cover
Contact Name
Budhi Santoso
Contact Email
kangbudhi_uin@radenfatah.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tamaddun@radenfatah.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam
ISSN : 14129027     EISSN : 2622531X     DOI : -
Core Subject : Humanities,
The purpose of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts and ideas or research results that have been achieved in the area of social humanities.
Arjuna Subject : -
Articles 162 Documents
HERMENEUTIKA INSIDER-OUSIDER; STUDI ATAS PENGARUH HEREMENEUTIKA BARAT TERHADAP HEREMENEUTIKA ISLAM Musnur Hery
Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 18 No 2 (2018): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/tamaddun.v18i2.2391

Abstract

Salah satu kekayaan khazanah intelektual Islam adalah peninggalan Kitab-kitab tafsir klasik yang ditulis oleh sarjanawan dan mufassir muslim ternama. Jumlahnya sangat mengagumkan, mengingat setiap mufassir dalam menafsirkan al-Qur’an melahirkan Kitab yang berjilid-jilid. Namun seiring dengan kemunduran umat Islam, khususnya dalam bidang pengetahuan, kuantitas (bahkan mungkin pula kualitas) volume tafsir tersebut mengalami penurunan tajam. Ditengarai salah satu penyebabnya adalah tertutupnya pintu ijtihad, sehingga masyarakat umum hanya mengikuti eksegesi yang telah dikembangkan dan digariskan oleh ulama’.
Politik Identitas dan dan penguatan Demokrasi Lokal (Kekuatan Wong kito dalam demokrasi lokal) sirajudin fikri
Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 18 No 2 (2018): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/tamaddun.v18i2.2701

Abstract

This paper examines how the Palembang local community uses local values as a process of strengthening democracy. The study in this paper discusses what values still exist and are still used in everyday life, whether they are used in conscious or local values that they actually use but they are not aware of that. There is no previous research that specifically addresses the existence of local values of Wong Kito in everyday life, and this is deepened in the realm of democratization in the local sphere. Researchers felt it was important to conduct this research on the basis of several reasons, none of which previously examined local politics, especially democratization held by indigenous people of Palembang, the second reason is whether this zero conflict occurred in Palembang because they still use local values in their daily lives -day, there are a number of questions in this study, but can be pursued as follows, what local values are still being used, and can they increase the sense of unity and unity in the community ?. This study uses a type of qualitative research and case study approach, in order to direct research to be organized and planned well and systematically. The findings in the study are that there are several local values that are still used and are still a reference for the community in the process, daily life such as peddling, charity, celebration, mutual cooperation, ngobeng. This value is believed to still be a tool / weapon to reduce all problems in the community. Then, local values are still believed to be a means of unifying how the stakeholders, especially the executive and the legislature, show their role, especially in issuing policies, because the policy or legal umbrella is the most appropriate realization to be issued. Keywords: local value, Palembang, local democracy
Strategi dan Kesalahan Mahasiswa Prodi BSA dalam Menterjemahkan Naskah Berbahasa Indonesia ke Bahasa Arab Dolla Sobari
Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 18 No 2 (2018): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/tamaddun.v18i2.2720

Abstract

Translating is a language skill in transfering meanings or messages from a source language (SL) to a target language (TL) by considering lingustic aspects and the culture of its speakers. In translation activity, the transfered messages should not be different from those of the source language, thus the speakers of the target language are able to understand the meanings or massages received. The importance of translating Indonesian text into Arabic language involves providing information about Indonesian cultures such a way that people will be well informed of Indonesia in general. The subject of this study is the students majoring in Arabic language and literature, particularry those who are taking translation course. The problem of the study is concerned with translation applied by the students in translating Indonesian writtten texts Arabic language. The second problem of the study dealt with finding errors made by the students in translating the texts. The kind of this study is a field research. Speaking & listening methods were used to collect data. Meanwhile, descriptive qualitative technique was used to analyze data. The results of the study indicate that the translation strategies applied by the students in this research consist of transposition (8) form addiction (7), arabic formation (6), borrowing meanings (5), word reduction (4), deletion (2), narrowing (2) and using synonim (1). Then, the unused strategies in translating Ibnu Rusdy’ t texts concist of modulation, expansion, equvalence and transfer. in the meantime, the errors made by the students in translating the texts are in terms of semantic error, (6 times), phonological error (4 ), morphological error (8) and syntactical error (5). Key words : Strategies, error, translating.
Bahasa Melayu Palembang Mengadopsi Bahasa Arab Fusshah dalam Naskah Palembang Tahun 1842 Abdul Azim Amin
Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 18 No 2 (2018): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/tamaddun.v18i2.2783

