cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
SEMIRATA 2015
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue " Prosiding Bidang Kimia" : 14 Documents clear
ANALISIS PERSEPSI, PENGETAHUAN GURU KIMIA DAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DI MUARA BUNGO JAMBI Muhammad Haris Effendi, Hasiholan,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.691 KB)

Abstract

Kurikulum sains menyarankan guru menggunakan model pembelajaran yang melibatkan siswa untuk melakukan penelitian, misalnya penggunaan model discovery learning (DL)  dalam proses pembelajaran. Namun, persepsi dan pemahaman guru mengenai DL juga mempengaruhi pelaksanaan model ini di dalam kelas. Oleh karena itu, artikel ini melaporkan persepsi dan pemahamn guru kimia mengenai model DL serta penerapannya di Muara Bungo Jambi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan menggunakan wawancara dari 12 orang guru kimia yang dipilih berdasarkan pengalaman mengajar yang berbeda. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan metode kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada umumnya guru setuju dengan perlunya menggunakan DL untuk mengembangkan kemampuan siswa di bidang kimia. Guru  mengetahui DL dengan pemahaman yang bermacam-macam. Mereka memperoleh pengetahuan ini dari buku teks dan internet, tapi bukan dari pelatihan formal. Hal ini hanya menghasilkan pemahaman semu tentang model sehingga penerapannya menjadi minimal. Temuan ini menandakan bahwa guru perlu mempelajari dan menggunakan DL melalui suatu pelatihan tersendiri. Oleh sebab itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk membantu guru sehubungan dengan penggunaan model ini dalam pelaksaan pembelajaran. Kata Kunci: persepsi, pemahaman, penerapan, discovery-learning, kimia
DISPERSI GAS KARBON MONOKSIDA (CO) DARI SUMBER TRANSPORTASI DI KOTA PONTIANAK Winardi, Winardi
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.898 KB)

Abstract

Pencemaran udara dapat disebabkan oleh sumber alamiah dan aktivitas manusia. Umumnya sumber pencemaran dapat dikatagorikan sebagai sumber titik dan sumber bergerak. Sumber bergerak yang telah umum adalah pencemaran udara akibat kendaran bermotor yang menghasilkan gas Carbon Monoksida (CO). Untuk mengetahui dispersi gas CO digunakan simulasi model, menggunakan software meti-lis. Penelitian ini dilakukan di enam kecamatan di kota Pontianak. Berdasarkan hasil penelitian, dispersi gas CO pada 6 titik lokasi penelitian masih di bawah ambang buku mutu berdasarkan PP RI No. 41 Tahun 1991. Konsentrasi tertinggi terletak di Kecamatan Pontianak Kota dengan nilai konsentrasi 5019,56 μg/m3, sedangkan nilai pada Kecamatan Pontianak Utara, Pontianak Barat, Pontianak Timur, Pontianak Selatan dan Pontianak Tenggara masing-masing sebesar 444,42 μg/m3; 1980,2 μg/m3; 2910,6 μg/m3; 3910,6 μg/m3; 3281,04 μg/m3; dan 2674,5 μg/m3. Perbedaan konsentrasi pada setiap lokasi penelitian disebabkan karena kepadatan kendaraan yang berbeda pada setiap lokasi penelitian. Pontianak Kota memiliki kepadatan paling tinggi dibandingkan dengan kecamatan lainnya karena lokasi tersebut merupakan pusat dari aktivitas masyarakat di Kota Pontianak. Kondisi pencemaran udara harus dikendalikan sehingga nilai konsentrasi polutan tidak melewati ambang batas baku mutu lingkungan yang telah ditetapkan. Kata kunci: CO, pencemaran udara, sumber bergerak, meti-lis
INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI MAHASISWA PADA PENGAJARAN GUGUS FUNGSI Manihar Situmorang, Jamalum Purba,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.704 KB)

