cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
SEMIRATA 2015
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 89 Documents
Search results for , issue "Prosiding Bidang Kimia" : 89 Documents clear
KELAYAKAN CHEMISTRY STUDENT WORKSHEET BERORIENTASI SOMATIS, AUDITORI, VISUAL, DAN INTELEKTUAL (SAVI) PADA MATA KULIAH ENGLISH FOR CHEMISTRY 1 Melati, Husna Amalya
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.288 KB)

Abstract

Penelitian pengembangan Chemistry Student Worksheet (CSW) pada mata kuliah English for Chemistry 1 telah dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kelayakan CSW. Kelayakan dinilai berdasarkan kriteria isi, penyajian, kesesuaian dengan SAVI, kebahasaan, kegrafikaan dan respon mahasiswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Research and Development (R&D) dan desain instruksional 4-D models (Define, Design, Develop, Disseminate), namun hanya dibatasi sampai tahap pengembangan. Lembar validasi dan angket respon mahasiswa digunakan sebagai instrumen penelitian. Uji coba terbatas dilakukan kepada mahasiswa semester 1 PGMIPA Unggulan Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Tanjungpura. Pengumpulan data menggunakan angket sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantiatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CSW berorientasi SAVI yang dikembangkan telah layak digunakan dalam proses pembelajaran karena telah memenuhi kelayakan berdasarkan hasil validasi terhadap kriteria isi, penyajian, kesesuaian dengan SAVI, kebahasaan, dan kegrafikaan dengan persentase berturut-turut sebesar 90%, 88%, 84%, 84%, dan 46%. Mahasiswa memberikan respon positif terhadap CSW yang telah dikembangkan. Katakunci: chemistry student worksheet, somatis, auditori, visual, intelektual
OPTIMASI AMOBILISASI ENZIM PEKTINASE DARI ASPERGILLUS NIGER MENGGUNAKAN MATRIKS KITOSAN –NATRIUM TRIPOLIFOSFAT DAN PENENTUAN EFISISENSI PENGGUNAANNYA Prasetyawan, Sasangka
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.007 KB)

Abstract

Pektinase adalah enzim yang sangat potensial dalam industri pangan khususnya digunakan dalam proses penjernihan sari buah. Kelemahan penggunaan enzim secara bebas adalah pada umumnya hanya bisa digunakan untuk sekali proses,   sehingga perlu diamobilisasi agar dapat digunakan berulang dan produknya mudah untuk dipisahkan. Pektinase yang telah diisolasi dari Aspergillus niger kemudian dimurnikan dengan menggunakan metoda pengendapan bertingkat menggunakan amonium sulfat dengan tingkat kejenuhan 0-40%,40-80% dan 80-100%. Pektinase diamobilisasi dengan metode penjebakan menggunakan matriks kitosan-natrium tripolifosfat. Pada penelitian ini ditentukan optimasi amobilisasi enzim khususnya pada konsentrasi kitosan optimum, konsentrasi enzim optimum dan efisiensi pemakaian ulang pektinase amobil. Konsentrasi kitosan yang digunakan berkisar antara (1; 1,5; 2; 2,5; 3)% w/v . Untuk menentukan konsentrasi enzim yang teramobilkan, kadar protein enzim ditentukan dengan metoda Biuret dan aktivitas enzim ditentukan dengan metode DNS dengan  menghitung asam galakturonat yang dihasilkan dari hidrolisis pektin sebagai substrat oleh sejumlah enzim per menit. Hasil pemurnian  menunjukan pada fraksinasi 40-80% mempunyai  aktivitas spesifik tertinggi sebesar 155,87 Unit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi kitosan optimum berada pada konsentrasi 2,5% w/v, sedangkan jumlah enzim pektinase optimum  yang teramobilkan sebesar 3,5 mg. Aktifitas enzim pektinase amobil sebesar 49,6 Unit. Efisiensi pektinase amobil menggunakan matriks kitosan-natrium tripolifosfat dapat digunakan sebanyak lima kali pengulangan dengan aktivitas akhir sebesar 26,8 Unit dengan efisiensi enzim amobilnya  sebesar 54,03%. Kata kunci: pektinase amobil, kitosan-natriumtripolifospat,efisiensi
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PELAKSANAAN PERKULIAHAN PENDIDIKAN GURU MATEMATIKA DAN IPA (PGMIPA) UNGGULAN DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS RIAU Erviyeni, Betty Holiwarni, Herdini,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.776 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa  terhadap persiapan dan pelaksanaan perkuliahan PGMIPA Unggulan di Program Studi Pendidikan kimia FKIP Universitas Riau. Penelitian dilakukan terhadap mahasiswa Pendidikan Kimia, dengan populasi seluruh mahasiswa yang mengikuti Program PGMIPA Unggulan, dan telah mengikuti mata kuliah yang disajikan untuk program tersebut. Seluruh populasi digunakan sebagai sampel (sampel total) yang berjumlah 60 orang, terdiri dari  mahasiswa  angkatan 2011/2012, 2012/2013 dan angkatan 2013/2014 (18, 20 dan 22 orang mahasiswa). Data hasil penelitian dikumpulkan dengan menggunakan angket, dan kemudian dianalisis secara deskriptif,dimulai dengan penskoran angket secara bertingkat, menentukan interval nilai untuk memperoleh kategori nilai, dan menentukan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 81,66% mahasiswa sudah memahami dengan baik program yang diikutinya, 16,67% cukup, dan 1,67% kurang paham. 86,67% mahasiswa merasakan bahwa program tersebut bermanfaat, 8.33% merasakan cukup, dan 5% mahasiswa merasa kurang bermanfaat. Dari segi keterlaksanaan program, 73,34% mahasiswa menyatakan baik, 15% menyatakan cukup, dan 11,66% menyatakan urang baik, sedangkan dari sisi komitmen dan kemampuan dosen, 53,35% mahasiswa menyatakan baik, 35% kategori cukup, dan 11,67% menyatakan kurang. Kata Kunci : Program PGMIPA Unggulan, Persepsi Mahasiswa
PENENTUAN WAKTU KONTAK DAN pH OPTIMUM PENYERAPAN ZAT WARNA DIRECT YELLOW MENGGUNAKAN ABU TERBANG (FLY ASH) BATUBARA Mayudendi, Sri Hilma Siregar, Hasmalina Nasution,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.67 KB)

