cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Semnastek
ISSN : 24071846     EISSN : 24608416     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) merupakan kumpulan paper atau artikel ilmiah yang telah dipresentasikan di acara Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) yang diadakan secara rutin tiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 159 Documents
Search results for , issue "PROSIDING SEMNASTEK 2018" : 159 Documents clear
REVERSE VENDING MACHINE PENUKARAN LIMBAH BOTOL KEMASAN PLASTIK DENGAN TIKET SEBAGAI ALAT TUKAR MATA UANG Prio Handoko; Hendi Hermawan; Safitri Jaya
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin reverse vending atau reverse vending machine merupakan sebuah mesin vending yang membalikkan prinsip kerja mesin vending pada umumnya. Mesin vending pada umumnya memiliki prinsip ketika sejumlah uang dimasukkan ke dalam mesin ini maka konsumen dapat memilih produk yang diinginkan dengan hanya menekan tombol yang mewakili produk yang diinginkan. Mesin reverse vending justru membalikkan prinsip kerjanya, dimana produk dimasukkan terlebih dahulu ke dalam mesin kemudian mesin akan menanggapi dengan mengeluarkan sejumlah uang dan pengembangan mesin reverse vending ini merupakan salah satu dari sekian banyak perkembangan di bidang teknologi informasi, khususnya kecerdasan buatan. Kecerdasan yang ditanamkan pada mesin reverse vending ini adalah selain memiliki kemampuan untuk mendeteksi ukuran botol yang berbeda-beda yaitu, 300ml, 600ml, dan 1500ml, mesin ini pun secara otomatis mengeluarkan sejumlah tiket sebagai alat tukar mata uang yang disesuaikan ukuran botol. Pengembangan mesin reverse vending hanya dikhususkan pada limbah botol kemasan plastik air mineral saja. Mesin reverse vending dalam penelitian ini kan dibuat lebih sederhana dengan biaya produksinya yang lebih rendah. Pengembangan mesin reverse vending ini dilakukan dengan metode literasi, eksperimen serta melakukan serangkaian uji coba selaras dengan metode R&D guna memastikan mesin dapat bekerja sesuai yang diharapkan. Penggunaan mesin vending dengan prinsip ini dimungkinkan baru pertama kali digunakan di Indonesia, khususnya untuk media penukaran limbah botol kemasan plastik dan pengguna cukup memasukkan minimal 1 limbah botol plastik ke dalam mesin vending ini. Diharapkan dengan semakin banyak masyarakat yang menggunakan mesin vending ini, maka limbah botol kemasan plastik yang dapat ditekan jumlahnya dan meningkatkan kualitas kebersihan lingkungan pada umumnya.
STUDI ANALISIS SIMPANGAN PADA KONSTRUKSI DENGAN TITIK PUSAT MASSA BERADA DI LUAR BANGUNAN AKIBAT RESPONS SPEKTRUM BERDASARKAN SNI 03-1726-2012 Wiga Sapta Hidayah; Hidayat Mughni
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perencanaan struktur gedung, bentuk bangunan memiliki pengaruh terhadap kemampuan bangunan menahan gaya lateral akibat gempa, salah satu indikasi yang menyatakan bangunan tersebut aman terhadap gempa adalah simpangan bangunan, dimana simpangan yang terjadi (Δ) harus lebih kecil dari simpangan ijin (Δa). Penelitian ini menganalisis perilaku simpangan bangunan dari struktur bangunan berbentuk C dan U yang memiliki titik pusat massa lantai bangunan di luar bangunan dengan momen inersia arah X yang sama. Pembebanan yang diinput; beban mati, beban hidup dan beban gempa, Masing-masing struktur berlantai 5 dengan menggunakan sistem rangka pemikul momen khusus. Digunakan respon spektra desain kota jakarta selatan dengan asumsi tanah lunak. Analisis struktur menggunakan software Etabs versi 9.7. Analisis respon struktur yang ditinjau adalah simpangan, perpindahan, waktu getar, torsi serta volume bangunan. Diperoleh hasil analisis sebagai berikut; Pola simpangan berbeda meski momen inersia arah X sama. Gedung bentuk C lebih tahan terhadap gempa dibanding bentuk U, Simpangan maksimum bangunan bentuk C (arah X 18,61mm; arah Y 20,34 mm) dan bentuk U (arah X 26,67mm; arah Y 25,60mm). Bangunan bentuk C membutuhkan volume shearwall sebesar 10% dan bangunan bentuk U membutuhkan volume shearwall 6% dari volume masing-masing bangunan, Periode getar bangunan bentuk C 0,835 detik dan bentuk U 1,052 detik.
EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN TEKNIK INDUSTRI UMJ Leola Dewiyani; M. Kosasih
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran sarjana teknik sangat besar dalam membangun konektivitas di bidang infrastruktur. Kegagalan persaingan di pasar global umumnya karena kurangnya konektivitas dan inovasi yang merupakan “competitive advantage” dari suatu industry. Untuk menciptakan sarjana teknik yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan pada era persaingan global merupakan salah satu tanggung jawab dari institusi pendidikan dalam hal ini perguruan tinggi. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, saat ini hampir seluruh jurusan di perguruan tinggi memasukkan matakuliah kewirausahaan dalam kurikulumnya, termasuk fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta. Kewirausahaan adalah sikap mental dan jiwa yang selalu aktif, kreatif, mandiri, berdaya, bercipta, berkarsa dan bersahaja dalam berusaha dan menciptakan sesuatu yang mempunyai nilai tambah. Dari definisi di atas penerapan matakuliah kewirausahaan merupakan salah satu matakuliah yang diharapkan dapat menunjang kemandirian dan kreatifitas mahasiswa tidak hanya di matakuliah tersebut tapi juga di matakuliah lainnya. Tetapi yang menjadi permasalahan disini adalah apakah penerapan mata kuliah di perguruan tinggi termasuk mata kuliah kewirausahaan ini dapat benar-benar mencetak mahasiswa yang kelak menjadi sarjana yang mandiri, kreatif dan inovatif apabila sistem pendidikan yang dilaksanakan saat ini masih menggunakan metode konvensional. Penelitian ini mencoba untuk mengatasi masalah agar mahasiswa dapat meningkatkan kreatifitas dan kemandiriannya yaitu dengan cara mengembangkan model pembelajaran Problem Based Learning pada mata kuliah kewirausahaan dan diharapkan penerapan model pembelajaran ini dapat meningkatkan kemandirian dan kreatifitas mahasiswa sehingga kelak kedepannya dapat dihasilkan sarjana Teknik Industry FT UMJ yang kreatif, mandiri, berpikir kritis, tanggap terhadap masalah untuk dapat bersaing di era globalisi. Hasil penelitian sdengan menggunakan metode R&D menghasilkan perangkat pembelajaran metode PBl yang kemudian diujicobakan dan ditemukan tingkat efektifitas yang signifikan pada hasil pembelajaran mahasiswa TI FT UMJ di akhir semester
PEMANFAATAN TENAGA ANGIN SEBAGAI PELAPIS ENERGI SURYA PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA HIBRID DI PULAU WANGI-WANGI Salasi Wasis Widyanto; Susilo Wisnugroho; Muhammad Agus
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi angin sebagai salah satu energi yang terbarukan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai energi alternatif bagi energi dari bahan bakar fosil. Potensi energi alternatif terbarukan lainnya yang juga diklaim memiliki kans besar terutama di daerah pesisir dan pulau-pulau kecil adalah tenaga surya. Keduanya disebut Pembangkit Listrik Tenaga Hibrid (PLTH) jika diintegrasikan kinerjanya. Masalah klasik dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) adalah tidak kontinyunya intensitas radiasi matahari yang bisa dimanfaatkan, terutama saat mendung, hujan, dan malam hari. Pelapis energi yang dimungkinkan bisa menutupi kelemahan ini adalah Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), namun energi ini juga memiliki masalah dari sisi distribusi kecepatannya yang relatif rendah dan besar kecepatannya fluktuatif. Tujuan dilakukannya penelitian ini difokuskan untuk mengetahui kecepatan angin di Pulau Wangi-wangi, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, khususnya saat intensitas radiasi matahari menurun, sehingga bisa diketahui apakah pemanfaatan tenaga angin sebagai pelapis energi surya merupakan langkah yang efektif atau tidak. Metode utama yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik non statistik menggunakan grafik. Hasil pengolahan data mengungkap bahwa rata-rata kecepatan angin maksimal sebesar 2,847 m/s, sehingga potensi daya listrik maksimal sebesar 37,160 Watt. Rata-rata kecepatan angin tertinggi saat malam hari sebesar 2,877 m/s dan kecepatan angin ratarata setahun saat hujan sebesar 2,405 m/s. Kesimpulannya adalah rata-rata kecepatan angin sepanjang hari pada tahun 2017 di kawasan ini tidak bisa mencapai standar minimal kecepatan angin yang dapat membangkitkan listrik (minimal 3,3 m/s), sehingga pemanfaatan energi angin sebagai pelapis energi surya pada PLTH kurang efektif, kecuali jika digunakan turbin angin yang bisa bekerja dengan kecepatan angin rendah.
