cover
Contact Name
Saiful Anwar
Contact Email
saifulanwar@unida.gontor.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
attadib@unida.gontor.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
AT TA´DIB
ISSN : 02169142     EISSN : 25033514     DOI : -
At-Ta'dib adalah media ilmiah bidang kependidikan Islam, baik berupa studi kepustakaan, hasil penelitian maupun karya ilmiah terkait. Terbit dua kali dalam setahun, sebagai sarana pengembangan tradisi keilmuan insan tarbiyah dan pendidikan pada umumnya. Jurnal kependidikan Islam ini diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah Universitas Darussalam Gontor.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2010): Prinsip Pendidikan Islam" : 7 Documents clear
PENDIDIKAN BERBASIS ETIKA MENURUT AZ-ZARNUJI DALAM PRESPEKTIF KITAB TA’LÎM AL-MUTA’ALLÎM TARÎQA AT-TA’ALUM Syamsirin .
At-Ta'dib Vol 5, No 1 (2010): Prinsip Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v5i1.584

Abstract

Sejalan dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuandan teknologi, diperlukan pengembangan pendidikan yang“sesuai” dengan tuntutan perkembangan zaman, dengan mempertimbangkanaspek-aspek pengaruh positif dan negatif. Halini karena pendidikan sebagai bagian dari peradaban manusia,mau tidak mau pasti akan mengalami perubahan dan perkembangan.Tetapi realita pendidikan akhir-akhir ini menunjukkanperubahan dan pemandangan yang kontras di mana guruhanya sebagai “pentransfer ilmu” layaknya robot, dan siswasebagai “penerima” layaknya robot. Interaksi guru dan siswamenjadi “mekanistik” bagai mesin.Kondisi pendidikan yang seperti ini perlu untuk dicarikansolusi yang tepat dengan segera agar pendidikan tidak hanyaterpaku kepada orientasi keilmuan (knowledge oriented) danketerampilan (skill oriented) saja, namun juga berorientasi padanilai (values oriented). Konsep value inilah yang nantinya akanmemberikan aspek sinergis dalam pendidikan di mana segalaaspek baik lahiriyah maupun bathiniyah dalam diri anak didikmendapat pendidikan secara utuh. Tulisan ini berusaha memaparkankonsep etika sebagai bentuk value dalam pendidikan berdasarkanpada pemikiran Zarnuji dalam bukunya ta’limulmuta’alim.
MENGENAL ANDRAGOGY Akrim Mariyat
At-Ta'dib Vol 5, No 1 (2010): Prinsip Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v5i1.580

Abstract

Dewasa ini, pendidikan memiliki peran ganda dalammengatur ilmu pengetahuan. Pendidikan tidak hanya sebagaibentuk usaha transferisasi ilmu saja tetapi sudah pada tataranmengatur perkembangan ilmu pengetahuan yang akan selalumengalami perubahan dari masa ke masa. Mengatur dalam artimengolah, mengontrol, dan mengembangkan pendidikan secaramenyeluruh baik dari segi konsep, materi, sistem, kualitaspengajar dan lain sebagainya.Salah satu bentuk usaha mengatur pendidikan secarauniversal adalah dengan melakukan evaluasi secara periodikterhadap sistem pendidikan yang diterapkan. Di antaranya adalahkonsep pendidikan andragoy yang diharapkan mampu menjadipenyeimbang dan sekaligus upaya menutupi kekurangankekuranganyang ada dalam konsep pendidikan kuno. Andragogysebagai bentuk konsep pendidikan yang menjadikan siswasebagai subyek dalam pendidikan dan pengajaran. Konsep inimenawarkan suatu konsep pendidikan yang lebih demokratis.Hal tersebut tidak lepas dari adanya penekanan konseppendidikan terdahulu kepada objektivisasi anak didik yangcenderung menjadikan anak didik sebagai robot.
KONSEP DEMOKRASI PENDIDIKAN MENURUT JOHN DEWEY Alif Cahya Setiyadi
At-Ta'dib Vol 5, No 1 (2010): Prinsip Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v5i1.585