Abstract

Abu  terbang  merupakan  limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) hasil pembakaran  bahan  bakar  basis  padat. Zat Pewarna secara luas telah digunakan pada banyak produk industri. Di sisi lain penggunaan bahan pewarna pada industri kian pesat dan menghasilkan limbah cair berwarna yang membahayakan lingkungan. Penyerapan zat pewarna menggunakan adsorben merupakan salah satu tekhnologi yang efektif untuk mengurangi kontaminasi zat pewarna tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mencari  solusi  kedua  permasalahan  di  atas,  dengan  menjadikan  abu  terbang (fly ash) batubara sebagai adsorben untuk zat warna pada limbah cair.  Penelitian ini mempelajari kemampuan abu terbang batubara sebagai adsorben dalam mengadsorpsi zat warna direct yellow  menggunakan  metode  spektrofotometri  UV-Vis.  Variabel  yang  digunakan  dalam penelitian  ini  adalah  waktu  kontak  30-210  menit,  dan pH  2-11. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu kontak optimum adalah 150 menit dengan persentase adsorpsi 53,07 %, sedangkan nilai  pH  optimum  pada pH  3  persentase adsorpsi 99,49 % . Konsentrasi direct yellow yang teradsorpsi makin menurun seiring dengan menurunnya pH Kata kunci : Abu terbang batubara, direct yellow, adsorpsi.
GREEN SYNTHESIS NANOPARTIKEL Ag DENGAN MENGGUNAKAN EKSTRAK GAMBIR SEBAGAI BIOREDUKTOR Wardatul Rahma, Diana Vanda Wellia, Zulhadjri, Syukri Arief,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.619 KB)