Abstract

Inovasi pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa pada pengajaran gugus fungsi dijelaskan dalam tulisan ini. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan pembelajaran inovatif berbasis proyek untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa pada pengajaran kimia organik. Penelitian bersifat Research and Depelopment dilakukan di Jurusan Kimia FMIPA Unimed. Langkah penelitian terdiri atas pengembangan bahan ajar berupa paket proyek mini untuk pengajaran gugus fungsi untuk mendukung peningkatan kompetensi kognitif, afektif dan psikomotor, melakukan standarisasi dan evaluasi terhadap paket-paket proyek mini hasil pengembangan, dan implementasi paket pembelajaran hasil inovasi dalam pengajaran kimia organik. Dari hasil penelitian diperoleh paket pembelajaran kimia organik inovatif berbentuk proyek mini berupa kegiatan laboratorium untuk pengajaran gugus fungsi. Pembelajaran berbasis proyek dapat menguatkan cara belajar kimia organik menjadi lebih menarik, menantang, dan membangun kreativitas dan kemampuan berpikir kritis terhadap hubungan materi kuliah dengan percobaan kontekstual. Hasil belajar kelompok eksperimen yang diajar menggunakan pembelajaran inovatif berbasis proyek lebih tinggi dibanding hasil belajar pada kelompok kontrol yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Paket pembelajaran kimia berbasis proyek sangat sesuai dengan kebutuhan mahasiswa pada pengajaran Kimia Organik. Kata Kunci: Proyek mini, inovasi, kompetensi, functional group, kimia organik
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA PENGAJARAN REAKSI REDOKS Manihar Situmorang, Marudut Sinaga,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.011 KB)

Abstract

Pengembangan bahan ajar berbasis kontekstual untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada pengajaran reaksi redoks dijelaskan dalam penelitian ini. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan bahan ajar berbasis kontekstual untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada pengajaran reaksi redoks. Tahapan penelitian adalah mengembangkan bahan ajar melalui pengayaan materi Reaksi redoks, melakukan inovasi melalui integrasi kegiatan kontekstual, melakukan standarisasi, ujicoba bahan ajar hasil pengembangan pada sampel kecil, dan implementasi bahan ajar untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Hasil penelitian menunujukkan bahwa bahan ajar berbasis kontekstual yang standar, inovatif dan interaktif untuk pengajaran resksi redoks telah berhasil dikembangkan. Paket bahan ajar kontekstual mampu meningkatkan kegiatan belajar kimia sehingga penyampaian materi ajar dapat dilakukan dengan mudah, efisien dan meningkatkan kompetensi mahasiswa. Bahan ajar hasil pengembangan mampu memotivasi mahasiswa belajar mandiri menggunakan berbagai sumber belajar  yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Bahan ajar dapat membangun kemampuan berpikir kritis terhadap hubungan materi kuliah dengan kontekstual kehidupan, sehingga kesan pembelajaran lebih lama diingat oleh mahasiswa, dan pada akhirnya dapat meningkatan hasil belajar mahasiswa. Kata Kunci: Pembelajaran kontekstual, inovasi, kompetensi mahasiswa, Reaksi redoks
KELAYAKAN CHEMISTRY STUDENT WORKSHEET BERORIENTASI SOMATIS, AUDITORI, VISUAL, DAN INTELEKTUAL (SAVI) PADA MATA KULIAH ENGLISH FOR CHEMISTRY 1 Melati, Husna Amalya
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.288 KB)

Abstract

Penelitian pengembangan Chemistry Student Worksheet (CSW) pada mata kuliah English for Chemistry 1 telah dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kelayakan CSW. Kelayakan dinilai berdasarkan kriteria isi, penyajian, kesesuaian dengan SAVI, kebahasaan, kegrafikaan dan respon mahasiswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Research and Development (R&D) dan desain instruksional 4-D models (Define, Design, Develop, Disseminate), namun hanya dibatasi sampai tahap pengembangan. Lembar validasi dan angket respon mahasiswa digunakan sebagai instrumen penelitian. Uji coba terbatas dilakukan kepada mahasiswa semester 1 PGMIPA Unggulan Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Tanjungpura. Pengumpulan data menggunakan angket sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantiatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CSW berorientasi SAVI yang dikembangkan telah layak digunakan dalam proses pembelajaran karena telah memenuhi kelayakan berdasarkan hasil validasi terhadap kriteria isi, penyajian, kesesuaian dengan SAVI, kebahasaan, dan kegrafikaan dengan persentase berturut-turut sebesar 90%, 88%, 84%, 84%, dan 46%. Mahasiswa memberikan respon positif terhadap CSW yang telah dikembangkan. Katakunci: chemistry student worksheet, somatis, auditori, visual, intelektual
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBL) DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI SISWA PADA PENGAJARAN KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN Sitindaon, Rina S.E.
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.188 KB)