Abstract

Guna memelihara dan mengembangkan bahasa Melayu, menuju tercapainya mimpi besar membangun peradaban Islam Melayu Nusantara, maka perlu menggali bahasa Melayu yang mendasari bahasa Indonesia sebelum Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 dan yang dipakai sebagai lingua franca selama berabad-abad[1] sebelumnya di seluruh kawasan Nusantara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan mengutamakan penjelasan, uraian, dan analisa terhadap suatu peristiwa atau proses kegiatan termasuk terhadap dokumentasi. Dalam penelitian ini menggunakan Naskah yang ditulis pada tahun 1842 berjudul “’Athiyatu r-Rahman fi Bayani Qowa’idi l-Iman” oleh Kemas Muhammad Azhari bin Abdullah bin Ahmad Alfalimbani (1811-1874) di kota Makkah dengan huruf dan angka Jawi. Dalam naskah cetakan Makkah secara jelas disebutkannya bahasa Melayu Palembang yang digunakan dalam mengarang kitabnya tersebut. Bahasa Melayu Palembang, sebagaimana bahasa Melayu lainnya, pada awalnya merupakan bahasa Isyarat, dan berkembang sebagai Lisan, dan bahasa Tulis. Bahasa Melayu Palembang termasuk sebagai bahasa persatuan pada masa itu, bahkan hingga kini, terutama dalam mempersatukan beragam bahasa suku di Sumatera Selatan dan daerah sekitarnya, yang dipakai dalam pergaulan atau hubungan antara suku-suku bangsa yang ada di negara tersebut, seperti di Nusantara. Dalam menuliskan bahasa Melayu Palembang ini, hampir semua huruf Arab dipinjam, baik untuk menuliskan bahasa Melayu Palembang itu sendiri maupun konsep ajaran agama Islam. [1]Hasan Alwi dan Dendy Sugono, Politik Bahasa, BP2B, Kemendikbud, Jakarta, 2011: 5.
Kompetensi Qira’ah Naskah Arab Pada Mahasiswa Non Pesantren di Program Studi Bahasa dan Sastra Arab ulil albab
Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 18 No 2 (2018): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/tamaddun.v18i2.2784

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memetakan kompetensi qiraah mahasiswa non pesantren di Program studi Bahasa dan Sastra Arab dalam membaca naskah Arab? Bagaimana pula skor kompetensi mahasiswa non pesantren tersebut dalam membaca naskah Arab? Permasalahan ini akan peneliti bahas dengan menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang berangkat dari teori ke lapangan kemudian kembali ke teori untuk diuji kebenarannya.Adapun sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik penarikan purposive sampling. Teknik penarikan sampel ini dipilih berdasarkan karakteristik penelitian, yaitu mahasiswa non pesantren pada program studi Bahasa dan Sastra Arab UIN Raden Fatah Palembang. Penelitian ini membuktikan bahwa kemampuan membaca teks bahasa Arab pada tahap penyimpulan teks mahasiswa lulusan non pesantren masuk dalam kategori rendah. Hal ini salah satunya dipengaruhi oleh pengalaman dan latar belakang sekolah mahasiswa tersebut sebelum masuk ke perguruan tinggi Islam. Latar belakang dan pengalaman ini sangat penting bagi mahasiswa yang ingin studi lanjut ke perguruan tinggi pada program studi bahasa dan sastra Arab, agar bisa mengikuti proses belajar mengajar secara cepat dan lulusan yang berkualitas. Kemudian perolehan skor kemampuan membaca teks bahasa Arab pada tahap menyimpulkan teks pada tes pertama skor terendah adalah 10, skor terendah pada tes kedua adalah 20. Kemudian skor rata-rata pada tes pertama adalah 55,6 dan pada tes kedua 46,5. Skor nilai tengah pada tes pertama adalah 60, dan pada tes kedua 45. Skor nilai paling banyak pada tes pertama adalah 40,50, dan 60, dan pada tes kedua 30,40,50.
Tradisi Ruwahan Masyarakat Melayu Palembang Dalam Perspektif Fenomenologis Chirun Niswah
Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 18 No 2 (2018): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/tamaddun.v18i2.2785