PENENTUAN TITIK PUSAT WAREHOUSE DAN SISTEM DISTRIBUSI PORTLAND COMPOSITE CEMENT DI WILAYAH WONOGIRI Bambang Cahyadi; Belinda Aulia
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kunci kesuksesan sebuah perusahaan untuk dapat memenangkan persaingan pasar terletak pada manajemen rantai pasok yang baik, untuk mendukung hal tersebut perlu diperhatikan proses pendistribusian mengingat biaya transportasi berkisar antara sepertiga hingga dua pertiga total biaya logistik. Penelitian dilakukan di perusahaan produsen semen yang mendistribusikan Portland Composite Cement (PCC) ke seluruh Indonesia, namun saat ini untuk wilayah Wonogiri pengelolaannya masih dilakukan oleh pihak ketiga dengan konsekuensi memberikan biaya subsidi. Penelitian ini membahas mengenai penentuan titik pusat distribusi (warehouse) dengan menggunakan gravity location models dan rute pengiriman Portland Composite Cement (PCC) dengan sistem distribusi milk run yang optimal di wilayah Wonogiri. Hasil menunjukan bahwa titik pusat distribusi yang optimal terletak pada koordinat X017 = 30,85 dan Y017 = 35,88 dengan sistem distribusi terbaik adalah bila perusahaan menggunakan 19 kendaraan tronton atau 13 trailer. Bila keputusan ini dijalankan maka perusahaan akan mengeluarkan total biaya sebesar Rp. 299.491.892 sedangkan bila pihak ketiga yang menjalankan biaya yang dikeluarkan sebesar Rp. 752.752.000. Oleh karena itu bila pengelolaan dipegang oleh perusahaan nilai efisiensi yang akan diperoleh sebesar 60,3%.
PERUBAHAN BENTUK ARSITEKTUR MASJID BERSEJARAH ALMUKARROMAH KAMPUNG BANDAN DI JAKARTA Ashadi Ashadi; Anisa Anisa; Finta Lissimia
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas dan bentuk merupakan dua aspek penting dalam arsitektur. Aktivitas diwadahi dalam suatu bentuk (ruang) arsitektur. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis perubahan bentuk arsitektur dengan mengambil obyek masjid bersejarah yang ada di Jakarta serta mencari faktor penyebab perubahan tersebut. Masjid bersejarah yang dijadikan kasus studi adalah masjid Jami’ Al Mukarromah Kampung Bandan yang sering dikenal dengan sebutan Masjid Keramat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif interpretatif. Pendataan lapangan dilakukan dengan cara: mengamati perubahan bentuk arsitektur Masjid Jami’ Al Mukarromah yang dilengkapi dengan wawancara nara sumber utama yang merupakan keturunan langsung Habib Abdurahman bin Alwi Asy-Syatiri yang bernama Habib Alwi bin Ali As-Syatiri. Hasil dari penelitian ini adalah: terdapat perubahan bentuk arsitektur pada masjid Jami’ Al Mukarromah Kampung Bandan namun tidak merubah bentuk asli. Bentuk asli adalah pilar Sembilan yang berada tepat di samping makam Habib Mohammad bin Umar Al-Qudsi, Habib Ali bin Abdurrahman Ba’ Alwi, dan Habib Abdurahman bin Alwi Asy-Syathiri. Perubahan bentuk disebabkan oleh tiga hal, pertama karena kebutuhan tempat sholat dan tempat ziarah yang sudah tidak mencukupi. Kedua, kondisi lokasi yang terkena banjir Rob, sehingga merubah bentuk masjid dengan meninggikan lantai. Ketiga, karena kebutuhan untuk memisahkan antara ruang untuk sholat dan ruang ziarah, dimana dua aktivitas tersebut adalah aktivitas sakral yang dilakukan di masjid Jami’ AlMukarromah Kampung Bandan.
PEMBUATAN INDIKATOR ALAMI ASAM-BASA DARI EKSTRAK KULIT BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) Dela Astria Virliantari; Annisa Maharani; Ukhti Lestari; Ismiyati Ismiyati
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kulit bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu limbah rumah tangga maupun limbah perindustrian yang jarang dimanfaatkan. Selain itu kulit bawang merah memiliki pigmen warna merah yang berasal dari antosianin. Pigmen tersebut dapat mengalami perubahan warna pada perubahan keasamannya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ekstrak kulit bawang merah dapat digunakan sebagai indikator asam-basa berdasarkan pigmen warna yang dimiliki kulit bawang merah dan untuk mengetahui waktu maserasi optimal serta konsentrasi optimal dari ekstrak kulit bawang merah sebagai indikator asam-basa. Ekstraksi kulit bawang merah dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut aquadest dan alkohol 96%. Variasi yang digunakan, waktu maserasi (1, 2, 3, 4, 5) hari dan konsentrasi pelarut (0%, 25%, 50%, 75%, 100%) 200ml. Dari hasil perobaan menunjukkan bahwa waktu maserasi yang paling optimal adalah 3 hari dengan nilai absorban terbesar yaitu 1,277 dengan panjang gelombang maksimum 520nm dan trayek pH 8-9. Konsentrasi pelarut yang paling optimal adalah 50% dengan nilai absorban terbesar yaitu 1,298 dengan panjang gelombang maksimum 500nm dan trayek pH 3-5. Metode titrasi menggunakan indikator ekstrak kulit bawang merah memiliki keakuratan lebih rendah dibanding metode titrasi dengan indikator phenolphtalein dan methyl orange.
