Articles
49 Documents
Search results for
, issue
"Prosiding Bidang Matematika"
:
49 Documents
clear
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP UNTUK MENGKONSTRUKSI VOLUME BANGUN RUANG
., Syofni
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Matematika
Publisher : SEMIRATA 2015
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (412.39 KB)
Penelitian ini adalah penelitian pengembangan, yang bertujuan untuk mengembangkan alat peraga untuk mengkonstruksi formula volume balok dan tabung yang dapat digunakan pada tingkat pendidikan dasar dan menengah. Penelitian ini telah menghasilkan 1. Seperangkat alat peraga untuk mengkonstruksi formula volume balok disertai prosedur penggunaannya, 2. Seperangkat alat peraga untuk mengkonstruksi volume tabung disertai prosedur penggunaannya. Proses pengembangan alat peraga diawali dengan permasalahan ketidakmampuan guru (peserta PLPG 2013) menjelaskan proses pembentukan formula volume balok dan s tabung, kemudian peneliti merancang dan membuat alat peraga, selanjutnya dilakukan validasi dan uji coba. Hasil validasi menyatakan bahwa alat peraga valid (sah) untuk digunakan pada pendidikan dasar dan menengah. Kata kunci; Pengembangan, Alat Peraga, Balok, Tabung, KreatifitasPENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP
ANALISA KESULITAN PEMBUKTIAN MATEMATIS MAHASISWA PADA MATA KULIAH ANALISIS REAL
Elfis Suanto, Kartini,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Matematika
Publisher : SEMIRATA 2015
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (542.148 KB)
Kenyataan banyak mahasiswa mengalami kesulitan dalam pembuktian matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penguasaan dan kesulitan mahasiswa dalam membaca bukti dan mengkonstruksi bukti. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan matematika FKIP UR yang sedang kuliah Analisis Real yang berjumlah 12 orang. Instrumen penelitian ini adalah lembar soal tes kemampuan membaca bukti dan mengkontruksi bukti, lembar angket, dan pedoman wawancara. Teknik analisis data adalah diskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Rata-rata kemampuan membaca bukti adalah 42,2Â tergolong dalam kategori rendah; (2) Rata-rata kemampuan mengkontruksi bukti adalah 40,0 tergolong dalam kategori rendah. Dalam penelitian ini juga ditemukan beberapa kesulitan yang dialami mahasiswa dalam membaca dan mengkonstruksi bukti. Â Katakunci: membaca bukti, mengkonstruksi bukti,pembuktian matematis, analisis real
APLIKASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PENYELESAIAN SOAL MATEMATIKA EKONOMI
Manullang, Dapot Tua
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Matematika
Publisher : SEMIRATA 2015
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (289.639 KB)
Makalah ini bertujuan untuk mendeskripsikan bahwa pendidikan karakter dapat dijadikan sebagai landasan dalam penyelesaian soal-soal yang ada pada matakuliah matematika ekonomi. Oleh karena pendidikan karakter memiliki tiga komponen yang baik yaitu pengetahuan moral, perasaan moral, dan perbuatan moral. Pada sisi komponen perbuatan moral dalam pendidikan karakter, ada terkandung tiga aspek yang saling terkait satu dengan yang lain. Dimana ketiga aspek tersebut adalah aspek kompetensi, aspek kemauan dan aspek kebiasaan. Berdasarkan unsur ketiga aspek komponen perbuatan moral ini, akan terlihat aplikasi pendidikan karakter dalam penyelesaian soal matematika ekonomi dapat dilakukan sesuai dengan yang diinginkan. Kata Kunci: Karakter, Kompetensi, Kemauan, Kebiasaan, dan Matematika
LUAS DENGAN PARTISI SEGITIGA UNTUK FUNGSI CEKUNG
Leli Deswita, Juni Lesti Nengsih, Syamsudhuha,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Matematika
Publisher : SEMIRATA 2015
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (548.561 KB)
Dalam artikel ini dibahas teknik menentukan luas daerah di R2 yang dibatasi sebuah kurva f dangaris dan dengan menggunakan partisi segitiga, dengan menentukan kurva utama (kurva f) serta memilih titik utama di (  dengan  pada interval , tekhnik ini diberikan oleh Affaf [6], dengan memberikan formula baru L= Namun Affaf belum menjelaskan untuk f seperti apa sehingga formula tersebut berlaku sehingga akan bertanda sama dalam selang . Oleh karena itu untuk penelitian selanjutnya diidentifikasi apakah untuk fungsi cekung ke atas / cekung ke bawah akan memenuhi kondisi yang diinginkan, serta sifat-sifat apa saja yang muncul dengan menggunakan formula yang baru.  Kata kunci: Partisi segitiga, titik utama, kurva utama
STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD, TPS, DAN NHT TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMPN PEKANBARU TAHUN PELAJARAN 2013/2014
., Zulkarnain
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Matematika
Publisher : SEMIRATA 2015