Abstract

Pada akhir-akhir ini, beberapa metode untuk sintesis nanopartikel perak (Ag-NP) telah menjadi topik penelitian yang menarik. Penggunaan ekstrak tanaman melalui proses green sintesis dalam pembuatan nanopartikel merupakan salah satu pendekatan yang sangat efektif dan ramah lingkungan serta hemat biayanya. Dalam penelitian ini dilaporkan biosintesis nanopartikel perak menggunakan ekstrak Uncaria Gambir Roxb. Karakterisasi nanopartikel dilakukan dengan menggunakan spektroskopi ultraviolet-siar tampak (UV-Vis), difraksi sinar-X (XRD), pemindaian mikroskop elektron (SEM). Spektrum UV-Vis dari media air yang mengandung nanopartikel perak menunjukkan puncak serapan di sekitar 398 nm. Hasil XRD menunjukkan bahwa adanya kristal perak (Ag) dengan struktur kubik (fcc). Studi SEM menunjukkan bahwa rata-rata diameter nanopartikel perak perak yang terbentuk adalah kecil dari 100 nm. Hasil riset ini sangat prospek untuk pengembangan nilai dari produk Uncaria Gambir Roxb pada industri yang berbasis biomedis dan nanoteknologi. Katakunci : nanopartikel, perak, green sintesis, gambir
IDENTIFIKASI SENYAWA BIOAKTIF DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI INFUSA ELEUSINE INDICA DAN DAUN MORINDA CITRIFOLIA PADA BAKTERI Staphylococcus aureus SECARA IN VITRO Ummi Mardhiah Batubara, Dhigna Luthfiyani Citra Pradana,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.618 KB)

Abstract

Tanaman Indonesia bervariasi sehingga kita sebaiknya mengeksplorasi manfaat dari tanaman tersebut. Rumput belulang (Eulisine indica) merupakan tanaman gulma yang dianggap masyarakat tidak ada manfaatnya. Daun mengkudu (Morinda citrifolia) belum banyak pemanfaatannya karena biasanya pada tanaman mengkudu yang dimanfaatkan buahnya. Masyarakat di Indonesia pada umumnya memanfaatkan tanaman yang berkhasiat obat dengan cara merebus tanaman dengan air kemudian dikonsumsi. Berdasarkan Farmakope Indonesia Edisi III, infusa merupakan proses ekstraksi tanaman dengan menggunakan pelarut air kemudian dipanaskan dalam panci infusa pada suhu 90oC selama 15 menit. Tujuan penelitian untuk memanfaatkan infusa Eulisine indica dan daun Morinda citrifolia dengan melakukan uji aktivitas antibakteri pada bakteri gram positif Staphylococcus aureus menggunakan metode difusi. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi secara kualitatif senyawa bioaktif pada infusa Eulisine indica dan daun Morinda citrifolia. Hasil uji aktivitas antibakteri menunjukkan tidak terdapat zona hambat pada ekstrak Eulisine indica dan daun Morinda citrifolia. Identifikasi senyawa bioaktif dari Eulisine indica dan daun Morinda citrifolia menunjukkan hasil positif terhadap adanya kandungan antrakuinon dengan menunjukkan warna kuning dan menunjukkan hasil negatif terhadap alkaloid, flavonoid, steroid atau terpenoid setelah diujikan dengan beberapa pereaksi kimia. Berdasarkan penelitian Dhiman, A et.al (2011), pemanfaatan senyawa bioaktif sebagai antibakteri dari tanaman yaitu adanya kandungan flavonoid, steroid dan tannin. Kata kunci: Uji antibakteri, Eulisine indica, Daun Morinda citrifolia
SINTESIS DAN KARAKTERISASI SUATU SERI p-ALKOKSIASETOFENON MENGGUNAKAN METODE SPEKTROSKOPI Hasnah Osman, Noviany,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.784 KB)

Abstract

Suatu seri senyawa p-alkoksiasetofenon telah berhasil disintesis dengan menggunakan para-hidroksiasetofenon sebagai material awal dan memberikan senyawa target (3a-g) dengan rendemen yang baik antara 68,2% sampai 87,8%. Senyawa-senyawa target yang diperoleh telah dikarakterisasi menggunakan metode-metode spektroskopi seperti spektroskopi infra merah, 1H NMR dan 13C NMR.   Kata kunci : Sintesis, p-alkoksiasetofenon, para-hidroksiasetofenon
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBL) DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI SISWA PADA PENGAJARAN KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN Sitindaon, Rina S.E.
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.188 KB)