RANCANG BANGUN PROTOTYPE PALANG PINTU KERETA API OTOMATIS BERBASIS ARDUINO UNO MENGGUNAKAN SENSOR HC-SR04 Didi Jubaedi; Devi Sukrisna
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontribusi perkeretaapian terhadap transportasi nasional masih rendah, prasarana dan sarana yang belum memadai, jaringan pada sinyal kereta api yang masih belum efektif, tingkat kecelakaan masih tinggi karena gangguan perjalanan kereta api, dan tingkat pelayanan masih jauh dari harapan. Teknologi saat ini berkembang dengan sangat pesat. Hal itu terlihat dari banyaknya inovasi-inovasi yang telah dibuat, seperti traffic light, gadget, internet. Bahkan inovasi-inovasi tersebut bisa membantu bagi perusahaan-perusahaan besar untuk meringankan suatu pekerjaan, sehingga dibutuhkan prototype palang pintu kereta api yang bisa menutup dan membuka secara otomatis. menggunakan Buzzer, motor servo, LCD, lampu LED, sensor ultrasonic yang akan diproses oleh Arduino UNO R3.
PENGARUH VARIASI TEMPERATUR PENGOLAHAN HIDROTHERMAL AMPAS KOPI TERHADAP YIELD ENERGI UNTUK BAHAN BAKU PEMBUATAN BIOBRIKET Muhammad Reza Huseini; Ericha Indriani Marjuki; Deri Iryawan; Tri Yuni Hendrawati
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ampas kopi adalah limbah biomassa padat yang dihasilkan dari minuman kopi. Limbah yang dihasilkan dapat bersifat racun terhadap lingkungan karena mengandung kafein, tanin, dan polifenol. Serta proses degradasinya pun membutuhkan oksigen dalam jumlah yang besar. Namun ternyata berpotensi untuk konversi pembuatan biobriket ataupun biopelet. Hidrotermal merupakan teknologi yang menjanjikan untuk mengubah limbah biomassa menjadi biochar (biofuel, biobriket, bioadsorben dan lainnya) dikarenakan dapat meningkatkan produk menjadi homogen, serta kalor tinggi dan brittel. Perlakuan ampas kopi dicampur dengan aquades di dalam reaktor hidrotermal dengan variasi suhu 150 °C hingga 225 °C (AK150; AK175; AK200; AK225). Secara keseluruhan setelah hidrotermal, ampas kopi mengalami perubahan warna menjadi lebih gelap (AK150 – AK225) menunjukkan adanya modifikasi komponen sampel. AK200 memiliki peningkatan kalor yang tinggi yakni 50%, dengan rendemen sebesar 68%. Pada kenaikan suhu di atas 200 °C (AK225) terjadi dekomposisi sampel serta pengurangan yield massa yang menyebabkan sedikit penurunan hasil energi yield.
PENAMBAHAN APLIKASI TELEMEDICINE PADA PEMBACA KTP ELEKTRONIK Afrias Sarotama; Melyana Melyana; Juliati Junde; Beti Tuntari
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan sistem telemedicine terdistribusi yang dilakukan Pusat Teknologi Elektronika-Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (PTE-BPPT) bertujuan untuk memberikan sarana pada dokter umum di Puskesmas berkonsultasi medis dengan dokter spesialis di rumah sakit. Pada sisi pendaftaran pasien, sistem telemedicine ini sudah dilengkapi dengan pembaca KTP-el yang dapat melengkapi sistem database yangterhubung dengan sistem telemedicine dengan data demografi. Kemudian diterbitkan kartu telemedicine. Data pengobatan pasien disimpan dalam kartu telemedicne. Makalah ini melaporkan pengembangan pembaca KTP-el yang juga dapat mengelola data dalam kartu telemedicine oleh PTE-BPPT bersama dengan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI). Aspek keamanan menggunakan dua cara, yaitu penggunaan Secure Access Model (SAM) khusus mengelola kartu telemedicine dan pengelolaan akses kartu telemedicine menggunakan jaringan komputer (internet).

Page 4 of 16 | Total Record : 159