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (332.655 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan dan pengaruh model pembelajaran kooperatif Studen Team Achievment Division (STAD), Think Pair Square (TPS), dan Number Head Together (NHT)terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN Pekanbaru tahun ajaran 2013/2014.Bentuk penelitian adalah penelitian kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN Pekanbaru dengan sampel satu kelas VIII SMPN 14, SMPN 21, dan SMPN 22yang berjumlah 100 orang siswa sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan teknik tes dan observasi.Berdasarkan hasil analisis data observasi diperoleh model pembelajaran kooperatif memberikan dampak yang baik dalam proses pembelajaran. Hasil analisis data pretes menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan antara rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen. Artinya, ketiga kelompok sampel memiliki kemampuan awal yang sama. Sedangkan hasil analisis data postes juga menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan antara rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen. Artinya, tidak ada perbedaan yang signifikan diantara ketiga moodel pembelajaran kooperatif yang dipakai. Hasil analisis data pretes dan postes setiap kelompok sampel menunjukkan perbedaan yang signifikan, dimana hasil belajar postes lebih baik dari pretes. Kata Kunci : Kooperatif, STAD, TPS, NHT, Hasil Belajar.
SOLUSI PERSAMAAN MAXWELL DALAM SISTEM KOORDINAT SILINDER YANG MEMBENTUK MEDAN MAGNET
Deswita, Leli
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Matematika
Publisher : SEMIRATA 2015
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (93.966 KB)
Artikel ini membahas persamaan gelombang elektromagnetik yang diturunkan dari persamaan Maxwell dalam sistem koordinat silinder yang membentuk medan magnet. Sebagai contoh aplikasi diperlukan penjalaran gelombang di dalam pemandu gelombang dalam bentuk logam dengan penampang lingkaran dan dinding terbuat dari bahan konduktor. Mengingat bahwa pemandu gelombang berbentuk pipa, maka dipilih sistem koordinat silinder sehingga fungsi gelombang yang dicari berbentuk  medan magnet.  Kata Kunci: Persamaan Maxwells, Gelombang Elektromagnetik, koordinat Silinder, dan Medan magnet
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS INQUIRY DENGAN PENDEKATAN ATI UNTUK MENFASILITASI PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS MAHASISWA
., Risnawati
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Matematika
Publisher : SEMIRATA 2015
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (428.564 KB)
Tujuan penelitian ini mengembangkan bahan ajar yang valid dan praktis untuk mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika UIN SUSKA RIAU. Strategi penelitian ini menggunakan Pendekatan Penelitian Pengembangan (Development Research). Penelitian ini terdiri dari tiga tahap yaitu: tahap analisis muka-belakang (front-end analysis), tahap prototype dan tahap penilaian (assessment). Kegiatan pada tahap analisis muka belakang yang dilaksanakan meliputi menganalisis materi yang dikuliahkan, analisis bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran, merivieu literatur tentang pembelajaran, interviu dengan teman sejawat dalam hal ini dosen pengampu mata kuliah, serta mempelajari karakteristik mahasiswa. Berdasarkan hasil analisis muka belakang telah diperoleh prototipe bahan ajar yang kemudian dikonsultasikan kepada pakar. Prototipe ini selanjutnya divalidasi oleh 5 (lima) orang pakar yang terdiri dari 2 (dua) orang pakar konstruk/rancangan dari Universitas Negeri Suska Riau, 3 (tiga) orang pakar kontent/isi dari Universitas Negeri Suska Riau dan Universitas Negeri Padang. Kegiatan tahap praktikalitas diujicobakan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Negeri Suska Riau semester 2 (dua) dan diamati oleh 2 (dua) dosen pengamat. Kegiatan pengamatan efektifitas dilakukan sejalan dengan tahap praktikalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) bahan ajar yang dirancang sudah valid (meliputi validitas isi dan konstruk) dari sudut pandang pakar media dan teknologi pendidikan, serta pakar matematika; 2) penggunaan bahan ajar dalam proses pembelajaran tidak mengalami hambatan yang berarti, dalam arti praktis penggunaannya menurut penilaian observer dan mahasiswa serta dosen. Kata Kunci: Bahan ajar, Inquiry, Valid dan Praktis
ALTERNATIF MENENTUKAN FPB DAN KPK
Sri Gemawati, Welly Desriyati, Mashadi,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Matematika
Publisher : SEMIRATA 2015
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (533.967 KB)
Dalam artikel ini penulis memperkenalkan suatu metode mencari Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dari dua buah bilangan untuk siswa tingkat SMP, yang kemudian diperluaskan menentukan FPB tersebut dengan menggunakan algoritma Euclide. Penentuan KPK dan FPB dari lebih dua bilangan juga akan dibahas. Â Kata kunci: Algoritma Euclide, FPB, KPK
UJI BANDING LABORATORIUM TERHADAP KERAPATAN SPORA TRICHODERMA SP.