Abstract

Efektivitas model pembelajaran berbasis masalah (PBL) dan pembelajaran kooperatif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa SMA pada pengajaran kelarutan dan hasil kali kelarutan dijelaskan dalam tulisan ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan PBL dan model pembelajaran kooperatif untuk meeningkatkan prestasi siswa dalam materi. Penelitian ini dilakukan pada siswa SMA di Medan melalui perbandingan pengajaran siswa menggunakan PBL dan pembelajaran kooperatif untuk kelas eksperimen dengan pengajaran melalui metode konvensional  untuk kontrol kelas. PBL dengan model pembelajaran kooperatif ternyata dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran kelarutan dan hasil kali kelarutan. Dapat diketahui melalui hasil penelitian menunjukan perbandingan prestasi siswa kelas eksperimen (M= 87,839,7333) lebih tinggi dari prestasi siswa dengan menggunakan metode konvensional (M = 65,26667 35,46667), dan kedua kelas berbeda secara signifikan (thitung 9,87 > ttabel 1,7). Hal ini dapat di simpulkan bahwa pengajaran melalui strategi pembelajaran berbasis masalah dan model pembelajaran kooperatif lebih effektif  meningkatkan prestasi belajar siswa dibandingkan dengan pembelajaran melalui metode konvensional dalam pengajaran kelarutan dan hasil kali kelarutan. Dan dapat ditunjukkan melalui perbedaan nilai rata-rata nilai kelas eksperimen dengan kelas kontrol, juga besarnya nilai thitung dibandingkan ttabel.Katakunci : PBL, pembelajaran kooperatif , kelarutan,  dan hasil kali kelarutan.
STUDI LOKASI UNTUK PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA NUKLIR BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KALIMANTAN BARAT M. Rifat, Rachmat Sahputra,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.861 KB)

Abstract

Kalimantan Barat berpotensi menjadi lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dengan kelebihan dalam hal resiko terjadinya gempa dan memiliki batas pantai yang cukup luas dan memiliki wilayah terukur cadangan bahan bakar uranium.  Penelitian ini dimaksudkan untuk menemukan lokasi yang dapat dijadikan tapak pembangunan  PLTN Kalbar. Metoda yang digunakan untuk mencapai tujuan studi ini dengan menganalisis faktor kondisi lingkungan fisika, kimia, biologi dan sosial masyarakat dengan analisis spacial dan pemetaaan menggunakan software GIS (Geografic Information System). Hasil analisis terhadap data yang diperoleh pada wilayah studi Kalimantan Barat dalam mencapai tujuan studi ini telah diperoleh data hasil bahwa terdapat sebagian lokasi-lokasi yang berpeluang untuk dipertimbangkan menjadi wilayah studi lanjutan sebagai potensi utama lokasi tapak PLTN, lokasi-lokasi tersebut antara lain terdapat di kabupaten Sambas, Singkawang, Ketapang dan Kayong utara. Dari matriks analis semua kabupaten diperoleh bahwa kabupaten Ketapang (dan Kayong Utara) dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk studi lanjut dalam menentukan lokasi pembangunan PLTN. Kata kunci : Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN), uranium, lokasi, spasial, GIS (Geografic Information System)
PENGEMBANGAN MEDIA POWER POINT DENGAN MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI SISWA DALAM PENGAJARAN SISTEM KOLOID R., Seruni Olivia Gita
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.761 KB)

Abstract

Pengembangan media power point dengan menggunakan Pembelajaran Kontekstual untuk meningkatkan prestasi siswa dalam pengajaran sistem koloid dijelaskan dalam makalah ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan meningkatkan prestasi belajar mengajar siswa yang diajarkan oleh pembelajaran kontekstual dalam sistem koloid melalui media power point yang diharapkan dapat membuat siswa lebih tertarik dengan topik ini. Penelitian ini dilakukan pada SMA di Medan melalui pengajaran siswa dengan Pembelajaran Kontekstual dengan menggunakan Media Power Point untuk kelas eksperimen dan membandingkan hasilnya dengan kontrol yang kelas yang diajarkan oleh ajaran konvensional. Pembelajaran Kontekstual dengan menggunakan Media Power Point dapat meningkatkan prestasi siswa dalam mengajar sistem koloid. Hasil penelitian menunjukkan dari membandingkan bahwa prestasi siswa dengan Pembelajaran Kontekstual menggunakan Media Power Point  (M = 74,35 ± 6,18) lebih tinggi dari kelas kontrol (M = 63,70 ± 4,78), di mana kedua kelompok yang berbeda nyata (ttes 7,45> ttabel 1,31). Dapat disimpulkan bahwa ajaran sistem koloid dengan Pembelajaran Kontekstual menggunakan Media Power Point dapat meningkatkan motivasi dan prestasi siswa dalam belajar. Selain itu, dengan menggunakan Pembelajaran Kontekstual dan dengan diterapkannya Media Power Point di kelas lebih efektif daripada menggunakan metode konvensional. Katakunci: Pembelajaran Kontekstual, Media Power Point, Sistem Koloid.
PENGEMBANGAN PAKET PEMBELAJARAN KIMIA DENGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME Ellizar, Ellizar
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.269 KB)

