cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
SEMIRATA 2015
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 74 Documents
Search results for , issue "Prosiding Bidang Biologi" : 74 Documents clear
PENAMBAHAN GLISEROL PADA BAHAN PEMBAWA ALGINAT SEBAGAI PENSTABIL PERTUMBUHAN BAKTERI PSEUDOMONAS BERFLUORESEN Khairatul In’am, Linda Advinda, Mades Fifendy,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Biologi
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10.946 KB)

Abstract

Pseudomonas berfluoresen adalah kelompok bakteri rhizobakteria yang dapat digunakan sebagai pengendali penyakit tanaman.Bakteri ini dapat diformula dalam bahan pembawa alginat agar dapat disimpan lama dalam jumlah yang banyak dan mudah diaplikasikan.Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penambahan gliserol dalam bahan pembawa alginat terhadap viabilitas Pseudomonas berfluoresen.Rancangan penelitian Acak Lengkap dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah A = tanpa gliserol, B = gliserol 0,01 mL, C = gliserol 0,02 mL, D = gliserol 0,03 mL, E = gliserol 0,04 mL, F = gliserol 0,05 mL. Viabilitas Pseudomonas berfluoresen diamati dengan menghitung jumlah bakteri pada masa inkubasi 14 hari, 28 hari, 42 hari, dan 56 hari.Data dianalisis dengan ANOVA dan uji lanjut DNMRT pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan penambahan gliserol mempengaruhi viabilitas Pseudomonas berfluoresen dalam bahan pembawa alginat pada 14 hari, 28 hari dan 42 hari masa inkubasi. Pseudomonas berfluoresen paling stabil terdapat pada perlakuan C (gliserol 0,02 mL) pada masa inkubasi 42 hari. Kata kunci: Pseudomonas berfluoresen, gliserol, alginat
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI TERMO-LIPOLITIK DENGAN PENDEKATAN BIOLOGI MOLEKULER BERBASIS GEN 16S rRNA Meita Anggraini, Muharni, Heni Yohandini,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Biologi
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.151 KB)

Abstract

Bakteri termo-lipolitik merupakan bakteri pendegradasi lipid yang mampu beraktivitas pada suhu tinggi. Bakteri tersebut memiliki peran penting dalam perkembangan bioteknologi pada saat ini, karena dapat diaplikasikan pada berbagai industri baik industri pangan maupun non pangan.  Salah satu upaya yang dilakukan pada penelitian ini adalah mencari dan menyeleksi isolat-isolat bakteri termofilik yang memiliki aktivitas lipolitik, serta mengetahui jenis dari masing-masing isolat tersebut. Seleksi dilakukan pada medium ZoBell padat yang mengandung olive oil 1% dengan menggunakan metode pour plate dan identifikasi isolat melalui analisis sekuen gen 16S-rRNA menggunakan DNA sequencer.  Hasil isolasi memperoleh 6 isolat bakteri termofilik, dan hanya 4 isolat yang memiliki aktivitas lipolitik dengan indeks lipolitik tertinggi 2,65.  Analisis similaritas berdasarkan sekuen gen 16S-rRNA menunjukkan bahwa dari isolat bakteri termo-lipolitik pada penelitian ini memiliki kemiripan dengan Anoxybacillus pushchinoensis 99% (untuk isolat AA1 dan AA3), Anoxybacillus sp. 99% (untuk isolat AB2) dan Bacillus licheniformis 99% (untuk isolat LB1). Kata kunci : Identifikasi, bakteri termo-lipolitik, gen 16S rRNA
EFEK EKSTRAK ETANOL 50 mg Tristaniopsis obovata R.Br PADA DISTRIBUSI SEL MUKUS DI USUS TIKUS JANTAN WISTAR Fitmawati, Yusfiati,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Biologi
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.736 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengkhaji distribusi dan area sel mukus di lapisan sel epitel usus tikus jantan Wistar (Rattus norvegicus). Sampel dibuat preparat histologis mengunakan metoda parafin dengan irisan 6 µm. Perwarnaan Hematoksilin Eosin dan PAS pH 2.5. Hasil perhitungan jumlah sel goblet untuk kontrol adalah duodenum 14 sel/mm, jejunum dan ileum 15 sel/mm. Jumlah goblet untuk dosis 50 mg ektrak etanol Tristaniopsis obovata R.Br adalah duodenum 9 sel/mm,  jejunum 14 sel/mm and ileum 20 sel/mm.  Jumlah sel goblet pada dosis 50 mg ektrak etanol berkurang untuk duodenum dan jejunum, tetapi jumlah sel goblet ileum lebih meningkat daripada kontrol. Area sel goblet untuk kontrol adalah duodenum 41,06 %/mm, jejunum 46,74 %/mm dan ileum 20,08 %/mm. Area sel goblet untuk dosis 50 mg T obovata R.Br adalah duodenum 3,46 %/mm, jejunum 18,89 %/mm dan ileum 60,09 %/mm. Kesimpulan adalah dosis 50 mg T. obovata R.Br berpengaruh terhadap kandungan mukus di sel goblet usus tikus jantan wistar, kemungkinan daerah duodenum dan jejunum  memiliki kondisi sel-selnya  yang telah mengalami kerusakan. Kata Kunci :  Sel mukus, Tikus Wistar, Usus
MEDIA INTERAKTIF UNTUK MELATIH KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING SISWA SMP KELAS VII Ridwan, Heffi Alberida, Fitri Arsih,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Biologi
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.996 KB)