Kusumastuti, Evy Sulistianingsih , Shantika Martha, Naomi Nessyana Debataraja, Nilamsari
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Matematika
Publisher : SEMIRATA 2015
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (510.617 KB)
Uji banding laboratorium dilakukan untuk mengevaluasi kinerja laboratorium berdasarkan criteria yang telah ditetapkan. Prosedur uji banding antar laboratorium dilakukan dengan menganalisis sampel yang sama dari beberapa beberapa laboratorium yang berbeda. Hal ini dikarenakan terdapat perbedaan hasil pengukuran dari setiap laboratorium. Tahapan uji banding laboratorium ini meliputi Anova, uji Grubbs dan perhitungan Z-Score. Dalam penelitian ini, hasil analisis kerapatan spora Trichoderma Sp. diuji pada tujuh laboratorium yang berbeda. Hasil pengujian menunjukkan adanya tiga laboratorium memuaskan, dua laboratorium yang diperingatkan dan dua laboratorium yang outlier. Katakunci: Anova, Grubbs, Z-Score, Trichoderma Sp.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN STRATEGI BELAJAR MENGAJAR MATEMATIKA (SBMM) MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA JPMIPA FKIP UNJA T.A 2012/2013
Theis, Roseli
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Matematika
Publisher : SEMIRATA 2015
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (197.024 KB)
Strategi belajar mengajar matematika (SBMM) merupakan mata kuliah yang membahas tentang teori-teori belajar, rancangan pembelajaran, penerapan strategi pembelajaran. Sebagai calon guru, mahasiswa pendidikan matematika diwajibkan mengikuti mata kuliah SBMM sebagai bekal mereka untuk mengikuti praktek keguruan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan inovasi strategi pembelajaran guna meningkatkan kualitas pembelajaran SBMM mahasiswa pendidikan matematika JPMPA. Subjek penelitian adalah 55 orang mahasiswa pendidikan matematika FKIP Universitas Jambi kelas reguler yang mengontrak matakuliah SBMM pada semester ganjil T.A 2012/2013. Penelitian dilaksanakan sebanyak 4 siklus. Strategi pembelajaran yang dilakukan dalam matakuliah SBMM adalah dengan menggunakan metode seminar untuk topik bahasan teori-teori belajar, kombinasi metode ekspositori dan diskusi kelompok untuk topik bahasan urutan kegiatan pembelajaran, metode presentasi kelompok untuk topik bahasan urutan kegiatan pembelajaran yang didalamnya tergambar metode, media dan waktu pembelajaran dan metode simulasi untuk topik bahasan penerapan strategi pembelajaran. Setiap fase pada urutan kegiatan pembelajaran dilaksanakan untuk siklus 1, dan 2 sedangkan untuk siklus 3 dan 4 tahap kegiatan awal dan akhir dilaksanakan dan pada tahap kegiatan inti fase yang dilaksanakan adalah fase elaborasi dan konfirmasi. Kata kunci: Strategi pembelajaran, Urutan kegiatan pembelajaran