Abstract

Berdasarkan penelitian terdahulu, pemahaman siswa dalam pembelajaran konsep kimia masih kurang optimal. Selanjutnya, sebuah penelitian lanjutan Research& Development (R&D) dalam bentuk pengembangan paket pembelajaran dengan pendekatan Konstruktivisme untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) telah dilakukan. Model ini dikembangkan melalui penelitian lanjutan mengikuti langkah ADDIE (Branch, 2009)  dimulai dari tahap Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Tahap Analysis dilakukandenganmengidentifikasi proses pembelajaran Kimia SMP. Pada tahap design dikembangkan modul untuk pembelajaran kimia di SMP dan model pembelajaran menggunakan modul. Model ini dikembangkan dengan mengkombinasikan Constructivist Learning Cycle oleh Johnston (2001) dan pembelajaran dengan modul. Sintak pembelajaran model yang dikembangkan adalah apersepsi, mengerjakan Lembaran Kegiatan, analisis miskonsepsi, menjelaskan miskonsepsi, mengerjakan Lembaran kerja, melakukan Uji Diri dan Tes formatif. Pada tahap develop dilakukan uji coba modul dengan model pembelajaran yang dikembangkan. Berdasarkan masukan dilakukan revisi. Tahap implementasi dilaksanakan untuk dua materi, yaitu kelas VII pada materi asam, basa dan garam dan kelas VIII untuk materi zat adiktif dan psikotropika. Pada tahap evaluasi hasil tahap implementasi menunjukkan bahwa hasil t-hitung > t tabel untuk ke dua materi yang dieksperimenkan. Dari temuan dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran konstruktivisme dengan menggunakan modul lebih efektif digunakan dalam pembelajaran. Kata kunci : Kimia; model pembelajaran, modul; constructivism.
¬¬ADSORPSI ION FOSFAT DI DALAM AIR MENGGUNAKAN ZEOLIT MANGAN KOMERSIAL Lia Destiarti, Nelly Wahyuni, Kartika Aprianti,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.192 KB)

Abstract

Keberadaan ion fosfat yang melimpah di perairan akan menyebabkan keadaan eutrofikasi. Pada penelitian ini telah dilakukan penurunan kadar ion fosfat di dalam air menggunakan zeolit mangan komersial dengan kajian pengaruh waktu kontak adsorpsi dan penentuan isoterm adsorpsi. Penentuan waktu kontak optimum dilakukan dengan variasi waktu kontak 30, 60, 90, 120, 180 dan 240 menit pada kondisi pH 5 dan konsentrasi awal 10 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu kontak optimum adsorpsi ion fosfat oleh zeolit mangan komersial terjadi pada 120 menit dengan persen adsorpsi sebesar 23,63%. Penentuan model isoterm dilakukan dengan memvariasikan konsentrasi awal larutan yaitu 5, 10, 15, 20 dan 25 mg/L. Berdasarkan nilai R2 yang diperoleh pada isoterm Langmuir  dan Freundlich, kedua model isoterm tersebut dapat menggambarkan interaksi antara ion fosfat dengan permukaan zeolit mangan komersial. Namun nilai R2 pada isotherm Langmuir lebih besar daripada Freundlich, maka isoterm Langmuir lebih mendominasi pada adsorpsi ion fosfat oleh zeolit mangan komersial. Kapasitas adsorpsi maksimum zeolit mangan komersial terhadap ion fosfat sebesar 0,078 mg/g. Katakunci: ion fosfat, isoterm adsorpsi, waktu kontak, zeolit mangan komersial

Page 1 of 2 | Total Record : 14