Abstract

Tradisi Ruwahan merupakan tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Melayu Palembang menjelang Ramadhan tiba. Tradisi Ruwahan ini memiliki makna tersendiri yang terbentuk dari proses kesadaran dan proses konstruksinya. Untuk mengetahui proses kesadaran dan pemaknaan tersebut, artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis perspektif fenomenologis melalui teori kontruksi sosial. Proses kesadaran individu dalam perspektif fenomenologi ini terbagi menjadi tiga pola, yaitu kesadaran yang bersifat subjektif, kesadaran yang bersifat intersubjektif, dan kesadaran yang bersifat objektif. Kesadaran yang bersifat subjektif berasal dari pengalaman dan kesadaran aktor, yang dalam hal ini dilakukan oleh masyarakat Melayu Palembang yang melaksanakan tradisi Ruwahan. Kesadaran intersubjektif didapat oleh aktor memalui proses interaksi antar aktor yang memiliki pemahaman dan kesadaran yang sama. Selanjutnya kesadaran objektif didapatkan oleh aktor melalui pemahaman yang didapatnya dari faktor eksternal, misalnya pemahaman si aktor yang menganggap Ruwahan sebagai tradisi turun temurun dari nenek moyang. Dalam melihat tradisi Ruwahan yang dilakukan oleh masyarakat Melayu Palembang, teori konstruksi sosial memiliki tiga konsep penting sebagai poin analisis, yaitu proses eksternalisasi, proses objektivasi, dan proses internalisasi. Proses eksternalisasi merupakan proses penyesuaian diri seorang aktor dalam dunia sosio-kulturalnya. Proses objektivasi merupakan proses interaksi diri dengan dunia sosio-kultural. Sedangkan proses internalisasi, pelaku melakukan identifikasi diri dengan dunia sosiokultural, yakni mengidentifikasi diri dalam sebuah penggolongan sosial yang berbasis historis dan teologis-ideologi. Keyword: Tradisi, Ruwahan, Melayu, Palembang, Fenomenologis
Zâd al-Muttaqîn Fî Tauhîd Rabb al-`Âlamîn Syaikh Abdus Shamad al-Palembani Idrus al-Kaf
Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 18 No 2 (2018): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/tamaddun.v18i2.2786

Abstract

Zâd-Muttaqîn fi Tauhîd Rabb al-Âlamin is one of the most important works of Syaikh Abdus Shamad al-Palembani, an ulama and a great sufi, who has a huge role in Islamic development in Malay World during the 18th century. This was the only work of his describing completely about Wihdat Al-Wujud. Unfortunately, this work was not widely-recognized by Muslim society. This is because the script was not listed in the Arabic-malay cataloqs. This makes the writer is interested to do some research on this work.Using a single script editing and a standard edition method, this study is expected to result a new edition which will be easily understood by modern readers. Moreover, it will be reviewed the manuscript’s codicology aspects in order to reveal the trace of manuscript history well. This study is also hoped to be able to illustrate about the whole basic framework on his sufistic thingking, mainly if it was related to his thought in the past and previous works.This work was originally rewritten in 1868 by Haji Ma’ruf bin Haji Muhammad Hasyim. This research found that the process of rewriting of this work was carelessly done. The writer found some serious mistakes; the numbering of the pages, miswrite, and some grammatical mistakes. In this work, al-Palembani teaches the basic concept of Tauhid, and then build a doctrine of Wihdat al-wujud on it. - in this case - Wihdat al-Wujud al-Muwahhid. His doctrine was derived from two different concepts; al-Faidh and al-Zhill, which were later combined. The approach used to interpret this teaching was to combine the two different concepts of the scholars from two main streams of sufisms; philosophical and akhlaki mysticism. Keywords: Zâd al-Muttaqîn fi Tauhîd Rabb al-`Âlamîn, Syaikh Abdus Shamad al-Palimbani, Philological Approach
Analisis Sistem Informasi Union Catalogue Perpustakaan UIN Raden Fatah Palembang dengan Pendekatan EUCS Rusmiatiningsih -
Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 18 No 2 (2018): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/tamaddun.v18i2.2787

Abstract

The Library of UIN Raden Fatah Palembang is one of the university libraries that uses a system automation and union catalog system to meet the information needs of the academic community. This study aims to determine the level of satisfaction of users in utilizing union catalog using the End User Computing Catalog Satisfaction (EUCS) approach. This study uses a quantitative method with a total sample of 100 visitors to the Palembang Raden Fatah UIN Library. From the calculation of the mean and grand mean it was found that the subvariable content obtained a high score of 3.98, the subvariable accuracy obtained a high score of 3.97. In the subvariabel the format obtained a high score of 4.09. punctuality earned a high score of 4.01. The grand mean catalog satisfaction variable together with the End User Computing Satisfaction approach, obtained a value of 4.03 from the average value of 5 satisfaction subvariables. With a value of 4.01 which indicates that user satisfaction is at a high level. Keywords: author guidelines, Pustaka Budaya, article template
Konsep Nation-State dalam Pemikiran Ideologi Politik Melayu Islam pada Abad Ke-19 M (Studi Pemikiran Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi (1787-1854) Andi Chandra Jaya
Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 18 No 2 (2018): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/tamaddun.v18i2.2788