Abstract

Media interaktif yang dapat melatih kemampuan problem solving siswa SMP kelas VII belum tersedia. Untuk itu dikembangkan media interaktif berbasis problem solving. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa media interaktif yang valid dan praktis berbasis problem solving pada materi pokok sistem organisasi kehidupan untuk siswa SMP kelas VII. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (design research) menggunakan model pengembangan Plomp. Model ini terdiri dari 5 fase yaitu fase investigasi awal (preliminary investigation), fase desain (design), fase realisasi/ konstruksi (realization/ construction), fase tes, evaluasi, dan revisi (test, evaluation and revision) dan fase implementasi (implementation). Namun, penelitian ini baru sampai pada fase tes, evaluasi, dan revisi. Subjek penelitian adalah 4 orang validator, 3 orang guru dan 30 orang siswa untuk praktikalitas. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dihasilkan produk berupa media interaktif berbasis problem solving. Media interaktif yang dihasilkan dikategorikan valid dari aspek substansi materi, tampilan komunikasi visual, desain pembelajaran, dan pemanfaatan software dengan nilai rata-rata 89,19%. Produk penelitian juga dikategorikan praktis oleh guru dengan nilai rata-rata 87,5% dan siswa dengan nilai rata-rata 87,9% dari aspek kemudahan penggunaan, efisiensi waktu, dan manfaat. Katakunci: media interaktif, problem solving
KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN DI HUTAN EVERGREEN TAMAN NASIONAL BALURAN, SITUBONDO, JAWA TIMUR Reni Yuliani, Resa Rosari N, Arif Fathurrahman, Suci Siti Lathifah, Rifa Rahmaniah,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Biologi
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.046 KB)

Abstract

Keanekaragaman tumbuhan adalah bentuk kekayaan yang dimiliki oleh hutan Indonesia.Keragaman juga bermanfaat bagi kelanjutan kehidupan di bumi.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan komposisi dan keragaman spesies tumbuhan di Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tamanan Emprit-empritan (Eragrostis amabilis) mendominasi tingkat pertumbuhan semai dengan indeks nilai penting (INP) dari 46,06%, sedangkan untuk tingkat belta tumbuhan yang mendominasi adalah Mimicilon edule dengan nilai Indeks Nilai Penting (INP) 50,69 % dan pohon yang mendominasi adalah Gebang (Corypa utan) dengan nilai INP 112,8%. belta memiliki indeks keanekaragaman, kekayaan, dan kemerataan paling tinggi dibandingkan dengan pohon dan  semai. keragaman tanaman dipengaruhi oleh faktor lingkungan abiotik, f aktor ini merupakan bagian integral dari keanekaragaman tumbuhan di dunia. Kata Kunci: Keanekaragaman tumbuhan, Hutan evergreen, Taman Nasional Baluran
PROFIL HEMATOLOGI DAN PERTUMBUHAN IKAN MAS (Cyprinus carpio Linn.) PADA PEMBERIAN ASAM HUMAT TANAH GAMBUT KALIMANTAN Nastiti Wijayanti, Diah Wulandari Rousdy,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Biologi
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.687 KB)

