasitas 2 MW Imron Rosyadi; Yusvardi Yusuf; Haryadi Haryadi; Aswata Aswata; Remmo Ardian
FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta Volume IV Nomor 1, April 2018
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (983.734 KB) | DOI: 10.36055/fwl.v1i1.3627

Abstract

Produksi sampah terus meningkat sedangkan lahan tempat pembuangan a khirmemiliki batas kapasitas tertentu. Masalah sampah di beberapa kota besar mulai muncul karena pengolahan secara konvensional dan manajemen yang buruk.Untuk itu perlu diterapkan teknologi untuk memusnahkan sampah secara efisien,efektif, dan berkesinambungan. Pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) merupakan salah satu opsi untuk menangani hal tersebut . Pada perencanaanPLTSa ini akan menggunakan siklus uap sederhana dengan extraction steamsetelah melewati turbin. daya yang direncanakan yaitu sebesar 2 MW berdasarkan asumsi dari data statistik sampah kota Cilegon. Untuk mengetahui efisiensi darisistem pembangkit pada perencanaan ini menggunakan software cycle tempo.Sedangkan untuk perancangan ruang pembakaran menggunakan software firecad.  Ruang pembakaran untuk PLTSa dirancang agar tidak menghasilkan zat -zat yangberbahaya bagi lingkungan. Untuk mencapai hal tersebut diperlukan komposisisampah yang sesuai. Berdasarkan analisa, sampah yang layak dijadikan untuk bahan bakar PLTSa memiliki moisture mini mal sebesar 50%.
Halaman Editor Halaman Editor April 2018
FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta Volume IV Nomor 1, April 2018
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.716 KB) | DOI: 10.36055/fwl.v1i1.3629

Abstract

April 2018
Fabriksi Karakterisasi Sifat Fisik dan Mekanik Produk Stir Casting Komposit Daur Ulang Alumunium Dengan Penambahan 14,18 dan 22 wt% FLY ASH Gunawan Gunawan; Amir Arifin; Buana Candra Mangku
FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta Volume IV Nomor 1, April 2018
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.556 KB) | DOI: 10.36055/fwl.v1i1.4006

Abstract

AMC (Aluminium Matrix Composites) adalah jenis material komposit logam dengan aluminium sebagai matriknya dan Fly Ash dan Magnesium (Mg) sebagai penguat dari matrik Aluminium. AMC mempunyai prospek pengembangan yang cukup menjanjikan, didasari oleh sifat-sifatnya yang baik, seperti kekerasan dan kekuatan yang tinggi, dan bahan dasar yang mudah didapatkan. Metode yang digunakan untuk pembuatan aluminium komposit yaitu metode stir casting, dengan menggunakan parameter temperatur pengadukan 800˚C, fraksi berat fly ash 14, 18 dan 22% dengan penambahan pembasah magnesium 2.5% serta kecepatan pengadukan konstan 350rpm dan waktu pengadukan 10 menit. Pengujian ini meliputi pengujian kekerasan, impak, komposisi kimia, densitas dan Scanning Electron Micropskop (SEM), secara berturut-turut nilai kekerasan meningkat dari paduan 14,18 dan 22 wt% fly ash dengan nilai 71,070, 72,661 dan 72,815 BHN, terjadi penurunan nilai impak dari setiap penambahan bahan paduan fly ash, di dapatkan nilai impak pada penambahan 14 wt% fly ash sebesar 11,354 joule, pada penambahan 18 wt% fly ash sebesar 10,456 joule dan pada penambahan 22 wt% fly ash sebesar 9,506. Hasil komposisi kimia masih banyak faktor pengotor pada waktu pengecoran Hasil pengujian densitas cendrung menurun seiring bertambahnya persentase jumlah fly ash. Pada hasil SEM diketahui masih banyaknya porositas yang terjadi dari hasil coran.
Gas Hidrogen Pada Proses Elektrolisis Terhadap Emisi Dan Konsumsi Bahan Bakar yudi, yudi; Salam, Fajrus
FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta Volume IV Nomor 1, April 2018
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fwl.v1i1.3216

Abstract

Meningkatnya  penggunaan  kendaraan  sepada  motor  maka  terjadi peningkatan polusi udara yang disebabkan oleh hasil pembakaran yang akan berdampak pada kesehatan. Emisi gas buang merupakan gas beracun yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor, dengan itu perlu adanya penurunan emisi gas buang dengan menggunakan zat tambahan yang dihasilkan dari proses elektrolisis dan akan menghasilkan gas hidrogen. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan gas hidrogen hasil dari proses elektrolisis air dengan campuran natrium hidogsida tehadap bahan bakar premium.Pada penelitian ini proses elektrolisis air ditambahkan katalis natrium hidrogsida dengan variasi 10 gram (OB1), 20 gram, (OB2) dan 30 gram(OB3). Kemudian prosedur pengujian dibagi menjadi dua tahap yaitu uji emisi gas buang dan uji konsumsi bahan bakar, pengujian konsumsi bahan bakar dengan jarak 1,4 km pada setiap putaran mesin 1500 rpm, 2000 rpm, 2500 rpm.Hasil penelitian di dapat dengan penambahan gas hidrogen hasil elektrolisis air terhadap kendaraan sepeda motor dengan variasi campuran air dengan NaOH memberi pengaruh terhadap emisi gas buang kendaraan. Penambahan gas hidrogen beserta campuran NaOH akan membuat bahan bakar premium semakin irit. Semakin tinggi campuran NaOH maka gas hidrogen yang dihasilkan semakin banyak dan emisi semakin berkurang.
GAS HIDROGEN PADA PROSES ELEKTROLISIS TERHADAP EMISI DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR Yudi Setiawan; Fajrus Salam
FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta Volume IV Nomor 1, April 2018
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fwl.v1i1.3350

Abstract

Meningkatnya  penggunaan  kendaraan  sepada  motor  maka  terjadi peningkatan polusi udara yang disebabkan oleh hasil pembakaran yang akan berdampak pada kesehatan. Emisi gas buang merupakan gas beracun yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor, dengan itu perlu adanya penurunan emisi gas buang dengan menggunakan zat tambahan yang dihasilkan dari proses elektrolisis dan akan menghasilkan gas hidrogen. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan gas hidrogen hasil dari proses elektrolisis air dengan campuran natrium hidogsida tehadap bahan bakar premium.Pada penelitian ini proses elektrolisis air ditambahkan katalis natrium hidrogsida dengan variasi 10 gram (OB1), 20 gram, (OB2) dan 30 gram(OB3). Kemudian prosedur pengujian dibagi menjadi dua tahap yaitu uji emisi gas buang dan uji konsumsi bahan bakar, pengujian konsumsi bahan bakar dengan jarak 1,4 km pada setiap putaran mesin 1500 rpm, 2000 rpm, 2500 rpm.Hasil penelitian di dapat dengan penambahan gas hidrogen hasil elektrolisis air terhadap kendaraan sepeda motor dengan variasi campuran air dengan NaOH memberi pengaruh terhadap emisi gas buang kendaraan. Penambahan gas hidrogen beserta campuran NaOH akan membuat bahan bakar premium semakin irit. Semakin tinggi campuran NaOH maka gas hidrogen yang dihasilkan semakin banyak dan emisi semakin berkurang

Page 2 of 2 | Total Record : 17