Abstract

Berbicara tentang pendidikan, kita semua pasti sudahtahu bahwa pendidikan memiliki arti yang sangat penting dalamkehidupan ini. Hal tersebut telah menjadikan pendidikanmemiliki ruang lingkup yang luas dan menjadikan pendidikansebagai element yang berhubungan langsung dengan hidup dankehidupan manusia. Pendidikan kemampuan ( skill) danpengetahuan (knowledge) merupakan salah satu modal yang harusdimiliki oleh setiap individu untuk dapat hidup di zaman yangserba sulit. Di mana pendidikan ditengarai sebagai dasarkesuksesan bagi individu dan masyarakat, baik kesuksesan dalambentuk kemandirian diri maupun kelompok ataupun kesuksesanyang lain.Tetapi dalam perkembangannya, pendidikan yangmenekankan pada kemampuan dan intelektual dianggap olehsebagian pemikir pendidikan belum mampu menyentuh aspekaspekpokok dari pendidikan itu sendiri. Sehingga membutuhkansuatu system pendidikan yang lebih komprehensif dan meliputisegala segi kehidupan. Oleh karena itu untuk mencapai tujuanpendidikan yang lebih komprehensif Jhon Dewey menawarkansuatu system pendidikan yang diharapkan mampu menutupikekurangan yang selama ini mengalir lembut dalam systempendidikan yang ada.
PENDIDIKAN DALAM STUDI KEISLAMAN Awaluddin Faj
At-Ta'dib Vol 5, No 1 (2010): Prinsip Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v5i1.581

Abstract

Berinteraksi dengan pendidikan Islam baik dari systempendidikannya maupun studi keIslaman, akan membawa kitakepada perenungan yang dalam terhadapnya. Pendidikan Islamyang merupakan representasi dari segala bentuk tingkah lakuumat muslim yang dilakukan dalam rangka memperolehkesinambungan, pertahanan dan peningkatan hidup. Sebuah siklusyang bertujuan untuk membangun dan membentuk karakteryang kuat dalam segala segi baik jasmani maupun rohani yangberlandaskan ajaran-ajaran Islam tersebut sudah mulai keluardari tujuan pokok pendidikan Islam itu sendiri.Oleh karena itu diperlukan reorientasi tujuan pendidikanIslam dalam konteks modern saat ini. Sehingga pendidikan Islamakan menemukan nilainya yang selama ini mulai memudar akibatdari perkembangan dan benturan zaman. Untuk itu, tulisan inimencoba untuk menggali kembali konsep pendidikan Islam. Dimana pendidikan Islam harus dilihat dari segala segi kehidupan,sehingga akan terbuka makna yang sesungguhnya dari konseppendidikan Islam itu sendiri. Tidak hanya makna yang realistisyang terlihat secara nyata oleh panca indera, tetapi jugamencakup makna abstrak yang terkandung di dalamnya.
PERANAN BAHASA DALAM PERKEMBANGAN FILSAFAT Amir Syuhada
At-Ta'dib Vol 5, No 1 (2010): Prinsip Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v5i1.586

Abstract

Sebagai sarana komunikasi, bahasa memiliki peran yangsangat besar dalam mentransformasi pemikiran seseorangkepada orang lain baik secara lisan maupun tulisan sehinggadapat dimengerti. penggunaan dan pemahaman bahasa yang baiktelah mewujudkan perkembangan ilmu pengetahuan dari segalabidang, tidak terkecuali filsafat. Dalam tugas pokoknya, filsufmenggunakan analisis bahasa sebagai sarana untuk menguraikankonsep-konsep filosofis sehingga mudah dipahami danberkembang sesuai dengan peradaban ummat manusia.Untuk menganalisis peranan bahasa dalam perkembanganfilsafat, penulis membagi fase perkembangan filsafat menjadiempat bagian. Dari sinilah dapat diketahui konsep-konsep dankarakter filsafat pada masing-masing zaman. Tentunya memilikiperbedaan dan ciri-ciri tersendiri, walaupun demikian,perkembangan yang terjadi merupakan hasil dari pengembangandan sikap kritis para filsuf terhadap konsep-konsep lama.
KONSEP PENDIDIKAN ISLAM DAN TANTANGANNYA MENURUT SYED MUHAMMAD NAQUIB AL-ATTAS Andi Wiratama
At-Ta'dib Vol 5, No 1 (2010): Prinsip Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v5i1.582

Abstract

Pendidikan adalah aspek terpenting bagi kehidupanmanusia. Dengan pendidikan manusia diharapkan menjadi esensiyang beradab, berlaku adil, bijak, dan menjunjung tinggi realitaskebenaran. Sebaliknya, tanpa pendidikan, ia akan menjadi dzalim,arogan dan menentang kebenaran, atau dalam kata lain, tetapdalam ke-insanan-nya yang banyak salah dan lupa. Untuk itu,pendidikan yang dilakukan dengan benar dan tepat yangmerupakan kebutuhan primer manusia akan membawa kepadaperbaikan tatanan kehidupan manusia baik individu maupunkelompok.Akan tetapi pendidikan dewasa ini lebih diorientasikankepada upaya untuk mencetak pekerja yang memiliki intelektualdan skill dalam segala bidang. Sehingga menjadikan pendidikanhanya sebatas proses transfer ilmu dan kemampuan saja tanpamemperhatikan penanaman nilai dalam diri anak didik. Nilai(values) yang merupakan esensi pokok dalam proses pendidikanterabaikan begitu saja. Hal tersebut banyak dipengaruhi olehadanya westernisasi ilmu pengetahuan yang dipelopori olehBarat dan telah mengikis system pendidikan yang mengedepankannilai sebagai hasil dari proses pendidikan. Oleh Karena ituulama muslim Syed Naquib Al-Attas menawarkan suatu bentukislamisasi ilmu pengetahuan dengan konsep ta’dib sebagai prosespenempatan anak didik pada tempatnya, yaitu pada puncakmoral, adab, dan etika. Ini merupakan usaha untuk mengembalikanpendidikan kepada tujuannya yang hakiki.
PENDIDIKAN KONSEP TA’DIB SEBAGAI SOLUSI PENDIDIKAN ISLAM DI ERA GLOBAL Kholili Hasib
At-Ta'dib Vol 5, No 1 (2010): Prinsip Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v5i1.583