Abstract

Gambut merupakan jenis tanah organik yang memiliki banyak potensi kandungan senyawa humat untuk dikembangkan.Asam humat yang terkandung dalam gambut diketahui mempunyai berbagai potensi biologis salah satunya sebagai stimulasi pertumbuhan hewan.Penelitian ini dirancang untuk mengetahui pengaruh pemberian asam humat dari tanah gambut Kalimantan terhadap respon pertumbuhan ikan mas (Cyprinus carpio Linn.) ditinjau dari parameter hematologi.Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan dan enam ulangan.Perlakuan terdiri dari kontrol normal dan perlakuan asam humat (1%, 3% dan 5% dari berat pakan).Pemberian asam humat dilakukan secara oral melalui pakan selama 21 hari. Hasil penelitian menunjukkan pemberian asam humat memberikan kenaikan berat badan ikan mas terbaik pada perlakuan asam humat 1% yakni sebesar 9,01%. Hasil uji hematologi menunjukkan jumlah eritrosit tertinggi diberikan oleh perlakuan asam humat 1% yakni 1,37x106 sel/mm3 begitupula nilai hematokrit tertinggi diberikan pada perlakuan asam humat 1% yakni sebesar 44,55%. Jumlah leukosit ikan mas menunjukkan nilai tertinggi pada perlakuan asam humat 3% yakni sebesar 60,83x103 sel/mm3. Namun perlakuan asam humat 3% menyebabkan penurunan kadar hemoglobin. Hasil penelitian ini mengindikasikan potensi penggunaan asam humat dalam menstimulus pertumbuhan dan status kesehatan ikan mas sehingga dapat digunakan dalam pengembangan formulasi pakan ikan. Kata kunci: gambut, asam humat, hematologi, pertumbuhan, ikan mas
AKTIVITAS ANTIBAKTERI BAKTERI ASAM LAKTAT DARI YOGURT KEMASAN DAN PRODUKSI INDUSTRI RUMAH TANGGA TERHADAP Escherichia coli DAN Salmonella typhi Ike Yuliana, Liliyani, Rodesia Mustika Roza, Atria Martina,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Biologi
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.43 KB)

Abstract

Yogurt adalah produk hasil fermentasi susu oleh sekelompok bakteri asam laktat (BAL). BAL menghasilkan metabolit yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri patogen. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktifitas antibakteri BAL yang diisolasi dari sampel yogurt kemasan dan yogurt produksi industri rumah tangga terhadap Escherichia coli dan Salmonella typhi. BAL diisolasi dari 12 sampel  (sembilan dari yogurt kemasan dan tiga dari produksi industri rumah tangga). Total populasi BAL diperoleh berkisar antara 6,4 x 106 - 2,1 x 108 CFU/ml. Total populasi BAL tertinggi diperoleh dari sampel yoghurt produksi industri rumah tangga yang ditambah jus mangga (RYMg). Hasil karakterisasi berdasarkan morfologi koloni, morfologi sel, uji fisiologis dan biokimia diperoleh 36 isolat BAL. Pada penelitian ini uji antibakteri terhadap E. coli dan S. typhi menggunakan isolat BAL dan sampel yogurt. Isolat BAL yang menunjukkan zona bening paling besar terhadap E. coli yaitu kode isolat RtS_3 (37,9 mm), sedangkan zona bening terhadap S. typhi terbesar yaitu kode isolat RtS_6 (35,0 mm). Sampel yogurt yang menunjukkan zona bening terbesar terhadap  E. coli yaitu kode sampel RY (24,1 mm) dan kode sampel RYMg (29,9 mm) terhadap S. typhi. Kata kunci: yogurt, Bakteri asam laktat, patogen, Escherichia coli, Salmonella typhi
KAJIAN KUALITAS AIR PESISIR TELUK LAMPUNG WATER QUALITY STUDY OF LAMPUNG BAY COASTAL AREA Efri, Tugiyono, Rara Diantari,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Biologi
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.059 KB)