Abstract

The focus of this study is to answer the subject matter of how the concept of the nation-state according to Abdullah Munsyi in the constellation of Malay Islamic political ideology in the 19th century AD and how is the relevance of the concept of the current Indonesian nation state ? The study used the conscience morale theory of Ernest Renan and the social contract theory initiated by J. J. Roussae. This research is included in the library research category and uses historical approaches and political philosophy. The primary data in this study are Abdullah Musnyi's Hikayat Abdullah book published by Yayasan Karyawan, Kuala Lumpur, Malaysia in 2007 and secondary data, in the form of books, journal articles, papers, and others related to research problems. the findings of the research are: 1). In accordance with the theory of conscience morale Ernest Renan and the social contract theory initiated by J. J. Roussae, Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi was the originator of nationalism. Through his most important work, Hikayat Abdullah, he put forward the formulation of Malay identity in the formulation of the nation which was understood as a Malay tribe or race who had the right to be involved in determining the Malay political format not as a community under a political system that was authoritarian. 2). His closeness with the British colonial side, thus forming the liberal thinking he obtained from Raffles and his friends. He not only dismantled the manipulation of royal ideology, but at the same time put forward a new view of the existence of a humanist individual. 3). The understanding of nationality has egalitarian values ​​that are very relevant to the current Indonesian context, especially the values ​​of equality (egalitarianism) in the midst of the emergence of conflicts in various conflicts today. Likewise the concept of nation-state is closely related to nationalism and good governance where good governance is based on the absolute existence of transparency, open participation, and accountability in all state activities at every level of state management, so that a clean government is formed. Keywords: Abdullah Munsyi, Nation-State, and Malay Political ideology
Kosakata Serapan Bahasa Minangkabau dari Bahasa Arab (Analisis Morfofonologi-Semantik) Isnaini Rahmawati
Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 18 No 2 (2018): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/tamaddun.v18i2.2789

Abstract

Penelitian ini mencoba mencari tahu tentang bagaimana perubahan secara fonemis pembentukan kosakata serapan bahasa Arab dalam bahasa Minangkabau (Padang, Sumatera Barat). Kemudian adakah perubahan makna yang terjadi dengan adanya proses fonologi dan morfologi terhadap kosakata serapan bahasa Minang dari Bahasa Arab. Peneliti menggunakan metode agih dalam menganalisis data. Metode agih menurut Sudaryanto adalah metode analisis yang alat penentunya terdapat pada bahasa itu sendiri, dengan cara substitusi. Metode agih digunakan untuk menentukan pergeseran kata Bahasa Arab dalam bahasa Minangkabau. Selanjutnya dalam menganalisis hasil penelitian, penulis melibatkan dua bahasa; dengan demikian, penelitian ini juga menggunakan metode padan translasional. Pada tataran fonologis kosakata serapan bahasa Minang yang terambil dari bahasa Arab, beberapa fonem bisa diserap secara utuh dalam artian sesuai dengan transliterasi Arab-latin, namun ada juga yang tidak diserap secara utuh seperti fonem ف, karena fonem ini bukan diserap dengan menggunakan fonem /f/ dalam bahasa Minang namun diserap dengan /p/. Pada tataran morfologis dan semantik, beberapa perbedaan ditemukan antara bahasa Arab dan bahasa Minang. Sekalipun kosakata serapan bahasa Minang tersebut diambil dari bahasa Arab, namun urutan huruf dan kata terkadang tidak serupa. Begitu pula mengenai makna kata dalam bahasa Minang yang merupakan serapan dari bahasa Arab mengalami penyempitan dan perluasan, namun tidak sedikit juga yang tidak mengalami perubahan makna. Kata Kunci: Kosakata Serapan, Fonologi, Morfologi, Bahasa Arab

Page 9 of 17 | Total Record : 162


Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 24 No 2 (2024): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 24 No 1 (2024): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 23 No 2 (2023): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 23 No 1 (2023): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 22 No 2 (2022): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 22 No 1 (2022): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 21 No 2 (2021): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 21 No 1 (2021): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 20 No 2 (2020): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 20 No 1 (2020): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 19 No 2 (2019): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 19 No 1 (2019): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 18 No 2 (2018): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 18 No 1 (2018): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 17 No 2 (2017): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 17 No 1 (2017): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 16 No 2 (2016): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 16 No 1 (2016): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 15 No 2 (2015): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 15 No 1 (2015): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 14 No 2 (2014): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 14 No 1 (2014): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 13 No 2 (2013): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol 13 No 1 (2013): Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam More Issue