Abstract

Dalam upaya mengembalikan tujuan pendidikan Islamkepada jalan yang selama ini terlupakan, diperlukan usaha-usahayang nyata untuk menggapai hal tersebut. Baik usaha yangbersifat membangun kembali atau bahkan lebih cenderungkepada memperbaiki system yang sudah ada sesuai dengankonsep dasar yang telah digariskan. Salah satu usaha membangunkembali orientasi pendidikan Islam yang mulai terintimidasioleh romanisasi adalah mengembalikan konsep pendidikan Islamyang mengedepankan ta’dib. Ta’dib sebagai suatu konsep pendidikanIslam yang lebih beroreintasi kepada pembentukan individu yangberakhlak al-karimah tanpa mengesampingkan kemampuanintelektual dan skill merupakan salah satu usaha yang sangatperlu untuk dibangkitkan pada masa modern ini.Tulisan ini mengkaji lebih dalam konsep pendidikan IslamAt-ta’dib yang digagas oleh Syed Naquib Al-Attas. Hal tersebutmerupakan bentuk usaha mereoriginalisasi kembali konseppendidikan Islam yang selama ini mulai berbelok arah darikonsep dasar pendidikan yang ditanamkan oleh Islam. Sehinggaakan terdetik kembali ruh pendidikan Islam yang selama initelah melayang jauh dari sarangnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2010 2010


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 1 (2025): At-Ta'dib Journal of Pesantren Education Vol. 19 No. 2 (2024): The Transformation of Pesantren Education in the Disruption Era Vol. 19 No. 1 (2024): Islamic Educational Institutions and Their Dynamics in Facing the Times. Vol. 18 No. 2 (2023): At-Ta'dib Journal of Pesantren Education Vol. 18 No. 1 (2023): At-Ta'dib Journal of Pesantren Education Vol 17, No 2 (2022): Islamic Education and Its Methods Vol. 17 No. 2 (2022): Islamic Education and Its Methods Vol 17, No 1 (2022): Approaches, Strategies, Methods and Islamic Education Vol 16, No 2 (2021): Learning Strategies During The Pandemic Vol 16, No 1 (2021): Mental, Character and Moral education Vol 15, No 2 (2020): Pembelajaran Model Islami dan Efektifitasnya Vol 15, No 1 (2020): Pembelajaran Islam dalam Konteks Pesantren Masa Kini Vol 14, No 2 (2019): Pendidikan Islam Perkembangan dan Tantangannya Vol 14, No 1 (2019): Mental Education in Pesantren Vol 13, No 2 (2018): Pesantren as a Center for Developing Arabic & English Teaching Vol 13, No 1 (2018): Education System and Education Method in Pesantren Vol 12, No 2 (2017): the values of education in pesantren Vol 12, No 1 (2017): Islamic Character Education Vol 11, No 2 (2016): Standarisasi Pendidikan Islam Vol 11, No 1 (2016): Manajemen Penddiikan Islam Vol 10, No 2 (2015): Integrasi Pendidikan Vol 10, No 1 (2015): Pendidikan Akhlak Vol 9, No 2 (2014): Islamisasi Ilmu Pendidikan Vol 9, No 1 (2014): Ilmu Pendidikan Vol 8, No 2 (2013): Urgensi Pendidikan Pesantren Vol 8, No 1 (2013): Tantangan Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2012): Ilmu Pendidikan Vol 7, No 2 (2012): Ilmu Pendidikan Vol 7, No 1 (2012): Teori Pendidikan Vol 6, No 2 (2011): Pendidikan Karakter Vol 6, No 1 (2011): Teknologi Pendidikan Vol 5, No 1 (2010): Prinsip Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2009): Pendidikan Anak Vol 4, No 1 (2009): Kurikulum Pendidikan Islam Vol 3, No 2 (2008): Filsafat Pendidikan Vol 3, No 1 (2008): Dikotomi ilmu pendidikan More Issue