Abstract

Pesisir Teluk Lampung, terutama wilayah kota Bandar Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan merupakan contoh lokasi wilayah pesisir yang telah banyak mengalami perubahan lahan pesisir menjadi daerah parawisata, pemukiman padat penduduk, pelabuhan dan kawasan industri. Perubahan tersebut secara langsung maupun tidak langsung akan berdampak terhadap kualitas  perairan. Hasil pengukuran nilai Indeks Pencemaran di sepuluh lokasi di Teluk Lampung berkisar antara 2,96-7,25. Wilayah Boom Baru yaitu wilayah dengan pemukiman padat penduduk dan tempat pendaratan ikan (TPI) memiliki nilai IP tertinggi disbanding daerah pengamatan lainnya dengan kategori cemar sedang. Sedangkan kawasan Wisata Pasir Putih memiliki nilai IP terendah (3,0151-3,0159). Perbedaan kondisi kualitas air ini menunjukkan tingkat pencemaran dari masing-masing perairan yang ditentukan oleh masukan bahan atau unsur pencemar ke dalam perairan sebagai akibat tindakan manusia. Kata Kunci: Kualitas air, Indeks Pencemar (IP), Teluk Lampung,
PERUBAHAN KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN DAN LINGKUNGAN: KASUS DARI PENAMBANGAN EMAS TANPA IZIN DI KALIMANTAN BARAT, INDONESIA ., Entin Daningsih
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Biologi
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.473 KB)

Abstract

Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) bertambah banyak di Kalimantan Barat.  Beberapa area bahkan merambah ke daerah konservasi. Perubahan ekonomi di tahun 1998 menimbulkan perubahan politik yang membingungkan masyarakat.  Akibatnya, banyak masyarakat tidak mengikuti peraturan yang ada. Salah satunya adalah kerusakan yang disebabkan PETI. Lebih dari 140.000 ha area di Kalimantan mengalami kerusakan lingkungan karena PETI. Salah satu area ini adalah Cagar Alam sekaligus situs sejarah Mandor.  Tulisan ini merupakan hasil dari beberapa penelitian untuk perubahan keaneka-ragaman  tumbuhan dan lingkungan serta focus group discussion (FGD) yang melibatkan pemimpin formal dan informal setempat.  Analisa vegetasi menunjukkan Cyperus alatus, Melastoma affine, dan Eleocharis artropurpurae sebagai tumbuhan dominan di daerah bekas PETI di Mandor. Namun, hanya Melastoma affine yang ditemukan di daerah hutan sekunder dan primer. Melastoma affine kemudian diuji dan dianalisis potensinya sebagai fitoremediasi. FGD yang melibatkan pemimpin formal dan informal menyimpulkan pengelolaan Cagar Alam Mandor memerlukan ketegasan pihak berwenang diikuti dengan peraturan yang jelas, peningkatan ekonomi dan keterampilan masyarakat lokal. Kata kunci: Keanekaragaman tumbuhan, fitoremediasi, FGD, penambangan emas
BAKTERI PADA ORNAMEN GUA BABA SUMATERA BARAT YANG MEMILIKI AKTIVITAS UREASE SEBAGAI DASAR KAJIAN BIOGROUTING Nasril Nasir, Fuji Astuti Febria, Rahman Saputra,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Biologi
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.331 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan isolate bakteri dari ornament gua (stalaktit, stalagmit, limestone, and flowstone) yang memiliki aktivitas urease sebagai dasar kajian biogrouting. Metode penelitian adalah survei dengan teknik purposive sampling. Medium yang digunakan adalah medium B-4. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 42 isolat bakteri. Masing-masing 21 isolat dari stalaktit, 9 isolat dari batu gamping, dan 12 isolat dari flowstone. Aktivitas urease hanya diujikan terhadap isolat dari ornamen flowstone. Dari 12 isolat yang diujikan 10 isolat diantaranya positif memiliki aktivitas enzim urease. Kata Kunci : bakteri, ornament, gua, biogrouting, aktivitas urease