Abstract

Efektivitas model pembelajaran berbasis masalah (PBL) dan pembelajaran kooperatif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa SMA pada pengajaran kelarutan dan hasil kali kelarutan dijelaskan dalam tulisan ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan PBL dan model pembelajaran kooperatif untuk meeningkatkan prestasi siswa dalam materi. Penelitian ini dilakukan pada siswa SMA di Medan melalui perbandingan pengajaran siswa menggunakan PBL dan pembelajaran kooperatif untuk kelas eksperimen dengan pengajaran melalui metode konvensional  untuk kontrol kelas. PBL dengan model pembelajaran kooperatif ternyata dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran kelarutan dan hasil kali kelarutan. Dapat diketahui melalui hasil penelitian menunjukan perbandingan prestasi siswa kelas eksperimen (M= 87,839,7333) lebih tinggi dari prestasi siswa dengan menggunakan metode konvensional (M = 65,26667 35,46667), dan kedua kelas berbeda secara signifikan (thitung 9,87 > ttabel 1,7). Hal ini dapat di simpulkan bahwa pengajaran melalui strategi pembelajaran berbasis masalah dan model pembelajaran kooperatif lebih effektif  meningkatkan prestasi belajar siswa dibandingkan dengan pembelajaran melalui metode konvensional dalam pengajaran kelarutan dan hasil kali kelarutan. Dan dapat ditunjukkan melalui perbedaan nilai rata-rata nilai kelas eksperimen dengan kelas kontrol, juga besarnya nilai thitung dibandingkan ttabel.Katakunci : PBL, pembelajaran kooperatif , kelarutan,  dan hasil kali kelarutan.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR HIDROLISIS GARAM BERBASIS GUIDED-INQUIRY DENGAN REPRESENTASI CHEMISTRY-TRIANGLE UNTUK SISWA SMA/MA Iryani, Mawardi, Shavira Meidina Irham, Andromeda,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.689 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan bahan ajar materi hidrolisis garam  berbasis Guided-Inquiry dengan representasi Chemistry Triangle dalam bentuk lembar kerja siswa yaitu LKS yang valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran kimia di SMA/MA. Jenis penelitian termasuk pada Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah four-D (4-D). Instrumen penelitian berupa lembar validasi dan angket. Data hasil penelitian terdiri dari tiga aspek yaitu: validitas, praktikalitas dan efektifitas bahan ajar. Data validitas dan praktikalitas diolah menggunakan formula Kappa, dan data efektifitas menggunakan persentase. Pada penelitian ini baru terbatas pada uji validitas dan praktikalitas. Validasi bahan ajar dari aspek isi, kebahasaan dan kegrafisan serta kelayakan konstruksi. Data dari validator diperoleh skor rata-rata moment kappa adalah ; 0,795, dan hasil analisis kepraktisan yang dilakukan dengan pengujian terbatas di SMAN 8 Padang diperoleh skor rata-rata nilai  kepraktisan 0,95 dari guru dan 0,88 dari siswa. Hasil ini menunjukkan bahwa bahan ajar hidrolisis garam yang dikembangkan mempunyai kevalidan dan kepraktisan yang sangat tinggi. Kata Kunci : Guided-Inquiry, Chemistry Triangle, 4-D models, Hidrolisis Garam
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA PENGAJARAN RADIOISOTOP Manihar Situmorang, Lanita Bernadetta Munthe,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.311 KB)

Abstract

Pengembangan media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar pada pengajaran radioisotop dijelaskan dalam penelitian ini. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan media pembelajaran yang baik dan standar dalam mengajarkan radioisotof terhadap siswa SMA. Penelitian dilakukan melalui pengayaan materi radioisotop, dilanjutkan dengan penyusunan media pembelajaran dalam bentuk powerpoin dan macroflash untuk mengintegrasikan contoh aplikasi radioisotop yang relevan terhadap materi kimia radioisotop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi pelajaran radioisotop telah disusun dengan baik. Standarisasi bahan ajar telah dilakukan dan guru setuju dengan media hasil pengembangan. Bahan ajar dan media dibuat di dalam CD sehingga dapat dipergunakan dalam pembelajaran secara offline. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar pada kelompok eksperimen yang diberikan pengajaran radioisotop menggunakan media pembelajaran hasil pengembangan (M = 82,4) lebih tinggi dari kelas kontrol (M = 75,8). Media pembelajaran hasil pengembangan dapat menolong siswa untuk belajar mandiri setiap saat tanpa dibatasi waktu dan fasilitas yang tersedia di dalam media memotivasi siswa belajar kimia. Kata kunci: Media pembelajaran, radioisotop, hasil belajar, kimia SMA